Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.203 views

Agama Dinista, Negara Dimana?

Oleh: Puput Hariyani, S.Si*

Penistaan terhadap Islam kembali terjadi. Bukan sekali bahkan berulang kali. Mulai dari penistaan terhadap agama, ajarannya, juga penyampai risalahnya yakni Nabi tercinta Muhammad SAW. Para ulama pun ikut terseret kriminalisasi. Umat Islam dimata-matai. Gerak geriknya dicurigai. Sungguh menyayat hati. Terasa sakit tak terperi.

Dalam sebuah cuplikan video, disebuah forum yang bertema “Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme” seorang wanita tua bertanya, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang Mulia Muhammad apa Ir. Soekarno untuk kemerdekaan? Ayo jawab gak ada yang berani? Pertanyaan yang mengundang nestapa, duka yang membara dalam dada. Pantaskah membandingkan Nabi dengan orang biasa?  Sungguh tak satupun insan yang setara diperbandingkan dengannya, Nabi yang mulia.

Kini ia pun menangis mengemis maaf. Namun tangisnya seakan tak lagi dipercaya dunia. Engkau tahu kenapa? Karena bukan yang pertama ia sakiti umat Islam tapi sudah yang kesekian kalinya bahkan kesalahannya terlalu fatal. Dulu pernah menista syariat Islam kemudian maaf diberikan, kini kembali diulangi kesalahan yang serupa dan umat menggugat.

Masihkah harus dipercaya meski dengan dalih cinta? Bagaimana jika kelak Nabi tercinta memalingkan muka. Hujjah apa yang akan ia bawa. Entah ia lakukan karena ketidaktahuan atau kesengajaan karena kebencian terhadap Islam.

Keberadaan UU Penodaan agama pun dinilai tidak efektif untuk menghentikan kasus penodaan agama. Terbukti dengan berulangnya kasus penistaan yang tak kunjung usai. Sebut saja penistaan agama beberapa waktu lalu yang dilakukan oleh Komika Joshua, Uus, Ustaz Ambia Dahlan, Ge Pamungkas, Tretan Muslim dan Coki Pardede yang secara nyata mempermainkan hukum Islam.

Juga yang terbaru dilaporkannya Atta Halilintar atas kasus penistaan agama (Medcom.id) dan juga game remi Indonesia yang dinilai hina Nabi Muhammad SAW sehingga membuat warganet ngamuk (Viva.co.id). Menambah panjang deretan penistaan agama di negeri ini yang terus terjadi. Hal ini semakin menegaskan absennya peran negara dalam melindungi agama.

Ditambah lagi penegakan hukumnya seringkali tidak memenuhi rasa keadilan. Berbagai upaya pun dilakukan. Salah satunya upaya PKS untuk merealisasikan janji politiknya yang akan mengusulkan RUU Perlindungan agama dan ulama (Kompas.com). Keberadaan RUU ini diharapkan untuk memperluas cakupan UU yang sudah ada atau menutup celah kekosongan hukum dalam konteks saat ini.

Namun benarkah RUU ini mampu menghentikan penistaan agama? Jika berkaca pada beberapa UU yang diamandemen dengan maksud memperbaiki regulasi yang sudah ada pada faktanya masih menyisakan PR besar bangsa ini. Tambal sulam belum mampu menuntaskan berbagai problem bangsa.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD mengatakan, amandemen Undang-Undang Dasar 1945 tidak akan pernah bisa menyelesaikan persoalan bangsa. Kita sudah amandemen berkali-kali namun ada saja pihak yang tidak puas (Kompas.com).

Jika pembuat hukum diserahkan kepada manusia yang cenderung lemah, terbatas dan serba kurang pasti tidak akan mampu melahirkan aturan yang sempurna, justru saling bertentangan antara yang satu dengan yang lainnya. Oleh karenanya dibutuhkan paradigma yang mendasar dan menyeluruh. Sebagai seorang muslim tentu Islam adalah satu-satunya jalan penyelesaian bagi seluruh problem kehidupan.

 

Islam Jalan Kemuliaan

Islam adalah jalan kemuliaan. Padanya tersimpan berjuta kebaikan. Menebar kerahmatan bagi seluruh alam. Kiranya jalan ini yang membentang untuk ditegakkan. Dengannya berharap tak akan ada lagi yang berani lancang melakukan pencederaan. Negara harus hadir dalam menghantarkan penyelesaian. Tentu dengan menempatkan Islam yang berasal dari Allah SWT dan Rasul-Nya sebagai sumber seluruh nilai dan aturan dalam seluruh aspek kehidupan.

Secara tegas negara mengambil seluruh hukum-hukum Islam untuk diterapkan tanpa terkecuali sebagai wujud ketundukan kepada Allah SWT. Semua warga negara wajib memahami dan mempraktikannya. Dan pihak-pihak pendengki Islam juga tidak akan dibiarkan menjalankan aksinya untuk menista. Dengan jalan inilah Islam akan berada pada tempat yang agung dan tak mudah untuk direndahkan. Wallahu‘alam bi ash-showab.

*Pendidik Generasi.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X