Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.089 views

Pidato Nadiem Makarim, PR Besar Pendidikan Nasional

 

Oleh:

Ainul Mizan

Guru tinggal di Malang, Jawa Timur

 

PADAl 25 Nopember 2019, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional (HGN), telah dibacakan teks pidato Mendiknas Nadiem Makarim.

Dalam naskah pidatonya tersebut, Mendiknas banyak menyoroti masalah-masalah dalam pendidikan. Yang banyak jadi sorotannya adalah masalah-masalah guru. Notabenenya, Nadiem Makarim telah memberi PR bagi dirinya sendiri sebagai pemangku pendidikan nasional.

Terdapat 2 hal utama yang menjadi sorotannya dalam masalah yang membelit guru.

Pertama, terkait masalah administrasi birokrasi pendidikan.

Menurutnya, guru terbelenggu oleh administrasi birokrasi sehingga tidak bisa berinovasi dan berkreasi dalam pendidikan. Sedangkan dari aspek manfaat terkadang tidak begitu jelas bagi pendidikan secara langsung.

Sebagai contoh, administrasi sertifikasi guru. Memang untuk menyiapkannya akan banyak menyita waktu guru yang semestinya digunakannya berinteraksi dengan para siswanya. Dari rapat sertifikasi, bimbingannya dan penyiapan kelengkapan administrasinya, jelas membutuhkan perhatian serius dari guru yang bersangkutan. Tapi, itu semua harus dijalani guru untuk perbaikan kesejahteraan ekonominya. Guru juga memiliki keluarga, termasuk anak - anaknya yang harus dibiayai sekolahnya. Belum kebutuhan - kebutuhan hidup lainnya.

Di samping itu, sertifikasi guru memang dijadikan sebagai aturan birokrasi bagi guru bila ingin mendapat tingkat kesejahteraan yang lebih baik. Termasuk juga aturan birokrasi akreditasi sekolah, semacam dijadikan patokan bila belum terakreditasi artinya kelayakan sekolah tersebut masih diragukan. Setidaknya demikian yang beredar di tengah masyarakat. Walhasil sekolah pun berlomba - lomba melengkapi tetek bengek administrasi tersebut walaupun dengan segala keterbatasannya.

Kedua, terkait inovasi pembelajaran yang dilakukan guru.

Guru seolah berhadapan dengan buah simalakama. Satu sisi, ia harus membuat pembelajaran yang menyenangkan. Sedangkan di sisi yang lain, guru harus memenuhi target ketercapaian kurikulum. Belum lagi tuntutan administrasi seabrek seperti perangkat pembelajaran yang kaku.

Memang ketika guru harus berinovasi dengan berbagai teori pendekatan dan metode pembelajaran yang menyenangkan, maka tidak boleh ada aturan administrasi pembelajaran seperti layaknya seorang satpam keamanan. Jadinya berbagai teori pembelajaran hanya akan menjadi instrumen guna melengkapi persyaratan mendapat tunjangan kesejahteraan yang lebih baik.

Sesungguhnya 2 masalah utama yang tersurat dari pidato mendiknas tersebut adalah masalah - masalah ikutan, bukan masalah yang mendasar. Bidang pendidikan tidaklah terpisah dari bidang - bidang kehidupan lainnya seperti politik, pemerintahan, ekonomi, sosial, peradilan hingga pertahanan keamanan.

Tatkala asas yang digunakan untuk mengatur kehidupan adalah asas materi, tentunya tidak mengherankan bila pendidikan pun diukur dengan materi. Imbasnya dalam proses pendidikan sangatlah minim dari sentuhan - sentuhan pembentukan kepribadian yang bertaqwa.

Miris sekali mendengar berita kenakalan - kenakalan remaja. Tawuran antar pelajar; pergaulan bebas muda - mudi, bahkan ada yang kebablasan melakukan perzinahan dan pemerkosaan; adab kepada guru yang buruk dan seabrek masalah pendidikan yang luput dari sorotan Pak Nadiem.

Oleh karena itu, ada PR besar yang menunggu kiprah Pak Nadiem. Tidak hanya masalah - masalah teknis yang menjadi garapan Pak Nadim beserta jajarannya. Lebih dari itu, pembentukan kepribadian siswa yang bertaqwa harus menjadi garapan yang tidak boleh terabaikan. Untuk menghasilkan siswa yang bertaqwa, bermula dari guru - gurunya yang bertaqwa, para pemangku kebijakan pendidikan dan negara juga bertaqwa. Sosok yang bertaqwa merupakan sosok yang taat dan patuh kepada ajaran agamanya dan tidak membenci ajaran agamanya, karena ia yakin bahwa perintah dan larangan Alloh itu semuanya demi kebaikan manusia. Ia akan menerima dengan ikhlas demi meraih ridho Sang Khaliq.

Hal demikian meniscayakan untuk merombak standar materi menjadi standar keimanan dan ketaqwaan. Di samping dalam proses pembelajarannya, guru tidak hanya berpatokan pada ketercapaian kurikulum, akan tetapi lebih dari guru akan mendampingi tumbuh kembang kepribadian siswa, tentunya bekerja sama dengan orang tua, di dalam pembentukan ketaqwaannya.

Adapun dari para pemangku kebijakan akan menjadi arif dalam memberikan hak - hak guru tanpa membebaninya. Yang menjadi patokan dalam hal ini adalah sabda Rasul saw yang artinya:

"Berikanlah upah itu sebelum kering keringatnya".

Dalam implementasinya, menggunakan peringatan Imam Ali ra bahwa kefakiran bisa menyebabkan kekafiran.

Dan yang urgen juga dilakukan adalah desain kurikulum pendidikan mampu memadukan antara pembentukan ketaqwaan dan penguasaan Sains teknologi.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X