Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.704 views

Sekulerisme dan Teror Eksibisionis

 

Oleh:

Ainul Mizan, guru tinggal di Malang, Jawa Timur

 

SEKULERISME merupakan tatanan kehidupan yang nihil dari pengaruh dan nilai - nilai agama. Agama dan nilai kesakralannya dianggap menghambat kebebasan berpikir dan berperilaku manusia. Manusia menjadi bebas dengan semua sepak terjangnya. Tidak lagi memperhatikan halal dan haram.

Padahal bagi seorang muslim, standar dalam perbuatannya adalah halal dan haram. Yang halal, dilakukannya. Sebaliknya yang haram, ditinggalkannya. Sekulerisme telah berhasil menggantinya dengan standar keinginan hawa nafsu dalam perbuatannya.

Segala hal yang memuaskan hawa nafsu, ia lakukan. Sedangkan segala hal yang tidak memuaskan hawa nafsu, ditinggalkannya. Sebagaimana perbuatan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial SN di Tasikmalaya, Jabar. Ia telah melakukan teror sperma kepada sejumlah wanita yang menjadi korbannya. Dengan masih duduk di atas motornya, SN beronani di depan korbannya. Bahkan ia melakukan tindakan melemparkan dan atau mengusapkan spermanya pada korbannya (www.kompas.com, 19 Nopember 2019).

Perbuatan yang dilakukan SN ini termasuk salah satu bentuk eksibisionis. Bentuk lain dari eksibisionis adalah seorang pria yang memamerkan alat kelaminnya kepada kaum wanita. Dengan melakukannya, mereka mendapatkan kepuasan tersendiri.

Adapun pria SN ini mengaku bila ia melakukan adegan sedemikian karena sering melihat video porno. Salah satu media yang bersifat privasi untuk mengakses video porno adalah melalui smartphone.

Tentunya apa yang dilakukan SN ini sangat meresahkan masyarakat, terkhusus menjadi teror bagi kaum wanita. Oleh karena itu, sangat perlu untuk dilakukan tindakan guna menanggulanginya. Mengingat peluang terjadinya perbuatan eksibisionis ini masih terbuka. Di samping karena begitu mudahnya mengakses konten - konten porno lewat handphone, juga kehidupan yang bercorak sekuler seperti saat ini.

Sesungguhnya perbuatan eksibisionis adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam. Artinya itu adalah perbuatan dosa. Seseorang harus menjaga pandangan matanya dari hal - hal yang haram dan menjaga kemaluannya. Hanya kepada isteri atau suaminya saja, dibolehkan tidak menjaga pandangan dan kemaluannya. Pengertian demikian harus terintegrasi di dalam pendidikan.

Selanjutnya agar semakin membekas di dalam jiwa seseorang, dilakukan dengan mengajaknya berpikir. Bisa jadi saat ini wanita lain menjadi korban perbuatan eksibisionis. Bagaimana bila suatu saat yang menjadi korban adalah bibinya, saudara perempuannya, anak perempuannya dan atau ibunya? tentunya bagi yang masih jernih akalnya, ia tidak mau.

Lebih dari itu, penanggulangan eksibisionis harus melibatkan negara. Dalam hal ini kebijakan negara berada pada 2 pendekatan, yaitu pendekatan kurikulum pendidikan dan pendekatan aturan undang - undang.

Pendekatan kurikulum pendidikan dilakukan dengan landasan keimanan. Materi pembelajaran di sekolah harus menyiapkan siswa memasuki usia dewasa. Ketika memasuki usia 7 tahun, siswa sudah mulai dipisahkan tempat tidurnya antara laki dan wanita. Begitu juga, sudah mulai diberikan tanggung jawab dengan kewajiban dan larangan, terutama terkait pergaulan dengan lawan jenis.

Sedangkan pendekatan aturan undang - undang. Negara melarang semua hal yang bisa membangkitkan syahwat terhadap lawan jenis. Iklan, baliho, baner, buku bacaan, majalah, koran, video dan lainnya yang menampilkan pornografi dan pornoaksi, sudah seharusnya dilarang. Ini dilakukan agar tercipta masyarakat yang bersih dari hal - hal yang keji.

Negara membuat regulasi yang memudahkan pernikahan. Hal ini dilakukan agar gejolak seksual bisa tersalurkan dengan baik lewat menikah. Di samping itu, negara membuka peluang kerja yang seluasnya bagi warganya sendiri.

Begitu pula, negara harus menetapkan sangsi yang bisa memberikan efek jera bagi para pelaku penyimpangan seksual, termasuk pelaku eksibisionis. Sangsi bagi pelaku eksibisiobis termasuk kategori takzir. Kadar sanksinya disesuaikan dengan kadar kejahatan eksibisionis yang dilakukannya.

Akhirnya, yang perlu digarisbawahi adalah bahwa sekulerisme itulah yang menjadi akar timbulnya berbagai persoalan kemanusiaan. Salah satunya yaitu perilaku eksibisionis. Dengan demikian upaya untuk memberantas perbuatan eksibisionis yang pertama adalah dengan mengubah asas kehidupan ini dari sekulerisme menjadi asas keimanan. Dengan keimanan ini, manusia akan merasa diawasi oleh Alloh Swt. Perasaan demikian akan mengantarkan ketaatan kepada aturan hidup dari Alloh swt baik dalam konteks individu, masyarakat dan bahkan negara.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Ahad, 19 Sep 2021 19:53

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Ahad, 19 Sep 2021 15:35

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Ahad, 19 Sep 2021 14:30

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Ahad, 19 Sep 2021 11:46

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Ahad, 19 Sep 2021 09:18

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ahad, 19 Sep 2021 08:20

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Sabtu, 18 Sep 2021 21:31

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

Sabtu, 18 Sep 2021 20:25

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Sabtu, 18 Sep 2021 19:48

 HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

Sabtu, 18 Sep 2021 16:55

Arah Demokrasi Terpimpin

Arah Demokrasi Terpimpin

Sabtu, 18 Sep 2021 16:47

Ah Dudung, Memang Parah

Ah Dudung, Memang Parah

Sabtu, 18 Sep 2021 16:45

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Sabtu, 18 Sep 2021 16:45

Konsep Musibah di dalam Al-Quran Tidak Selalu Bermakna Negatif

Konsep Musibah di dalam Al-Quran Tidak Selalu Bermakna Negatif

Sabtu, 18 Sep 2021 15:45

Istiqlal Destinasi Wisata Baru

Istiqlal Destinasi Wisata Baru

Sabtu, 18 Sep 2021 15:41

Aturan Baru Penyaluran Dana BOS, Menghambat Pendidikan Nasional?

Aturan Baru Penyaluran Dana BOS, Menghambat Pendidikan Nasional?

Sabtu, 18 Sep 2021 09:36

Pesta Miras Berujung Nahas, Islam Punya Solusi Tuntas!

Pesta Miras Berujung Nahas, Islam Punya Solusi Tuntas!

Sabtu, 18 Sep 2021 09:10

Cara Promosi 'A to Z' Bisnis Kuliner Agar Raih Puluhan Juta

Cara Promosi 'A to Z' Bisnis Kuliner Agar Raih Puluhan Juta

Sabtu, 18 Sep 2021 08:17


MUI

Must Read!
X