Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.839 views

Fenomena Samposedae dan Krisis Populasi di Korsel

 

Oleh: Ashaima Va

 

Negara Korea sedang berjaya dengan industri hiburannya. Budaya popnya begitu dinikmati. Drama romantisnya mampu menyihir pemirsa. Namun semua romantisme tersebut hanya dalam drama. Realitanya sangat jauh dari ekspektasi. Korea mengalami permasalahan pelik pada kaum mudanya. Mereka ogah menikah apalagi punya anak.  Hasrat memiliki pasangan tersebut hilang seiring berkembangnya Generasi Sampo atau Samposedae di Korea.

Fenomena Generasi Sampo atau Samposedae/ 삼포세대 merujuk pada fenomena generasi yang menghindari tiga hal, yaitu kencan, menikah, dan memiliki anak. Ada beberapa faktor yang mendorong generasi muda menghindari institusi pernikahan, diantaranya karena faktor ekonomi dan budaya patriarki yang telah ada turun temurun. Fenomena ini telah merebak sejak 2010.

Kompetisi yang tinggi dalam dunia kerja dan biaya perumahan yang selangit cukup membebani kehidupan generasi muda. Terlebih biaya pendidikan yang tak murah membuat orang tua khawatir akan masa depan anak-anak. Hal-hal tersebut mendorong kaum muda berpikir ulang untuk menikah apalagi punya anak.

Tak hanya itu budaya patriarki yang telah menempatkan wanita sebagai pengurus rumah tangga dan laki-laki sebagai pencari nafkah, ikut andil dalam membuat kaum muda enggan menikah. Dengan faktor ekonomi dan dunia patriarki seperti itu, bagi generasi muda Korea menikah berarti kehilangan kehidupan. Mereka lebih memilih hubungan yang kasual yang memungkinkan mereka tetap memiliki kehidupan yang mandiri dengan karir yang tetap cemerlang, bahkan tanpa hubungan romantis dan tanpa anak.

Alhasil kini Korea Selatan menghadapi paradoks terkait populasi. Sampo sedae ini telah cukup membuat pemerintah khawatir. Bahkan Universitas Dongguk, Seoul membuka kelas khusus untuk mengatasi phobia pernikahan pada anak muda. (BBC.com, 7/5/2018)

Tingkat perkawinan di antara orang Korea Selatan pada usia subur menurun. Dalam sensus 2015, kurang dari seperempat (23%) wanita Korea Selatan berusia 25 hingga 29 tahun yang mengatakan mereka sudah menikah, turun tajam dari sebanyak 90% dibanding tahun 1970. Wanita Korea selatan pun jadi memiliki tingkat kesuburan yang rendah. Rata-rata wanita Korea Selatan hanya memiliki 1,1 anak, lebih rendah dari negara lain. Karena rata-rata global adalah sekitar 2,5 anak-anak. Dengan kata lain, wanita tidak memiliki cukup anak di Korea Selatan, untuk menstabilkan populasinya tanpa migrasi manusia. (BBC.com, 18/10/2019)

Phobia pernikahan umum terjadi pada negara yang menganut nilai-nilai kebebasan. Tak ada aturan Illahi yang bisa dijadikan panduan menjalani biduk rumah tangga. Berbeda dengan Islam, menikah adalah aktivitas yang lekat dengan peribadahan. Dari tujuan sampai keseharian semua diikat dengan syari'ah Islam.

Islam Memelihara Nilai-Nilai Keluarga

Dalam Islam menikah adalah ibadah sepanjang hayat. Sunnatullah yang dengannya Allah hendak menumbuhkan rasa kasih sayang dengan penuh ketentraman.

۞هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفۡسٖ وَٰحِدَةٖ وَجَعَلَ مِنۡهَا زَوۡجَهَا لِيَسۡكُنَ إِلَيۡهَاۖ

“Dialah yang menciptakan kalian dari diri yang satu dan darinya Dia menciptakan istrinya agar dia merasa senang kepadanya.” (TQS al-A’raf [7]: 189).

Kata as-sakn bermakna al-ithmi‘nan (ketenangan atau ketenteraman). Ayat ini menjelaskan bahwa kehidupan suami-istri adalah kehidupan yang menjadikan suami merasa tenang dan tenteram dengan kehadiran istri. Sebaliknya, istri merasa aman dan tenang dengan keberadaan suami di sisinya.

Terkait pembagian peran dalam rumah tangga. Islam menempatkan kepemimpinan pada laki-laki. Memang benar peran laki-laki adalah mencari nafkah dan perempuan mengatur rumah tangga, namun bukan karena budaya patriarki. Allah menempatkan kewajiban dan hak masing-masing sesuai dengan fitrahnya. Perempuan tak wajib atau boleh bekerja dan laki-laki tak haram membantu pekerjaan rumah. Kehidupan damai penuh ta'awun (kerja sama) karena masing-masing menyadari hak dan kewajibannya.

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ ....

“... Istri-istri itu mempunyai hak (dari suami mereka) sebagaimana pada diri mereka terdapat kewajiban (terhadap suaminya) dengan cara yang baik .” (QS al-Baqarah [2]: 228).

Suami dan istri yang menyadari hak dan kewajibannya akan menumbuhkan pula tanggung jawabnya mengemban amanah anak yang Allah titipkan. Ketakwaan yang mewarnai ayah, ibu, dan anak karena nilai-nilai keimanan yang ditanamkan sejak dini. Sebagaimana Allah mengisahkan tentang Lukman sebagai panutan bagi kita.

وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ

"Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, ”Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.”

Dalam keluarga akan terbentuk kecintaan pada Allah dan Rasul-Nya. Rasa takut melanggar aturan-Nya karena ketakwaan. Kelak anak-anak akan menjadi individu yang memahami fitrah mencintai dan membangun rumah tangga karena Islam semata. Akan tercipta generasi yang cinta Nabi, cinta syari'ah.

Hasilnya adalah terbentuk masyarakat yang bertakwa dan menjalankan syariah-Nya secara Kaffaah. Dengan menerapkan syari'ah Islam secara kaaffah dalam bidang ekonomi permasalahan biaya kehidupan yang tinggi pun bisa diatasi. Dari sini akan terbangun kerinduan berada di bawah naungan Khilafah Rasyidah 'ala Minhajinnubuwwah. Wallahu a'lam. (rf/voa-islam.com)

ILustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak  Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

Rabu, 20 Oct 2021 22:58

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Rabu, 20 Oct 2021 22:05

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Rabu, 20 Oct 2021 21:30

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar Di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar Di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rabu, 20 Oct 2021 21:20

Menkes: Vaksinasi di Indonesia Capai 171,9 Juta Dosis

Menkes: Vaksinasi di Indonesia Capai 171,9 Juta Dosis

Rabu, 20 Oct 2021 21:07

Dewan Da'wah Hadiri Peletakan Batu Pertama Pesantren Cendekia Banyumas

Dewan Da'wah Hadiri Peletakan Batu Pertama Pesantren Cendekia Banyumas

Rabu, 20 Oct 2021 20:17

Keren! Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Lolos KSN Nasional

Keren! Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Lolos KSN Nasional

Rabu, 20 Oct 2021 19:59

Wakil Menkeu AS: Taliban Tidak Akan Diizinkan Mengakses Cadangan Devisa Bank Sentral Afghanistan

Wakil Menkeu AS: Taliban Tidak Akan Diizinkan Mengakses Cadangan Devisa Bank Sentral Afghanistan

Rabu, 20 Oct 2021 19:50

Adara Lipatgandakan Kontribusi untuk Palestina dan Indonesia Selama 2021

Adara Lipatgandakan Kontribusi untuk Palestina dan Indonesia Selama 2021

Rabu, 20 Oct 2021 19:28

14 Tentara Suriah Tewas Setelah Bus Yang Mereka Tumpangi Dihantam Bom Pinggir Jalan Di Damaskus

14 Tentara Suriah Tewas Setelah Bus Yang Mereka Tumpangi Dihantam Bom Pinggir Jalan Di Damaskus

Rabu, 20 Oct 2021 18:00

Bulog Merugi, PKS: Sesuai Arahan Presiden Jokowi, Tutup Saja?

Bulog Merugi, PKS: Sesuai Arahan Presiden Jokowi, Tutup Saja?

Rabu, 20 Oct 2021 06:57

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ustaz Subhi Ajak Siswa Meneladani Nabi

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ustaz Subhi Ajak Siswa Meneladani Nabi

Rabu, 20 Oct 2021 05:52

Viral! UMKM Terancam Denda Rp 4M, Partai Gelora Angkat Bicara

Viral! UMKM Terancam Denda Rp 4M, Partai Gelora Angkat Bicara

Rabu, 20 Oct 2021 04:48

Dua Riset Santri SMA Ar-Rohmah Putri Tembus Jurnal Internasional

Dua Riset Santri SMA Ar-Rohmah Putri Tembus Jurnal Internasional

Rabu, 20 Oct 2021 03:41

Terduga Pelaku Penghina Suku Betawi Ditangkap, Fahira Idris: Respon Cepat Polri Turunkan Tensi

Terduga Pelaku Penghina Suku Betawi Ditangkap, Fahira Idris: Respon Cepat Polri Turunkan Tensi

Rabu, 20 Oct 2021 02:57

Praktik Baik di Perguruan Muhammadiyah Program Khusus  Kottabarat Layak Dijadikan Contoh

Praktik Baik di Perguruan Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Layak Dijadikan Contoh

Rabu, 20 Oct 2021 02:38

Hamas Umumkan Kesepakatan Pertukaran Tahanan Dengan Israel Akan Segera Terjadi

Hamas Umumkan Kesepakatan Pertukaran Tahanan Dengan Israel Akan Segera Terjadi

Selasa, 19 Oct 2021 18:15

Rabu – Jum’at Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal 1443 H.

Rabu – Jum’at Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal 1443 H.

Selasa, 19 Oct 2021 17:14

Kepala Industri Pertahanan Turki Sebut Ankara Akan Beli Jet Tempur Rusia Jika AS Gagal Kirimkan F-16

Kepala Industri Pertahanan Turki Sebut Ankara Akan Beli Jet Tempur Rusia Jika AS Gagal Kirimkan F-16

Selasa, 19 Oct 2021 17:00

Inilah Ucapan yang Paling Dicintai Allah setelah Al-Qur'an

Inilah Ucapan yang Paling Dicintai Allah setelah Al-Qur'an

Selasa, 19 Oct 2021 17:00


MUI

Must Read!
X