Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.174 views

Fenomena Samposedae dan Krisis Populasi di Korsel

 

Oleh: Ashaima Va

 

Negara Korea sedang berjaya dengan industri hiburannya. Budaya popnya begitu dinikmati. Drama romantisnya mampu menyihir pemirsa. Namun semua romantisme tersebut hanya dalam drama. Realitanya sangat jauh dari ekspektasi. Korea mengalami permasalahan pelik pada kaum mudanya. Mereka ogah menikah apalagi punya anak.  Hasrat memiliki pasangan tersebut hilang seiring berkembangnya Generasi Sampo atau Samposedae di Korea.

Fenomena Generasi Sampo atau Samposedae/ 삼포세대 merujuk pada fenomena generasi yang menghindari tiga hal, yaitu kencan, menikah, dan memiliki anak. Ada beberapa faktor yang mendorong generasi muda menghindari institusi pernikahan, diantaranya karena faktor ekonomi dan budaya patriarki yang telah ada turun temurun. Fenomena ini telah merebak sejak 2010.

Kompetisi yang tinggi dalam dunia kerja dan biaya perumahan yang selangit cukup membebani kehidupan generasi muda. Terlebih biaya pendidikan yang tak murah membuat orang tua khawatir akan masa depan anak-anak. Hal-hal tersebut mendorong kaum muda berpikir ulang untuk menikah apalagi punya anak.

Tak hanya itu budaya patriarki yang telah menempatkan wanita sebagai pengurus rumah tangga dan laki-laki sebagai pencari nafkah, ikut andil dalam membuat kaum muda enggan menikah. Dengan faktor ekonomi dan dunia patriarki seperti itu, bagi generasi muda Korea menikah berarti kehilangan kehidupan. Mereka lebih memilih hubungan yang kasual yang memungkinkan mereka tetap memiliki kehidupan yang mandiri dengan karir yang tetap cemerlang, bahkan tanpa hubungan romantis dan tanpa anak.

Alhasil kini Korea Selatan menghadapi paradoks terkait populasi. Sampo sedae ini telah cukup membuat pemerintah khawatir. Bahkan Universitas Dongguk, Seoul membuka kelas khusus untuk mengatasi phobia pernikahan pada anak muda. (BBC.com, 7/5/2018)

Tingkat perkawinan di antara orang Korea Selatan pada usia subur menurun. Dalam sensus 2015, kurang dari seperempat (23%) wanita Korea Selatan berusia 25 hingga 29 tahun yang mengatakan mereka sudah menikah, turun tajam dari sebanyak 90% dibanding tahun 1970. Wanita Korea selatan pun jadi memiliki tingkat kesuburan yang rendah. Rata-rata wanita Korea Selatan hanya memiliki 1,1 anak, lebih rendah dari negara lain. Karena rata-rata global adalah sekitar 2,5 anak-anak. Dengan kata lain, wanita tidak memiliki cukup anak di Korea Selatan, untuk menstabilkan populasinya tanpa migrasi manusia. (BBC.com, 18/10/2019)

Phobia pernikahan umum terjadi pada negara yang menganut nilai-nilai kebebasan. Tak ada aturan Illahi yang bisa dijadikan panduan menjalani biduk rumah tangga. Berbeda dengan Islam, menikah adalah aktivitas yang lekat dengan peribadahan. Dari tujuan sampai keseharian semua diikat dengan syari'ah Islam.

Islam Memelihara Nilai-Nilai Keluarga

Dalam Islam menikah adalah ibadah sepanjang hayat. Sunnatullah yang dengannya Allah hendak menumbuhkan rasa kasih sayang dengan penuh ketentraman.

۞هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفۡسٖ وَٰحِدَةٖ وَجَعَلَ مِنۡهَا زَوۡجَهَا لِيَسۡكُنَ إِلَيۡهَاۖ

“Dialah yang menciptakan kalian dari diri yang satu dan darinya Dia menciptakan istrinya agar dia merasa senang kepadanya.” (TQS al-A’raf [7]: 189).

Kata as-sakn bermakna al-ithmi‘nan (ketenangan atau ketenteraman). Ayat ini menjelaskan bahwa kehidupan suami-istri adalah kehidupan yang menjadikan suami merasa tenang dan tenteram dengan kehadiran istri. Sebaliknya, istri merasa aman dan tenang dengan keberadaan suami di sisinya.

Terkait pembagian peran dalam rumah tangga. Islam menempatkan kepemimpinan pada laki-laki. Memang benar peran laki-laki adalah mencari nafkah dan perempuan mengatur rumah tangga, namun bukan karena budaya patriarki. Allah menempatkan kewajiban dan hak masing-masing sesuai dengan fitrahnya. Perempuan tak wajib atau boleh bekerja dan laki-laki tak haram membantu pekerjaan rumah. Kehidupan damai penuh ta'awun (kerja sama) karena masing-masing menyadari hak dan kewajibannya.

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ ....

“... Istri-istri itu mempunyai hak (dari suami mereka) sebagaimana pada diri mereka terdapat kewajiban (terhadap suaminya) dengan cara yang baik .” (QS al-Baqarah [2]: 228).

Suami dan istri yang menyadari hak dan kewajibannya akan menumbuhkan pula tanggung jawabnya mengemban amanah anak yang Allah titipkan. Ketakwaan yang mewarnai ayah, ibu, dan anak karena nilai-nilai keimanan yang ditanamkan sejak dini. Sebagaimana Allah mengisahkan tentang Lukman sebagai panutan bagi kita.

وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ

"Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, ”Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.”

Dalam keluarga akan terbentuk kecintaan pada Allah dan Rasul-Nya. Rasa takut melanggar aturan-Nya karena ketakwaan. Kelak anak-anak akan menjadi individu yang memahami fitrah mencintai dan membangun rumah tangga karena Islam semata. Akan tercipta generasi yang cinta Nabi, cinta syari'ah.

Hasilnya adalah terbentuk masyarakat yang bertakwa dan menjalankan syariah-Nya secara Kaffaah. Dengan menerapkan syari'ah Islam secara kaaffah dalam bidang ekonomi permasalahan biaya kehidupan yang tinggi pun bisa diatasi. Dari sini akan terbangun kerinduan berada di bawah naungan Khilafah Rasyidah 'ala Minhajinnubuwwah. Wallahu a'lam. (rf/voa-islam.com)

ILustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Senin, 08 Aug 2022 08:12

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Senin, 08 Aug 2022 08:04

Ummu Imarah

Ummu Imarah

Senin, 08 Aug 2022 07:42

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Ahad, 07 Aug 2022 21:50

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Ahad, 07 Aug 2022 21:25

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Ahad, 07 Aug 2022 21:15

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

Ahad, 07 Aug 2022 20:59

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Ahad, 07 Aug 2022 20:55

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Ahad, 07 Aug 2022 20:41

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Ahad, 07 Aug 2022 16:00

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Ahad, 07 Aug 2022 15:55

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 22:36

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Sabtu, 06 Aug 2022 21:31

MER-C Mengutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

MER-C Mengutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 21:06

MUI Daerah Didorong Optimalkan Lembaga Seni Budaya

MUI Daerah Didorong Optimalkan Lembaga Seni Budaya

Sabtu, 06 Aug 2022 08:22

Saudi Umumkan Upaya Untuk Jadi Tuan Rumah Asian Winter Games 2029

Saudi Umumkan Upaya Untuk Jadi Tuan Rumah Asian Winter Games 2029

Jum'at, 05 Aug 2022 22:00

Israel Serang Gaza Menyusul Ketegangan Setelah Penangkapan Anggota Senior Hamas Di Tepi Barat

Israel Serang Gaza Menyusul Ketegangan Setelah Penangkapan Anggota Senior Hamas Di Tepi Barat

Jum'at, 05 Aug 2022 21:25

Resensi: Pembuka Hidayah Jilid 3: Novel Biografi KH. Choer Affandi (Bagian 2-Selesai)

Resensi: Pembuka Hidayah Jilid 3: Novel Biografi KH. Choer Affandi (Bagian 2-Selesai)

Jum'at, 05 Aug 2022 20:49

Fraksi PKS DPR Usul Pembentukan Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Fraksi PKS DPR Usul Pembentukan Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jum'at, 05 Aug 2022 18:09

Penyucian Jiwa dalam Menghadapi Kesulitan

Penyucian Jiwa dalam Menghadapi Kesulitan

Jum'at, 05 Aug 2022 15:37


MUI

Must Read!
X