Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.781 views

Anomali Memandang Fenomena Remaja

Oleh: Ifa Mufida (Praktisi Kesehatan dan Pemerhati Masalah Sosial)

Remaja adalah fase kehidupan yang sangat penting. Di fase ini, arah kehidupan dan tonggak perjalanan kehidupan selanjutnya ditentukan. Jika masa remaja diisi dengan kegiatan yang positif dan produktif maka bisa diprediksi jika beberapa tahun kemudian maka remaja tersebut mengalami kehidupan yang produktif pula.

Namun jika di masa remaja sudah nampak kerusakan demi kerusakan maka bisa dipastikan sulit untuk bisa meraih kebahagiaan di masa depan. Kecuali jika remaja tersebut segera bertaubat dan berbenah diri. Terlebih, remaja adalah pemegang tongkat kepemimpinan masa depan negeri ini. Di pundaknyalah kejayaan negeri ini ditambatkan. Maka remaja adalah aset berharga yang harus dengen serius dijaga.

Namun potret remaja kita saat ini sungguh memprihatinkan. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh KPAI dan Kemenkes pada Oktober 2013 didapatkan bahwa sekitar 62,7% remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks di luar nikah.  20% dari 94.270  perempuan yang mengalami hamil di luar nikah juga berasal dari kelompok usia remaja dan  21% diantaranya pernah melakukan aborsi. Lalu pada kasus terinfeksi HIV dalam rentang 3 bulan sebanyak 10.203 kasus, 30% penderitanya berusia remaja. Dan prosentase ini sudah dipastikan naik dari tahun ke tahun.

Selain itu, ancaman miras dan narkoba yang menyerang remaja juga tidak bisa dipandang remeh. Menurut laporan yang dimuat Republika.co.id, berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN), terdapat sekitar 1,1 juta pelajar dan mahasiswa Indonesia terlibat penyalahgunaan narkoba. Remaja pun, cenderung memiliki gaya hidup yang tidak sehat, seperti ketagihan game online dan merokok.

Berdasarkan data dari Kemenkes RI, hampir 80% dari total perokok di Indonesia mulai merokok ketika usianya belum mencapai 19 tahun. Kelompok usia yang paling banyak merokok di Indonesia adalah usia 15-19 tahun. Padahal merokok, meski hukumnya tidak haram namun terbukti memiliki efek yang buruk terhadap kesehatan.

Demikianlah sekelumit fakta yang melanda remaja kita saat ini. Fenomena pernikahan dini karena hamil terlebih dahulu adalah kondisi yang tragis. Ini adalah zina dan termasuk dosa besar. Sedangkan kondisi ini sangat banyak di kalangan remaja kita.

Sungguh ini adalah hal yang harus segera dicarikan solusi. Terlebih kita ketahui bahwa zina adalah salah satu penyebab terbesar datangnya murka Allah SWT. Sebagaimana sabda Nabi saw.: “Jika zina dan riba telah merajarela di suatu negeri, berarti mereka telah menghalalkan azab Allah atas diri mereka sendiri” (HR al-Hakim, Al-Mustadrak, 2/42).

Fenomena LGBT juga sedang mewabah. LGBT ini akan terus menular dari satu orang ke orang yang lain atau dari komunitas satu ke komunitas yang lain. Saat ini, LGBT menjadi ancaman yang sangat mengkhawatirkan bahkan saya katakan kondisi di Indonesia sudah dalam titik kritis.

Sekali lagi jika kita tetap membiarkan kerusakan ini maka hancurlah negeri yang mayoritas umat islam ini. Sedang Rasulullah SAW  bersabda : “Allah telah melaknat siapa saja yang berbuat seperti perbuatan kaum Nabi Luth”. (HR Ahmad).

Maka patutlah kiranya kita bahagia dan sedikit tersenyum ketika ada sebagian remaja kita yang masih memegang teguh ad-din di dalam dadanya.

Mereka selalu menjaga sholat lima waktunya, membaca Al-Qur’an di sela-sela kesibukannya, menutup aurat kecuali yang boleh nampak darinya, menundukkan pandangan, dan rajin menghadiri ta’lim untuk belajar Islam. Mereka pun memegang teguh ilmu agama yang sudah mereka dapatkan, sekaligus terus belajar agar dapat menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Mereka tidak pernah malu menunjukkan identitas mereka sebagai seorang muslim atau muslimah. Mereka pun mencintai simbol-simbol keislaman, karena itu adalah bagian dari identitas mereka sebagai muslim dan umat Rasulullah Muhammad SAW.

Namun ternyata, justru remaja yang menonjolkan identitas keislamannya dianggap berbahaya oleh penguasa negeri ini. Sebut saja contoh kejadian yang sempat ramai diperbincangkan baik di media sosial atau di kehidupan nyata. Baik oleh akademisi atau masyarakat biasa. 

Beberapa waktu lalu, beredar foto siswa-siswi salah satu sekolah menengah mengibarkan bendera hitam dan putih bertuliskan kalimat tauhid. Salah satu pengunggah foto itu adalah pemilik akun @Karolina_bee11. Foto itu disorot oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily. Komisi VIII DPR membidangi bidang keagamaan dan bermitra dengan Menteri Agama. Ace langsung mention Menag Lukman di cuitannya.

"Pak Menag @lukmansaifuddin mohon segera diklarifikasi tentang penggunanaan atribut bendera ini yang kabarnya berada di MAN 1 Sukabumi. Seharusnya Madrasah, apalagi yang dikelola @Kemenag_RI harus mengedepankan semangat NKRI daripada penggunaan bendera yang identik dengan organisasi yang terlarang," cuit Ace.

Cuitan Ace itu ditanggapi langsung oleh Menag Lukman. Kemenag telah menerjunkan tim ke MAN tersebut untuk mendapatkan penjelasan. "Sejak semalam sudah ada tim khusus dari pusat yang ke lokasi untuk investigasi," kata Lukman lewat Twitter, Minggu (21/7/2019). Detik.com(21/7/2019).

Begitu cepatnya investigasi dilakukan ketika itu berkenaan dengan simbol islam. Padahal itu adalah bendera tauhid. Tauhid adalah inti aqidah kita. Bendera tauhid juga merupakan bendera Rasulullah SAW, teladan paripurna bagi umat Islam.

Seharusnya kita sebagai umat islam justru mencintai simbol-simbol keislaman, karena ini adalah identitas kita.  Namun, kemenag yang harusnya menjadi pemimpin di dalam hal keagamaan kenapa  justru alergi dengan kalimat tauhid? Bahaya seperti apa yang mereka khawatirkan dengan pengibaran bendera tersebut?

Jika dibandingkan dengan video viral sebelumnya dimana siswa-siswi sekolah menengah mengisi salah satu kegiatan di sekolahnya dengan berdangdut ria dan berjoget-joget dengan goyangan seronok, apakah ini tidak lebih berbahaya bagi generasi muda kita?

Belum lagi fakta lain remaja kita yang sudah saya paparkan sebelumnya yakni seks bebas, narkoba dan miras, LGBT, dan masih banyak lagi fenomena yang mengiris hati. Maka patutlah kiranya kalau ini di sebut sebagai anomali? Anomali ketika memandang fakta remaja yang ada. Anomali dalam dunia kesehatan ketika berhubungan dengan organ tubuh maka cukup memprihatinkan.

Terkadang butuh terapi yang cukup rumit untuk membuatnya menjadi normal, karena kalau tidak segera dikoreksi maka anomali tersebut akan merusak dan mengganggu kehidupan. Semoga anomali ketika memandang fenomena remaja juga bisa segera dikoreksi dan diterapi. Agar kerusakan yang ada tidak semakin parah. Wallahu A’lam bi Showab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
PKS: Demi Freeport, Pemerintah Jangan Langgar UU

PKS: Demi Freeport, Pemerintah Jangan Langgar UU

Selasa, 04 Aug 2020 11:36

Pemimpin Sejati Itu Memaafkan

Pemimpin Sejati Itu Memaafkan

Selasa, 04 Aug 2020 11:22

Ini 7 Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari

Ini 7 Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari

Selasa, 04 Aug 2020 09:52

Peretas Bisa Bobol Kode Sandi Zoom dalam Sekejap

Peretas Bisa Bobol Kode Sandi Zoom dalam Sekejap

Selasa, 04 Aug 2020 09:50

Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Senin, 03 Aug 2020 22:09

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Senin, 03 Aug 2020 20:31

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

Senin, 03 Aug 2020 19:59

Investasi Bodong, Berharap Untung Malah Buntung

Investasi Bodong, Berharap Untung Malah Buntung

Senin, 03 Aug 2020 19:49

Setelah 9 Tokoh Oposisi, Kini Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Setelah 9 Tokoh Oposisi, Kini Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Senin, 03 Aug 2020 19:36

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu

Senin, 03 Aug 2020 19:26

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Senin, 03 Aug 2020 16:00

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Senin, 03 Aug 2020 15:15

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Senin, 03 Aug 2020 14:28

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Senin, 03 Aug 2020 09:46

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Senin, 03 Aug 2020 08:32

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

Ahad, 02 Aug 2020 23:15

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Ahad, 02 Aug 2020 22:55

Arti Cinta

Arti Cinta

Ahad, 02 Aug 2020 21:52

Menjaga yang Berharga

Menjaga yang Berharga

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Ahad, 02 Aug 2020 21:46


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X