Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.760 views

Gus Wafi dan PPP Poros Mbah Moen

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Romy kena OTT KPK. 1x24 jam akhirnya ditetapkan jadi tersangka. Mengenakan baju orange dengan tangan diborgol, Romy keluar dari kantor KPK (16/3). Kok diborgol? Biarlah KPK yang jawab. Spekulasi bermunculan. Ada yang bilang: supaya tak lari. Yang lain bilang: agar tak bicara di depan media, karena beban. Macam-macam komentar. Hanya KPK yang punya otoritas menjelaskan.

Romy kelar. Karirnya selesai. Ketua umum PPP ini sudah jadi tumbal demokrasi padat modal. Dia harus hadapi konsekuensi sebagai pencari dan penyedia dana untuk partai. Jadi ketua partai itu berat bro...

Ditinggal Romy, bagaimana nasib PPP? Salah satu partai kebanggaan Umat Islam ini apakah akan ikutan kelar? Ini ujian terberat yang harus dihadapi partai berlambang Ka'bah. Dua ketua umumnya telah menghadapi takdirnya sebagai tahanan KPK, yaitu Surya Darma Ali dan Romahurmuziy, atau sering dipanggil dengan nama kerennya "Romy".

Kelar Romy, PPP tak otomatis mati. PPP masih punya tokoh kharismatik dan berpengaruh di partai. Malah bisa dibilang tokoh sentral. Besar-kecilnya PPP bahkan sangat dipengaruhi oleh tokoh sentral ini. Dia adalah K.H. Maemoen Zubair.

1998, ketika sejumlah ulama pindah ke PKB, termasuk diantaranya adalah Ma'ruf Amin yang sekarang jadi cawapresnya Jokowi, Sang Kiyai tetap istiqamah berada dan menjaga PPP.  Keberadaan Sang Kiyai benar-benar jadi soko guru bagi PPP. Tanpa Sang Kiyai, PPP tak mudah untuk bertahan, terutama ketika banyak tokoh dan kiyai NU hijrah ke partai baru bernama PKB dan meninggalkan PPP.

Dengan kelembutan dan kesabarannya, Sang Kiyai tak bisa diabaikan pengaruhnya bagi eksistensi PPP hingga hari ini. Tidak saja di PPP,  Mbah Moen, panggilan akrab K.H. Maemoen Zubair ini, juga punya pengaruh lintas partai. Siapapun calon presiden, tak bisa mengabaikan pengaruhnya.

Pengaruh Mbah Moen makin terasa akhir-akhir ini ketika kedua capres yaitu Prabowo dan Jokowi "berebut doa". Tragedi "ralat doa" oleh Romy juga sempat ramai di jagat Indonesia. Tragedi ini diramaikan lagi oleh publik saat Romy ditangkap KPK. Banyak yang bilang: Romy kualat sama Mbah Moen. Ah, ada-ada aja.

Siapapun yang nanti akan menggantikan Romy sebagai ketua umum PPP, mesti orang yang dekat dan dapat restu dari Mbah Moen. Ini penting terutama untuk pertama, menjadi jalan tengah dan juru damai atas konflik berkepanjangan dua kubu di tubuh PPP. Kedua, sebagai spirit PPP di tengah ikhtiarnya mengejar elektabilitas hingga 4 persen sebagai syarat minimal elektoral threeshold.

Untuk memenuhi dua kepentingan ini, PPP butuh darah segar. Kehadiran tokoh baru, muda dan energik, serta dapat restu dan support Mbah Moen sangat diperlukan untuk mengakhiri konflik di PPP dan memberi semangat kader mengejar elektoral threeshold.

Salah satu tokoh yang sedang naik daun, dibicarakan kiprahnya oleh publik dan punya pengaruh di kalangan umat adalah K.H. Ahmad Wafi. Orang mengenalnya dengan sebutan Gus Wafi.

Tokoh muda yang berusia 40-an tahun ini selain matang, juga telah lama berkiprah di PPP sebagai ketua DPW PPP Jateng. Gus Wafi juga adalah putra kandung Mbah Moen sendiri. Tentu, support Sang Ayah tak akan diragukan.

Akan lebih mudah Mbah Moen untuk membimbing dan memberi nasehat bagi Sang putra menahkodai PPP dalam perjalanan sejarah politiknya kedepan. Jika ini terjadi, maka PPP seperti akan terlahir kembali.

Gus Wafi, kapasitasnya sebagai ulama yang berpengaruh, diprediksi dapat mengembalikan marwah PPP sebagai partai umat yang oleh Romy sempat dibawa melalang buana keluar dari fitrah dan Khittah keumatan.

Sejak ada rumor bahwa Romy tersandera kasus dan diprediksi tak akan bisa keluar dari bidikan KPK, nama Gus Wafi terus muncul dalam bayang-bayang suksesi di PPP. Di belakang panggung, terjadi pembicaraan intensif oleh sejumlah pengurus pusat PPP. Artinya, banyak yang merindukan PPP kembali ke tangan ulama. Seorang pemimpin berpeci, fasih berceramah agama, punya kharisma dan disegani umat, tapi terasah pengalaman politiknya dan memiliki idealisme yang tak mudah goyah. Gus Wafi adalah salah satu putra K.H. Maemoen Zubair yang punya kriteria itu.

Keuntungan jika Gus Wafi jadi ketua umum PPP, partai Ka'bah ini akan secara otomatis mendapatkan suplai dukungan massal dari para alumni dan santri Mbah Moen. Tidak saja sebagai pendukung, tapi mereka akan jadi mesin mobilisasi yang sangat militan dan efektif.

Santri Mbah Moen bertebaran di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan sebagian luar Jawa. Mereka adalah para ulama dan tokoh di daerah masing-masing. Kendati mereka bukan kader PPP, militansi untuk ta'dzim, melayani dan memenangkan "dzuriyah" kiyai tak diragukan. Bagi para santri, inilah satu-satunya kesempatan paling berharga untuk membuktikan ta'dzim mereka kepada Kiyai. Ini jelas akan jadi energi positif yang akan diperoleh PPP jika dipimpin oleh salah satu putra K.H. Maemoen Zubair. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Generasi Indonesia Darurat Game Online

Generasi Indonesia Darurat Game Online

Jum'at, 26 Apr 2019 02:09

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Jum'at, 26 Apr 2019 00:42

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Jum'at, 26 Apr 2019 00:01

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Kamis, 25 Apr 2019 23:02

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Kamis, 25 Apr 2019 22:38

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Kamis, 25 Apr 2019 21:48

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Kamis, 25 Apr 2019 21:23

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Kamis, 25 Apr 2019 20:01

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

Kamis, 25 Apr 2019 20:00

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

Kamis, 25 Apr 2019 19:48

Pasukan Haftar Tewaskan Enam Migran Gelap di Libya

Pasukan Haftar Tewaskan Enam Migran Gelap di Libya

Kamis, 25 Apr 2019 19:40

Ketua BPN: Pemilu 2019 Paling Jelek

Ketua BPN: Pemilu 2019 Paling Jelek

Kamis, 25 Apr 2019 19:30

KPU yang Seharusnya Mikir

KPU yang Seharusnya Mikir

Kamis, 25 Apr 2019 19:01

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Kamis, 25 Apr 2019 19:00

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kamis, 25 Apr 2019 18:37

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Kamis, 25 Apr 2019 18:30

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Kamis, 25 Apr 2019 18:01

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Kamis, 25 Apr 2019 17:44

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Kamis, 25 Apr 2019 17:01

Jokowi vs People Power

Jokowi vs People Power

Kamis, 25 Apr 2019 16:05


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X