Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.862 views

Kartu Pelanggaran

Oleh: M Rizal Fadillah

Rupanya Pak Jokowi ini adalah pemain kartu. Setelah Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), maka yang terakhir dilempar adalah "Kartu Pra Kerja".

Menjanjikan lulusan SMK untuk masuk kerja dengan menggunakan kartu ini dan selama belum bekerja mendapat gaji. Tidak jelas sebagai apa "gaji" itu, konon kompensasi pelatihan.

Menaker dan Menkeu memberi penjelasan simpang siur. Potensi hoax juga terbuka. Ini program baru yang dilempar di luar Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020. Menkeu kebingungan memasukkan karena akan jadi beban APBN. Publik menangkap dengan sederhana bahwa ini adalah program "pengangguran akan digaji".

Sebagai konten kampanye "janji" seperti ini dinilai melanggar UU No 7 tahun 2017 Tentang Pemilu Pasal 280 ayat (1) Jo Pasal 521 yang berkaitan dengan janji memberi uang. Karenanya sudah selayaknya jika dilaporkan ke Bawaslu.

Namun Bawaslu diprediksi tidak mudah memproses kasus yang berhubungan dengan "Presiden RI". Membandingkan dengan Caleg yang menjanjikan umroh gratis kemudian diproses Bawaslu dan dipidana, maka perbuatan Pak Jokowi ini sebenarnya lebih parah.

Sekurangnya ada tiga pelanggaran, yaitu:

Pertama, pelanggaran sebagaimana diatur Pasal 280 ayat (1) butir j UU Pemilu yang menyangkut "janji atau memberi uang".

Kedua, ini bisa hoax dan sebagaimana Sarumpaet, maka bisa dikenakan Pasal penyebaran kebohongan. Apa yang dikemukakan Pak Jokowi itu tidak memiliki dasar hukum dan pembuktian.

Ketiga, melanggar asas pemerintahan yang baik (good governance) karena sewenang-wenang memasukkan program yang tak ada dalam Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020.

Dalam pertandingan sepakbola, jika melanggar satu kali dan ringan wasit bisa memberi peringatan, bila lebih berat kartu kuning, jika dinilai berat dan membahayakan tentu kartu merah.

Menjanjikan "gaji bagi pengangguran" adalah pelanggaran berat karena ini bisa jadi hoax luar biasa, membodohi rakyat, membuat Menteri kalang kabut, serta menciptakan ketidakpercayaan pada kinerja Pemerintahan. Presiden sepertinya sedang bermain-main dengan kartu ini.

Rakyat tentu tak ingin Pilpres sebagai ajang perjudian. Penjudi yang "kalah" akan terus mengeluarkan uang yang dimilikinya. Bila perlu berhutang. Menjual atau menggadaikan apa yang ada. Harmoni rumah tangga sudah diabaikan. Yang penting menang dengan segala cara.

Sayang banyak penjudi yang bernafsu itu tetap kalah dan kalah. Akhirnya dengan bahasa kasar "muka kusut, pulang hanya bercelana kolor".

"Kartu Pra Kerja" bukan lemparan judi. Karenanya mesti dengan kalkulasi. Politik adalah langkah yang penuh dengan "policy". Bijak, rasional, sehat dan bermartabat. Kita bangsa yang besar dan beradab. Tidak ingin ke depan memiliki Presiden penjudi dan barbar.

Siapapun dia harus jujur, fair dan meninggikan harkat rakyat. Indonesia maju adalah Indonesia menang dengan pemimpin terbaik yang cerdas, rela berkorban dan bertanggungjawab. Rakyat sudah sehat dan pintar dalam menentukan pilihan. Iming-iming hanya membuat perut mual. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Kamis, 19 Sep 2019 10:57

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Kamis, 19 Sep 2019 10:23

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Kamis, 19 Sep 2019 09:23

Menyoal Film The Santri

Menyoal Film The Santri

Kamis, 19 Sep 2019 08:40

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Kamis, 19 Sep 2019 07:34

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Rabu, 18 Sep 2019 23:46

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Rabu, 18 Sep 2019 23:23

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X