Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.784 views

Polemik Istilah Kafir, Apa Tujuannya?

Oleh: Arin RM, S. Si*

 

Belakangan kata kafir ramai menjadi bahan perbincangan di dunia nyata ataupun dunia maya. Semua berawal ketika salah satu ormas menyampaikan hasil musyawarah nasionalnya dengan poin rekomendasi komisi-komisi hasil rapat pleno Munas Ulama, salah satunya tidak menyebut kafir kepada nonmuslim (news.detik.com, 01/03/2019).

Padahal jamak diketahui bahwa kafir bukanlah tendensi khusus yang hanya diberlakukan untuk menyebut identitas non-muslim di Indonesia saja. Kendati istilah kafir berasal dari bahasa Arab, namun penggunaannya universal. Berlaku bagi seluruh dunia. Sebab kafir adalah istilah yang dirujuk langsung dari Alquran, firman dzat yang telah menciptakan dunia dan seisinya.

Asal muasal Kāfir memang diambil dari bahasa Arab كافر kāfir (plural كفّار kuffār) yang artinya adalah menutup kebenaran, menolak kebenaran, atau mengetahui kesalahan tapi tetap menjalankannya. Dalam KBBI, kafir adalah orang yang tidak percaya kepada Allah dan rasul-Nya. Dengan demikian, penamaan kafir bukanlah sebuah peyorasi bagi keyakinan tertentu. Tapi kafir adalah bagian dari istilah Islam yang menjadi salah satu kekayaan ajaran Islam.

Adapun penyematan aneka predikat kafir ke dalam kafir dzimmi dan kafir harbi adalah istilah kenegaraan yang dipraktekkan tatkala negara Islam ada. Pada waktu Islam eksis dalam pengayoman negara, maka bagi kaum kafir yang menjadi bagian warga negara Islam diberikan sebutan kafir dzimmi. Mereka non-muslim yang dari sisi perlakuan warga negara, jaminan keamanan, dan pelayanan publik lainnya mendapatkan persamaan dengan kaum muslim. Hanya saja dari sisi keyakinan aqidah, mereka diberikan kebebasan tetap pada keyakinannya, asalkan mau patuh di bawah kepemimpinan Islam.

Sedangkan kafir harbi adalah kaum kafir yang posisinya memusuhi bahkan memerangi negara Islam. Pada mereka inilah perlakuan tegas diberlakukan, sesuai dengan bentuk permusuhan yang mereka kobarkan. Dan perlakuan demikian telah dicontohkan sejak zaman negara Islam Madinah ada. Sebagai kepala negara, Rasulullah saat itu memberikan jaminan keamanan bagi Yahudi dan kaum musyrikin di dalam Madinah tersebab posisi mereka sebagai kafir dzimmi. Adil dan mengayomi untuk mereka. Namun, terhadap kafir Quraisy yang nyata permusuhannya, maka Rasulullah menanggapinya dengan peperangan.

Pada konteks saat ini, tatkala Islam tidak diterapkan dalam skala negara, penyematan kafir dzimmi ataupun harbi memang tidak setegas dahulu. Namun yang harus dicatat bahwa kendati dulu kafir dzimmi diperlakukan baik sebagai warga negara, mereka tidak diberikan jabatan kepemimpinan. Sebab Alquran tegas melarangnya dalam Almaidah ayat 51.

Agaknya belajar dari kasus penghinaan Alquran 2016 silam, terminologi kafir ini hendak dihapuskan dalam dunia kepemimpinan saat ini. Mengapa? Tahun itu terbukti bahwa kesetiaan muslim pada dawuh Alquran untuk tidak memilih pemimpin kafir, berhasil menggagalkan upaya non-muslim maju berkuasa. Dan sangat mungkin tak hendak kejadian sama terulang kembali, ada sejumlah pihak meminjam baju dari organisasi Islam untuk melumpuhkan ketaatan muslim pada Alquran.

Awalnya opini digiring bahwa kafir tidak perlu disebutkan. Semakin ke sini mereka akan tegas melarang penggunaan kata kafir. Sehingga nanti ujungnya tidak masalah siapa saja berkuasa, muslim ataupun kafir. Muara inilah sejatinya yang perlu menjadi perhatian khusus bersama. Bahwa negeri mayoritas muslim ini layaknya memang menggunakan aturan yang diyakini oleh mayoritas penduduknya sebagai aturan yang berlaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegaranya.

Namun fakta yang terjadi justru sebaliknya. Atas nama toleransi justru mayoritas harus mengalah mengikuti aturan nasional yang sebenarnya bersumber dari keyakinan minoritas. Muslim sudah mengalah penanaman hari pertama setiap pekan bukan Ahad dan penanaman bulan bukan sistem Hijriyah. Muslim pun harus oke-oke saja menjalankan ekonomi bukan dari sistem syariah. Muslim pun biasa saja ketika aturan lainnya termasuk hukum masih menggunakan warisan penjajah.

Mayoritas yang mengalah ini masihlah dirasa kurang. Sebab sangat mungkin yang diinginkan adalah lenyap nuansa Islam dari kehidupan, terlebih urusan politik. Sehingga jauh-jauh hari segala upaya dilancarkan agar Islam tidak masuk entitas politik dan sebaliknya. Sungguh sangat benarlah firman Allah yang termaktub dalam Albaqarah ayat 20 yang artinya: "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti millah mereka...." Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Pemerhati Media Sosial, Pegiat TSC.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Narasi Nan Sejuk dan Indah Permintaan Maaf Wapres Ma'ruf Amin

Narasi Nan Sejuk dan Indah Permintaan Maaf Wapres Ma'ruf Amin

Rabu, 27 May 2020 23:50

Hari Raya Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

Hari Raya Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 23:24

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Melawan Covid-19 Dengan Jadikan Rumah Laksana Surga

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Melawan Covid-19 Dengan Jadikan Rumah Laksana Surga

Rabu, 27 May 2020 22:45

Komando Afrika AS: Rusia Kerahkan Jet Tempur Ke Libya untuk Bantu Grup Wagner Mendukung Haftar

Komando Afrika AS: Rusia Kerahkan Jet Tempur Ke Libya untuk Bantu Grup Wagner Mendukung Haftar

Rabu, 27 May 2020 21:15

6 Anggota TIP Gugur Akibat Ledakan di Gudang Senjata Mereka di Barat Laut Suriah

6 Anggota TIP Gugur Akibat Ledakan di Gudang Senjata Mereka di Barat Laut Suriah

Rabu, 27 May 2020 21:00

Muslimah Ini Jadi Hakim Pertama di Inggris yang Mengenakan Jilbab

Muslimah Ini Jadi Hakim Pertama di Inggris yang Mengenakan Jilbab

Rabu, 27 May 2020 20:45

Peneliti Sebut Corona Bisa Pengaruhi Plasenta Wanita Hamil

Peneliti Sebut Corona Bisa Pengaruhi Plasenta Wanita Hamil

Rabu, 27 May 2020 20:40

Qatar Airways Akan Lanjutkan Penerbangan ke 80 Tujuan pada Juni

Qatar Airways Akan Lanjutkan Penerbangan ke 80 Tujuan pada Juni

Rabu, 27 May 2020 20:30

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Rabu, 27 May 2020 20:18

Pancis Larang Pengobatan Pasien COVID-19 dengan Hydroxychloroquine

Pancis Larang Pengobatan Pasien COVID-19 dengan Hydroxychloroquine

Rabu, 27 May 2020 20:15

Deteksi Penipuan, Facebook Messenger Punya Fitur Pesan Peringatan

Deteksi Penipuan, Facebook Messenger Punya Fitur Pesan Peringatan

Rabu, 27 May 2020 19:55

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 686, Sembuh 180 dan Meninggal 55 Orang

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 686, Sembuh 180 dan Meninggal 55 Orang

Rabu, 27 May 2020 19:46

Legislator: New Normal Tidak Signifikan Menolong Ekonomi yang Sedang Turun

Legislator: New Normal Tidak Signifikan Menolong Ekonomi yang Sedang Turun

Rabu, 27 May 2020 19:02

Update 27 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 27 Mei 2020 Infografis Covid-19

Rabu, 27 May 2020 18:45

Gunakan Beragam Platform Media, Persistri Jabar Tetap Dakwah Selama Pandemi

Gunakan Beragam Platform Media, Persistri Jabar Tetap Dakwah Selama Pandemi

Rabu, 27 May 2020 17:24

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Jiwa, Azan Bergema di New York

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Jiwa, Azan Bergema di New York

Rabu, 27 May 2020 17:05

New Normal atau New Mortal

New Normal atau New Mortal

Rabu, 27 May 2020 16:05

PSBB, Solusi Tambal Sulam yang Membingungkan

PSBB, Solusi Tambal Sulam yang Membingungkan

Rabu, 27 May 2020 15:53

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X