Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.448 views

Bukan Polisi Presiden

Oleh: M Rizal Fadillah

Kejutan dari praktisi media sekaligus Caleg PAN Mustafa Nachrawardaya, yang mengemukakan bahwa ada produsen hoax di instansi Kepolisian yang bermarkas di Trunojoyo Jakarta.

Akun twitter dan instagram @opposite6890 membongkar praktek produksi hoax tersebut. Yang dirugikan dan merasa terfitnah oleh konten hoax ini adalah pasangan Prabowo Sandi. Kontan berita ini marak di berbagai media, khususnya media sosial. Komentar cukup beragam yang diantaranya mendesak DPR untuk memanggil Kapolri, bahkan ada usul untuk mencopotnya.

Memang perlu pembuktian lanjutan dan klarifikasi dengan bukti bukti bahwa dugaan atau tudingan kepada pihak Kepolisian tersebut tidak benar. Sebab jika ini benar, maka keadaan ini akan menjadi skandal besar. Kepolisian selalu mengingatkan bahaya hoax, memproses yang diduga menyiarkan berita hoax, serta menyerahkan kepada proses peradilan seperti Sarumpaet yang melakukan perbuatan hoax.

Kini menjadi ironis, dramatis dan sangat mencoreng wajah sendiri jika di Markas Kepolisianlah hoax itu dibuat dan diedarkan. Bukan saja memalukan tapi pertanda terjadinya krisis moral yang perlu pembenahan segera. Aparat penegak hukum yang melanggar hukum mesti ditindak. Ini demi keadilan berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa.

Menurut undang undang, aparat penegak hukum tidak boleh berpolitik atau berpihak dalam persaingan politik. Artinya harus dalam posisi netral. Hal ini didasarkan pada aturan Pasal 28 ayat (1) UU No 2 tahun 2012 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yang berbunyi :

"Kepolisian Negara Republik Indonesia bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis".

Dalam kompetisi Pilpres saat ini Kepolisian dilarang untuk mendukung salah satu kontestan. Termasuk terlibat dalam politik praktis mendiskreditkan salah satu kandidat, apalagi membuat hoax atau fitnah. Aparat yang berlaku demikian tentu dikualifikasikan sebagai pelanggar hukum. Mesti ada sanksi.

Dalam instansi berstruktur komando seperti TNI dan Kepolisian, jika suatu kebijakan dijalankan, maka jika kebijakan tersebut salah dan melanggar, maka atasan yang memerintahkanlah yang bertanggung jawab. Jika "skandal" produsen hoax tersebut ternyata terbukti, maka Kapolri harus menindak oknum yang mencoreng nama baik institusi Kepolisian itu.

Jika hal ini sepengetahuan apalagi instruksi dari Kapolri maka Presiden mesti mencopotnya. Jika Presiden membiarkan pelanggaran terjadi, maka Presiden lah yang bertanggungjawab. DPR dapat memulai mengusut apa yang sebenarnya terjadi dengan membentuk Pansus. Diawali dengan memanggil Kapolri.

Persoalan dugaan Mabes Polri sebagai produsen hoax tentu bukan persoalan kecil. Ini menyangkut harkat bangsa juga. Karenanya mesti dituntaskan. Jangan dibuat mengambang dan dibiarkan dengan asumsi nanti juga akan dilupakan.

Tidak, sejarah itu selalu mencatat peristiwa-peristiwa yang terjadi. Hitam atau putih atau yang hitam telah diputihkan, akan menjadi catatan dari generasi ke generasi. Betapa malu dan mengenaskannya diri kita yang menjadi pimpinan negara beserta aparatnya ternyata kelak menjadi buah tutur yang buruk bagi generasi mendatang.

Belum terlambat Polisi untuk segera kembali ke posisi netral. Polri itu adalah Polisi Negara bukan Polisi Presiden atau Polisi Calon Presiden. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Latest News
Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Senin, 20 May 2019 14:28

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Senin, 20 May 2019 13:20

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Senin, 20 May 2019 13:16

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Senin, 20 May 2019 12:19

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Senin, 20 May 2019 11:40

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Senin, 20 May 2019 10:47

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Senin, 20 May 2019 09:55

Setop Stigma Negatif pada People Power

Setop Stigma Negatif pada People Power

Senin, 20 May 2019 06:01

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Senin, 20 May 2019 04:01

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Senin, 20 May 2019 01:39

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Ahad, 19 May 2019 23:37

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Ahad, 19 May 2019 23:14

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Ahad, 19 May 2019 23:01

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Ahad, 19 May 2019 22:33

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Ahad, 19 May 2019 22:33

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Ahad, 19 May 2019 21:42

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

Ahad, 19 May 2019 21:41

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Ahad, 19 May 2019 21:14

Ulama Nigeria Sebut Kesenjangan Ekonomi Penyebab Ketidakstabilan Negara Itu

Ulama Nigeria Sebut Kesenjangan Ekonomi Penyebab Ketidakstabilan Negara Itu

Ahad, 19 May 2019 21:06

Meningkatnya Ancaman Kebebasan Berpendapat

Meningkatnya Ancaman Kebebasan Berpendapat

Ahad, 19 May 2019 21:01


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X