Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.976 views

Separatis OPM dan Cara Islam Menanganinya

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), akan menembak warga sipil non-Papua yang tidak mau meninggalkan Kabupaten Nduga per tanggal 23 Februari 2019. Hal ini dikarenakan mereka dianggap oleh TPNPB sebagai anggota TNI / Polri yang menyamar.

Satu dari tujuh ultimatum yang disampaikan pentolan TPNPB-OPM Egianus Kogeya melalui media sosial Facebook TPNPB pada Sabtu 23/2 tersebut sontak membuat kondisi Papua kembali tak kondusif.

Egianus yang menyebut dirinya Panglima Kodap III Ndugama juga menegaskan bahwa TPNPB tidak akan pernah berhenti perang sampai ada pengakuan kemerdekaan Papua dari RI.

Kondisi semacam ini bukan kali pertama terjadi mengingat OPM (Organisasi Papua Merdeka) adalah organisasi separatis yang sudah berdiri sejak tahun 1965 silam. Sejarah terdekat sudah mencatat pada November 2017 lalu, gerakan separatis tersebut pernah melakukan penyanderaan terhadap sekitar 1.300 warga di Papua (BBC Indonesia 10/11/17). Berikutnya penembakan terhadap 4 pekerja di wilayah Sinak Papua dan 31 pekerja proyek jembatan di jalur Trans Papua (detikNews 4/12/18).

Rekam jejak mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan Papua pun tidak main-main. Terbukti dengan masif dan sistematisnya propaganda serta diplomasi yang dilakukan dalam level regional Pasifik maupun internasional.

Melihat demikian dahsyatnya upaya separatis ini, sebuah tanda tanya besar mengapa konflik tersebut terus saja berlarut dan tak kunjung menemui titik akhir. Padahal sebagai sebuah negara, Indonesia tentu memiliki aparat juga sarana yang memadai untuk menumpasnya.

Tidak bisa dipungkiri, sistem sekuler yang masih saja diadopsi membuat separatisme menjadi momok menakutkan bagi keutuhan suatu negara. Sistem sekuler ini pula lah yang membuat negara tidak bisa bersikap tegas terhadap kelompok kelompok separatis yang dibacking oleh kekuatan asing. Lihat saja bagaimana OPM  masih saja mampu mempertahankan regenerasi kepemimpinannya hingga hari ini.

Alih-alih melabeli terorisme, gerakan separatis yang jelas-jelas membawa disintegrasi bangsa dan teror tersebut pada akhirnya hanya disebut sebagai KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata). Sementara terhadap umat Islam yang bahkan masih berstatus terduga, label  teroris dan eksekusi tembak mati begitu  mudahnya diberikan.

Dalam pandangan Islam, menjaga persatuan kesatuan merupakan suatu kewajiban, dan memisahkan diri darinya merupakan keharaman. Oleh karenanya Islam menetapkan sanksi yang sangat tegas berupa had/perang bagi siapapun yang melakukan tindakan bughat/makar terhadap daulah/negara. Hanya saja perang disini bukan untuk dihabisi,  melainkan sebagai bentuk pelajaran. Kecuali jika pelaku makar adalah non muslim.

Tidak hanya sanksi yang tegas, Islam bahkan menetapkan masalah ini sebagai qadhiyyah mashiriyyah, yaitu permasalahan yang harus diselesaikan dengan taruhan hidup dan mati. Sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Khalifah Ali Ra dalam memerangi Muawiyah dalam perang shiffin.

Namun, meski tindakan tegas dengan memanfaatkan kekuatan militer dilakukan, aspek lain seperti pendekatan politik tetap tidak boleh diabaikan. Bahkan sangat penting untuk membongkar rencana jahat negera asing sekaligus untuk memadamkan api separatis.

Disamping itu, mencegah segala bentuk intervensi asing, memata-matai kaum harbi fi'lan, memutus kontak/hubungan kerja sama warga negara dengan pihak luar negeri serta menerapkan kebijakan satu pintu melalui departemen luar negeri adalah sederet upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah gerakan separatis ini.

Demikianlah sempurnanya Islam. Ia memang menjaga kesatuan dan persatuan serta melarang perpecahan. Namun Islam juga mengacuhkan segala perbedaan dan perselisihan yang berpotensi menghancurkan kesatuan dan persatuan.

Demikianlah sempurnanya Islam. Ia bukan sekedar obat yang bisa menyembuhkan, namun juga imun yang bisa menangkal segala keburukan.* Maya. A, tinggal di Gresik, Jawa Timur

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Dosa Faahisyah

Dosa Faahisyah

Kamis, 28 May 2020 05:54

Narasi Nan Sejuk dan Indah Permintaan Maaf Wapres Ma'ruf Amin

Narasi Nan Sejuk dan Indah Permintaan Maaf Wapres Ma'ruf Amin

Rabu, 27 May 2020 23:50

Hari Raya Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

Hari Raya Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 23:24

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Melawan Covid-19 Dengan Jadikan Rumah Laksana Surga

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Melawan Covid-19 Dengan Jadikan Rumah Laksana Surga

Rabu, 27 May 2020 22:45

Komando Afrika AS: Rusia Kerahkan Jet Tempur Ke Libya untuk Bantu Grup Wagner Mendukung Haftar

Komando Afrika AS: Rusia Kerahkan Jet Tempur Ke Libya untuk Bantu Grup Wagner Mendukung Haftar

Rabu, 27 May 2020 21:15

6 Anggota TIP Gugur Akibat Ledakan di Gudang Senjata Mereka di Barat Laut Suriah

6 Anggota TIP Gugur Akibat Ledakan di Gudang Senjata Mereka di Barat Laut Suriah

Rabu, 27 May 2020 21:00

Muslimah Ini Jadi Hakim Pertama di Inggris yang Mengenakan Jilbab

Muslimah Ini Jadi Hakim Pertama di Inggris yang Mengenakan Jilbab

Rabu, 27 May 2020 20:45

Peneliti Sebut Corona Bisa Pengaruhi Plasenta Wanita Hamil

Peneliti Sebut Corona Bisa Pengaruhi Plasenta Wanita Hamil

Rabu, 27 May 2020 20:40

Qatar Airways Akan Lanjutkan Penerbangan ke 80 Tujuan pada Juni

Qatar Airways Akan Lanjutkan Penerbangan ke 80 Tujuan pada Juni

Rabu, 27 May 2020 20:30

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Rabu, 27 May 2020 20:18

Prancis Larang Pengobatan Pasien COVID-19 dengan Hydroxychloroquine

Prancis Larang Pengobatan Pasien COVID-19 dengan Hydroxychloroquine

Rabu, 27 May 2020 20:15

Deteksi Penipuan, Facebook Messenger Punya Fitur Pesan Peringatan

Deteksi Penipuan, Facebook Messenger Punya Fitur Pesan Peringatan

Rabu, 27 May 2020 19:55

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 686, Sembuh 180 dan Meninggal 55 Orang

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 686, Sembuh 180 dan Meninggal 55 Orang

Rabu, 27 May 2020 19:46

Legislator: New Normal Tidak Signifikan Menolong Ekonomi yang Sedang Turun

Legislator: New Normal Tidak Signifikan Menolong Ekonomi yang Sedang Turun

Rabu, 27 May 2020 19:02

Update 27 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 27 Mei 2020 Infografis Covid-19

Rabu, 27 May 2020 18:45

Gunakan Beragam Platform Media, Persistri Jabar Tetap Dakwah Selama Pandemi

Gunakan Beragam Platform Media, Persistri Jabar Tetap Dakwah Selama Pandemi

Rabu, 27 May 2020 17:24

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Jiwa, Azan Bergema di New York

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Jiwa, Azan Bergema di New York

Rabu, 27 May 2020 17:05

New Normal atau New Mortal

New Normal atau New Mortal

Rabu, 27 May 2020 16:05

PSBB, Solusi Tambal Sulam yang Membingungkan

PSBB, Solusi Tambal Sulam yang Membingungkan

Rabu, 27 May 2020 15:53

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X