Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.446 views

Bebas Penjajahan Secara Total, Mungkinkah?

 

Oleh: Arin RM, S.Si

Penjajahan merupakan aktivitas politik suatu bangsa/negara untuk menguasai bangsa/negara lain demi kepentingan pihak yang menguasai. Hakikat penjajahan sama dengan perbudakan. Sama-sama merupakan ekpsloitasi satu pihak atas pihak lain secara zalim. Dari definisi ini, banyak yang menyederhanakan penjajahan antonim kemerdekaan. Namun sayangnya kemerdekaan umumnya sebatas dimaknai sebagai bebas dari penjajahan fisik saja.  Sedangkan penjajahan non-fisik (biasanya dalam bentuk konsep pemikiran seperti ideologi, politik, ekonomi, sistem sosial, dan budaya) sering tidak disadari. Padahal ia sejatinya adalah bagian dari hegemoni kapitalisme global, yang secara sistemik terbukti melahirkan dan mempertahankan penderitaan yang luar biasa bagi manusia.

Benarkah Sudah Merdeka?

Sebagai buktinya, kita dapat menyaksikan kondisi sebagian masyarakat yang memprihatinkan di sekitar kita. Kendati tak terendus pemberitaan dan viral di jagad maya, jumlah sebenarnya relative banyak. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2019 sebesar 25,14 juta orang. Garis Kemiskinan pada Maret 2019 tercatat sebesar Rp425.250,-/kapita/bulan (bps.go.id, 15/07/2019). Sementara itu, laporan Global Hunger Index 2018 menyebutkan, persoalan kelaparan di Indonesia berada pada peringkat 73 di dunia dengan skor 21,9 atau berada pada level yang serius. Bahkan di Asia tenggara, skor Indonesia hanya lebih baik dari Kamboja dan Laos (katadata.co.id, 23/01/2019).

Sedangkan jika kemerdekaan diukur dengan kemandirian dari campur tangan dan intervensi asing dalam berbagai bidang, maka lebih banyak lagi yang perlu direnungkan. Di antaranya: Pertama, dalam bidang hukum, kita sadari bahwa lebih dari 50% aturan hukum yang dipakai adalah warisan Belanda.

Kedua, dalam bidang ekonomi salah satu keterlibatan asing adalah lewat utang. Kemenkeu mencatat utang pemerintah pusat per akhir Juni 2019 mencapai Rp4.570,17 triliun (cnnindonesia.com, 17/07/2019).

Ketiga, dalam bidang perundang-undangan pengaruh asing juga kuat. Anggota DPR Eva Kusuma Sundari mengatakan, ada campur tangan asing terlibat dalam penyusunan puluhan undang-undang di Indonesia. "Ada 76 undang-undang yang draft-nya dilakukan pihak asing," (nasional.tempo.co, 20/08/2010).

Keempat, dalam bidang keamanan, tribunnews.com (01/04/2017), menuliskan “Bergantung Pasokan dari Luar Negeri, Alustsista Indonesia Alami Masalah Besar”. Dalam artikel dituliskan bahwa Indonesia pernah dirugikan oleh adanya embargo alutsista oleh pemerintah Amerika Serikat dan Uni Eropa pada tahun 1999 yang melahirkan stagnasi dalam operasionalisasi alutsista di Indonesia.

Kelima, dalam bidang pertambangan, indopos.co.id (24/11/2017), menuliskan “Penguasaan sumber daya alam oleh negara melalui perusahaan BUMN, masih sangat minim. Khususnya untuk sektor pertambangan. Seperti batubara dan nikel. Sumber daya alam itu kebanyakan dikuasai oleh swasta dan perusahaan asing”.

Mencari Akar Masalah 

Dari fakta yang disebutkan, maka tidak salah jika dikatakan negeri ini belum terbebas dari penjajahan nonfisik. Sebab kemakmuran dan kemandirian yang merupakan indikator kemerdekaan belum sepenuhnya tercapai. Semuanya membuktikan bahwa jajahan cengkeraman kapitalisme global masih sangat kuat. Sehingga, jika ingin mengakhiri ini semua, maka upaya yang harus dilakukan adalah meninggalkan sumber masalahnya.

Akar masalah semua itu karena diadopsinya sistem kapitalisme yang menjadikan negeri ini didera berbagai problematika menyusahkan. Itulah cerminan kehidupan yang sempit yang telah diperingatkan oleh Allah dalam Surat Thaha ayat 124. Terkait ayat tersebut, Imam Ibn Katsir menjelaskan, “man a’radha ‘an dzikriy” yaitu menyalahi perintahku dan apa yang Aku turunkan kepada rasul-Ku, berpaling darinya dan pura-pura lupa terhadapnya serta mengambil petunjuk dari selainnya (Ibn Katsir, Tafsîr al-Qur’ân al-‘Azhîm).

Untuk keluar dari permasalan ini, maka penting sekiranya mengindahkan firman Allah: “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (TQS ar-Rum: 41)

Tidak lain adalah dengan kembali merujuk al-Quran dan menjadikannya petunjuk. Sebab al-Quran memang diturunkan sebagai hudan (petunjuk), bayyinat minal huda (penjelas atas petunjuk itu) dan furqan (pembeda antara yang haq dan yang bathil, antara yang benar dan yang salah, antara yang halal dan haram, antara yang diridhai Allah dan yang dimurkai).

Totalitas menjadikan al-Quran sebagai rujukan hanya bisa terlaksana jika hukumnya sudah terformalisasi dalam bentuk syariah Islam yang diadopsi secara konstitusional. Untuk kemudian dapat diterapkan secara total dalam bingkai sistem Islam. Dengan begitu niscaya kerahmatan akan menjadi riil dan kemerdekaan dari penjajahan nonfisik akan terwujud. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

Rabu, 18 Sep 2019 18:54

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Rabu, 18 Sep 2019 18:49

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

Rabu, 18 Sep 2019 18:48

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Rabu, 18 Sep 2019 18:09

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Rabu, 18 Sep 2019 17:47

Ada Elite yang Sengaja Menjinakkan KPK karena Tersandung Dugaan Korupsi

Ada Elite yang Sengaja Menjinakkan KPK karena Tersandung Dugaan Korupsi

Rabu, 18 Sep 2019 17:09

AS dan Bahrain Bahas Masalah Keamanan di Tengah Ketegangan dengan Iran

AS dan Bahrain Bahas Masalah Keamanan di Tengah Ketegangan dengan Iran

Rabu, 18 Sep 2019 16:13

Fahri: KPK Salah Jalan (6-habis)

Fahri: KPK Salah Jalan (6-habis)

Rabu, 18 Sep 2019 16:09


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Rabu, 18/09/2019 11:09

Fahri: KPK Salah Jalan (1)