Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.827 views

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

 

Oleh: Tari Ummu Hamzah

Indonesia kaya akan budaya. Tidak hanya budaya kesenian, tetapi juga budaya kuliner khas daerah menjadi primadona di negeri ini. Tapi apa jadinya jika minuman beralkohol (minol) menjadi primadona dan minuman khas Indonesia? Dilansir dari Jeda.id, data menunjukkan 38,7% pengkonsumsi minol lebih memilih minol lokal. Minol lokal ini terus dikembangkan masyarakat sebagai bagian dari budaya dan kearifan lokal.

Bicara tentang budaya dan kearifan lokal, sebenarnya ada bukti sejarah bahwa masyarakat Indonesia sudah mengenal pembuatan minol sejak jaman Majapahit. Ini dibuktikan dengan catatan Nagarakretagama (1365) yang ditulis pada masa keemasan Kerajaan Majapahit abad ke-14. Dalam naskah itu dikisahkan, minuman beralkohol seperti tuak nyiur, arak kilang, dan tuak rumbya menjadi hidangan utama sebuah jamuan.

Salah satunya dilakukan Sri Raja Kertanegara, raja terakhir pemimpin Singasari, kerajaan Hindu (Siwaisme)-Budha di Nusantara. Dia adalah seorang Tantrayana, yang menjalani tradisi pemujaan. Ragam ritual yang hadir pun tak lepas dari pelbagai kebiasaan seperti minuman beralkohol dan seks demi pencapaian nirwana.

Catatan sejarah ini jelas menunjukkan bahwa minol memang tak bisa lepas dari kemaksiatan. Sayangnya meskipun sudah terbukti menyesatkan peminumnya, minol lokal tetap dikembangkan secara turun temurun hingga melekat sebagai budaya dan kearifan lokal. Maka tak heran jika dalam upacara adat tertentu masyarakat ramai-ramai menenggak air "Nirwana" Ini. Sebutlah nama Ballo, minol khas Tana Toraja yang terbuat dari fermentasi getah pohon lontar. Minuman ini sering disajikan masyarakat Toraja ketika sedang mengadakan pertemuan atau menggelar ritual keagamaan.

Arak bali. Arak dibuat dari fermentasi dari sari kelapa dan buah-buahan. Arak Bali disinyalir punya kadar alkohol tinggi, yakni mencapai 30-50 persen. Minol khas bali ini disajikan pada saat upacara adat tertentu. Tapi mengkonsumsinya dimaksudkan hanya untuk keakraban saja.

Meskipun tujuan dibuat minol ini sebagai bagian dari adat dan kearifan lokal, tetapi minol tetaplah minol. Mau minol merek asing atau lokal, banyak atau sedikit jumlah konsumsinya, tak seharusnya minol ini menjadi bagian masyarakat. Sebab efek penggunaannya menjadikan seseorang bisa lupa diri, bahkan menjerumuskan masyarakat dalam tindakan kriminal dan kemaksiatan.

Disinyalir pesatnya aktivitas pembuatan minol lokal di Indonesia, tak lepas dari masa penjajahan Belanda. Belanda yang notabene masyarakatnya pengkonsumsi alkohol, tentu memiliki cara agar kebiasaan ini tetap terjaga meskipun di tanah jajahannya. Ketika bangsa Eropa datang ke Nusantara, mereka mengenalkan teknik destilasi dalam pembuatan minol. Ditambah lagi mereka memakai buah dan tanaman lokal di Nusantara sebagai bahan bakunya, sehingga makin beragamlah jenis minol lokal di Nusantara.

Selain itu dengan pemahaman kapitalisnya, Belanda memperkenalkan kepada masyarakat budaya liberal dan hedonisme, termasuk kebiasaan mengkonsumsi minol. Minol disinyalir merupakan buah dari budaya hedonis penjajahan, yang mereka paksakan masuk ke dalam urat nadi kehidupan masyarakat. Minol lokal pun menjadi gaya hidup bersenang-senang tapi dengan modal yang murah. Jelas ini akan diburu masyarakat.

Kedatangan Belanda ke Indonesia bukan berarti mereka tidak memahami budaya lokal. Mereka juga ikut mempelajari budaya lokal tanah jajahannya. Ini dimaksudkan agar Belanda bisa memberikan tindakan yang tepat bagi tanah jajahannya. Jadi mereka paham aktivitas minol lokal. Tapi kedatangan mereka malah mengubah keberadaan minol yang awalnya sebagai simbol adat, dirubah menjadi barang konsumsi sehari-hari. Sehingga minol malah beredar luas di masyarakat. Masyarakat pun dijerumuskan ke arah hedonisme, sehingga kriminal dan kemaksiatan semakin merajalela.

Itulah sebagian deskripsi sistem kapitalis yang selalu menciptakan kerusakan dan membuahkan kegagalan dalam mengurusi rakyat. Lain halnya dengan sistem Islam. Islam memperjelas hal-hal yang haq dan bathil. Meskipun budaya dan adat istiadat masyarakat melekat bak urat nadi, tapi jika budaya tersebut bertentangan dengan islam, maka jelas akan dihapuskan lalu diganti dengan kebiasaan dan budaya islam. Pun dengan kearifan lokal. Jika hal-hal yang menjadi kearifan lokal adalah budaya kufur, maka islam tidak akan membiarkan untuk melekat pada kehidupan masyarakat. Sehingga budaya kuffur tidak akan diteruskan hingga turun temurun.

Jadi apapun budaya yang melekat di masyarakat, tapi jika yang menguasainya adalah sistem rusak, maka rusaklah tantangan hidup masyarakat. Seperti halnya kapitalisme. Sistemnya saja sudah rusak, maka tak heran jika sistem ini akan melahirkan budaya dan masyarakat yang rusak pula. Seperti hedonisme, individualisme, sekuler dsb. Jelas sistem ini pada akhirnya menuai kegagalan.

Tapi lain cerita jika sistem Islam yang menguasai. Islam datang memberikan kemuliaan, menarik masyarakat dari lembah kekufuran dan menuju lembah penuh ketaqwaan kepada Allah. Dengan kondisi masyarakat semulia ini, kehadiran minol tidak akan ditoleransi apalagi dilegalisasi. Jadi, perkara minol saja sungguh membutuhkan institusi kekuasaan untuk mengentikan produksi, peredaran, maupun investasinya. Semoga umat Islam dimampukan untuk itu, insya Allah. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Latest News
Mesir Tidak Akan Lepaskan Kapal Konteiner Ever Given Sampai Bayar Kompensasi

Mesir Tidak Akan Lepaskan Kapal Konteiner Ever Given Sampai Bayar Kompensasi

Ahad, 11 Apr 2021 22:30

Bersyukur Mendapati Ramadhan Tahun 1442 H, Ini Alasannya!

Bersyukur Mendapati Ramadhan Tahun 1442 H, Ini Alasannya!

Ahad, 11 Apr 2021 22:00

Saudi Eksekusi 3 Tentaranya Karena Lakukan 'Penghiatan Tingkat Tinggi'

Saudi Eksekusi 3 Tentaranya Karena Lakukan 'Penghiatan Tingkat Tinggi'

Ahad, 11 Apr 2021 21:46

Pertempuran di Marib Yaman Meningkat, 53 Orang Tewas dalam 24 Jam Terakhir

Pertempuran di Marib Yaman Meningkat, 53 Orang Tewas dalam 24 Jam Terakhir

Ahad, 11 Apr 2021 20:50

Anggota Kongres AS Dari Partai Republik Tunda Bantuan Sebesar 75 Juta USD Untuk Palestina

Anggota Kongres AS Dari Partai Republik Tunda Bantuan Sebesar 75 Juta USD Untuk Palestina

Sabtu, 10 Apr 2021 21:35

AS dan Israel Khawatir Tentang Potensi Kemanangan Hamas Dalam Pemilu Palestina

AS dan Israel Khawatir Tentang Potensi Kemanangan Hamas Dalam Pemilu Palestina

Sabtu, 10 Apr 2021 21:15

Arab Saudi Akan Denda 10.000 Riyal Jemaah Yang Melakukan Umrah Ramadhan Tanpa Izin

Arab Saudi Akan Denda 10.000 Riyal Jemaah Yang Melakukan Umrah Ramadhan Tanpa Izin

Sabtu, 10 Apr 2021 20:42

Kemitraan Sushi Halaliciouz, Resep untuk Raih 20-30 Juta/bulan

Kemitraan Sushi Halaliciouz, Resep untuk Raih 20-30 Juta/bulan

Sabtu, 10 Apr 2021 14:15

Reseller Siomay Mojang, kini Rp. 950rb raih omset puluhan juta

Reseller Siomay Mojang, kini Rp. 950rb raih omset puluhan juta

Sabtu, 10 Apr 2021 14:05

Darwin Akui Kesesatan 'Teori Evolusi' Jelang Akhir Hayatnya

Darwin Akui Kesesatan 'Teori Evolusi' Jelang Akhir Hayatnya

Sabtu, 10 Apr 2021 14:00

Perjuangan Perguruan Tinggi Islam Melanjutkan Misi Hatta-Natsir

Perjuangan Perguruan Tinggi Islam Melanjutkan Misi Hatta-Natsir

Sabtu, 10 Apr 2021 13:55

Ternyata Hadits ''Berpuasalah, Kamu Akan Sehat'' Dhaif

Ternyata Hadits ''Berpuasalah, Kamu Akan Sehat'' Dhaif

Sabtu, 10 Apr 2021 11:53

Ditolak Kemenkumham, Moeldoko Berpeluang Menang di PTUN

Ditolak Kemenkumham, Moeldoko Berpeluang Menang di PTUN

Sabtu, 10 Apr 2021 08:32

Tokoh MUI Serukan Umat Munculkan Natsir-Natsir Baru

Tokoh MUI Serukan Umat Munculkan Natsir-Natsir Baru

Sabtu, 10 Apr 2021 05:05

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Sabtu, 10 Apr 2021 00:28

Hantu itu Bernama Radikalisme

Hantu itu Bernama Radikalisme

Jum'at, 09 Apr 2021 23:47

Mencegah Menjadi Jahiliyah, Carilah Ilmu Yang Benar

Mencegah Menjadi Jahiliyah, Carilah Ilmu Yang Benar

Jum'at, 09 Apr 2021 22:28

Umat Islam Harus Teladani Integritas dan Intelektualitas Mohammad Natsir

Umat Islam Harus Teladani Integritas dan Intelektualitas Mohammad Natsir

Jum'at, 09 Apr 2021 22:02

Jika Doa Semua Agama Dibacakan, Umat Islam Sebaiknya Keluar Ruangan!

Jika Doa Semua Agama Dibacakan, Umat Islam Sebaiknya Keluar Ruangan!

Jum'at, 09 Apr 2021 21:44

Peringati Mosi Integral Natsir, Yudi Latif: M. Natsir Pemimpin Muslim dan Nasionalis yang Kuat

Peringati Mosi Integral Natsir, Yudi Latif: M. Natsir Pemimpin Muslim dan Nasionalis yang Kuat

Jum'at, 09 Apr 2021 20:17


MUI

Must Read!
X