Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.952 views

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

 

Oleh: Isti Shofiah

Flower of evil. Drama Korea terbaru yang masih on going ini mengisahkan kehidupan seorang Do Hyun So yang diperankan oleh Lee Joon Gi yang selama belasan tahun menggunakan identitas lain sebagai Baek Hee Sung. Ia kemudian menikah dengan seorang detektif cantik Cha Ji Won yang diperankan oleh Moon Chae Won. Kehidupan keluarga bahagia dan harmonis tergambar jelas sebelum akhirnya kisah masa lalu Do Hyun So terungkap.

Sekilas tentang Flower of Evil

Menariknya, drama ini sukses menyajikan twist pada setiap episodenya. Membuat tegang, mewek sekaligus penasaran. Bagi yang sedang mengikuti drama ini, pasti tahu bahwa pemilik identitas  asli, Baek Hee Sung telah pulih dari koma selama belasan tahun. Entah benar koma, atau hanya pura-pura untuk mengalihkan status pembunuh yang sebenarnya kepada Do Hyun So selama belasan tahun. Untuk meyakinkan bahwa Do Hyun So masih hidup, maka teror pembunuhan berantai 18 tahun silam kembali dilakukan. Pembunuhan terhadap saksi-saksi pada kasus masa lalu itu satu per satu terjadi. Pada episode 15 diketahui bahwa pelaku utamanya adalah pemilik identitas asli Baek Hee Sung.

Pada kesempatan ini, penulis bukan membahas kisah dari pemeran utama Do Hyun So, melainkan pemilik identitas asli Baek Hee Sung ini. Ya, penulis justru tertarik membahas sisi lain dari drama ini, yakni metode pendidikan orangtua Baek Hee Sung.

Baek Hee Sung asli, diketahui berjiwa seorang psikopat sejak masih remaja. Ya, ia adalah seorang yang nampak baik-baik saja secara fisik, namun mentalnya sakit. Seorang yang tak segan menyakiti siapa pun bahkan membunuhnya tanpa ada perasaan bersalah sedikit pun. Parahnya, orangtuanya mengetahuinya namun seolah membiarkan. Pembiaran itu terbukti dengan berbagai pembelaan demi pembelaan atas setiap kesalahan sang anak, demi sebuah nama baik keluarga tentunya.

Kedua orang tua tersebut berharap anaknya akan kembali normal. Namun, bisakah hanya berharap tanpa melakukan upaya apapun? Bahkan hasil dari pembelaan itu, menjadikan Baek Hee Sung dewasa menjadi orang yang sangat menakutkan, bukan hanya bagi orang lain, melainkan bagi sang Ibu itu sendiri.

Hikmah dari Tontonan Ini

Penting untuk memahami bahwa mendidik bukan perkara mudah. Sebagai orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, hal itu menjadi sebuah amanah yang akan dipertanggungjawabkan kelak di hari perhitungan amal. Ya, karena kesadaran itulah maka penting bagi setiap orangtua memahami cara mendidik anak dengan benar sesuai syariat Islam.

Karena mendidik anak tidaklah mudah, untuk itu, orang tua harus memiliki ilmunya agar dapat menjalankan peran sebagai madrasatul ula dengan baik, tidak ngasal. Profesor Fahmi Amhar pernah mengatakan bahwa jurusan menjadi Ibu rasanya penting diadakan untuk hari ini. Sebab, kerusakan generasi semakin meluas. Karakter-karakter negatif juga semakin mudah menyebar, termasuk psikopat yang mulai banyak bermunculan. Karakter negatif ini seharusnya bisa dihindari sejak awal pendidikan di dalam rumah, yakni oleh Ibu.

Oleh karena itu, seorang ibu tidak boleh hanya memahami ilmu pengetahuan umum seperti matematika, fisika dan lain sebagainya. Wajib baginya untuk memahami ilmu agama. Sebab, pondasi agama itulah yang akan menjadi dasar dalam mendidik anak-anaknya.

Tak dipungkiri, sulitnya mendidik anak hari ini bukan hanya perkara orang tua yang tak memahami seni mendidik anak sesuai agama. Ada peran besar di balik kerusakan yang terjadi pada generasi. Dan peran terbesar itu ada pada sistem kehidupan yang diterapkan, yakni Sekuler Kapitalisme Liberal.

Mendidik Anak = Mendidik Generasi

Sebagaimana dipahami, bahwa sistem pendidikan sekuler yang diterapkan, sukses menjadikan generasi semakin jauh dari aturan agama. Adanya jaminan kebebasan menambah semakin liarnya perilaku generasi hari ini. Sudahlah tak paham bagaimana Islam mengatur kehidupan, ditambah serangan liberalisme dari segala arah, membuat generasi kian tak peduli pada norma dan aturan.

Lihatlah, pergaulan bebas kian merata, tak hanya di kalangan atas yang notabenenya mengikuti gaya hidup ala orang barat, masyarakat menengah ke bawah pun terbawa arus pergaulan bebas. Sebutlah free sex, narkoba, LGBT, perilaku menyimpang dan lain sebagainya.

Di dalam Islam, generasi muda merupakan aset berharga yang harus dijaga, baik fisik juga akalnya. Penting bagi orang tua untuk menancapkan pemahaman agama sejak dini. Islam juga membentuk Ibu-ibu dengan karakter yang baik sebagai bekal yang sangat cukup untuk menjadi Ibu yang mampu melahirkan generasi-generasi cemerlang, penerus peradaban bangsa. Mengapa membentuk Ibu berkarakter baik harus dilakukan? Sebab, negara yang menerapkan Islam memahami bahwa di balik generasi cemerlang, ada peran Ibu yang tak boleh dilupakan.

Sebagai contoh, Imam Syafi'i menjadi ulama besar, sebab mendapat didikan dari Ibu yang luar biasa. Begitu juga Imam Ibnu Taimiyah, menjadi ulama hebat sebab ada Ibu yang selalu menginginkan anaknya mengutamakan urusan agama. Dan masih banyak lagi orang hebat lainnya yang berhasil sebab peran Ibu di belakangnya. Dan harus diingat, mereka hidup pada masa peradaban Islam saat Islam dijadikan sebagai landasan dalam setiap urusan, baik individu, masyarakat juga negara.

Pertanyaannya, masihkah mau bertahan dengan sistem kehidupan kapitalisme yang jelas merusak manusia? Jika penulis, tegas menjawab tidak. Sebab, hanya sistem Islam yang mampu mewujudkan manusia yang berakhlak mulia. Wallahu a'lam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Italia Perintahkan TikTok Blokir Akun Pengguna Setelah Kematian Bocah Berusia 10 Tahun

Italia Perintahkan TikTok Blokir Akun Pengguna Setelah Kematian Bocah Berusia 10 Tahun

Sabtu, 23 Jan 2021 21:30

Cina Beri Wewenang Penjaga Pantai Untuk Menembak Dan Menghancurkan Kapal Asing

Cina Beri Wewenang Penjaga Pantai Untuk Menembak Dan Menghancurkan Kapal Asing

Sabtu, 23 Jan 2021 20:15

Putra Pengusaha Suriah Yang Terkait Ledakan Beirut Selamat Dari Upaya Pembunuhan

Putra Pengusaha Suriah Yang Terkait Ledakan Beirut Selamat Dari Upaya Pembunuhan

Sabtu, 23 Jan 2021 19:45

Pemerintahan Biden Akan Tinjau Kesepakatan Perjanjian Dengan Taliban

Pemerintahan Biden Akan Tinjau Kesepakatan Perjanjian Dengan Taliban

Sabtu, 23 Jan 2021 18:15

Ketua Komnas HAM Bagaikan Merangkap Ketua Tim Pembela Polisi

Ketua Komnas HAM Bagaikan Merangkap Ketua Tim Pembela Polisi

Sabtu, 23 Jan 2021 17:55

Cerita Syekh Palestina Selesaikan Hafalan Quran Bersanad di Pengungsian

Cerita Syekh Palestina Selesaikan Hafalan Quran Bersanad di Pengungsian

Sabtu, 23 Jan 2021 17:50

Anis: Indonesia Mengulang Kondisi Krisis Ekonomi 1998

Anis: Indonesia Mengulang Kondisi Krisis Ekonomi 1998

Sabtu, 23 Jan 2021 17:26

Muadzin Baca Shalawat Setelah Adzan Dengan Keras, Bolehkah?

Muadzin Baca Shalawat Setelah Adzan Dengan Keras, Bolehkah?

Sabtu, 23 Jan 2021 14:00

12 Pengungsi Tewas Dibunuh Di Kamp Timur Laut Suriah Tempat Anggota Keluarga IS Ditahan

12 Pengungsi Tewas Dibunuh Di Kamp Timur Laut Suriah Tempat Anggota Keluarga IS Ditahan

Jum'at, 22 Jan 2021 23:16

Tahanan Palestina di Penjara Israel Meninggal Setelah Menerima Vaksin Virus Corona

Tahanan Palestina di Penjara Israel Meninggal Setelah Menerima Vaksin Virus Corona

Jum'at, 22 Jan 2021 22:37

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Jum'at, 22 Jan 2021 19:42

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Jum'at, 22 Jan 2021 17:08

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Jum'at, 22 Jan 2021 12:38

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Jum'at, 22 Jan 2021 08:43

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Kamis, 21 Jan 2021 23:55

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 21 Jan 2021 22:05

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Kamis, 21 Jan 2021 21:51

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Kamis, 21 Jan 2021 20:54

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Kamis, 21 Jan 2021 19:00

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Kamis, 21 Jan 2021 16:26


MUI

Must Read!
X

Kamis, 21/01/2021 16:26

Menggantungkan Harapan dan Nasib