Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.229 views

Maraknya Perceraian Kala Pandemi, Ada Apa?

 

Oleh:

Hadaina || Mahasiswi Unpad

 

VIRALNYA antrean panjang mengular di Pengadilan Agama Kabupaten Bandung cukup menyita perhatian publik. Karena pada pasalnya antrean tersebut bukanlah antrean untuk mengurus kelengkapan administrasi pernikahan, akan tetapi antrean perceraian. Antrean terjadi lantaran jumlah ruang sidang terbatas. Sementara para pengaju gugatan cerai terbilang cukup tinggi. Bayangkan, dalam satu hari ada 150 gugatan cerai yang dilayani. (Kompas.com, 24/8/2020).

Antrean tersebut dibenarkan oleh Humas PA Soreang Kabupaten Bandung, Suharja saat ditemui di kantornya. Suharja mengatakan, antrean tersebut terdiri dari antrean sidang, antrean pendaftaran Posbakum, dan antrean pengambilan produk pengadilan.

“Antrean sidang, kenapa banyak, tadi kita melaksanakan persidangan kurang lebih sekitar 246 perkara yang terdiri dari gugatan maupun permohonan,” ujar Suharja.

Menurut Suharja, selain kasus cerai talak yang diajukan suami, kasus lainnya adalah gugat cerai yang diajukan oleh istri. Dari semua kasus ini, mayoritas disebabkan faktor ekonomi. Sebab lainnya adanya pria atau wanita lain. (Tribunnews.com, 25/8/2020) 

Sungguh miris dengan fakta membludaknya warga yang mengajukan perceraian. Hal ini menjadi salah satu bukti begitu rapuhnya bangunan keluarga Muslim. Memang tidak bisa dipungkiri adanya pandemi covid – 19 begitu mengganggu roda perekonomian Indonesia hal ini berimbas kepada ketahanan perekonomian keluarga. Banyak suami yang dirumahkan bahkan mengalami PHK hingga tidak memiliki penghasilan. Walhasil sang istri turut serta menopang perekonomian keluarga. Belum lagi sang istri punya tanggung jawab mengurus rumah dan mendidik anak, terlebih di masa pandemi covid – 19 pendidikan anak di sekolah dibebankan juga kepada orangtua. Hal ini menambah beban fisik dan mental seorang istri.

Akan tetapi bila kita cermati lebih dalam, keretakan di dalam rumah tangga bukan hanya disebabkan karena aspek ekonomi. Pada faktanya kita temukan keluarga yang bisa  dikatakan hidup dalam keterbatasan ekonomi, namun tetap bertahan mengarungi bahtera rumah tangga.

Sebenarnya apakah penyebab keretakan rumah tangga yang berujung pada perceraian?

Pernikahan merupakan ikatan suci antara dua insan, dimana akad yang terucap oleh lelaki di hadapan wali perempuan menjadikan ikatan antara keduanya halal dan diridhai. Dengan visi misi mulia, bukan hanya sekedar menyalurkan hasrat biologis, akan tetapi untuk meraih derajat taqwa bersama membangun rumah tangga sakinah mawaddah warahmah. Jika pondasi dalam membangun rumah tangga itu kokoh dengan dilandasi oleh keimanan, disertai dengan proses menuju pernikahan sesuai dengan Islam, maka sakinah mawaddah warahmah yang diharapkan itu bisa tercapai. Meski tidak dipungkiri dalam biduk rumah tangga pastilah ada ujian yang datang menghampiri silih berganti. Akan tetapi dengan kematangan berpikir dibarengi dengan persiapan ilmu syariat sebagai bekal mengarungi bahtera rumah tangga mampu memenguatkan ikatan pernikahan, mengokohkan bangunan rumah tangga.

Sayangnya konsep berumah tangga yang islami ini tidak banyak diketahui dan dipahami oleh banyak keluarga Muslim khususnya di Indonesia saat ini.

Pemikiran sekulerisme, yaitu memisahkan agama dari kehidupan sudah mengakar kuat dalam benak – benak kaum Muslim saat ini. Mereka tak memahami bagaimana Islam dengan seperangkat aturannya yang sempurna telah mengatur seluruh aspek kehidupan salah satunya dalam berumah tangga.

Lemahnya pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam kaffah, menjadikan mereka memahami bahwasanya Islam hanya sekedar  ibadah ritual saja. Hingga tak berpengaruh dalam kehidupan sehari – hari baik itu bagi individu, masyarakat maupun negara.

Tatkala diterpa ujian rumah tangga, seperti permasalahan ekonomi. Mereka tak mampu bertahan karena rapuhnya pondasi keluarga yang telah dibangun. Adapun negara, nampaknya tidak hadir dalam kesulitan masyarakat apalagi untuk sampai ke ranah keluarga.

Lebih mirisnya lagi, ketidakpahaman masyarakat saat ini terhadap syariat dalam mengatur pergaulan antar lawan jenis justru menimbulkan masalah baru yang juga menjadi penyebab keretakan rumah tangga. Adanya wanita idaman lain ataupun lelaki idaman lain sukses menghancurkan rumah tangga.

Lalu mengapa hal ini bisa terjadi? Apa akar permasalahan dari rapuhnya ikatan keluarga Muslim saat ini?

 Ya, sistem kapitalisme yang berasaskan sekulerismelah yang menjadi akar permasalahan sebenarnya. Sekularisme dengan paham-paham turunannya yang bathil seperti materialisme dan liberalisme meniscayakan terciptanya kehidupan yang serba sempit dan jauh dari berkah. Walhasil, negara gagal dalam menyejahterakan masyarakat. Negara pun tak berperan dalam memberikan pemahaman tentang pergaulan yag benar sesuai Islam. Justru menjauhkan masyarakat dari ajaran Islam itu sendiri.

 Sungguh, pandemi yang terjadi berhasil membongkar kebobrokan sistem yang tidak mampu menjamin ketahanan keluarga. Karena sejatinya untuk mewujudkan ketahanan keluarga, haruslah dibangun atas asas dan nilai – nilai Islami.  Serta didukung oleh sistem aturan yang menjamin terpeliharanya ketahanan keluarga Muslim, yaitu sistem Islam.

 Jika seluruh aturan Islam diterapkan dalam kehidupan di muka bumi ini, tentu saja banyaknya kasus perceraian tidak akan pernah terjadi. Seorang istri memegang konsep sabar saat menghadapi ujian. Ia pun tidak akan teracuni oleh pemikiran keliru atas nama memandirikan perempuan, tetap menghormati suami sekalipun dalam kondisi perekonomian terpuruk. Menjalankan kewajiban dengan sempurna dan menuntut hak dengan baik.

Sedangkan seorang suami berusaha semaksimal mungkin menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai pemimpin keluarga. Tak menyerah meski dihadapkan dengan berbagai masalah. Sehingga pernikahan sebagai sesuatu yang bernilai ibadah merupakan hal yang niscaya

Adapun negara bertanggung jawab atas pengurusan setiap urusan umatnya. Sehingga kesejahteraan hidup serta keberkahan bisa dirasakan. Karenanya setiap keluarga muslim yang hidup di dalam sistem Islam akan berupaya maksimal untuk terus merawat pernikahan yang telah dibangunnya. Karena pernikahan erat kaitannya dengan kualitas generasi di masa mendatang. Maka dari itu, urgensitas penerapan syariat islam tidak bisa dinafikan lagi. Selain sebagai sebuah kewajiban, tapi juga sebagai pemecah berbagai problematika kehidupan, salah satunya dalam hal pernikahan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Kamis, 14 Jan 2021 14:45

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Kamis, 14 Jan 2021 14:36

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Kamis, 14 Jan 2021 14:15

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Kamis, 14 Jan 2021 13:01


MUI

Must Read!
X