Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.081 views

Masihkah Surga di Telapak Kakimu, Ibu?

SEBENARNYA ini hanya lah kalimat retorika. Tak lagi butuh jawaban karena hadist dengan redaksi yang serupa telah banyak diriwayatkan oleh para perawi.

Penghormatan terhadap sosok orangtua, terkhusus ibu juga terekam dalam surat Al Luqman ayat 14.

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”

Pada ayat ini, selain turun perintah untuk memuliakan orangtua, disebutkan pula bahwa seorang ibu dikodratkan mengalami tiga macam kepayahan. Yakni saat hamil, melahirkan dan kemudian saat menyusui. Tidak heran jika kebaikan untuknya tersebut tiga kali lebih banyak dari pada untuk bapak sebagaimana dikemudian dalam sebuah hadist :

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.'” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)

Demikian menakjubkan Islam meninggikan derajat wanita. Karenanya, tak butuh lagi alibi emansipasi untuk memperjuangkan nasib mereka. Karena Islam jauh lebih dulu memuliakannya bahkan sejak statusnya masih menjadi anak, kemudian bermetamorfosis menjadi istri dan ibu.

Sayangnya, musuh musuh Islam begitu paham bahwa eksistensi wanita muslimah merupakan salah satu unsur kekuatan masyarakat muslim sekaligus kontributor terbesar dalam melahirkan ulama dan generasi harapan. Karenanya, segala upaya tak henti mereka tempuh Untuk melumpuhkan loyalitas kaum muslimah terhadap syariat.

Bak ksatria, para pembenci Islam berbondong-bondong menyamar menjadi peri yang menawarkan solusi di tengah kemelut problematika yang ada. Padahal tak ada yang dibawanya melainkan benih benih sekulerisme yang perlahan mengikis peran agama dalam berkehidupan. Gaya hidup hedon, bebas dan propaganda feminis adalah secuil strategi yang terbukti ampuh menyeret kaum perempuan lengser dari singgasana terhormatnya sebagai ibu dan madrasah utama bagi anak keturunan. Kondisi ini kemudian diperparah dengan hadirnya kecanggihan teknologi yang sayangnya tidak disikapi dengan penuh kebijaksanaan. Bukannya membawa kemanfaatan, ia justru dijadikan lahan basah untuk memperluas jaringan komersial.

Lebih dari itu, propaganda feminisme juga membuat para perempuan tertipu mentah mentah. Adjusment bahwa eksistensi mereka tak lebih dari kaum rendahan pada akhirnya membuat mereka berontak hingga berakhir pada munculnya tuntutan atas kebolehan keterlibatan mereka dalam dunia kerja.

Walhasil, sosok yang awalnya demikian terjaga kini tak lebih dari sekedar komoditas dagang. Pemuas bisnis cukong licik yang gemar mengiming-imingi gelontoran uang. Tanpanya, tentu para kapital dibuat kelimpungan. Karena selain sebagai penggerak roda industri bertarif murah, perempuan adalah target besar pasar produksi.

Jika ibu generasi sudah disibukkan dengan remeh temeh semacam ini dan semakin jauh dari sentuhan sentuhan islam, maka jangan heran jika tatanan peradaban masa depan turut terancam. Anak akan kehilangan panutan lantaran ibu kehilangan sisi keibuannya. Bahkan berakhir pada tindak pembunuhan, bukan lagi hal tak mungkin untuk dilakukan. Lihat saja bagaimana maraknya kasus tersebut terungkap ke permukaan. Termutakhir, seorang ibu di Jakarta Barat tega gelonggong anaknya yang masih balita hingga tewas. Sementara di Palembang, seorang ibu juga sampai hati memasukkan bayi hasil hubungan gelapnya dengan sang pacar ke dalam mesin cuci.

Kalau sudah begini, masih pantaskah surga ada di telapak kakinya?

Sungguh. Tidak ada yang lebih baik dari Islam dalam memperlakukan wanita. Dan tidak akan baik seorang wanita tanpa Islam.

Beratus tahun silam di era pertama Islam, wanita muslimah adalah sosok yang tidak diragukan lagi peranannya dalam membela dan meninggikan risalah Rasulullah. Dari rahimnya lahir generasi dengan loyalitas ketaatan  terhadap syariat yang demikian tinggi. Dari rahimnya lahir para imam besar yang hasil ijtihad nya masih digunakan hingga kini.

Mereka tak tergiur pada tipuan emansipasi  yang  menghinakan  karena  paham Islam jauh lebih memuliakan. Pahamlah pula mereka bahwa tidak ada yang membedakan derajat nya dengan laki laki selain daripada takwanya. Itulah mengapa, dibanding mengejar urusan duniawi, para perempuan muslimah justru memilih untuk memaksimalkan potensinya sebagai ibu dan madrasah pertama dan utama bagi anak turunnya.

Maka, fitrah inilah yang mestinya segera dikembalikan. Fitrah bahwa di telapak kakinya layak akan surga berkat keridhoannya terhadap syariat sehingga Allah pun ridho atasnya. Hanya saja, harapan ini akan selalu berakhir sebatas angan jika roda kehidupan masih dikendalikan oleh sekulerisme. Sehingga, asas inilah yang pertama kali harus dicerabut lebih dulu. Kemudian menggantinya dengan Islam sebagai poros rotasi dalam pengelolaan diri individu, masyart maupun negara.

Barulah dari sini, jaminan atas kehormatan perempuan bisa terpenuhi. Mengapa?

Karena penerapan Islam secara kaffah di masa lalu telah membuktikan keberhasilannya sebagai role mode sistem hidup terbaik sepanjang masa.

Bahkan sejarawan Barat - Will Durant - dalam buku yang dia tulis bersama Istrinya Ariel Durant, STORY of CIVILIZATION dia mengatakan, “Para Khalifah telah memberikan keamanan kepada manusia hingga batas yang luar biasa besarnya bagi kehidupan dan kerja keras mereka. Para Khalifah itu juga telah menyediakan berbagai peluang untuk siapapun yang memerlukan dan memberikan kesejahteraan selama beradab-abad dalam wilayah yang sangat luas. Fenomena seperti itu belum pernah tercatat (dalam sejarah) setelah zaman mereka”

Maya A

Tinggal di Gresik, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Ahad, 09 Aug 2020 23:04

Legislator Soroti Dihapusnya Sanksi Pidana Pemalsuan Ijazah dalam RUU Ciptaker

Legislator Soroti Dihapusnya Sanksi Pidana Pemalsuan Ijazah dalam RUU Ciptaker

Ahad, 09 Aug 2020 22:48

Pemerintah Diminta Tidak Tiru Cara AS dan China Atasi Resesi Ekonomi, Indonesia Bisa Kolaps

Pemerintah Diminta Tidak Tiru Cara AS dan China Atasi Resesi Ekonomi, Indonesia Bisa Kolaps

Ahad, 09 Aug 2020 22:15

Afghanistan 'Di Ambang Pembicaraan Damai' Setelah Pembebasan Sisa 400 Tahanan Taliban Disetujui

Afghanistan 'Di Ambang Pembicaraan Damai' Setelah Pembebasan Sisa 400 Tahanan Taliban Disetujui

Ahad, 09 Aug 2020 21:25

Mesir dan Rusia Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Canggih ke Libya

Mesir dan Rusia Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Canggih ke Libya

Ahad, 09 Aug 2020 20:25

Pejabat Libanon Sebut Ledakan Di Pelabuhan Beirut Menyebabkan Lubang Sedalam 43 Meter

Pejabat Libanon Sebut Ledakan Di Pelabuhan Beirut Menyebabkan Lubang Sedalam 43 Meter

Ahad, 09 Aug 2020 20:05

Laporan: Twitter Tertarik Beli Operasi TikTok di AS

Laporan: Twitter Tertarik Beli Operasi TikTok di AS

Ahad, 09 Aug 2020 19:45

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ahad, 09 Aug 2020 19:20

Pemberontak Syi'ah Houtsi Eksploitasi Ledakan di Beirut Untuk Galang Dana Bagi Syi'ah Hizbullata

Pemberontak Syi'ah Houtsi Eksploitasi Ledakan di Beirut Untuk Galang Dana Bagi Syi'ah Hizbullata

Ahad, 09 Aug 2020 19:06

Menelan Hoax Pengobatan Covid

Menelan Hoax Pengobatan Covid

Ahad, 09 Aug 2020 08:46

Menaikan Imun Raga dan Jiwa di Tengah Pandemi

Menaikan Imun Raga dan Jiwa di Tengah Pandemi

Ahad, 09 Aug 2020 08:37

Politisi PKS Catat Titik Kelemahan Omnibus Law

Politisi PKS Catat Titik Kelemahan Omnibus Law

Ahad, 09 Aug 2020 07:55

Pandemi Mencengkram, Resesi Menghantam

Pandemi Mencengkram, Resesi Menghantam

Ahad, 09 Aug 2020 07:46

Legislator: RUU Ciptaker Dorong Sentralisasi

Legislator: RUU Ciptaker Dorong Sentralisasi

Ahad, 09 Aug 2020 07:32

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Sabtu, 08 Aug 2020 23:24

Fahri Optimis Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi

Fahri Optimis Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi

Sabtu, 08 Aug 2020 22:41

Ta’aruf, Cara Perkenalan yang Sesuai dengan Hukum Syara’

Ta’aruf, Cara Perkenalan yang Sesuai dengan Hukum Syara’

Sabtu, 08 Aug 2020 22:06

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Sabtu, 08 Aug 2020 21:52

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Sabtu, 08 Aug 2020 21:45

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Sabtu, 08 Aug 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X