Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.398 views

Suara Hati Istri: Poligami yang Berpolemik

 

Oleh: 

Dian Salindri, anggota Tim Komunitas Muslimah Menulis

 

HATI wanita mana yang tidak hancur mendapati suaminya menikah lagi dengan wanita lain, alias berpoligami, tak minta izin pula, rasa hati bagaikan layangan putus yang tak tentu arah, eh kok jadi nyambung ke situ. Sebenarnya bukan ranah saya untuk ikut berkomentar mengenai polemik poligami, karena Alhamdulillah saya belum punya pengalaman soal ini. Namun saya tergelitik untuk menulis perihal poligami ini, karena ternyata banyak yang salah paham tentangnya dan memiliki persepsi yang negatif tentang pologami.

Bagi saya pribadi, belum sanggup untuk merelakan suami menikah lagi. Tapi saya tak menghujat poligami, karena itu merupakan syariat dari Allah yang tertuang dalam Al-Qur’an, Surah An-Nisa ayat 3. Dikatakan dalam ayat tersebut bagi yang mampu bersikap adil maka nikahilah 2, 3 atau 4, jika tidak mampu sebaiknya jangan. Hukumnya pun tidak wajib bukan pula sunah, tapi mubah. Allah menghadiahkan pahala bagi lelaki yang mampu berbuat adil dan mampu membina rumah tangga yang diridhai oleh Allah, juga mampu mendidik istrinya dengan baik. Bagi wanita yang dimadu Allah sediakan syurga baginya, karena ujian ini sangatlah berat dan Allah Maha Mengetahui bahwa wanita adalah makhluk yang halus perasaannya maka untuk menghiburnya Allah berikan surga bagi mereka yang bersabar.

Sebenarnya poligami bukanlah syariat baru, justru Islam hadir untuk membatasi dan mengatur masalah poligami ini. Seperti yang kita ketahui para raja dan penguasa terdahulu di Eropa, Afrika dan Asia telah melakukan praktik poligami, tidak hanya empat tapi bisa sampai belasan ataupun puluhan. Maka Islam pun datang sebagai agama yang paripurna dan satu-satunya yang mengatur poligami agar tidak ada hati yang terzalimi, jadi tak heran kalau poligami ini diidentikan dengan agama Islam.

Kenapa Islam membolehkan dan mengatur urusan poligami? Sejatinya poligami bertujuan untuk membantu wanita yang belum menikah agar dimudahkan, wanita fakir yang tidak mampu dan juga janda agar ada seseorang yang menafkahinya. Perlu diketahui di antara istri-istri Rasulullah setelah Khadijah hanya dua saja yang masih gadis, yang lainnya adalah janda yang bahkan umurnya ada yang lebih tua dari beliau. Jadi masih banyak tuh yang ingin istri keduanya lebih muda, lebih cantik karena tidak paham hikmah dari poligami tersebut.

Lalu apa saja syarat bagi suami untuk boleh berpoligami? Saya coba ringkaskan: Pertama, mampu bertindak adil. Sudah tentu Allah adalah yang Maha Adil, manusia susah sekali untuk bertindak demikian, apalagi menyangkut perasaan. Membagi rasa cinta dengan adil sungguh tak mudah, namun adil yang ditekankan di sini adalah adil dalam pembagian nafkah dan kunjungan. Sekali saja sang suami bertindak zalim, maka bisa mengantarkannya ke tepian jurang neraka. Makanya karena sulit Allah memberi batasan, tidak boleh lebih dari empat istri. Susah enggak tuh?

Kedua, menjadikan rumah tangganya sebagai rumah tangga yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Jangan sampai ibadah menjadi terlalaikan tersebab sang suami terlalu sibuk mencari nafkah untuk menafkahi para istrinya. Niatkanlah menikah adalah bentuk ibadah kepada Allah SWT, bukan hanya sekadar pemuas syahwat saja.

Ketiga, dilarang berpoligami dengan dua wanita yang bersaudara. Carilah wanita dari garis keturunan yang berbeda dengan istri pertama. Keempat, mampu membimbing dan mendidik para istrinya untuk hidup di jalan yang sesuai dengan syariat Islam. Suami juga harus mampu menjaga kehormatan istri-istrinya. Karena tanggung jawab suami itu tak hanya urusan dunia, ini juga tanggung jawab urusan akhirat. Tuh kan enggak mudah.

Jadi, apakah diperlukan izin dari istri pertama? Dalam hal ini jika suami tidak meminta izin kepada istri pertama, pernikahan itu akan tetap sah. Namun suami tersebut sudah melakukan perbuatan yang zalim kepada istri pertamanya dan pastinya menyakiti perasaannya. Istri adalah teman seumur hidup, yang selalu mendampingi suaminya. Jika istri masih belum baik, kewajiban suamilah meluruskan akhlaknya, jangan pandang istrimu hanya dari kekurangannya saja, hargailah perasaannya. Bagi suami yang merasa mampu berpoligami tetaplah meminta izin dan berdiskusi dengan sang istri sebelum mengambil keputusan. Pilihlah wanita yang akan menjadi istri kedua wanita yang berakhlak baik, yang tidak akan menyakiti istri pertama dan tentunya ia juga harus paham hikmah poligami.

Bagi sang istri pun, meski berat cobalah untuk bersabar. Jika kita melihat dan menilai bahwa suami mampu untuk berpoligami, maka dampingilah ia untuk tetap bisa bertindak adil. Meyakinkan diri bahwa ini adalah sebuah takdir yang telah Allah gariskan untuk kita, atau juga merupakan ujian yang bisa mengangkat derajat kita, karena Allah menjanjikan surga bagi istri yang mampu bersabar dalam polemik ini.

Dan bagi calon istri kedua, hormatilah istri pertama, karena bersamanyalah calon suami-mu itu merintis kehidupannya dimulai dari nol. Dialah yang membersamai calon suami-mu dikala susah, jadi jangan abai dengan perasaannya, masuklah dalam biduk rumah tangga itu dengan kehormatan dan bukan dengan cara-cara yang keji.

Jika engkau sebagai suami yang belum mampu maka tahanlah untuk tidak berpoligami. Tundukanlah pandanganmu, lihatlah istrimu, ingatlah segala keistimewaannya, ingatlah ketika ia selalu menemanimu dikala susah dan senang, didiklah ia di jalan Allah agar engkau bisa menikmati rumah tangga yang tenang, penuh cinta dan penuh rahmat.

Jadi, jikalau sekarang banyak yang memiliki pandangan negatif terhadap hukum poligami dan mendiskreditkannya, seakan peraturan ini tidak adil bagi kaum wanita, karena masih banyak yang belum paham betul polemik poligami itu adalah pandangan yang tidak tepat. Jelas ini bukan salah syariatnya, salah pelakunya yang belum paham betul menjalani polemik poligami, jadi jangan membencinya apalagi menghujatnya karena sama saja dengan menghujat Allah.

Terakhir, sebagai seorang wanita, seorang istri dan seorang ibu sampai saat ini saya belum mampu untuk dipoligami, tapi saya tetap bersiap diri dengan membekali diri saya dengan ilmu-Nya dan banyak berdoa agar hati ini tetap dalam iman Islam, jika Allah menakdirkannya begitu, saya bisa ikhlas dan bersabar menjalaninya. Yang pasti saya tidak membenci hukum poligami, saya kurang setuju dengan praktik poligami tanpa didasari dengan ilmu, dijalani hanya sebagai pemuas nafsu dan dilakukan tanpa mengedepankan adab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Lampaui Target Vaksinasi 100.000 Orang/Hari, Pemprov DKI Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Lampaui Target Vaksinasi 100.000 Orang/Hari, Pemprov DKI Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Jum'at, 25 Jun 2021 02:19

Ingatkan Warga, Dinkes Garut: Varian Baru Covid-19 Banyak Menyerang Anak-anak

Ingatkan Warga, Dinkes Garut: Varian Baru Covid-19 Banyak Menyerang Anak-anak

Jum'at, 25 Jun 2021 01:42

PP Muhammadiyah Meminta Wacana Pembelajaran Tatap Muka kembali Ditunda

PP Muhammadiyah Meminta Wacana Pembelajaran Tatap Muka kembali Ditunda

Jum'at, 25 Jun 2021 00:10

Fenomena Dakwah Copy-Paste

Fenomena Dakwah Copy-Paste

Kamis, 24 Jun 2021 23:35

UMY dan PBI DIY Selenggarakan Training Kewirausahaan Bekam

UMY dan PBI DIY Selenggarakan Training Kewirausahaan Bekam

Kamis, 24 Jun 2021 22:33

Indonesia Darurat Sampah dan Limbah, Anggota FPKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Indonesia Darurat Sampah dan Limbah, Anggota FPKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Kamis, 24 Jun 2021 21:29

Kasus Covid Melonjak, Senator Ingatkan Stok Darah Harus Tetap Terjaga

Kasus Covid Melonjak, Senator Ingatkan Stok Darah Harus Tetap Terjaga

Kamis, 24 Jun 2021 20:54

Penumpang KRL di Stasiun Cikarang Jalani Swab Tes Antigen

Penumpang KRL di Stasiun Cikarang Jalani Swab Tes Antigen

Kamis, 24 Jun 2021 19:48

MUI:  Di Zona Merah, Tidak Diperkenankan Sholat Idul Adha dan Shalat Jamaah di Luar Rumah

MUI: Di Zona Merah, Tidak Diperkenankan Sholat Idul Adha dan Shalat Jamaah di Luar Rumah

Kamis, 24 Jun 2021 18:26

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

Kamis, 24 Jun 2021 17:46

Pejabat PBB: Taliban Rebut 50 Dari 370 Distrik Di Afghanistan

Pejabat PBB: Taliban Rebut 50 Dari 370 Distrik Di Afghanistan

Kamis, 24 Jun 2021 17:08

Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19, Anies: Meski Luas Tolong Jangan Dipenuhi

Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19, Anies: Meski Luas Tolong Jangan Dipenuhi

Kamis, 24 Jun 2021 16:17

Covid-19 Meningkat, MUI-BNPB Sarankan Perketat Protokol Kesehatan Saat Berqurban

Covid-19 Meningkat, MUI-BNPB Sarankan Perketat Protokol Kesehatan Saat Berqurban

Kamis, 24 Jun 2021 15:08

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Tutup hingga 5 Juli

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Tutup hingga 5 Juli

Kamis, 24 Jun 2021 14:41

Akhiri Pembelahan Politik, Indonesia Perlu Sumpah Ketiga

Akhiri Pembelahan Politik, Indonesia Perlu Sumpah Ketiga

Kamis, 24 Jun 2021 13:58

Kasus RS Ummi, Habib Rizieq Divonis Empat Tahun Penjara

Kasus RS Ummi, Habib Rizieq Divonis Empat Tahun Penjara

Kamis, 24 Jun 2021 12:20

Solo Madani Indonesia Jaya Sampaikan Resolusi kepada Presiden, MPR dan DPR

Solo Madani Indonesia Jaya Sampaikan Resolusi kepada Presiden, MPR dan DPR

Kamis, 24 Jun 2021 11:51

Kasus Covid-19 Semakin Buruk, Politisi PKS: Opsi PSBB Harus Segera Diambil

Kasus Covid-19 Semakin Buruk, Politisi PKS: Opsi PSBB Harus Segera Diambil

Kamis, 24 Jun 2021 10:49

Bohong dalam Delik Bohong

Bohong dalam Delik Bohong

Kamis, 24 Jun 2021 09:37

Legislator Gerindra: Pemerintah Harus Punya Skenario Kurangi Utang Luar Negeri

Legislator Gerindra: Pemerintah Harus Punya Skenario Kurangi Utang Luar Negeri

Kamis, 24 Jun 2021 08:37


MUI

Must Read!
X