Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.076 views

Keluarga dalam Cengkeraman Kapitalisme

 

Oleh:

Nusaibah Al Khanza, Pemerhati Masalah Sosial

 

HARIMAU pun tak akan tega menerkam anaknya. Itu adalah ungkapan yang menyatakan bahwa orang tua tak akan pernah menyakiti anaknya. Bahkan binatang seperti harimau yang buas saja tak akan tega menerkam anaknya. Apalagi manusia, yang diberi kelebihan berupa akal untuk dapat membedakan mana perbuatan yang salah dan yang benar.

Namun saat ini, ungkapan tersebut seolah tak terbukti. Tak hanya sekali atau dua kali, namun lagi-lagi kekejaman orangtua khususnya seorang ibu yang tega bertindak kejam pada anaknya kembali terjadi. Anak bayi yang dibunuh dengan dibuang ke selokan akibat kelahiran yang tak diinginkan. Anak yang dibunuh dengan ditenggelamkan di bak mandi. Anak yang dibunuh dengan cara diracun. Seorang anak yang diperkosa ayah kandungnya. Semua fakta tersebut menghapus gambaran bahwa peran orangtua pasti melindungi anaknya.

Bahkan baru-baru ini, seperti dilansir dari detik.com ada seorang ibu yang tega membunuh anak kandungnya yang masih balita hanya karena kesal pada suaminya. NP (21) mengaku menyesal telah menganiaya anaknya ZNL (2,5) hingga tewas dengan digelonggong air. NP mengaku tidak bisa mengontrol emosinya setelah diancam akan digerakkan oleh suaminya karena tak bisa merawat anak kembarnya dengan baik.

"Menyesal," ucap NP sambil menangis di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (25/10/2019).

Miris. Tragis. Ironis. Membuat hati kita teriris. Seorang ibu yang harusnya menjadi pelindung dan pengayom bagi buah hatinya, justru menjadi orang yang membahayakan bagi sang anak. Hal ini akibat kondisi kejiwaan seorang ibu yang tidak stabil disebabkan oleh pengaruh dari faktor sosial dan ekonomi.

Faktor sosial. Dimana hubungan suami istri lebih kepada saling menuntut kepada peran masing-masing. Istri menuntut suami dapat memenuhi segala kebutuhan dan keinginannya. Semenatara suami menuntut sang istri dapat maksimal mengurus rumah, dirinya dan keluarganya. Tak ada ikatan untuk saling membantu dan meringankan  beban pasangannya. Sehingga menyebabkan sesorang menjadi lebih mudah merasa tertekan dan tak dapat mengendalikan emosinya.

Faktor ekonomi. Suami istri tak lagi menuntut untuk dipenuhi kebutuhan pokoknya saja namun juga menuntut untuk dipenuhi keinginan dan gaya hidupnya yang hedonis. Menyebabkan seorang suami diharuskan untuk bekerja keras dan lebih keras lagi agar dapat mangumpulkan pundi-pundi rupiah sebanyak-banyaknya demi terpenuhi semua keinginan duniawi. Maka lelah dan capek menyebabkan emosi yang tak terkendali.

Begitulah ketika sebuah keluarga berada dalam cengkeraman sekularisme dan kapitalisme. Hidupnya hanya fokus pada mengejar kesenangan dunia saja. Sehingga selalu merasa kurang dan lupa untuk bersyukur. Maka ketika anggota keluarga memiliki kekurangan, akan mudah sekali menyalahkan. Seperti contoh kejadian diatas, seorang suami sangat mudah mengatakan akan menceraikan istrinya hanya karena anaknya kurus yang dinilai akibat istrinya tak becus mengurus anak-anaknya.

Padahal dalam keluarga hendaknya dilandasi dengan iman. Haruslah saling membantu. Tak saling menyalahkan. Suami tak sepenuhnya menyalahkan istri jika ada yang kurang pada anak dan keluarganya. Apalagi seorang suami adalah pemimpin bagi keluarganya yang bertanggung jawab penuh terhadap istri dan anaknya. Seorang istri juga harus bertangung jawab atas rumah dan anak-anaknya. Karena sejatinya, tugas seorang ibu adalah sebagai ibu dan pengatur rumah tangga (ummu warabbatul bait).

Hadist Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam : "Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya, dan ia pun akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang budak juga pemimpin atas harta tuannya dan ia juga akan dimintai pertanggungjawabannya. Sungguh setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya" (Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 4789).*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Rabu, 12 Aug 2020 14:00

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Rabu, 12 Aug 2020 13:21

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Rabu, 12 Aug 2020 12:59

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Rabu, 12 Aug 2020 09:00

Muslimah Menyikapi Tiktok

Muslimah Menyikapi Tiktok

Rabu, 12 Aug 2020 08:56

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Rabu, 12 Aug 2020 08:21

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Rabu, 12 Aug 2020 07:56

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Rabu, 12 Aug 2020 07:35

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Selasa, 11 Aug 2020 21:45

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Selasa, 11 Aug 2020 21:43

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Selasa, 11 Aug 2020 21:19

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

Selasa, 11 Aug 2020 21:15

TNI dan Proyek Corona

TNI dan Proyek Corona

Selasa, 11 Aug 2020 21:06

Satu-satunya Penyeberangan Antara Gaza Dan Mesir Dibuka Setelah Berbulan-bulan Ditutup

Satu-satunya Penyeberangan Antara Gaza Dan Mesir Dibuka Setelah Berbulan-bulan Ditutup

Selasa, 11 Aug 2020 21:05

Masihkah Kita Layak Menyebut Pertumbuhan Ekonomi?

Masihkah Kita Layak Menyebut Pertumbuhan Ekonomi?

Selasa, 11 Aug 2020 21:00

Dewan Dakwah Jabar Bersama Ormas Islam Laporkan Penista Agama

Dewan Dakwah Jabar Bersama Ormas Islam Laporkan Penista Agama

Selasa, 11 Aug 2020 20:54

PBB: Facebook Belum Membagikan 'Bukti' Kejahatan Myanmar

PBB: Facebook Belum Membagikan 'Bukti' Kejahatan Myanmar

Selasa, 11 Aug 2020 20:53

Sekjen PBB Antonio Gutteres Serukan Penyelidikan Independen Untuk Ledakan Beirut

Sekjen PBB Antonio Gutteres Serukan Penyelidikan Independen Untuk Ledakan Beirut

Selasa, 11 Aug 2020 19:45

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Selasa, 11 Aug 2020 14:10

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Selasa, 11 Aug 2020 10:14


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X