Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.258 views

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

 

Oleh: Ummu Azka

Ada yang baru pada penerimaan mahasiswa UI tahun ajaran baru 2020/2021. Seluruh mahasiswa baru (maba) diharuskan menandatangani pakta integritas, sebuah klausul yang meminta mahasiswa untuk tidak terlibat agenda selain perkuliahan. Secara rinci klausul dalam pakta integritas melarang mahasiswa untuk terlibat politik praktis yang mengganggu kestabilan dalam negeri.

Menanggapi hal tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI melalui ketuanya, Fajar Adi Nugroho menentang pakta integritas untuk maba karena dianggap akan mengekang pendapat mahasiswa.

Menurutnya hal ini menjadi kontra produktif karena pada pakta tertulis mahasiswa menyetujui poin di dalamnya dan tanpa paksaan. Tak hanya itu, BEM UI juga menyoroti sejumlah poin dalam pakta integritas tersebut. Antara lain, aturan mahasiswa tidak boleh terlibat dalam politik praktis yang mengganggu tatanan akademik dan bernegara, tidak boleh melakukan kegiatan kelompok yang tidak mendapat izin resmi pimpinan fakultas atau kampus, dan sebagainya.(cnnindonesia.com)

Sementara itu, pihak UI masih membantah bahwa pakta integritas yang diharuskan bagi maba adalah resmi dari kampus. Meski kemudian, pernyataan tersebut terbantahkan dengan fakta bahwa dokumen tersebut dilengkapi materai, dan dibawa oleh panitia ospek maba UI yang secara ideal merupakan perwakilan resmi dari kampus.

Dosen ilmu politik UI, Reni Suwarso Darmono menulis dalam situs beritasatu.com bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan komitmen pimpinan UI yang mendukung arahan Presiden untuk mempersiapkan SDM unggul yang memiliki kepribadian Indonesia dan siap mengamalkan Pancasila. Membumikan konsep Kampus Merdeka-nya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Sebuah bantahan yang cukup meyakinkan dari pihak internal UI.

Pakta integritas yang harus ditandangani mahasiswa memiliki aroma kuat sekularisasi di kalangan mahasiwa. Terdapat beberapa pasal multi tafsir sehingga bisa dipelintir sesuai tekanan pihak tertentu. Contohnya adalah pasal 10 dan 11 yang mencantumkan larangan bagi mahasiswa mengikuti pengkaderan serta kegiatan kegiatan yang tidak tercatat secara resmi di kampus. Hal tersebut dikuatkan oleh Reni Suwarso Darmono yang mengatakan bahwa pakta integritas merupakan sebuah upaya untuk menjauhkan mahasiswa dari gerakan fundamentalis.

Diungkapnya, sebelumnya mahasiswa baru banyak diperebutkan untuk dikader oleh banyak kelompok/ organisasi yang memiliki afiliasi paham tertentu dan menjadi sayap organisasi/ partai tertentu (walaupun hal ini tidak permah diakui secara resmi). Bahkan dirinya memandang  Pakta Integritas ini juga menjamin adanya demarkasi (batas pemisah), mengingat di masa lalu, kampus UI (dan juga kampus lain) menjadi persemaian jaringan fundamentalisme, gerakan tarbiyah kemudian mendominasi Badan Eksekutif Mahasiswa. Mereka banyak dibina oleh dosen-dosen lulusan Perguruan Tinggi di Timur Tengah dan sempalan binaan intelejen.

Ungkapan jujur Dosen ilmu Politik UI tersebut seolah menyibak tirai keraguan yang selama ini mengahalangi samarnya arah pendidikan negeri.

Sejak awal berkuasa, rezim dan perangkat kementrian sudah menunjukkan sentimen anti Islam. Di bidang pendidikan sendiri, beberapa kebijakan kontroversial yang lahir diantaranya : konsep merdeka belajar yang sarat aroma liberalisme. Selain itu, penghapusan beberapa ajaran Islam dalam muatan kurikulum madrasah. Yang tak kalah penting adalah sanksi ketat bagi para guru yang menyebarkan konten dakwah islam kaffah yang dianggap anti NKRI.

Kini, arogansi anti Islam kembali ditampakkan rezim melalui kebijakan pakta integritas bagi mahasiwa baru.

Mahasiswa dan Pemikiran Islam

Mahasiswa sering dijuluki agent of change. Keberadaannya diharapkan menjadi pion penggerak perubahan. Dari kondisi tidak baik kepada keadaan yang lebih baik. Fungsi penting mahasiwa ini meniscayakan dirinya memiliki skill aplikatif dalam melakukan perubahan di tengah tengah masyarakat. Selain unggul dalam kompetensi keilmuan, mahasiswa juga harus cakap dan peka terhadap problematika yang terjadi di masyarakat, memiliki rasa peduli yang tinggi, serta sanggup memberikan solusi yang dibutuhkan masyarakat. Bukan malah sebaliknya, mahasiswa hanya pintar secara akademik, namun tak memiliki kepekaan terhadap sekitar. Diperlukan pembinaan khusus agar mahasiswa memiliki kepribadian cemerlang dari sisi pemikirian dan juga perilaku.

Pemikiran Islam yang tumbuh subur di kampus sangat diperlukan sebagai pendampingan bagi para mahasiswa. Iklim sekulerisme yang kini mewarnai kehidupan,  mempengaruhi banyak orang tak terkecuali para kaum terdidik dan intelektual. Beberapa kasus kriminalitas yang melibatkan mahasiswa berprestasi merupakan contoh bahwa prestasi akademik tak menjadi jaminan seseorang akan berguna dalam kehidupan. Harus ada semacam prinsip yang akan memagarinya agar tetap berjalan di atas kebenaran. Standar hakiki itu adalah Islam. Karenanya memelihara kondisi kampus dengan tetap menghadirkan kegiatan ekstra kampus bernuansa islam justru menjadi benefit tersendiri bagi dunia akademik. Akan ada semacam kontribusi positif dari organisasi tersebut dengan membina kepribadian serta pemikiran mahasiswa. Sehingga beban kampus untuk mengontrol pengasuhan mahasiswa selama menjadi anak didiknya bisa lebih ringan.

Sementara itu, dalam dokumen pakta integritas terdapat beberapa pasal yang multitafsir dan mengarah kepada upaya menjauhkan mahasiswa dari pembinaan Islam, merupakan sebuah konspirasi jahat yang telah merasuki dunia pendidikan. Kekhawatiran ini berasal dari para kapitalis sekuler yang memiliki kepentingan atas negeri muslim. Mereka sadar, islam akan membuat para mahsiswa bersuara saat mendapatkan ketidakadilan. Mereka pun tahu jika islam yang akan menggerakkan mahasiwa untuk selalu peduli terhadap pemerintah dengan cara mengoreksi setiap kebijakannya.

Karenanya kebijakan pakta integritas ini layak untuk ditolak. Penerapannya akan membuat iklim kampus menjadi beku dan otoriter. Membuat mahasiswa terbungkam dan pemikiran islam terpinggirkan.

Sebagai penggerak perubahan dan arsitek peradaban, mahasiswa sebagai perwakilan kaum muda diharapkan perannya dalam kehiduoan. Tak hanya sebagai pelaku akademis, namun juga mereka dinanti untuk perbaikan sistemis. Terlebih saat ini ketika kerusakan telah menyebar di semua lini kehidupan, mahasiswa menjadi salah satu harapan bagi sebuah negeri agar masa depan bisa cerah kembali.

Tergeraknya mahasiswa menjadi sosok harapan akan terwujud jika mereka memiliki pola pikir dan pola sikap yang islami.  Terwujud dalam sebuah kepribadian khas yang menuntun mereka kepada tindakan yang bermanfaat bagi umat.

Berkaca pada generasi terdahulu, betapa banyak peran kaum muda dalam lintasan sejarah dunia, dipelopori oleh para pemuda islam. Adalah Abdurrahman Annashir, pemuda berusia 22 tahun yang berhasil memimpin daulah Umayyah kala itu. Berhasil menghentikan pertikaian di Andalusia serta membangkitkan ilmu sains di kota tersebut, merupakan beberapa keberhasilan yang pernaih diraih.

Dunia juga mengenal sosok muda nan tangguh, Muhammad Al Fatih. Ditempa sejak dini oleh para ulama terkemuka pada masanya, Alfatih muda memiliki banyak keistimewaan. Hafal Alquran serta berbagai macam keilmuwan, mencakup ilmu islam dan kemiliteran. Keteguhannya kepada bisyarah Rasulullah telah menjadi kekuatan untuk menaklukan konstantinopel. Sebuah kota yang sulit ditaklukan sebelumnya.

Demikianlah islam mencetak pemuda menjadi sosok berilmu disertai keimanan yang kokoh. Kombinasi yang apik dari keduanya akan membuat pemuda memiliki kontribusi nyata dalam peradaban, bukan sekadar generasi di persimpangan jalan. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Latest News
Brigade Al-Qassam Tidak Akan Rilis Informasi 'Tak Ternilai' Terkait Tentara Israel Yang Mereka Tahan

Brigade Al-Qassam Tidak Akan Rilis Informasi 'Tak Ternilai' Terkait Tentara Israel Yang Mereka Tahan

Senin, 02 Aug 2021 21:51

Vaksinasi Jadi Syarat Aktivitas di DKI?

Vaksinasi Jadi Syarat Aktivitas di DKI?

Senin, 02 Aug 2021 21:23

Pasukan Keamanan Tunisia Tangkap 2 Lagi Anggota Parlemen Pengkritik 'Kudeta' Presiden Kais Saied

Pasukan Keamanan Tunisia Tangkap 2 Lagi Anggota Parlemen Pengkritik 'Kudeta' Presiden Kais Saied

Senin, 02 Aug 2021 19:30

15 Tentara Niger Tewas 6 Lainnya Hilang Setelah Serangan 'Teroris' Dekat Perbatasan Burkina Faso

15 Tentara Niger Tewas 6 Lainnya Hilang Setelah Serangan 'Teroris' Dekat Perbatasan Burkina Faso

Senin, 02 Aug 2021 17:45

Presiden Ashraf Ghani Salahkan Penarikan Tiba-tiba AS Untuk Memburuknya Keamanan Di Afghanistan

Presiden Ashraf Ghani Salahkan Penarikan Tiba-tiba AS Untuk Memburuknya Keamanan Di Afghanistan

Senin, 02 Aug 2021 17:05

Pandemi Diperkirakan Berakhir 5 Tahun Lagi, Epidemiolog Ingatkan Potensi Chaos di Masyarakat

Pandemi Diperkirakan Berakhir 5 Tahun Lagi, Epidemiolog Ingatkan Potensi Chaos di Masyarakat

Senin, 02 Aug 2021 15:03

Banyak Ulama Wafat saat Pandemi, HNW: Pentingnya Sanggar Al-Quran Cetak Generasi Penerus Ulama

Banyak Ulama Wafat saat Pandemi, HNW: Pentingnya Sanggar Al-Quran Cetak Generasi Penerus Ulama

Senin, 02 Aug 2021 09:41

Pemilu 2024, Aleg PKS: Untuk Kebaikan Negara, Jangan Asal Coblos!

Pemilu 2024, Aleg PKS: Untuk Kebaikan Negara, Jangan Asal Coblos!

Senin, 02 Aug 2021 08:34

Sang Wartawan Itu Telah Pergi

Sang Wartawan Itu Telah Pergi

Senin, 02 Aug 2021 07:32

Innalillahi, Pegiat Dakwah Masjid Jogokariyan Ustaz Fanni Rahman Wafat

Innalillahi, Pegiat Dakwah Masjid Jogokariyan Ustaz Fanni Rahman Wafat

Senin, 02 Aug 2021 07:07

UEA Kirim 6 Mantan Tahanan Guantanamo Ke Yaman

UEA Kirim 6 Mantan Tahanan Guantanamo Ke Yaman

Ahad, 01 Aug 2021 21:30

Makin Digoyang, Anies Semakin Matang

Makin Digoyang, Anies Semakin Matang

Ahad, 01 Aug 2021 21:17

Taliban Hujani Bandara Kandahar Dengan Roket Untuk Gagalkan Serangan Udara Pasukan Pemerintah

Taliban Hujani Bandara Kandahar Dengan Roket Untuk Gagalkan Serangan Udara Pasukan Pemerintah

Ahad, 01 Aug 2021 21:10

Bahaya “Jurnalisme Omongan” Pejabat

Bahaya “Jurnalisme Omongan” Pejabat

Ahad, 01 Aug 2021 21:02

11 Tentara Mesir Tewas Atau Terluka Dalam Serangan Islamic State Di Semanjung Sinai

11 Tentara Mesir Tewas Atau Terluka Dalam Serangan Islamic State Di Semanjung Sinai

Ahad, 01 Aug 2021 20:50

Ismail Haniyeh Terpilih Kembali Sebagai Pemimpin Kelompok Hamas Untuk Kali Kedua

Ismail Haniyeh Terpilih Kembali Sebagai Pemimpin Kelompok Hamas Untuk Kali Kedua

Ahad, 01 Aug 2021 19:17

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Ahad, 01 Aug 2021 16:05

ACT dan Gernas MUI Kerja Bareng Atasi Pandemi Covid-19

ACT dan Gernas MUI Kerja Bareng Atasi Pandemi Covid-19

Ahad, 01 Aug 2021 13:04

Pemerintah Segera Luncurkan Program Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

Pemerintah Segera Luncurkan Program Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

Ahad, 01 Aug 2021 11:10

Wasathi: Khutbah Jumat Perlu Diatur 15 Menit

Wasathi: Khutbah Jumat Perlu Diatur 15 Menit

Sabtu, 31 Jul 2021 23:54


MUI

Must Read!
X