Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.934 views

Pengkhianatan dalam Bingkai Perdamaian UEA-Israel

 

Oleh: Emil Apriani, S.Kom 

Langkah Uni Emirat Arab (UEA) meraih kesepakatan normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel membuat dunia kaget. Reaksi masyarakat internasional terbelah antara mendukung dan menolak kesepakatan tersebut. Namun kesepakatan itu memicu kemarahan di sebagian besar negara Muslim dan dianggap mencederai upaya memerdekakan Palestina.

Palestina merupakan negara pertama yang bereaksi menolak dan mengecam kesepakatan damai tersebut. Menurutnya hal itu merupakan penghianatan dan menyebut kesepakatan yang ditengahi oleh Amerika Serikat (AS) ini sebagai ‘tusukan di belakang yang berbahaya’.

Kamis (13/8/2020), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan dari gedung Putih, Washington DC bahwa Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) telah mencapai kesepakatan damai untuk menjalin hubungan resmi diantara mereka.

Kesepakatan dalam normalisasi hubungan Israel-UEA tercapai setelah Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri (Israel) Benjamin Netanyahu dan Putra Mahkota UEA Mohammed bin Zayed melakukan pembicaraan via telepon. “Terobosan bersejarah ini akan mengarah pada kemajuan proses perdamaian di Timur Tengah.” seperti dilansir Al-Jazirah pada Jumat (14/8). (Republika.co.id, 14/8/2020).

Dari kesepakatan tersebut, Israel akan menangguhkan rencananya untuk menganeksasi sebagian besar Tepi Barat yang diduduki.

Kesepakatan damai itu serta merta membuat Palestina geram dan kecewa. Gerakan perlawanan Hamas menolak kesepakatan damai tersebut dan menganggapnya sebagai "tikaman" dan pengkhianatan terhadap perjuangan Palestina.

Setelah perjanjian damai Mesir-Israel pada 1979, diikuti dengan perjanjian damai Israel-Yordania pada 1994, kesepakatan ini menjadikan UEA sebagai negara Teluk pertama dan negara Arab ketiga yang menormalisasi hubungan dengan penjajah Israel setelah Oman, Bahrain, dan kemungkinan diikuti Maroko. Hubungan rahasia Uni Emirat Arab dan Israel telah berlangsung lama selama bertahun-tahun, tetapi rincian waktu dan kesepakatan normalisasi ini dirahasiakan hingga menit terakhir.

Untuk rakyat Palestina tidak ada keuntungan dari kesepakatan ini, bahkan akan berimplikasi luas dengan semakin beratnya perjuangan Palestina untuk menjadi negara merdeka dari Israel. Satu per satu negara tetangga di Palestina lebih mengedepankan kepentingan bilateral dengan Israel. Bahkan dengan normalisasi ini, kecaman-kecaman negara tetangga Arab tidak lagi menguat.

Nasib umat Islam, khususnya di Palestina semakin tidak menentu. Kejahatan Israel dengan merampas tanah suci umat Islam seolah makin disepakati oleh negeri-negeri Muslim di sekitarnya.

Sejak runtuhnya Daulah Khilafah Utsmani pada tahun 1924, kaum Muslimin tidak lagi memiliki perisai yang melindungi dari penjajah seperti AS, Inggris, Perancis, Rusia, dan Israel. Daulah terpecah belah menjadi negara bagian (nation state) dengan memperjuangkan nilai nasionalisme. Negeri kaum Muslim berubah menjadi negara pengekor yang sebagian besar penguasanya diisi oleh para penguasa boneka dari negara penjajah. Negara imperialis inilah yang selama ini merawat dan menjaga entitas penjajah Yahudi di Palestina agar eksis di tanah Palestina.

Dengan demikian, apa yang dilakukan oleh penguasa Uni Emirat Arab (UEA) dan negara-negara Teluk lainnya masih berkontribusi dalam normalisasi secara rahasia, semakin menegaskan kedudukan mereka sebagai penguasa boneka. Maka tidak heran jika mereka dengan mudahnya dan tidak malu membuat berbagai kebijakan dengan para penjajah kaum Muslimin seperti AS maupun Israel. Dan mengkhianati rakyat Palestina, Yerussalem serta Al-Aqsa.

Oleh karena itu, tidak ada cara lain untuk menyelamatkan umat Muslim di Palestina dan negeri Muslim yang lain kecuali dengan mengembalikan Daulah Khilafah sebagai perisai umat Muslim. Khilafah akan mencegah musuh menyakiti kaum Muslim dan melindungi keutuhan Islam. Seperti yang dilakukan Sultan Abdul Hamid II yang menolak sama sekali segala bentuk penyerahan tanah Palestina kepada kaum kafir meskipun hanya sejengkal.

Rasulullah Saw bersabda :

“Sesungguhnya al-Imam (Khalifah) itu (laksana) perisai, dimana (orang-orang) akan berperang di belakangnya (mendukung) dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan)nya. Jika seorang Imam (Khalifah) memerintahkan supaya takwa kepada Allah ’Azza wa Jalla dan berlaku adil, maka dia (Khalifah) mendapatkan pahala karenanya, dan jika dia memerintahkan selain itu, maka ia akan mendapatkan siksa.” (HR. Al-Bukhari, Muslim, An-Nasa’i, Abu Dawud, Ahmad)

Wallahu'alam bishowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Latest News
Kebodohan Macron, Menyatukan Umat Islam

Kebodohan Macron, Menyatukan Umat Islam

Jum'at, 30 Oct 2020 12:34

Emmanuel Macron Vs Politisi Indonesia

Emmanuel Macron Vs Politisi Indonesia

Jum'at, 30 Oct 2020 11:56

Dokter Gamal Berbagi Kisah Sukses Sociopreneurship pada Aksi Wakaf Fest 2020

Dokter Gamal Berbagi Kisah Sukses Sociopreneurship pada Aksi Wakaf Fest 2020

Jum'at, 30 Oct 2020 11:24

FUI: Tindakan Macron Bodoh dan Berbahaya

FUI: Tindakan Macron Bodoh dan Berbahaya

Jum'at, 30 Oct 2020 11:22

ARM HA-IPB Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Garut

ARM HA-IPB Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Garut

Jum'at, 30 Oct 2020 11:15

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Jum'at, 30 Oct 2020 08:38

Eks PM Malaysia Mahathir Mohamad: 'Muslim Berhak Bunuh Jutaan Orang Prancis'

Eks PM Malaysia Mahathir Mohamad: 'Muslim Berhak Bunuh Jutaan Orang Prancis'

Jum'at, 30 Oct 2020 06:00

Deklarasi Pelajar Islam Surakarta, PII: Fokus Selesaikan Masalah Pelajar Bersama

Deklarasi Pelajar Islam Surakarta, PII: Fokus Selesaikan Masalah Pelajar Bersama

Jum'at, 30 Oct 2020 05:52

Ikrar Sumpah Pemuda Muslim Siap Bela Nabi

Ikrar Sumpah Pemuda Muslim Siap Bela Nabi

Jum'at, 30 Oct 2020 04:54

Ini Jam TIdur Terbaik di Malam Hari Menurut Hasil Studi

Ini Jam TIdur Terbaik di Malam Hari Menurut Hasil Studi

Kamis, 29 Oct 2020 23:48

Pantas Khawatir Diboikot, Volume Perdangangan Prancis dengan Negara Muslim 100 Miliar USD Lebih

Pantas Khawatir Diboikot, Volume Perdangangan Prancis dengan Negara Muslim 100 Miliar USD Lebih

Kamis, 29 Oct 2020 22:05

PM Pakistan Imran Khan Minta Muslim Bersatu Melawan Islamofobia

PM Pakistan Imran Khan Minta Muslim Bersatu Melawan Islamofobia

Kamis, 29 Oct 2020 21:15

Warga Saudi Bersenjatakan Pisau Serang Kedubes Prancis di Jeddah, Satu Penjaga Terluka

Warga Saudi Bersenjatakan Pisau Serang Kedubes Prancis di Jeddah, Satu Penjaga Terluka

Kamis, 29 Oct 2020 20:45

Legislator: Pemerintah Harus Tegas Hadapi Freeport

Legislator: Pemerintah Harus Tegas Hadapi Freeport

Kamis, 29 Oct 2020 20:18

Instagram Perpanjang Durasi Live Dari 1 Jam Menjadi 4 Jam

Instagram Perpanjang Durasi Live Dari 1 Jam Menjadi 4 Jam

Kamis, 29 Oct 2020 18:28

DDII Serukan Ikuti Boikot terhadap Produk-produk Perancis dari Berbagai Tokoh Umat Islam Sedunia

DDII Serukan Ikuti Boikot terhadap Produk-produk Perancis dari Berbagai Tokoh Umat Islam Sedunia

Kamis, 29 Oct 2020 18:10

Twitter Sempat 'Down' di Asia Karena Masalah Jaringan

Twitter Sempat 'Down' di Asia Karena Masalah Jaringan

Kamis, 29 Oct 2020 16:40

Aksi Didepan Istana, Hima Persis Terbangkan Balon Bertuliskan Jokowi-Amin Gagal

Aksi Didepan Istana, Hima Persis Terbangkan Balon Bertuliskan Jokowi-Amin Gagal

Kamis, 29 Oct 2020 16:20

Maulid Nabi Muhammad SAW, Muhammadiyah Dorong Maksimalkan Syi’ar Islam

Maulid Nabi Muhammad SAW, Muhammadiyah Dorong Maksimalkan Syi’ar Islam

Kamis, 29 Oct 2020 16:15

Abu Janda Lagi

Abu Janda Lagi

Kamis, 29 Oct 2020 16:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X