Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.055 views

Bintang Emon: Melawak untuk Melawan Sistem Peradilan Indonesia

 

Oleh: Alga Biru

“Hukumnya dibecandain, komedinya dibaperin”, tulis netizen membela Bintang Emon lewat tagar twitter #BINTANGEMONBESTBOY. Ternyata benar kata orang-orang tua dulu bahwa ada dua hal yang menjadi ciri khas orang Indonesia.

Pertama, suka kasihan.

Kedua, suka lawakan.

Namun lawak politiknya sudah keterlaluan. Kita berada pada suatu titik yakni mencandai penegakan hukum dan menyeriusi sentilan anak muda. Rupanya kelakuan Muhammad Nuh nge-prank motor bertandatangan presiden itu masih kurang lucu untuk kita tertawakan Andaikan buta sebelahnya mata Novel Baswedan tidak nyata, tentulah kita tidak perlu ambil pusing.

Selucu apa penegakan hukum kita? Selucu Rika Sonata (Oktober 2018) terdakwa penyiraman air keras dihukum 12 tahun, Heriyanto (Juli 2019) malah lebih parah karena dikenai hukuman 20 tahun penjara, lalu tiba-tiba terdakwa kasus Novel Baswedan hanya dihukum 1 tahun penjara.

Novel Baswedan berkicau lewat akun pribadinya, “Saya juga tidak yakin kedua orang itu pelakunya. Ketika saya tanya penyidik dan jaksanya mereka tidak ada yang bisa jelaskan kaitan pelaku dengan bukti. Ketika saya tanya saksi-saksi yang melihat pelaku dibilang bukan itu pelakunya. Apalagi dalangnya? Sudah dibebaskan saja daripada mengada-ada.”

Entahlah, berangkali rasa kasihan jaksa terpanggil di tengah kejanggalan-kejanggalan “tidak sengaja” yang melingkupi kasus ini. Sungguh kasus yang lucu.

Sekarang Bintang Emon yang jelas-jelas menghibur itu dicari-cari kesalahannya. Dibilang dia pakai narkoba oleh akun-akun siluman yang pengikutnya sekian orang. Bahkan seandainya Bintang Emon benar seorang pemakai narkoba, tentu tidak menjadikan dia kehilangan hak berpolitik dengan gaya lawakannya. Bisakah melawak membentuk perlawanan?

Edukasi politik Indonesia lewat kanal twitter banyak diwarnai para komika dan komedian lewat sentilan-sentilan mereka dengan berbagai tema dan gaya. Perang meme bertebaran dan menebas nalar kita. Tidak penting apa pun wasilahnya, kita butuh dicerdaskan dengan gaya semudah mungkin. Seperti para politikus pun sering mengalihkan perhatian kita pada hal-hal yang tidak esensial dan melupakan persoalan utama yang sebenarnya.

Jangan biarkan buzzer politik memecah konsentrasi dari perjuangan politik yang lurus. Indonesia punya banyak PR yang sering dibiarkan terkubur sampai akhirnya menjadi misteri seumur hidup. Joseph Goebbels, Menteri Propaganda Hitler pernah berkata, "Tebarkan terus kebohongan secara masif, akhirnya itu akan jadi 'kebenaran'."

Jangan sampai kita kebobolan nalar untuk kesekian kalinya. Kasus ini bermula bagaimana Novel Baswedan selaku orang dalam KPK berusaha menguak kasus korupsi kelas kakap di negeri ini. Sebelum beliau sempat menjalankan tugas-tugasnya, dua orang pengendara motor (yang hari ini dikenal sebagai terdakwa) menyiram beliau dengan air keras dan membutakan sebelah matanya.

Hampir 3 tahun kasus berlalu -bahkan sudah dijanjikan macam-macam oleh presiden-, namun kasus ini berakhir seperti ampas dan rasa janggal bagi banyak orang. Derivatnya adalah sang Bintang Emon yang hari ini dikriminalisasi entah oleh siapa. Syukurlah, sebelum fitnah itu merebak, netizen Indonesia tampil melakukan serangan balik (counter) di sosial media.

Sebesar apa kasus dan otak di belakang kasus ini sebenarnya? Mungkinkah permainan kotor korupsi kita telah menggurita sedemikian rupa? Biar saja terbongkar semuanya, daripada nalar kita yang dikorbankan. Sungguh lucu jadi orang Indonesia. Lawakan saja banyak yang curiga, sedangkan koruptor bebas berkeliaran di luar sana. Komedi ialah kejenakaan yang meresahkan nalar kita. Tinggal kita mau membawanya ke mana, menyuarakan keadilan ataukah mencampakkannya? Wallahu’alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
PP Muhammadiyah Meminta Wacana Pembelajaran Tatap Muka kembali Ditunda

PP Muhammadiyah Meminta Wacana Pembelajaran Tatap Muka kembali Ditunda

Jum'at, 25 Jun 2021 00:10

Fenomena Dakwah Copy-Paste

Fenomena Dakwah Copy-Paste

Kamis, 24 Jun 2021 23:35

UMY dan PBI DIY Selenggarakan Training Kewirausahaan Bekam

UMY dan PBI DIY Selenggarakan Training Kewirausahaan Bekam

Kamis, 24 Jun 2021 22:33

Indonesia Darurat Sampah dan Limbah, Anggota FPKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Indonesia Darurat Sampah dan Limbah, Anggota FPKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Kamis, 24 Jun 2021 21:29

Kasus Covid Melonjak, Senator Ingatkan Stok Darah Harus Tetap Terjaga

Kasus Covid Melonjak, Senator Ingatkan Stok Darah Harus Tetap Terjaga

Kamis, 24 Jun 2021 20:54

Penumpang KRL di Stasiun Cikarang Jalani Swab Tes Antigen

Penumpang KRL di Stasiun Cikarang Jalani Swab Tes Antigen

Kamis, 24 Jun 2021 19:48

MUI:  Di Zona Merah, Tidak Diperkenankan Sholat Idul Adha dan Shalat Jamaah di Luar Rumah

MUI: Di Zona Merah, Tidak Diperkenankan Sholat Idul Adha dan Shalat Jamaah di Luar Rumah

Kamis, 24 Jun 2021 18:26

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

Kamis, 24 Jun 2021 17:46

Pejabat PBB: Taliban Rebut 50 Dari 370 Distrik Di Afghanistan

Pejabat PBB: Taliban Rebut 50 Dari 370 Distrik Di Afghanistan

Kamis, 24 Jun 2021 17:08

Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19, Anies: Meski Luas Tolong Jangan Dipenuhi

Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19, Anies: Meski Luas Tolong Jangan Dipenuhi

Kamis, 24 Jun 2021 16:17

Covid-19 Meningkat, MUI-BNPB Sarankan Perketat Protokol Kesehatan Saat Berqurban

Covid-19 Meningkat, MUI-BNPB Sarankan Perketat Protokol Kesehatan Saat Berqurban

Kamis, 24 Jun 2021 15:08

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Tutup hingga 5 Juli

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Tutup hingga 5 Juli

Kamis, 24 Jun 2021 14:41

Akhiri Pembelahan Politik, Indonesia Perlu Sumpah Ketiga

Akhiri Pembelahan Politik, Indonesia Perlu Sumpah Ketiga

Kamis, 24 Jun 2021 13:58

Kasus RS Ummi, Habib Rizieq Divonis Empat Tahun Penjara

Kasus RS Ummi, Habib Rizieq Divonis Empat Tahun Penjara

Kamis, 24 Jun 2021 12:20

Solo Madani Indonesia Jaya Sampaikan Resolusi kepada Presiden, MPR dan DPR

Solo Madani Indonesia Jaya Sampaikan Resolusi kepada Presiden, MPR dan DPR

Kamis, 24 Jun 2021 11:51

Kasus Covid-19 Semakin Buruk, Politisi PKS: Opsi PSBB Harus Segera Diambil

Kasus Covid-19 Semakin Buruk, Politisi PKS: Opsi PSBB Harus Segera Diambil

Kamis, 24 Jun 2021 10:49

Bohong dalam Delik Bohong

Bohong dalam Delik Bohong

Kamis, 24 Jun 2021 09:37

Legislator Gerindra: Pemerintah Harus Punya Skenario Kurangi Utang Luar Negeri

Legislator Gerindra: Pemerintah Harus Punya Skenario Kurangi Utang Luar Negeri

Kamis, 24 Jun 2021 08:37

Anis Matta: Sumpah Palapa Bisa Jadi Spirit Akhiri Pembelahan dan Fokus Capai Lima Besar Dunia

Anis Matta: Sumpah Palapa Bisa Jadi Spirit Akhiri Pembelahan dan Fokus Capai Lima Besar Dunia

Kamis, 24 Jun 2021 07:34

Impor Migas Makin Meroket, Legislator: Apa Pemerintah Kalah Hadapi Tekanan Para Mafia?

Impor Migas Makin Meroket, Legislator: Apa Pemerintah Kalah Hadapi Tekanan Para Mafia?

Kamis, 24 Jun 2021 06:26


MUI

Must Read!
X