Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.118 views

Menuju Era New Normal, Sudah Siapkah Kita?

 

Oleh: Dini Azra

Pemerintah saat ini giat mewacanakan dan mempersiapkan penerapan 'new normal' atau tatanan kehidupan baru. Pernyataan ini menjadi perwujudan dari opsi berdamai dengan Covid-19 yang baru-baru ini disampaikan presiden Jokowi. Media pun gencar memberitakan wacana ini sehingga informasinya segera menyebar di tengah masyarakat. Rencana tersebut didasari teori WHO yang menyebutkan bahwa virus penyebab Covid-19 kemungkinan tidak akan bisa hilang. Beberapa negara pun mengubah arah perlawanan, menjadi langkah untuk beradaptasi dengan virus corona dengan narasi 'new normal'.

Indonesia pun tak mau ketinggalan ingin menerapkan new normal yang berarti membuka kembali aktivitas masyarakat dengan tetap menerapkan protokol Covid-19. Tujuan utamanya adalah untuk menggerakkan kembali sendi-sendi ekonomi yang terpaksa berhenti selama PSBB. Sebab tak dipungkiri, sejak wabah merebak dan masyarakat menjalankan anjuran stay at home, kondisi perekonomian menjadi runyam. Perusahaan ada yang gulung tikar, karyawan banyak dirumahkan, buruh harian hilang penghasilan. Pemerintah pun tidak mampu mengcover seluruh kebutuhan rakyatnya, karena sebagian pendapatan negara berasal dari iuran pajak masyarakat. Karena itu diupayakan agar masyarakat kembali produktif, meskipun pandemi masih terus aktif.

Memang pemerintah sepertinya terkesan buru-buru mengajukan penerapan new normal ini, padahal masyarakat masih dicekam ketakutan akan penyebaran Covid-19 yang belum terkendali. Seharusnya pemerintah lebih fokus pada penanganan virus, hingga kurvanya melandai dan terkendali. Jika kurva sudah berkurang tidak terjadi penambahan secara berkala, mungkin fase new normal bisa dilakukan. Itu pun perlu persiapan yang matang dalam penguatan fasilitas kesehatan, sosialisasi kepada masyarakat juga mengawal pelaksanaan protokol kesehatan di lapangan. Selama ini dengan diberlakukannya PSBB saja masih banyak masyarakat yang melanggar aturan disiplin, apalagi dengan new normal yang masih menjadi wacana baru bagi masyarakat awam. Tanpa persiapan sarana kesehatan yang memadahi, juga kondisi kurva Covid-19 yang belum melandai, new normal menjadi beresiko tinggi.

Pemberlakuan new normal juga tidak bisa dilakukan dengan dalih semua negara di dunia juga melakukan, sehingga kita pun harus ikut-ikutan. Karena kondisi negara-negara itu bisa jadi berbeda dengan negara kita, sehingga lebih memungkinkan menuju fase new normal. Hal ini tidak bisa dipaksakan dalam kondisi yang masih riskan. Atau negara hendak berlepas tangan dari kepengurusan terhadap rakyat, sehingga mendorong rakyat bekerja menyambung nyawa demi meringankan beban negara? Sebab negara tidak mampu memberikan jaminan kepada rakyat, jadi apapun resikonya rakyat harus berhadapan dengan virus yang berbahaya. Inilah bukti jika aspek ekonomi lebih diprioritaskan dibandingkan keselamatan jiwa manusia.

Pada akhirnya terkuak juga kebobrokan sistem kapitalis yang menguasai dunia selama ini. Mereka tidak berdaya saat berhadapan dengan wabah pandemik. Ketika usaha-usaha yang dilakukan menjadi buntu, dan harus memilih antara keselamatan rakyat atau ekonomi negara, mereka lebih rela menjadikan rakyat sebagai bahan uji coba. Narasi new normal dipropagandakan seolah sebagai satu-satunya solusi. Masyarakat pun tak bisa mengelak, ketika dihadapkan sistuasi jika tak bekerja trus mau makan apa? Padahal di situlah seharusnya negara menunjukkan peranannya.

Hal ini telah dicontohkan oleh pemimpin dalam sistem pemerintahan Islam, yang selalu mengutamakan keselamatan jiwa rakyat di atas hal lainnya. Karena sistem ini lahir dari aqidah Islam, dengan menerapkan aturan dari Sang Maha Pencipta dan Pengatur kehidupan, maka keberkahan dan kebaikannya akan menyebar ke seluruh alam. Sudah terbukti bahwa ketika Islam diterapkan, telah mampu menghadapi berbagai bencana termasuk wabah dan peperangan. Bahkan kekhilafan Islam juga membantu negara-negara lain yang ditimpa musibah dan kelaparan. Mereka tak memandang perbedaan agama dan wilayah untuk menebar kebaikan. Maka sungguh layak jika penerapan sistem berbasis akidah dan iman ini dirindukan umat untuk tegak kembali. Sebab inilah new normal yang sesungguhnya, satu-satunya harapan bagi umat manusia. Wallahu a'lam bishawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Pemerintah Iran Tolak Keputusan Parlemen untuk Meningkatkan Pengayaan Uranium

Pemerintah Iran Tolak Keputusan Parlemen untuk Meningkatkan Pengayaan Uranium

Rabu, 02 Dec 2020 21:35

Amnesty Sebut 57 Orang Dieksekusi di Iran Dengan 'Eksekusi Yang Mengerikan' Dalam 2 Bulan Terakhir

Amnesty Sebut 57 Orang Dieksekusi di Iran Dengan 'Eksekusi Yang Mengerikan' Dalam 2 Bulan Terakhir

Rabu, 02 Dec 2020 20:45

7 Anak Tewas Akibat Bombardir Pemberontak Syi'ah Houtsi di Kota Taiz Yaman

7 Anak Tewas Akibat Bombardir Pemberontak Syi'ah Houtsi di Kota Taiz Yaman

Rabu, 02 Dec 2020 20:05

Menteri Saudi Adel Al-Jubeir Bantah Negaranya Terlibat Pembunuhan Ilmuan Nuklir Mohsen Fakhrizadeh

Menteri Saudi Adel Al-Jubeir Bantah Negaranya Terlibat Pembunuhan Ilmuan Nuklir Mohsen Fakhrizadeh

Rabu, 02 Dec 2020 19:46

Stop Diskriminasi dan Kriminalisasi

Stop Diskriminasi dan Kriminalisasi

Rabu, 02 Dec 2020 14:55

Ugur Sahin dan Ozlem Tureci, Pasagan Ilmuwan Muslim Penemu Vaksin Covid19

Ugur Sahin dan Ozlem Tureci, Pasagan Ilmuwan Muslim Penemu Vaksin Covid19

Rabu, 02 Dec 2020 11:59

Innalillahi, Aktivis Dewan Da'wah dan Wartawan Senior Nurbowo Wafat

Innalillahi, Aktivis Dewan Da'wah dan Wartawan Senior Nurbowo Wafat

Rabu, 02 Dec 2020 10:15

Terpilih Secara Aklamasi, Hilal Hizbuloh Alfath Sebagai Ketua Hima Persis Banten 2020-2022

Terpilih Secara Aklamasi, Hilal Hizbuloh Alfath Sebagai Ketua Hima Persis Banten 2020-2022

Selasa, 01 Dec 2020 22:45

Kondisi Kesehatan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Semakin Membaik

Kondisi Kesehatan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Semakin Membaik

Selasa, 01 Dec 2020 22:34

Militer Azerbaijan Masuki Kota Terakhir di Nagorno-Karabakh Yang Diserahkan Oleh Armenia

Militer Azerbaijan Masuki Kota Terakhir di Nagorno-Karabakh Yang Diserahkan Oleh Armenia

Selasa, 01 Dec 2020 20:25

Mujahedeen-e-Khalq Bantah Terlibat Pembunuhan Ahli Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh

Mujahedeen-e-Khalq Bantah Terlibat Pembunuhan Ahli Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh

Selasa, 01 Dec 2020 20:00

Anies Baswedan Positif Covid-19, Ridwan Kamil Doakan Segera Pulih dan Bertugas Kembali

Anies Baswedan Positif Covid-19, Ridwan Kamil Doakan Segera Pulih dan Bertugas Kembali

Selasa, 01 Dec 2020 19:42

Juru Bicara PA 212: Terlalu Banyak yang Berani Menyusahkan Ulama Habaib

Juru Bicara PA 212: Terlalu Banyak yang Berani Menyusahkan Ulama Habaib

Selasa, 01 Dec 2020 19:32

Pakistan Tidak Akan Mengakui Israel Di Tengah Desas-desus Tekanan Dari AS dan Sekutu Teluk

Pakistan Tidak Akan Mengakui Israel Di Tengah Desas-desus Tekanan Dari AS dan Sekutu Teluk

Selasa, 01 Dec 2020 19:15

Mahasiswi KPI STAI Attaqwa Bekasi Raih Prestasi Hifdzil Quran

Mahasiswi KPI STAI Attaqwa Bekasi Raih Prestasi Hifdzil Quran

Selasa, 01 Dec 2020 19:00

Laporan: Israel Bunuh Ahli Nuklir Iran Dengan 'Senapan Mesin Yang Dikendalikan Dari Jarak Jauh'

Laporan: Israel Bunuh Ahli Nuklir Iran Dengan 'Senapan Mesin Yang Dikendalikan Dari Jarak Jauh'

Selasa, 01 Dec 2020 17:45

Program Kerja Itu Harus Permudah Umat, Bukan Semata Angka Serapan

Program Kerja Itu Harus Permudah Umat, Bukan Semata Angka Serapan

Selasa, 01 Dec 2020 15:20

MIT Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi? Ini Analisa Pengamat

MIT Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi? Ini Analisa Pengamat

Selasa, 01 Dec 2020 15:11

Penguasa Baru itu Bernama Satgas Penanganan Covid-19

Penguasa Baru itu Bernama Satgas Penanganan Covid-19

Selasa, 01 Dec 2020 13:00

Nasihat Kematian

Nasihat Kematian

Selasa, 01 Dec 2020 11:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X