Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.326 views

Ruhut Tuduh Umat Islam Merongrong Pemerintah?

 

Oleh:

M Rizal Fadillah || Pemerhati Politik dan Kebangsaan

 

RUHUT Sutompul muncul lagi, horeee. Cuma saja kali ini Ruhut tidak lagi minta atau menantang bertarung dengan jaminan potong kupingnya kalau kalah bertarung. Seperti yang diumbar-umbar Ruhut ketika ingin mempertahankan sipenista Agama Islam Ahok bertarung di Pilkada Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu. Kemunculan Ruhut kali ini hanya untuk menggambarkan kondisi dan peta politik nasional kekinian. Huebat kan Ruhut?

Menurut gambaran politik Ruhut, tiga kelompok yang sekarang merongrong pemerintahan Jokowi. Ada kelompok Din Syamsuddin, kelompok 212, dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Wuiiiih, huebat sekali analisanya Ruhut, he he he. Ruhut menyatakan siap berjuang untuk Jokowi habis habisan. Tunggu perintah dari bossnya, Megawati.

Jadinya sekarang tiga kelompok lawan tiga Ruhut. Rehut pertama adalah Ruhut PDIP, Ruhut kedua adalah Ruhut Demokrat, dan Ruhut ketiga adalah Ruhut Golkar. Mati-matian sekarang Ruhut membela PDIP, serasa kader “aseli”. Ruhut bukan lagi kader PDIP indekost atau imigran. Sama seperti dulu ketiks Rhut menjadi kader paling Demokrat dan paling Golkar.

Walaupun demikian, wajarlah memang, kondisi bangsa ini sedang dilanda “politik angin anginan, politik jilat-menjilat dan politik mencari selamat kepada kekuasaan”. Kemana angin bergerak ke situ sang oknum berpijak eh berpihak. Lagi musimnya mencari sandaran untuk merapat ke penguasa. Kebetulan penguasa juga lagi membutuhkan pelampung penyelamat untuk menyelamatkan kapal yang hampir tenggelam di tengah badai dan ombak besar.

Mengerikan budaya politik menjilat yang tengah melanda bangsa ini dengan dahsyatnya. Seperti serasan para demang yang sedang membela penguasa kumpeni. Tidak peduli tingkat kejahatannya seperti apa? Termasuk menindas bangsanya sendiri. Persetan dengan harga diri, karena yang penting adalah “diri ada harga”. Mau menjadi “buzzer” atau “influencer” sama saja. Yang jelas semua ada pembina yang mengorder.

Sentimen kepada oposisi atau Islam kah tuan Ruhut sekarang ini ? Sebab Ruhut sebut Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) kelompok Din Syamsuddin yang tokoh Islam. Ruhut juga menyebut 212 juga aksi umat Islam terhadap penista agama Ahok. Lalu HTI juga pergerakan Islam. Apakah Ruhut mau bicara dan menyatakan bahwa yang merongrong pemerintahan Jokowi-Ma’ruf itu adalah umat Islam?

Kalau itu yang hendak dimaui oleh Ruhut, maka mungkin saja umat Islam akan memberikan predikat kepada Ruhut sebagai “musuh besar umat” hari ini. Jika demikian adanya, maka umat Islam tentu saja sangat siap untuk menghadapi apa saja yang dimaui oleh Ruhut. Bertarung di semua lini pun boleh. Toh, cuma sekedar menghadapi seorang Ruhut ini.

Sebagai orang yang mengerti hukum, tentu Ruhut faham bahwa menyebut Din Syamsudin dan kelompoknya sebagai perongrong Pemerintah itu harus dibuktikan. Jika tidak, maka berbalik menjadi delik yang menjerat Ruhut. Delik fitnah dan pencemaran. Lalu benarkah Pemerintah merasa terongrong ? Mahfudz, Luhut, Moeldoko atau “tokoh” Pemerintah lainnya pada diam, dan tidak ada ungkapan merasa terongrong.

Lagi pula apakah agar tidak terongrong, maka Pemerintah tidak boleh dikritik ? Suara beda dibungkam dan semua harus menurut patuh pada Pemerintah? Of course, no. Pemimpin yang tidak kompeten tidak boleh dibiarkan. Apalagi sewenang-wenang menguras kekayaan negara dan memeras warga negara. Hancur bangsa jika tidak ada pengawasan dan koreksi.

Ruhut mesti sadar bahwa negara ini sedang sakit. Mungkin juga sekarat. Kondisi ini terjadi sekarang disebabkan oleh merajalelanya Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Juga tingginya tingkat kesenjangan sosial, serta negara yang dikuasai kepentingan asing dan aseng. Benar bahwa “covid 19” merupakan ancaman bagi semua, baik pemimpin maupun rakyat. Tetapi pemimpin “stupid” adalah penyakit yang jauh lebih berbahaya.

Ruhut boleh saja memetakan berdasarkan asumsi sendiri tentang kelompok yang merongrong pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, tetapi rakyat, khususnya umat Islam juga dapat memetakan dan mencatat dimana Ruhut Sitompul berada. Tak ada kekuasaan yang abadi. Kita lihat saja.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X