Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.331 views

Cadar Dicecar, Buka Aurat Naik Pangkat?

Oleh: Rut Sri Wahyuningsih

Satu ketika, kami silahturahmi ke salah seorang tokoh. 

"Mengapa anda masuk menjadi salah satu pendukung rezim , padahal anda tahu berkali-kali mereka menunjukan phobia dan anti Islam?". 

"Ah..itu kan ulah media, yang sengaja memblow up statement seseorang atau kelompok, padahal gak lengkap dan bukan pada inti pokok yang dibahas si tokoh itu..".

Tak habis pikir, begitu keukehnya beliau "percaya" bahwa rezim akan kembali meraih suara rakyat dan kembali memegang tampuk kepemimpinan. Berbagai fakta yang dipaparkan pun tak membuat beliau berubah.

Jadi penasaran, apakah pendapatnya jika ia menjadi seorang Hayati Syafri, seorang dosen di Institut Agama Islam Negeri Kota Bukittinggi, Sumatera Barat yang dipecat tanpa dasar. Dosen ini hingga kini tetap bersikukuh keras mengenakan cadar di lingkungan kampus. Akibatnya, ia menerima surat keputusan pemberhentian dengan hormat atas dirinya sebagai dosen mata kuliah Speaking di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (viva.co.id, 23/02/2019)?

Masihkah ia berpendapat yang sama? Surat keputusan pemberhentian itu dikeluarkan langsung oleh Kementerian Agama RI.  Dengan keluarnya SK pemberhentian itu, secara otomatis telah menghentikan langkahnya mengabdikan diri sebagai dosen di kampus itu. Padahal potensinya luar biasa. Dengan gelar Doktor predikat Cum Laude,  IPK 3,83 yang diraihnya ia akan mampu menjadi salah satu tenaga pendidik yang handal. Yang dengan keilmuannya mampu mencetak generasi cerdas dan berguna bagi agama, bangsa dan negara.

Jika ia dipecat karena tindakan kriminal wajar,  karena  tindakan kriminal harus mendapatkan sanksi. Namun jika dipecat karena apa yang ia kenakan, sungguh terlalu! bukankah seorang muslimah yang taat pada perintah RabbNya, serta terikat penuh pada syariatnya adalah salah satu indikasi bahwa ia adalah sumber daya manusia yang unggul? Karena kinerja kerjanya bisa diukur dari bagaimana ia menjaga kemuliannya sebagai perempuan.

Nasib muslimah di negeri mayoritas penduduknya beragama Islam, ironis! Meskipun di negara muslim di belahan bumi yang lain juga mati-matian mempertahankan prinsipnya, namun di Indonesia yang penguasanya cenderung permisip adalah sebuah tanda bahwa ada stigma buruk yang hendak dicapkan kepada siapa saja yang mengaku beragama Islam.

Penguasa bergeming, alih-alih membela kebutuhan rakyat, namun nyatanya rakyat makin terhimpit. Terlihat betapa mereka menggenggam erat arahan tuannya, agar sebisa mungkin menghambat pergerakan Islam menuju kemenangan. Namun sanggupkah mereka menahan laju sinar matahari di langit, yang dengannya mampu membedakan mana baik dan mana buruk.

Lantas bagaimana dengan kaum yang merasa lebih berhak atas tubuh mereka, atau feminisme yang mereka serukan melalui berbagai aksi, diskusi, pamlet, vlog, akun sosmed dan lain sebagainya? Dukungan yang luar biasa, melalui rancangan UU- PKS telah siap memayungi semua tindakan mereka tanpa takut melanggar hukum. Astagfirullah..

Titik kritis inilah yang harus dipahami oleh kaum muslim. Sehingga kita tidak terjebak dalam jargon kosong perlindungan anak dan ibu, padahal di sisi lain hanya untuk memuaskan nafsu syahwat menjadi bebas tanpa aturan. Bahkan mengikuti arah pandang kaum sekuler, pembenci Islam. Allah berfirman dalam Qs .Al-Baqarah : 120

Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, \"Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya).\" Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah.

Maka jelaslah, agenda kaum kufar tak pernah sedetikpun berdamai dengan Islam. Sebaliknya mereka akan terus mengupayakan agar Islam berada di bawah kaki mereka. Ridha Allah adalah segalanya, mari kita berpegang teguh pada tali agama Allah, karena hanya itu yang bisa menyelamatkan kita di dunia dan di akhirat. Wallahu a' lam biashowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
MUI Jabar Pertimbangkan untuk Haramkan Game PUBG

MUI Jabar Pertimbangkan untuk Haramkan Game PUBG

Kamis, 21 Mar 2019 12:56

BPN akan Undang Pemantau/Pengawas Pemilu 2019 dari Luar

BPN akan Undang Pemantau/Pengawas Pemilu 2019 dari Luar

Kamis, 21 Mar 2019 12:31

Tagar 17 April Good Bye Jokowi Posisi Teratas di Twitter

Tagar 17 April Good Bye Jokowi Posisi Teratas di Twitter

Kamis, 21 Mar 2019 11:37

Respon TKN Dianggap Merendahkan NU

Respon TKN Dianggap Merendahkan NU

Kamis, 21 Mar 2019 11:31

Radovan Karadzic Divonis Seumur Hidup atas Genosida dan Kejahatan Perang Terhadap Muslim Bosnia

Radovan Karadzic Divonis Seumur Hidup atas Genosida dan Kejahatan Perang Terhadap Muslim Bosnia

Kamis, 21 Mar 2019 11:05

Solusi Kartu Jokowi Recehan dan Pergantian Rezim

Solusi Kartu Jokowi Recehan dan Pergantian Rezim

Kamis, 21 Mar 2019 10:31

Ilusi Kesetaraan Gender

Ilusi Kesetaraan Gender

Kamis, 21 Mar 2019 10:18

Selandia Baru Akan Siarkan Adzan Hari Jum'at Melalui TV Nasional Demi Menghormati Umat Muslim

Selandia Baru Akan Siarkan Adzan Hari Jum'at Melalui TV Nasional Demi Menghormati Umat Muslim

Kamis, 21 Mar 2019 10:01

Saldo Moralitas Menag Lukman Hakim Menjadi Nol

Saldo Moralitas Menag Lukman Hakim Menjadi Nol

Kamis, 21 Mar 2019 09:19

Sekjen PDIP Sebut OKE OCE Gagal, Faktanya OKE OCE Sudah Berinvestasi Rp350 Milyar Selama 2018

Sekjen PDIP Sebut OKE OCE Gagal, Faktanya OKE OCE Sudah Berinvestasi Rp350 Milyar Selama 2018

Kamis, 21 Mar 2019 09:04

Ritual Adat Batui dalam Timbangan Aqidah Islam (Bagian Kelima-Selesai)

Ritual Adat Batui dalam Timbangan Aqidah Islam (Bagian Kelima-Selesai)

Kamis, 21 Mar 2019 08:30

Keberatan dengan Artikel Tirto.id, Jonru Kirim Hak Jawab

Keberatan dengan Artikel Tirto.id, Jonru Kirim Hak Jawab

Kamis, 21 Mar 2019 07:46

Menyucikan Kementerian Agama

Menyucikan Kementerian Agama

Kamis, 21 Mar 2019 07:44

Tuntunan Syariah dalam Membidik Arah Pemberdayaan Perempuan

Tuntunan Syariah dalam Membidik Arah Pemberdayaan Perempuan

Kamis, 21 Mar 2019 06:05

Perempuan Mulia

Perempuan Mulia

Kamis, 21 Mar 2019 05:33

Pemimpin Kita Itu Visioner, tapi (Maaf) Saya Mau Coblos Pak Prabowo Saja

Pemimpin Kita Itu Visioner, tapi (Maaf) Saya Mau Coblos Pak Prabowo Saja

Kamis, 21 Mar 2019 03:27

Perilaku Korupsi Politisi Harus Diakhiri

Perilaku Korupsi Politisi Harus Diakhiri

Kamis, 21 Mar 2019 01:20

Hadapi Pilpres, Din Syamsuddin: Warga Muhammadiyah Tak Boleh Netral

Hadapi Pilpres, Din Syamsuddin: Warga Muhammadiyah Tak Boleh Netral

Rabu, 20 Mar 2019 23:16

Islam Solusi Berantas Korupsi

Islam Solusi Berantas Korupsi

Rabu, 20 Mar 2019 23:08

Akan Ada Upaya Cipta Kondisi hanya Rakyat Mayoritas tak Sejalan dengan Jokowi?

Akan Ada Upaya Cipta Kondisi hanya Rakyat Mayoritas tak Sejalan dengan Jokowi?

Rabu, 20 Mar 2019 22:05


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 19/03/2019 08:31

Pikiran Gila