Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.383 views

Cara Sederhana 6 Langkah Mendidik Adab Anak

Oleh: Siti Rahmah

Adab sangatlah penting untuk dikenalkan kepada anak sedari dini karena merupakan bagian dari pendidikan untuk menunjang pembentukan kepribadian anak. Adab itu sendiri memiliki makna sebagai kehalusan dan kebaikan budi pekerti; kesopanan; akhlak. Adapun “beradab” berarti mempunyai adab, mempunyai budi bahasa yg baik, berlaku sopan (www.kbbi.web.id).

Sedangkan kata adab menurut para ahli fiqih dan ahli hadits mempunyai makna dan pengertian yang berbeda. Mereka mengatakan bahwa pengertian adab adalah menggunakan perkataan, perbuatan, dan hal ihwal yang bagus. Ada pula diantara para ulama yang mengatakan bahwa adab adalah meninggalkan sesuatu yang membawa kejelekan (aib). Di samping itu ada yang mengatakan bahwa pengertian adab adalah menghiasi diri dengan hiasan orang-orang yang memiliki keutamaan. Menurut pendapat lain, arti adab adalah tidak bermaksiat kepada Allah dan tidak merusak harga diri. Ada pula yang mengatakan bahwa adab berarti takwa kepada Allah. Jadi, orang yang bertakwa kepada Allah adalah orang yang beradab.

Sehingga bisa dipahami bahwa adab adalah akhlak yang juga merupakan bentuk pelaksanaan terhadap hukum syara'. Tentu saja adab ini wajib ibu ajarkan kepada anak-anaknya. Bahkan sebelum anak mulai mempelajari ilmu, maka ibu terlebih dahulu harus menanamkan adab kepada anak-anaknya.

Terkait hal ini kita bisa memetik pelajaran dari kisah ulam-ulama salaf yang begitu konsen dalam penanaman adab. Bahkan ulama terdahulu tidak akan melepas anak-anaknya keluar menuntut ilmu dan tidak akan mengajarkan ilmu, sebelum mereka yakin dengan pembentukan adab sang anak.

Seperti halnya dikisahkan oleh Imam Darul Hijrah, Imam Malik rahimahullah pernah berkata pada seorang pemuda Quraisy,

“Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.”

Sebagaimana Yusuf bin Al Husain juga berkata,

بالأدب تفهم العلم

“Dengan mempelajari adab, maka engkau jadi mudah memahami ilmu.”

Imam Malik juga pernah berkata, “Dulu ibuku menyuruhku untuk duduk bermajelis dengan Robi’ah Ibnu Abi ‘Abdirrahman -seorang fakih di kota Madinah di masanya-. Ibuku berkata

تعلم من أدبه قبل علمه

“Pelajarilah adab darinya sebelum mengambil ilmunya.”

Urgensi Belajar "Adab"

Sebagaimana kisah-kisah yang dituturkan diatas, menjadi hal yang sangat penting bagi orangtua untuk menanamkan adab. Hilangnya adab dan rusaknya akhlak akan menjadi bencana besar dalam kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat. Banyaknya kasus kerusakan adab nampak di tengah-tengah masyarakat saat ini. Sebut saja salah satunya adalah sikap anak yang tidak menghormati kedua orangtuanya, gurunya dan orang yang lebih tua darinya. Lebih dari itu, munculnya kasus-kasus anak yang membunuh orangtuanya, membunuh guru, padahal penyebabnya hal yang sepele. Atau bahkan muncul juga kisah anak yang memenjarakan orangtuanya, menganiaya dan berlaku semena-mena. Hal itu tidak bisa dilepaskan dari hilangnya adab dari anak-anak kita.

Dekadensi adab ini jika dibiarkan akan menggerus roda kehidupan menuju kehancuran. Anak tidak lagi mau mendengarkan nasihat orangtua, cenderung memaksakan kehendak, dan ujungnya bertingkah laku tanpa ada batasan dan aturan.

Tentu hal ini tidak bisa dibiarkan. Oleh karena itu, penanaman adab menjadi sesuatu yang penting dilakukan, bahkan diajarkan kepada anak sebelum mereka memasuki usia baligh. Cara mengajarkan dengan tahapan-tahapan dan langkah-langkah strategis guna tercapainya tujuan. Dalam hal ini orangtua harus memiliki acuan langkah untuk pembentukannya. Setidaknya ada enam langkah yang bisa dilakukan orangtua dalam menanamkan adab kepada anak-anaknya. Diantaranya adalah:

1. Menanamkan akidah. Ini pondasi penting di dalam membangun kekokohan pribadi anak. Akidah yang ditanamkan secara benar akan menghujam dalam kepribadian anak. Akidah ini juga yang akan menjadi dasar bagi sang anak dalam menjalani kehidupannya. Akidah ini ibarat sebuah akar dalam sebatang pohon. Jika akarnya kuat, maka pohon pun akan tumbuh dengan kokoh, batangnya sehat, rantingnya kuat daunnya rimbun, buahnya pun manis.

Begitu manusia yang memiliki akidah yang kokoh, maka dia akan menjadi pribadi yang kuat dalam pelaksanaan hukum Islam. Dia juga akan bermanfaat untuk sekitar, adab dan akhlaknya terpelihara membuat orang-orang terdekatnya nyaman berada disekitarnya. Dan ilmu yang dimilikinya pun akan menjadi ilmu yang bermanfaat yang bisa menyejukan orang-orang yang haus akan kebenaran Islam.

2. Mengenalkan kepribadian dan sosok Rasulullah saw. Ajarkanlah keteladanan Rasulullah supaya anak mengenal bagaimana sikap yang harus diteladani. Anak pun akan memiliki standar yang jelas terkait adab yang harus diikuti. Lebih dari itu akan lahir kecintaan anak kepada keagungan sosok Rasulullah Saw. Maka dengan begitu anak akan menjadikan Rasulullah sebagai suri tauladannya dalam kehidupan.

3. Teladan dari orangtua. Tentu saja poin ini juga menjadi bagian penting dalam proses pengajaran. Bagaimana anak bisa mengenal adab yang baik kalau orangtua tidak mengajarkan. Pengajaran ini bisa berupa nasehat juga contoh langsung atau keteladanan. Untuk merekatkan nasehat supaya terwujud dalam kepribadian anak maka teladan adalah unsur penting. Bagaimana mungkin anak akan memiliki adab yang baik jika orangtua tidak mencontohkannya, atau mungkin apa yang disampaikan orangtua berbeda dengan apa yang dilakukan. Maka jika hal ini terjadi justru akan menimbulkan kebingungan tersendiri bagi anaknya.

4. Mengenalkan dan membiasakan mengucapkan kalimat-kalimat thoyibah. Seperti membiasakan membaca  basmalah sebelum memulai sesuatu, hamdalah setelah menyelesaikan sesuatu dan sebagainya. Dengan mengucapkan kalimat Thoyibah maka akan menjadi rem tersendiri bagi anak agar tidak mengucapkan kata-kata kotor atau mengumpat.

5. Jauhkan anak dari lingkungan buruk. Ini tentu saja penting, lingkungan sekitar akan sangat berdampak dalam pembiasaan perilaku baik anak. Jika di rumah kebiasaan baik sudah ditanamkan, tapi di lingkungan justru mengajarkan sebaliknya, maka anak akan cenderung mengikuti yang biasa dilakukan teman-temannya. Apalagi jika kebiasaan buruk itu termasuk yang menyenangkan dan melenakan, maka bukan tidak mungkin anak akan sangat mudah mengikutinya. Termasuk di sini adalah orangtua juga harus memilihkan teman bagi anak. Dengan siapa dia bergaul dan bersahabat maka itu akan menentukan kebiasaanya. Jauh-jauh hari Rasulullah sudah mengingatkan terkait hal ini dalam sabdanya yang mulia Rasulullah Saw bersabda;

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari)

6. Orangtua harus senantiasa selektif dalam milih tayangan media. Baik media elektronik maupun media sosial. Kontrol dan pendampingan harus senantiasa dilakukan oleh orangtua. Jangan pernah membiarkan anak main gadget ataupun nonton TV sendiri tanpa dikontrol dan tanpa pendampingan.

Proses ini memang tidak mudah. Tapi jika dilakukan dengan penuh kesadaran bahwa anak adalah amanah, maka orangtua akan bersungguh-sungguh dalam menjalaninya. Bagaimanapun setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah. Selain itu orangtua juga harus memahami bahwa baik buruknya anak adalah cerminan dirinya. Karena anak dilahirkan dalam kondisi fitrah, maka dialah yang membentuknya, membangun karakternya dan  mewarnai pribadinya. Oleh karena itu bentuklah kebiasaan dan karakter anak sehingga memiliki karakter yang indah dan kepribadian kuat yaitu kepribadian Islam.

Selama kesempatan itu ada, maka berusahalah membangun adab anak. Nikmatilah prosesnya dan bersabarlah menjalaninya. Niscaya buah dari upaya itu akan terlihat jika orangtuanya bersungguh-sungguh dalam mempersiapkannya. Insya Allah. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Harus Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Harus Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya harus diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Harus Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Harus Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Jum'at, 20 Sep 2019 10:16

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Kamis, 19 Sep 2019 23:53

India Klaim Sudah Mencabut 93% Pembatasan di Kashmir

India Klaim Sudah Mencabut 93% Pembatasan di Kashmir

Kamis, 19 Sep 2019 23:30

Dubes Saudi untuk London Sebut Pembunuhan Khashoggi Sebagai Noda

Dubes Saudi untuk London Sebut Pembunuhan Khashoggi Sebagai Noda

Kamis, 19 Sep 2019 22:03

Bom Bunuh Diri Tewaskan 20 Orang di Afghanistan

Bom Bunuh Diri Tewaskan 20 Orang di Afghanistan

Kamis, 19 Sep 2019 21:56

Laporan: Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Indonesia Capai Provinsi Selatan Thailand

Laporan: Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Indonesia Capai Provinsi Selatan Thailand

Kamis, 19 Sep 2019 21:05

Kerjakan Shalat Sunnah di Rumah agar Tak Jadi 'Kuburan'

Kerjakan Shalat Sunnah di Rumah agar Tak Jadi 'Kuburan'

Kamis, 19 Sep 2019 21:00

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Kamis, 19 Sep 2019 20:47

Prancis: Klaim Syi'ah Houtsi Mereka Penyerang Fasilitas Minyak Saudi 'Tidak Terlalu Kredibel'

Prancis: Klaim Syi'ah Houtsi Mereka Penyerang Fasilitas Minyak Saudi 'Tidak Terlalu Kredibel'

Kamis, 19 Sep 2019 20:35

UEA Bergabung dengan Koalisi Pimpinan AS untuk Lindungi Jalur Laut Timur Tengah

UEA Bergabung dengan Koalisi Pimpinan AS untuk Lindungi Jalur Laut Timur Tengah

Kamis, 19 Sep 2019 20:00

Kandidat Presiden Tunisia Masih Tetap di Penjara

Kandidat Presiden Tunisia Masih Tetap di Penjara

Kamis, 19 Sep 2019 19:42

Menkeu Saudi Sebut Serangan Terhadap Ladang Minyak Aramco Tidak Memiliki Dampak Pada Ekonomi

Menkeu Saudi Sebut Serangan Terhadap Ladang Minyak Aramco Tidak Memiliki Dampak Pada Ekonomi

Kamis, 19 Sep 2019 19:15

Serangan Udara AS Tewaskan 30 Warga Sipil di Nangarhar Afghanistan

Serangan Udara AS Tewaskan 30 Warga Sipil di Nangarhar Afghanistan

Kamis, 19 Sep 2019 18:30

Menlu AS dan Pangeran Salman Diskusikan Serangan Terhadap Fasilitas Minyak Saudi

Menlu AS dan Pangeran Salman Diskusikan Serangan Terhadap Fasilitas Minyak Saudi

Kamis, 19 Sep 2019 18:24

120 Orang Tewas atau Terluka dalam Serangan Taliban di Markas Intelijen Afghanistan di Zabul

120 Orang Tewas atau Terluka dalam Serangan Taliban di Markas Intelijen Afghanistan di Zabul

Kamis, 19 Sep 2019 17:44

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Kamis, 19 Sep 2019 10:57

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Kamis, 19 Sep 2019 10:23

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Kamis, 19 Sep 2019 09:23

Menyoal Film The Santri

Menyoal Film The Santri

Kamis, 19 Sep 2019 08:40

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Kamis, 19 Sep 2019 07:34


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Kamis, 19/09/2019 08:40

Menyoal Film The Santri