Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.441 views

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Oleh: Siti Rahmah

Lahirnya RUU P-KS adalah bentuk kegagalan berpikir. Masyarakat digiring untuk memiliki konsep pemikiran seperti yang diinginkan oleh kaum feminis yaitu memiliki otoritas penuh akan kehidupannya. Termasuk menjadikan tubuhnya adalah miliknya secara mutlak. Sehingga sebagai pemilik dia merasa bebas menentukan apapun yang diinginkan.  

Ide sesat ini terus menerus dikampanyekan, dengan harapan bisa menjadi opini umum yang kemudian diterima dan diakui keberadaannya. Tentu tidak mudah untuk memupuk pemikiran irasional ditengah kehidupan masyarakat religi terutama di Indonesia yang mayoritas muslim. Butuh upaya keras yang berkesinambungan untuk mewujudkan ide tersebut.

Segala upaya pun ditempuh, mulai dari mengkampanyekan, menyerang hukum-hukum  dan norma agama yang sensitif. Mereka menggugat hukum Islam yang terkait waris, kepemimpinan dalam keluarga, hukum poligami dan aturan berpakaian. Begitupun dengan hukum Islam yang menjelaskan tentang  masalah kedudukan dan pembagian peran dalam kehidupan. Seakan menjadi isu seksi untuk terus dikuliti dan dikebiri.

Selain itu, keragu-raguan terhadap aturan agama pun  terus diperjuangkan oleh kaum feminis. Langkah berikutnya yang lebih strategis yang kemudian mereka lakukan adalah menyerang dan membenturkan aturan agama Islam dengan membuat undang-undang. Tentu saja langkah ini mereka anggap sebagai langkah paling ampuh. Karena UU mampu mengikat seseorang dengan legal. Bila aturan yang sudah diamandemen dalam UU ini bersebarangan dengan  aturan agama yang diyakini maka UU inilah yang akan dimenangkan.

Inilah yang melatarbelakangi lahirnya berbagai UU yang sekilas seolah menguntungkan pihak perempuan yang mereka posisikan sebagai pihak lemah yang terzalimi. Sebagaimana akhir-akhir ini gencar opini RUU P-KS yang mereka klaim sebagai bentuk perlindungan untuk kaum wanita. Padahal sejatinya kaum feminis yang berkolaborasi dengan penguasa hendak mewujudkan kebebasan dalam pengaturan tubuh dan perilaku seksual terutama untuk perempuan.

Draft RUU ini mereka sebut sebagai "persetujuan" atau 'titik point' terpenting. Konsep ini tidak memandang perilaku seksual yang dilakukan sebagai halal atau haram dan baik atau buruk. Tapi terletak pada kerelaan, suka atau tidak suka. Jika perilaku seksual tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka maka tidak ada seorang pun yang berhak menggugatnya. Tidak norma agama, tidak juga negara pun dengan orangtuanya. Jangankan menggugat dan mengontrol, melakukan pengaturan pun tidak diperkenankan. Seorang perempuan bebas memilih pakaian seperti apa pun yang dia inginkan dan berperilaku seks dengan siapa pun, dimana pun sesuai kehendaknya.

Bisa disimpulkan RUU ini jika disahkan maka akan berpotensi melegalkan perzinahan. Karena perzinahan tidak dianggap kekerasan jika dilakukan  atas dasar suka sama suka. Begitupun RUU ini berpotensi menyuburkan perilaku LGBT, melegalkan perilaku prostitusi dan aborsi jika hal itu dilakukan atas kesadaran sendiri. Bahaya berikutnya adalah RUU ini berpontensi mengkriminalisasi hubungan seksual yang halal apabila dianggap sebagai pemaksaan.

Sekelumit masalah baru yang tentu sangat dahsyat jika RUU ini dilegalkan. Kerusakan masyarakat tidak dapat dielakkan jika ide khayalan ini sampai diberlakukan. Padahal bagi seorang muslim harusnya memahami bahwa manusia adalah makhluk yang Allah ciptakan dengan tujuan untuk beribadah. Sebagaimana firman-nya;

"Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku”. (QS. Adz Dzariyat: 56).

Sebagai pencipta tentunya Allah yang memiliki  otoritas untuk mengatur hidup manusia. Karena Allah yang paling mengetahui hakikat kebutuhan manusia. Sehingga ketika manusia berjalan sesuai dengan pengaturannya maka kemaslahatan dan keberlangsungan kehidupan akan tercapai. Berbeda jika aturan ini dicampakkan, kemudian manusia merasa paling berhak atas hidup dan tubuhnya. Dia merasa paling berhak membuat aturan untuk hidupnya. Dan sesungguhnya hal itu hanya akan menimbulkan kerusakan sosial.

Poin penting dari semua itu adalah bahwa seorang muslim wajib hukumnya terikat kepada hukum Allah. Ketaatan yang bukan semata-mata karena maslahat tapi keyakinan diri sebagai hamba yang mengabdi hanya kepada Rabb, yang mencipta dan paling berhak mengatur dirinya. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Latest News
Pencermatan Ka’ban Pascasidang MK

Pencermatan Ka’ban Pascasidang MK

Senin, 17 Jun 2019 18:01

Fenomena Pembubaran Kajian

Fenomena Pembubaran Kajian

Senin, 17 Jun 2019 16:01

Apresiasi untuk (Ketua) MK

Apresiasi untuk (Ketua) MK

Senin, 17 Jun 2019 16:01

Liga Arab Desak Militer Sudan Segera Serahkan Kekuasaan ke Sipil

Liga Arab Desak Militer Sudan Segera Serahkan Kekuasaan ke Sipil

Senin, 17 Jun 2019 15:58

Istri PM Israel Dihukum karena Salahgunakan Dana Publik

Istri PM Israel Dihukum karena Salahgunakan Dana Publik

Senin, 17 Jun 2019 15:32

Israel Miliki Hampir 100 Hulu Ledak Nuklir

Israel Miliki Hampir 100 Hulu Ledak Nuklir

Senin, 17 Jun 2019 15:19

Halal bi Halal Salimah bersama Majelis Taklim dan Aa Gym

Halal bi Halal Salimah bersama Majelis Taklim dan Aa Gym

Senin, 17 Jun 2019 15:08

LPSK Siap Beri Perlindungan Para Saksi dan Ahli Sidang Sengketa Pilpres di MK

LPSK Siap Beri Perlindungan Para Saksi dan Ahli Sidang Sengketa Pilpres di MK

Senin, 17 Jun 2019 14:03

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh yang Lain?

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh yang Lain?

Senin, 17 Jun 2019 10:50

Ikuti Jejak NU dan Muhammadiyah, Persis Segera Produksi Film Layar Lebar

Ikuti Jejak NU dan Muhammadiyah, Persis Segera Produksi Film Layar Lebar

Senin, 17 Jun 2019 08:49

Militer Mali Klaim Pasukan Prancis dan Mali Tewaskan 20 Jihadis dalam Operasi di Akabar

Militer Mali Klaim Pasukan Prancis dan Mali Tewaskan 20 Jihadis dalam Operasi di Akabar

Ahad, 16 Jun 2019 22:45

50 Tahanan Palestina Lakukan Upaya Mogok Makan Baru di Penjara Israel

50 Tahanan Palestina Lakukan Upaya Mogok Makan Baru di Penjara Israel

Ahad, 16 Jun 2019 22:35

Erdogan: Sistem Pertahanan Rudal S-400 Akan Mulai Tiba Bulan Juli

Erdogan: Sistem Pertahanan Rudal S-400 Akan Mulai Tiba Bulan Juli

Ahad, 16 Jun 2019 22:15

Serangan Pemboman Al-Shabaab di Ibukota Somalia dan Perbatasan Kenya Tewaskan 18 Orang

Serangan Pemboman Al-Shabaab di Ibukota Somalia dan Perbatasan Kenya Tewaskan 18 Orang

Ahad, 16 Jun 2019 22:00

Mantan Presiden Omar al-Bashir Akan Dirujuk ke Pengadilan Setelah Masa Banding Satu Pekan

Mantan Presiden Omar al-Bashir Akan Dirujuk ke Pengadilan Setelah Masa Banding Satu Pekan

Ahad, 16 Jun 2019 21:31

Menjaga Persaudaraan sebagai Implementasi Nilai-nilai Ketaqwaan Pasca Ramadhan

Menjaga Persaudaraan sebagai Implementasi Nilai-nilai Ketaqwaan Pasca Ramadhan

Ahad, 16 Jun 2019 09:53

Waspada Narasi Toleransi

Waspada Narasi Toleransi

Ahad, 16 Jun 2019 08:25

[VIDEO] FLASHDISK HYPER-ISLAM PALING LENGKAP 32 GB, #HyperDisk Islami !!

[VIDEO] FLASHDISK HYPER-ISLAM PALING LENGKAP 32 GB, #HyperDisk Islami !!

Ahad, 16 Jun 2019 08:20

Yes, Kini Ada Perpustakaan Islam Apps dalam HP Android Kamu!

Yes, Kini Ada Perpustakaan Islam Apps dalam HP Android Kamu!

Ahad, 16 Jun 2019 07:53

Mantan Presiden Terguling Sudan akan Diadili Pekan Depan

Mantan Presiden Terguling Sudan akan Diadili Pekan Depan

Ahad, 16 Jun 2019 07:22


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 14/06/2019 12:22

Masa Krusial Jokowi