Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.164 views

Rekonsiliasi dan Konstalasi Politik Pasca MRT

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Prabowo dan Jokowi sudah bertemu (13/7/2019). MRT Lebak Bulus jadi saksi. Kenapa di MRT? Mungkin ingin memberi kesan "gaul" dan menyampaikan pesan ke publik bahwa mereka berdua siap menjalankan kereta bangsa ini.

Budi Gunawan (BG), ketua BIN yang kabarnya cukup dekat dan jadi orang kepercayaan Megawati ini adalah sosok yang disebut-sebut sukses mendesign acara rekonsiliasi di MRT itu. Rekonsiliasi itu semakin matang setelah ditindaklanjuti dalam pertemuan "Bawang Putih" di Teuku Umar, rumah tinggal Megawati (24/7/2019). Disebut Pertemuan "Bawang Putih", karena Megawati menyiapkan bawang putih yang dipilihnya sendiri untuk nasi goreng spesial buat mantan cawapresnya di pilpres 2009, yaitu Prabowo Subianto. Pertemuan ini menjadi perhatian karena dihadiri oleh Prabowo, kubu yang lima tahun terakhir ini jadi oposisi, dan Megawati, ketua umum partai yang mengusung pemenang pilpres 2014 dan 2019 yaitu Jokowi.

Selain didampingi putera-puterinya, Megawati juga ditemani Pramono Anung dan BG. Kok ada BG? BG bukan kader PDIP, dan bukan pula kader partai apapun. Meski bukan kader partai, BG punya peran penting buat Jokowi dan Megawati. Ada dugaan, BG akan menggantikan peran Luhut Binsar Panjaitan (LBP) yang sudah "pamitan" di atas pusaran kubur seniornya LB Moerdani, mantan Pangab era Soeharto.

Mungkinkah tampilnya BG ini bagian dari persiapan pilpres 2024? Maksudnya BG digadang-gadang jadi capres 2024 untuk melawan Anies Baswedan? Sepertinya design-nya memang untuk itu. Kalau benar, maka rekruitmen Prabowo ke dalam gerbong istana bisa diartikan sebagai upaya memotong jalur Anies ke Gerindra.

BG, selaku ketua BIN merasa berkepentingan untuk menjaga stabilitas nasional, agar bangsa ini tidak terbelah, kata Wawan Hari Purwanto, juru bicara BIN (24/7). Ada betulnya. Dan seharusnya memang begitu. Tapi, apakah harus tampil? Ikut duduk dan makan semeja dengan Prabowo-Megawati? Sutradara itu perannya di belakang layar. Tidak ada sutradara yang ikut casting, kecuali sang sutradara memang menjadi bagian dari aktor.

Pertemuan di MRT dan Teuku Umar membuat faksi Surya Paloh cs, yaitu Nasdem, PKB, PPP dan Golkar ketar-ketir. Mereka khawatir karena merasa terancam kekuatan posisioningnya di partai koalisi. Apalagi, empat partai ini memang tidak dilibatkan dalam rencana dua pertemuan itu.  Mereka kemudian bereaksi dengan membuat manuver. Empat ketum partai mengadakan pertemuan di Godangdia, kantor DPP Nasden (22/7). Persis dua hari sebelum rencana Prabowo ketemu Megawati.

Tak hanya sampai disitu, Surya Paloh pun bertemu Anies Baswedan, Gubernur DKI yang disebut-sebut sebagai calon presiden terkuat di 2024. Pertemuan ini semuka direncanakan sebelum Anies ke Amerika. Baru terealisasi tanggal 24 Juli 2019. Bertepatan dengan situasi politik yang sedang memanas.

Pertemuan Surya Paloh dengan tiga ketum partai itu bertepatan dengan rencana agenda pertemuan Prabowo dan Megawati di Teuku Umar, rumah tinggal Megawati. Entah kebetulan, atau disengaja. Yang pasti, adanya dua pertemuan yang saling tak terkordinasikan itu memperjelas lahirnya dua faksi kepentingan dalam kubu Jokowi. Faksi Surya Paloh cs dan faksi Megawati. Faksi Surya Paloh cs mulai merapat ke Anies Baswedan. Dan faksi Megawati mulai membranding BG dengan menggandeng Gerindra. Mungkin analisis ini terlalu dini. Tapi, jika kedua faksi ini tak bisa kompromi, maka besar kemungkinan akan berlanjut hingga 2024.

Pertemuan dua mantan capres di MRT Lebak Bulus ternyata adalah awal tidak saja dimulainya rekonsiliasi, tapi juga perseteruan faksi-faksi, baik faksi di kubu Prabowo maupun kubu Jokowi. Di kedua kubu ini mengalami keretakan.

Pertemuan MRT membuat babak baru dalam konstalasi politik di Indonesia. Memilih rekonsiliasi, Prabowo berpotensi kehilangan partner koalisinya yaitu PKS yang selama lima tahun terakhir setia bersekutu dengannya. PKS lebih memilih oposisi. Kendati Aboe Bakar Al-Habsy, salah seorang senior PKS yang dikenal dekat dengan istana ini cenderung mendorong PKS untuk rekonsiliasi. Tapi, nampaknya ketua Dewan Syuro dan Presiden PKS mendapat dukungan kuat dari jajaran pengurus dan para kader untuk memilih oposisi.

Selain berpisah dengan sekutunya, Prabowo juga mulai ditinggalkan oleh para pendukungnya. Mereka kecewa, dan bahkan marah karena merasa dikhianati oleh Prabowo. Apalagi mengingat Gendis, anak kelas lima SD yang membongkar tabungannya untuk menyumbang biaya kampanye Prabowo.

Sebagai upaya untuk membangun lagi kepercayaan para pendukungnya, orang-orang di lingkaran Prabowo mencoba melakukan dua hal. Pertama, membuat opini bahwa apa yang dilakukan Prabowo itu demi untuk menyelamatkan para pendukungnya. Argumentasi yang lebih "melankolis' lagi: untuk menyelamatkan bangsa dan negara. Lingkaran Prabowo secara masif mengekspos keberhasilan Prabowo mengeluarkan para tahanan aksi 21-22 Mei. Jumlahnya bahkan mencapai ratusan tahanan.

Kedua, ada tim yang beroperasi untuk melobi para tokoh dan simpul-simpul dari para pendukung Prabowo. Para personil yang menjalankan operasi ini diantaranya adalah pensiunan jenderal. Merekalah yang datangi para tokoh dan ulama untuk bisa menerima keputusan rekonsiliasi. Memahamkan kepada para tokoh dan ulama itu tentang apa alasan dan untung ruginya Prabowo mau rekonsiliasi. Kecuali Amien Rais, sepertinya akan tetap menjadi tokoh oposisi yang sulit dinegosiasi. Habib Rizieq? Belum ada kabar! Mungkin sedang istikharah.

Sementara di kubu Jokowi, muncul dua faksi. Faksi PDIP dan faksi Surya Paloh cs, yaitu Nasdem, Golkar, PKB dan PPP. Hanura, PBB dan PSI? Kemungkinan akan tetap diakomodir kepentingan ketua umumnya, tapi bukan partainya. Itupun jika ada sisa-sisa jabatan yang masih bisa dibagi untuk Oesman Sapta Odang (Oso) dan Yusril Ihza Mahendra.

Akankan Prabowo mendapatkan jatah kursi kabinet sesuai dengan proposalnya yaitu 44 persen? Menghayal! Bahasa gaulnya: ngimpi kali ya? Kalau dua, tiga atau empat kursi, itu mungkin. Itupun masih harus menyaksikan ketegangan antara Jokowi-Mega dengan faksinya Surya Paloh cs.

Apakah Prabowo mau dengan dua, tiga atau empat kursi? Sepertinya gak ada pintu lagi bagi Prabowo untuk keluar dari rekonsiliasi. Disini narasi Prabowo tentang "Point of No Return" mendapatkan realisasinya. Tidak akan mundur dari rekonsiliasi. Apakah ini sekaligus menganulir narasi "timbul tenggelam bersama rakyat"? Sejarah nanti yang akan menjawab. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 27/7/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

Selasa, 15 Oct 2019 21:35

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

Selasa, 15 Oct 2019 21:25

"Bagiku Ini adalah Teguran, Karena Menunda Salat!"

Selasa, 15 Oct 2019 19:55

Teroris YPG Paksa Pemuda Lokal untuk Bertempur Melawan Pasukan Turki di Suriah Utara

Teroris YPG Paksa Pemuda Lokal untuk Bertempur Melawan Pasukan Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 18:00

Mahasiswa antara Amanat dan Tudingan Pengkhianat

Mahasiswa antara Amanat dan Tudingan Pengkhianat

Selasa, 15 Oct 2019 17:50

Pasukan Saudi Ambil Alih Pelabuhan Aden di Yaman Selatan

Pasukan Saudi Ambil Alih Pelabuhan Aden di Yaman Selatan

Selasa, 15 Oct 2019 16:45

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 12:30

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Selasa, 15 Oct 2019 11:34

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Selasa, 15 Oct 2019 11:08

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 10:30

Melihat Amerika Dari Dekat

Melihat Amerika Dari Dekat

Selasa, 15 Oct 2019 09:26

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Selasa, 15 Oct 2019 09:04

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Selasa, 15 Oct 2019 07:30

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Selasa, 15 Oct 2019 06:14

Korupsi dalam Pandangan Islam

Korupsi dalam Pandangan Islam

Senin, 14 Oct 2019 21:45

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Senin, 14 Oct 2019 21:19

Fenomena Hijrah

Fenomena Hijrah

Senin, 14 Oct 2019 19:37

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Senin, 14 Oct 2019 17:34

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Senin, 14 Oct 2019 16:59

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Senin, 14 Oct 2019 16:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X