Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.748 views

RUU PKS, Pintu Gerbang Perbesar Kebebasan

Oleh:

Aufa Adzkiya*

 

AKHIR-AKHIR ini kita sedang dihebohkan dengan sebuah Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau biasa di singkat RUU PKS, yang telah dibahas oleh DPR sejak Januari 2016 lalu. Latar belakang diusungnya RUU PKS ialah akibat semakin banyaknya kekerasan seksual yang telah dialami oleh perempuan dan anak. Jumlah kekerasan ini pun tiap tahunnya mengalami peningkatan terhitung ditahun 2016 terdapat 259.150 kasus, kemudian pada tahun 2017 naik drastis menjadi 335.062 kasus. Oleh karena itu dengan dalih ini segerombol orang ingin mengurangi kasus kekerasan seksual dengan di canangkannya RUU PKS ini.

Sekilas memang nampak ingin mensolusikan, namun sayang meminimalisir kekerasan seksual dengan RUU PKS malah membuka gerbang kebebasan lebih besar. Kabut komentar dan kritik telah banyak menyelimuti, terutama para ahli banyak yang menyoroti definisi kekerasan yang sangat umum dan bisa disalahgunakan bahkan tidak sedikit yang menyampaikan adanya RUU PKS ini adalah gerbong pelegalan pintu perzinahan.

Apabila kita melihat arti dari kekerasan seksual dengan mengutip dari draft RUU PKS yaitu setiap perbuatan merendahkan, menghina, menyerang dan ataupun perbuatan yang lainnya terhadap tubuh, hasrat seksual seseorang, dan atau fungsi reproduksi secara paksa, bertentangan dengan kehendak seseorang yang menyebabkan seseorang itu tidak mampu memberikan persetujuan dalam keadaan bebas karena ketimpangan relasi kuasa dan atau relasi gender yang berakibat atau dapat berakibat penderitaan atau kesesengsaraan secara fisik, psikis, seksual, kerugian secara ekonomi, sosial, budaya, dan atau politik. Salah satu kritik disini ialah apakah ketika seseorang melakukan seksual tanpa dipaksa atau secara suka rela maka ia akan bebas dan diperbolehkan? Sungguh ini adalah hasil sebuah pemikiran keliru bahkan berani menabrak aturan Allah SWT.

RUU PKS sebenarnya merupakan breakdown dari UU KKG (Kesetaraan dan Keadilan Gender) yang dahulu telah berhasil ditolak banyak fraksi partai islam. Kini  berganti baju yang nampak apik yaitu menjadi RUU PKS yang pengusungnya pun tetap sama dari kaum feminis.

Apabila kita memang serius ingin menghapuskan kekerasan seksual pada perempuan dan anak, maka yang kita rubah mulai dari akar masalahnya, bukan hanya sekedar sebuah keputusan-keputusan yang masih memiliki banyak makna bahkan berpeluang untuk semakin banyak terjadinya kekerasan seksual. Akar masalahnya ialah gaya hidup yang sekuler dan senantiasa mendiskreditkan aturan agama yakni aurat yang terus senantiasa diumbar, pergaulan yang tidak ada batasan, pornografi maupun pornoaksi yang merajalela, dan masih banyak yang lainnya. Apabila ini terus ada maka akan tetap ada yang namanya kekerasan seksual.

Inilah hasil dari sebuah aturan yang manusia buat tidak solutif dan menyeluruh dalam menyelesaikan sebuah permasalahan karena sesuai dengan hawa nafsunya semata dan dapat berubah-ubah karena tidak disandarkan kepada landasan yang pasti. Oleh karena itu kita butuh solusi yang solutif yang dapat mengatur dengan rapih tatanan kehidupan bukan hanya dalam satu aspek masalah saja, aturan tersebut tidak lain dan tidak bukan ialah aturan berasal dari Allah SWT sang Maha Pencipta dan Maha Pengatur, yang dapat mengatur secara keseluruhan manusia, kehidupan dan alam semesta karena Penciptalah yang lebih tau mana yang terbaik dan buruk untuk makhluk Nya. Aturan menyeluruh yang berasal dari Allah SWT tentu ialah syariat islam. Dalam Islam tidak ada yang namanya kekerasan seksual, karena Islam akan mencegah, memiliki hukum yang tegas, dan lingkungan akan saling menjaga.

Pencegahan dalam islam salah satunya yaitu dari segi sistem pergaulan, interaksi laki-laki dan perempuan dibatasin hanya dalam hal pendidikan, jual beli, kesehatan, dan transportasi. Laki-laki dan perempuan tidak boleh khalwat (berdua-duaan) ataupun ikhtilat (campur baur). Selain itu, setiap individu akan dididik menjadi pribadi yang islami yang melaksanakan syariat islam. Bahkan pada masa Rasulullah SAW ketika Islam telah diterapkan dalam tatanan Negara, beberapa kali seseorang yang telah melakukan pelanggaran dan setelah mereka menyadari kesalahan nya, maka mereka segera bertaubat dan jujur mengatakan kesalahan tersebut kepada hakim dan minta untuk dihukum karena saking khawatirnya dengan siksa Allah SWT yang sangat pedih di akhirat. *Aktivis dakwah kampus dan pegiat di Pena Langit

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 12:30

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Selasa, 15 Oct 2019 11:34

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Selasa, 15 Oct 2019 11:08

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 10:30

Melihat Amerika Dari Dekat

Melihat Amerika Dari Dekat

Selasa, 15 Oct 2019 09:26

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Selasa, 15 Oct 2019 09:04

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Selasa, 15 Oct 2019 07:30

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Selasa, 15 Oct 2019 06:14

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

Selasa, 15 Oct 2019 02:25

Korupsi dalam Pandangan Islam

Korupsi dalam Pandangan Islam

Senin, 14 Oct 2019 21:45

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Senin, 14 Oct 2019 21:19

Fenomena Hijrah

Fenomena Hijrah

Senin, 14 Oct 2019 19:37

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Senin, 14 Oct 2019 17:34

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Senin, 14 Oct 2019 16:59

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Senin, 14 Oct 2019 16:30

Alumni IPB Bantu Korban Gempa Ambon

Alumni IPB Bantu Korban Gempa Ambon

Senin, 14 Oct 2019 14:45

Saudi Sebut Tidak Terlibat dalam Dugaan Serangan Kapal Tanker Minyak Iran di Laut Merah

Saudi Sebut Tidak Terlibat dalam Dugaan Serangan Kapal Tanker Minyak Iran di Laut Merah

Senin, 14 Oct 2019 14:30

Pemuda Kesatria, Putra dari Wanita Mulia

Pemuda Kesatria, Putra dari Wanita Mulia

Senin, 14 Oct 2019 13:42

Prancis Pastikan Keamanan Personel Militer dan Sipil dari Suriah Utara Setelah AS Tarik Pasukan

Prancis Pastikan Keamanan Personel Militer dan Sipil dari Suriah Utara Setelah AS Tarik Pasukan

Senin, 14 Oct 2019 13:35

YPG 'Bebaskan' Ratusan Tahanan Islamic State (IS) dari Kamp Tahanan Ayn Al-Issa

YPG 'Bebaskan' Ratusan Tahanan Islamic State (IS) dari Kamp Tahanan Ayn Al-Issa

Senin, 14 Oct 2019 10:45


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X