Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.132 views

Pemimpin Idaman Pilihan Generasi Kekinian

Oleh: Ummu Fathan*

Keberadaan sosok pemimpin adalah bagian yang sangat penting dalam
kehidupan bermasyarakat. Bahkan posisi pemimpin diibaratkan sebagai
salah satu penopang dalam menjaga eksistensi sebuah masyarakat. Imam
Ibnu Qutaibah ad Dainuri pernah mengutip syair dari Afwah al Audi
terkait kepemimpinan: “Tidak akan baik suatu kaum itu hidup
tercerai-berai tanpa memiliki pemimpin dan tidak terhitung memiliki
pemimpin jika orang-orang bodoh di antara mereka yang menjadi
pemimpin.”

Sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya memiliki pemimpin, negeri ini
pun juga akan menggelar pemilihan presiden tahun 2019 ini. Ajang yang
sangat menentukan hadirnya pemimpin baru bagi negeri ini. Generasi
kekinian yang melek berita media tentu sudah mengetahuinya. Terlebih
debat perdana calon presiden dan wakil presiden telah digelar beberapa
waktu lalu. Dan dari sana, secara garis besar bisa diketahui bagaimana
pemikiran masing-masing calon terhadap sejumlah isu yang dipersoalkan.
Dapat pula dibaca secara singkat bagaimana sekiranya kemampuan
retorika masing-masing calon jika diminta berkomunikasi secara formal.

Penilaian awal ini sekiranya tengah menjadi perbincangan hangat bagi
kawula muda dan generasi kekinian yang menghidupkan dunia maya. Arah
opini di media sosial tentang keutamaan kandidat masing-masing terus
berlanjut. Ada yang berdasarkan fakta, namun juga tidak jarang yang
berbalut asumsi. Bahkan ada pula di antaranya yang mengandung unsur
hoax. Namun semuanya menunjukkan arah yang sama, bahwa sebenarnya pada generasi kekinian tersimpan kerinduan terhadap sosok pemimpin idaman.

Agaknya kekecewaan terhadap berbagai kondisi hidup saat ini yang jauh
dari harapan menjadi energi yang menggerakkan semangat mereka untuk
berkontribusi dalam kancah pencarian pimpinan. Tentunya, agar kekecewaan tak berulang setiap individu haruslah banyak mengambil pelajaran. Dan sepanjang kehidupan umat akhir zaman ini, Muhammad SAW lah yang menjadi sebaik-baik tempat dan sumber mengambil pelajaran, termasuk dalam hal kepemimpinan. Bahkan sejak ribuan tahun lalu, beliau telah memiliki pakem yang keren terkait kepemimpinan agar harapan mendapat pemimpin idaman tak berujung memperoleh pimpinan yang
bodoh.

Nabi pernah mendoakan Kaab Bin Ujrah agar dilindungi Allah SWT
dari kepemimpinan kaum yang bodoh. Lalu Kaab bertanya tentang siapakah
mereka, dan Nabi bersabda:
“Mereka adalah para pemimpin sesudahku. Siapa saja yang mendatangi
pintu-pintu mereka, lalu membenarkan kebohongan mereka dan mendukung
kezaliman mereka, maka mereka bukan dari golonganku dan tidak bisa
mendatangiku di telaga kelak. Siapa yang tidak mendatangi pintu-pintu
mereka, tidak membenarkan kebohongan mereka dan tidak mendukung
kezaliman mereka maka mereka adalah bagian dariku, aku pun bagian dari
mereka dan dia akan mendatangiku di telaga” (HR Ahmad dan An Nasai).

Menurut keterangan dari Nabi Muhammad, pemimpin idaman bermakna mereka yang tidak bohong dan tidak zalim. Terkait hakikat pemimpin bohong HR Bukhari dan Muslim menjelaskan: “Tidaklah seorang hamba yang Allah
jadikan pemimpin untuk mengurus rakyat, mati pada hari dia menipu
rakyatnya, kecuali Allah mengharamkan surga bagi dirinya”. Mengenai
definisi pemimpin zalim itu sendiri, yang dimaksud adalah mereka yang
dalam kepemimpinannya tidak mau berhukum dengan hukum Allah SWT, yakni yang enggan berhukum dengan Alquran, sebagaimana firmanNya dalam surat Almaidah ayat 55.

Menipu rakyat tentu banyak contohnya. Janji yang terucap dan tak
ditepati, bahkan ketika ditagih sekalipun, adalah salah satu
contohnya. Dan mirisnya di alam demokrasi seperti saat ini, banyak
yang melakukan hal demikian. Ketika menjelang pemilihan, janji manis
diobral, ketika sudah duduk di kekuasaan yang terjadi tidak sama
dengan yang dijanjikan. Akibatnya rakyat, termasuk pula generasi
kekinian merasakan sendiri sudahnya bertahan hidup. Bahkan yang terasa
kezhaliman banyak ditemukan.

Oleh karenanya, dua arahan dari Nabi terkait pemimpin yang tidak boleh
diikuti tadi sekiranya bisa dijadikan panutan agar generasi kekinian
tak kecewa dalam mencari pemimpin idaman. Lebih dari itu, agar pilihan
benar-benar aman, hendaklah memilih yang benar-benar mampu memenuhi
kriteria pemimpin dalam Islam. Kriteria tersebut meliputi: harus
seorang Muslim (dalilnya surat Annisa ayat 141), harus seorang
laki-laki, harus balig, harus berakal, harus orang yang merdeka, harus
orang yang mampu dan harus orang yang adil. Dengan berpedoman pada kriteria pemimpin Islam ini, niscaya pemimpin idaman akan didapatkan. Sosok pemimpin yang tidak hanya sebatas menjajikan gemilang kesejahteraan, tapi juga pemimpin yang menerapkan Alquran dan sumber hukum lainnya sebagai satu-satunya dasar dalam menjalankan kehidupan kenegaraan. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Member TSC, Freelance Author

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Jum'at, 22 Feb 2019 23:09

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Jum'at, 22 Feb 2019 22:31

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Jum'at, 22 Feb 2019 21:47

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Jum'at, 22 Feb 2019 21:35

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Jum'at, 22 Feb 2019 21:00

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:55

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Jum'at, 22 Feb 2019 20:23

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:04

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jum'at, 22 Feb 2019 19:55

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Jum'at, 22 Feb 2019 17:47

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Jum'at, 22 Feb 2019 17:45

Militer Rusia dan Suriah Blokir Rute Pasokan Makanan dan Barang ke Kamp Pengungsi Rukban

Militer Rusia dan Suriah Blokir Rute Pasokan Makanan dan Barang ke Kamp Pengungsi Rukban

Jum'at, 22 Feb 2019 17:00

Lindungi Rakyat Kecil, Anies Siap Hadapi Mafia

Lindungi Rakyat Kecil, Anies Siap Hadapi Mafia

Jum'at, 22 Feb 2019 16:45

Misteri 'Earpice'

Misteri 'Earpice'

Jum'at, 22 Feb 2019 16:42

Prabowo adalah Motor Lahirnya UU Desa

Prabowo adalah Motor Lahirnya UU Desa

Jum'at, 22 Feb 2019 16:21

Tak Jadi Ditarik Sepenuhnya, AS Sisakan 200 Tentara Sebagai 'Penjaga Perdamaian' di Suriah

Tak Jadi Ditarik Sepenuhnya, AS Sisakan 200 Tentara Sebagai 'Penjaga Perdamaian' di Suriah

Jum'at, 22 Feb 2019 16:15

Catut Logo Persis, Deklator Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Minta Maaaf

Catut Logo Persis, Deklator Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Minta Maaaf

Jum'at, 22 Feb 2019 14:50

Tersesat dan Bohong Dana Desa Perintah Jokowi

Tersesat dan Bohong Dana Desa Perintah Jokowi

Jum'at, 22 Feb 2019 14:21

Mahfud MD Disebut Kesurupan oleh Andi

Mahfud MD Disebut Kesurupan oleh Andi

Jum'at, 22 Feb 2019 12:21

Kesakralan ‘Sajadah Bekas’

Kesakralan ‘Sajadah Bekas’

Jum'at, 22 Feb 2019 11:38


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X