Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.244 views

Pemimpin Idaman Pilihan Generasi Kekinian

Oleh: Ummu Fathan*

Keberadaan sosok pemimpin adalah bagian yang sangat penting dalam
kehidupan bermasyarakat. Bahkan posisi pemimpin diibaratkan sebagai
salah satu penopang dalam menjaga eksistensi sebuah masyarakat. Imam
Ibnu Qutaibah ad Dainuri pernah mengutip syair dari Afwah al Audi
terkait kepemimpinan: “Tidak akan baik suatu kaum itu hidup
tercerai-berai tanpa memiliki pemimpin dan tidak terhitung memiliki
pemimpin jika orang-orang bodoh di antara mereka yang menjadi
pemimpin.”

Sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya memiliki pemimpin, negeri ini
pun juga akan menggelar pemilihan presiden tahun 2019 ini. Ajang yang
sangat menentukan hadirnya pemimpin baru bagi negeri ini. Generasi
kekinian yang melek berita media tentu sudah mengetahuinya. Terlebih
debat perdana calon presiden dan wakil presiden telah digelar beberapa
waktu lalu. Dan dari sana, secara garis besar bisa diketahui bagaimana
pemikiran masing-masing calon terhadap sejumlah isu yang dipersoalkan.
Dapat pula dibaca secara singkat bagaimana sekiranya kemampuan
retorika masing-masing calon jika diminta berkomunikasi secara formal.

Penilaian awal ini sekiranya tengah menjadi perbincangan hangat bagi
kawula muda dan generasi kekinian yang menghidupkan dunia maya. Arah
opini di media sosial tentang keutamaan kandidat masing-masing terus
berlanjut. Ada yang berdasarkan fakta, namun juga tidak jarang yang
berbalut asumsi. Bahkan ada pula di antaranya yang mengandung unsur
hoax. Namun semuanya menunjukkan arah yang sama, bahwa sebenarnya pada generasi kekinian tersimpan kerinduan terhadap sosok pemimpin idaman.

Agaknya kekecewaan terhadap berbagai kondisi hidup saat ini yang jauh
dari harapan menjadi energi yang menggerakkan semangat mereka untuk
berkontribusi dalam kancah pencarian pimpinan. Tentunya, agar kekecewaan tak berulang setiap individu haruslah banyak mengambil pelajaran. Dan sepanjang kehidupan umat akhir zaman ini, Muhammad SAW lah yang menjadi sebaik-baik tempat dan sumber mengambil pelajaran, termasuk dalam hal kepemimpinan. Bahkan sejak ribuan tahun lalu, beliau telah memiliki pakem yang keren terkait kepemimpinan agar harapan mendapat pemimpin idaman tak berujung memperoleh pimpinan yang
bodoh.

Nabi pernah mendoakan Kaab Bin Ujrah agar dilindungi Allah SWT
dari kepemimpinan kaum yang bodoh. Lalu Kaab bertanya tentang siapakah
mereka, dan Nabi bersabda:
“Mereka adalah para pemimpin sesudahku. Siapa saja yang mendatangi
pintu-pintu mereka, lalu membenarkan kebohongan mereka dan mendukung
kezaliman mereka, maka mereka bukan dari golonganku dan tidak bisa
mendatangiku di telaga kelak. Siapa yang tidak mendatangi pintu-pintu
mereka, tidak membenarkan kebohongan mereka dan tidak mendukung
kezaliman mereka maka mereka adalah bagian dariku, aku pun bagian dari
mereka dan dia akan mendatangiku di telaga” (HR Ahmad dan An Nasai).

Menurut keterangan dari Nabi Muhammad, pemimpin idaman bermakna mereka yang tidak bohong dan tidak zalim. Terkait hakikat pemimpin bohong HR Bukhari dan Muslim menjelaskan: “Tidaklah seorang hamba yang Allah
jadikan pemimpin untuk mengurus rakyat, mati pada hari dia menipu
rakyatnya, kecuali Allah mengharamkan surga bagi dirinya”. Mengenai
definisi pemimpin zalim itu sendiri, yang dimaksud adalah mereka yang
dalam kepemimpinannya tidak mau berhukum dengan hukum Allah SWT, yakni yang enggan berhukum dengan Alquran, sebagaimana firmanNya dalam surat Almaidah ayat 55.

Menipu rakyat tentu banyak contohnya. Janji yang terucap dan tak
ditepati, bahkan ketika ditagih sekalipun, adalah salah satu
contohnya. Dan mirisnya di alam demokrasi seperti saat ini, banyak
yang melakukan hal demikian. Ketika menjelang pemilihan, janji manis
diobral, ketika sudah duduk di kekuasaan yang terjadi tidak sama
dengan yang dijanjikan. Akibatnya rakyat, termasuk pula generasi
kekinian merasakan sendiri sudahnya bertahan hidup. Bahkan yang terasa
kezhaliman banyak ditemukan.

Oleh karenanya, dua arahan dari Nabi terkait pemimpin yang tidak boleh
diikuti tadi sekiranya bisa dijadikan panutan agar generasi kekinian
tak kecewa dalam mencari pemimpin idaman. Lebih dari itu, agar pilihan
benar-benar aman, hendaklah memilih yang benar-benar mampu memenuhi
kriteria pemimpin dalam Islam. Kriteria tersebut meliputi: harus
seorang Muslim (dalilnya surat Annisa ayat 141), harus seorang
laki-laki, harus balig, harus berakal, harus orang yang merdeka, harus
orang yang mampu dan harus orang yang adil. Dengan berpedoman pada kriteria pemimpin Islam ini, niscaya pemimpin idaman akan didapatkan. Sosok pemimpin yang tidak hanya sebatas menjajikan gemilang kesejahteraan, tapi juga pemimpin yang menerapkan Alquran dan sumber hukum lainnya sebagai satu-satunya dasar dalam menjalankan kehidupan kenegaraan. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Member TSC, Freelance Author

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Ketika Lembaga Suvei Terdegradasi

Ketika Lembaga Suvei Terdegradasi

Selasa, 23 Apr 2019 12:06

Maling Teriak Maling

Maling Teriak Maling

Selasa, 23 Apr 2019 11:00

Diejek karena Ungkap Kecurangan

Diejek karena Ungkap Kecurangan

Selasa, 23 Apr 2019 10:55

FUIB Sulsel Akan Lakukan People Power Jika KPU Curang

FUIB Sulsel Akan Lakukan People Power Jika KPU Curang

Selasa, 23 Apr 2019 10:07

BRIB: KPU Jangan Main-main dengan Rakyat

BRIB: KPU Jangan Main-main dengan Rakyat

Selasa, 23 Apr 2019 09:49

LIPI Butuh Kapal Riset, Harga 110 Juta Dolar

LIPI Butuh Kapal Riset, Harga 110 Juta Dolar

Selasa, 23 Apr 2019 09:25

Deklarasi Kemenangan 02 Berdasarkan Data di Lapangan

Deklarasi Kemenangan 02 Berdasarkan Data di Lapangan

Selasa, 23 Apr 2019 09:25

Pangan Murah untuk Emak

Pangan Murah untuk Emak

Selasa, 23 Apr 2019 09:07

Fahira Idris Minta Evaluasi Pemilu 2019

Fahira Idris Minta Evaluasi Pemilu 2019

Selasa, 23 Apr 2019 08:26

LBH WMI Soroti Pendistribusian Logistik Pemilu yang Tidak Sesuai UU

LBH WMI Soroti Pendistribusian Logistik Pemilu yang Tidak Sesuai UU

Senin, 22 Apr 2019 20:53

Dubes Prancis untuk AS: Israel Sebuah Rezim Apartheid

Dubes Prancis untuk AS: Israel Sebuah Rezim Apartheid

Senin, 22 Apr 2019 20:17

Cegah Memanasnya Perhitungan Suara dengan Ini

Cegah Memanasnya Perhitungan Suara dengan Ini

Senin, 22 Apr 2019 20:09

Liga Arab Janjikan 100 Juta USD untuk Otoritas Palestina Setiap Bulan

Liga Arab Janjikan 100 Juta USD untuk Otoritas Palestina Setiap Bulan

Senin, 22 Apr 2019 20:04

Habib Rizieq Sebut Luhut dan Hendro Dalang Kecurangan Pilpres

Habib Rizieq Sebut Luhut dan Hendro Dalang Kecurangan Pilpres

Senin, 22 Apr 2019 19:44

Polisi Sri Lanka Tangkap 24 Orang Terkait Serangan Bom di Gereja dan Hotel

Polisi Sri Lanka Tangkap 24 Orang Terkait Serangan Bom di Gereja dan Hotel

Senin, 22 Apr 2019 19:31

Emak-emak, Milenial, Perjuangan Belum Usai, Sandi: Mari Kita Kawal Hingga Tuntas

Emak-emak, Milenial, Perjuangan Belum Usai, Sandi: Mari Kita Kawal Hingga Tuntas

Senin, 22 Apr 2019 19:27

Bambang: Kecurangan Pemilu 2019 Terstruktur, Sistematis dan Masif

Bambang: Kecurangan Pemilu 2019 Terstruktur, Sistematis dan Masif

Senin, 22 Apr 2019 19:24

12 Tentara Tewas dalam Serangan Jihadis di Mali Tengah

12 Tentara Tewas dalam Serangan Jihadis di Mali Tengah

Senin, 22 Apr 2019 19:15

Fahri Hamzah Menilai (Grup) Media Ini Kejam

Fahri Hamzah Menilai (Grup) Media Ini Kejam

Senin, 22 Apr 2019 19:09

Hamas Kecam Keterlibatan UEA dalam Latihan Militer Bersama Israel

Hamas Kecam Keterlibatan UEA dalam Latihan Militer Bersama Israel

Senin, 22 Apr 2019 19:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X