Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.448 views

Rumitnya Memilih Pemimpin Di Era Demokrsi

Oleh: Dewi Ummu Maul (Ibu Rumah Tangga)

Rencana Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang akan menghilangkan kisi-kisi pertanyaan untuk kedua peserta paslon Capres dan Cawapres di acara debat yang kedua yang akan digelar pada tanggal 17 Februari 2019 mendatang,di sambut baik oleh kedua Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-sandi.

Sebelumnya, Ilham Saputra mengatakan bahwa debat pilpres 2019 yang pertama tidak sesuai ekspektasi bahkan ia mengatakan Debat tersebut kurang seru karena peserta telah lebih dulu diberikan kisi-kisi pertanyaan.

Setelah melakukan rapat pleno terkait evaluasi untuk acara Debat kedua akhirnya Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan akan melakukan perbaikan supaya Debat kedua lebih baik,salah satunya menghilangkan kisi-kisi pertanyaan dan menambah durasi waktu untuk peserta agar visi misi dari peserta sedikitnya bisa tersampaikan ke rakyat juga akan memperbaiki teknis panggung,hal ini dituturkan oleh Wahyu Setiawan di Hotel,jalan Sultan Agung,Jakarta Selatan Minggu 20 Januari 2019.

Rumitnya memilih seorang pemimpin (Kepala Negara) di dalam sistem Demokrasi saat ini adalah hal yang biasa diterjadi,untuk memilih seorang Pemimpin/Presidendilakukan beberapa langkah terlebih dahulu salah satunya diadakan acara Debat pilpres yang acaranya di adakan secara langsung oleh stasiun televisi tujuannya adalah agar rakyat mengetahui visi misi dari calon pemimpin yang akan mereka pilih nanti.

Untuk kesekian kalinya negeri ini melakukan pergantian pemimpin tujuannya untuk membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju lagi serta mensejahterakan rakyat,selalu kata-kata itu yang digunakan oleh calon pemimpin ketika mereka melakukan kampanyenya.

Janji-janji itu yang sering terlontar ketika mereka mencalonkan diri menjadi Presiden justru sering tidak terpenuhi ketika mereka sudah menjabat. Contoh saat ini saja pemimpinnya, dulu ketika mencalonkan  banyak sekali mengobral janji namun kita bisa merasakan janji tersebut, apakah sudah terealisasi?

Saat ini kita bisa merasakan kondisi keadaan masyarakat menengah kebawah saat ini susahnya luar biasa tingkat kemiskinan bertambah, tingkat kejahatan semakin menjadi itu karena sistem ekonomi yang carut marut yang tengah dialami oleh rakyat, sulitnya mencari pekerjaan,seharusnya itu tidak terjadi di negara kita yang sangat kaya sumber daya alamnya namun faktanya sekarang masyarakat justru banyak yang melarat dinegeri sendiri. Ibarat "tikus mati di lumbung padi".

Pemimpin yang lahir dalam sistem Demokrasi sampai saat ini tidak ada yang benar-benar mendahulukan kepentingan rakyat malah cenderung mengobral janji dan hanya mengurusi hal-hal duniawi saja serta memperkaya diri sendiri.

Pemimpin yang baik (Kepala Negara) adalah pemimpin yang sederhana, jujur,baik,cerdas dan amanah dengan begitu rakyatnya akan sejahtera,sebaliknya jika pemimpinnya tidak jujur,korup, serta menzalimi rakyat maka rakyatnya akan sengsara.

Berbeda dengan sistem yang diterapkan dalam sistem Islam, ketika mengangkat seorang pemimpin (Kholifah) dilakukan secara hati-hati.Dalam Islam mengangkat pemimpin itu dikembalikan kepada hukum syara' yakni seseorang yang mampu menerapkan syariah di dalam negara ke-KHILAFAHAN, maka di lakukanlah pembaitan kepada calon Kholifah tersebut.

Di jaman ke Khilafahan dulu seseorang yang senantiasa diangkat menjadi seorang pemimpin mereka banyak yang memiliki rasa takut, takut tidak bisa mensejahterakan rakyat dan cenderung diam dalam arti tidak banyak bicara.

Terlebih mengobral janji karena pemimpin yang lahir dalam peradaban Islam adalah seseorang yang tidak hanya tau urusan seputar didunia saja, akan tetapi mereka mengetahui serta yakin bahwa segala sesuatu yang dilakukan didunia akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Wallahu’alam Bi Shawwab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Selasa, 07 Jul 2020 22:08

Skandal Politik Pilpers

Skandal Politik Pilpers

Selasa, 07 Jul 2020 22:00

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

Selasa, 07 Jul 2020 21:26

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Selasa, 07 Jul 2020 20:50

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

Selasa, 07 Jul 2020 20:35

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

Selasa, 07 Jul 2020 20:33

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di  PII

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di PII

Selasa, 07 Jul 2020 19:15

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

Selasa, 07 Jul 2020 18:19

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Selasa, 07 Jul 2020 15:00

Turki Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Baru ke Libya Setelah Serangan di Pangkalan Al-Watiya

Turki Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Baru ke Libya Setelah Serangan di Pangkalan Al-Watiya

Selasa, 07 Jul 2020 14:15

Pembantu MBS Saud Al-Qahatani Ancam Putra Khashoggi 6 Bulan Sebelum Pembunuhan Ayahnya

Pembantu MBS Saud Al-Qahatani Ancam Putra Khashoggi 6 Bulan Sebelum Pembunuhan Ayahnya

Selasa, 07 Jul 2020 13:00

Saudi Umumkan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Selama Haji 2020

Saudi Umumkan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Selama Haji 2020

Selasa, 07 Jul 2020 12:30

Fenomena Partai Semangka Pascapenolakan RUU HIP di Negeri +62

Fenomena Partai Semangka Pascapenolakan RUU HIP di Negeri +62

Selasa, 07 Jul 2020 11:48

Mengapa Anies Keluarkan Pergub Baru Reklamasi?

Mengapa Anies Keluarkan Pergub Baru Reklamasi?

Selasa, 07 Jul 2020 01:59

Pasar Modal Indonesia Diambang Kiamat

Pasar Modal Indonesia Diambang Kiamat

Senin, 06 Jul 2020 23:56

Apa yang Dibaca Saat Sujud Sahwi? Ini Jawaban Syaikh Bin Bazz

Apa yang Dibaca Saat Sujud Sahwi? Ini Jawaban Syaikh Bin Bazz

Senin, 06 Jul 2020 23:01

Yang Bermasalah Itu Kalian, Bukan Pancasila

Yang Bermasalah Itu Kalian, Bukan Pancasila

Senin, 06 Jul 2020 22:51

Somalia Tolak Tawaran 'Konyol' UEA untuk Berperang di Yaman

Somalia Tolak Tawaran 'Konyol' UEA untuk Berperang di Yaman

Senin, 06 Jul 2020 22:45

Laporan: Otoritas Saudi Minta Pembayaran 15 Miliar USD dari Mantan Putra Mahkota Bin Nayef

Laporan: Otoritas Saudi Minta Pembayaran 15 Miliar USD dari Mantan Putra Mahkota Bin Nayef

Senin, 06 Jul 2020 22:25

Turki Bersumpah Balas Serangan di Pangkalan Al-Watiya Libya yang Merusak Sistem Pertahanan Mereka

Turki Bersumpah Balas Serangan di Pangkalan Al-Watiya Libya yang Merusak Sistem Pertahanan Mereka

Senin, 06 Jul 2020 22:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 06/07/2020 15:55

Mengkhianati Bung Karno