Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.866 views

Rumitnya Memilih Pemimpin Di Era Demokrsi

Oleh: Dewi Ummu Maul (Ibu Rumah Tangga)

Rencana Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang akan menghilangkan kisi-kisi pertanyaan untuk kedua peserta paslon Capres dan Cawapres di acara debat yang kedua yang akan digelar pada tanggal 17 Februari 2019 mendatang,di sambut baik oleh kedua Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-sandi.

Sebelumnya, Ilham Saputra mengatakan bahwa debat pilpres 2019 yang pertama tidak sesuai ekspektasi bahkan ia mengatakan Debat tersebut kurang seru karena peserta telah lebih dulu diberikan kisi-kisi pertanyaan.

Setelah melakukan rapat pleno terkait evaluasi untuk acara Debat kedua akhirnya Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan akan melakukan perbaikan supaya Debat kedua lebih baik,salah satunya menghilangkan kisi-kisi pertanyaan dan menambah durasi waktu untuk peserta agar visi misi dari peserta sedikitnya bisa tersampaikan ke rakyat juga akan memperbaiki teknis panggung,hal ini dituturkan oleh Wahyu Setiawan di Hotel,jalan Sultan Agung,Jakarta Selatan Minggu 20 Januari 2019.

Rumitnya memilih seorang pemimpin (Kepala Negara) di dalam sistem Demokrasi saat ini adalah hal yang biasa diterjadi,untuk memilih seorang Pemimpin/Presidendilakukan beberapa langkah terlebih dahulu salah satunya diadakan acara Debat pilpres yang acaranya di adakan secara langsung oleh stasiun televisi tujuannya adalah agar rakyat mengetahui visi misi dari calon pemimpin yang akan mereka pilih nanti.

Untuk kesekian kalinya negeri ini melakukan pergantian pemimpin tujuannya untuk membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju lagi serta mensejahterakan rakyat,selalu kata-kata itu yang digunakan oleh calon pemimpin ketika mereka melakukan kampanyenya.

Janji-janji itu yang sering terlontar ketika mereka mencalonkan diri menjadi Presiden justru sering tidak terpenuhi ketika mereka sudah menjabat. Contoh saat ini saja pemimpinnya, dulu ketika mencalonkan  banyak sekali mengobral janji namun kita bisa merasakan janji tersebut, apakah sudah terealisasi?

Saat ini kita bisa merasakan kondisi keadaan masyarakat menengah kebawah saat ini susahnya luar biasa tingkat kemiskinan bertambah, tingkat kejahatan semakin menjadi itu karena sistem ekonomi yang carut marut yang tengah dialami oleh rakyat, sulitnya mencari pekerjaan,seharusnya itu tidak terjadi di negara kita yang sangat kaya sumber daya alamnya namun faktanya sekarang masyarakat justru banyak yang melarat dinegeri sendiri. Ibarat "tikus mati di lumbung padi".

Pemimpin yang lahir dalam sistem Demokrasi sampai saat ini tidak ada yang benar-benar mendahulukan kepentingan rakyat malah cenderung mengobral janji dan hanya mengurusi hal-hal duniawi saja serta memperkaya diri sendiri.

Pemimpin yang baik (Kepala Negara) adalah pemimpin yang sederhana, jujur,baik,cerdas dan amanah dengan begitu rakyatnya akan sejahtera,sebaliknya jika pemimpinnya tidak jujur,korup, serta menzalimi rakyat maka rakyatnya akan sengsara.

Berbeda dengan sistem yang diterapkan dalam sistem Islam, ketika mengangkat seorang pemimpin (Kholifah) dilakukan secara hati-hati.Dalam Islam mengangkat pemimpin itu dikembalikan kepada hukum syara' yakni seseorang yang mampu menerapkan syariah di dalam negara ke-KHILAFAHAN, maka di lakukanlah pembaitan kepada calon Kholifah tersebut.

Di jaman ke Khilafahan dulu seseorang yang senantiasa diangkat menjadi seorang pemimpin mereka banyak yang memiliki rasa takut, takut tidak bisa mensejahterakan rakyat dan cenderung diam dalam arti tidak banyak bicara.

Terlebih mengobral janji karena pemimpin yang lahir dalam peradaban Islam adalah seseorang yang tidak hanya tau urusan seputar didunia saja, akan tetapi mereka mengetahui serta yakin bahwa segala sesuatu yang dilakukan didunia akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Wallahu’alam Bi Shawwab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Jum'at, 22 Feb 2019 23:09

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Jum'at, 22 Feb 2019 22:31

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Jum'at, 22 Feb 2019 21:47

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Jum'at, 22 Feb 2019 21:35

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Jum'at, 22 Feb 2019 21:00

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:55

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Jum'at, 22 Feb 2019 20:23

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:04

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jum'at, 22 Feb 2019 19:55

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Jum'at, 22 Feb 2019 17:47

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Jum'at, 22 Feb 2019 17:45

Militer Rusia dan Suriah Blokir Rute Pasokan Makanan dan Barang ke Kamp Pengungsi Rukban

Militer Rusia dan Suriah Blokir Rute Pasokan Makanan dan Barang ke Kamp Pengungsi Rukban

Jum'at, 22 Feb 2019 17:00

Lindungi Rakyat Kecil, Anies Siap Hadapi Mafia

Lindungi Rakyat Kecil, Anies Siap Hadapi Mafia

Jum'at, 22 Feb 2019 16:45

Misteri 'Earpice'

Misteri 'Earpice'

Jum'at, 22 Feb 2019 16:42

Prabowo adalah Motor Lahirnya UU Desa

Prabowo adalah Motor Lahirnya UU Desa

Jum'at, 22 Feb 2019 16:21

Tak Jadi Ditarik Sepenuhnya, AS Sisakan 200 Tentara Sebagai 'Penjaga Perdamaian' di Suriah

Tak Jadi Ditarik Sepenuhnya, AS Sisakan 200 Tentara Sebagai 'Penjaga Perdamaian' di Suriah

Jum'at, 22 Feb 2019 16:15

Catut Logo Persis, Deklator Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Minta Maaaf

Catut Logo Persis, Deklator Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Minta Maaaf

Jum'at, 22 Feb 2019 14:50

Tersesat dan Bohong Dana Desa Perintah Jokowi

Tersesat dan Bohong Dana Desa Perintah Jokowi

Jum'at, 22 Feb 2019 14:21

Mahfud MD Disebut Kesurupan oleh Andi

Mahfud MD Disebut Kesurupan oleh Andi

Jum'at, 22 Feb 2019 12:21

Kesakralan ‘Sajadah Bekas’

Kesakralan ‘Sajadah Bekas’

Jum'at, 22 Feb 2019 11:38


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X