Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.968 views

Rumitnya Memilih Pemimpin Di Era Demokrsi

Oleh: Dewi Ummu Maul (Ibu Rumah Tangga)

Rencana Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang akan menghilangkan kisi-kisi pertanyaan untuk kedua peserta paslon Capres dan Cawapres di acara debat yang kedua yang akan digelar pada tanggal 17 Februari 2019 mendatang,di sambut baik oleh kedua Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-sandi.

Sebelumnya, Ilham Saputra mengatakan bahwa debat pilpres 2019 yang pertama tidak sesuai ekspektasi bahkan ia mengatakan Debat tersebut kurang seru karena peserta telah lebih dulu diberikan kisi-kisi pertanyaan.

Setelah melakukan rapat pleno terkait evaluasi untuk acara Debat kedua akhirnya Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan akan melakukan perbaikan supaya Debat kedua lebih baik,salah satunya menghilangkan kisi-kisi pertanyaan dan menambah durasi waktu untuk peserta agar visi misi dari peserta sedikitnya bisa tersampaikan ke rakyat juga akan memperbaiki teknis panggung,hal ini dituturkan oleh Wahyu Setiawan di Hotel,jalan Sultan Agung,Jakarta Selatan Minggu 20 Januari 2019.

Rumitnya memilih seorang pemimpin (Kepala Negara) di dalam sistem Demokrasi saat ini adalah hal yang biasa diterjadi,untuk memilih seorang Pemimpin/Presidendilakukan beberapa langkah terlebih dahulu salah satunya diadakan acara Debat pilpres yang acaranya di adakan secara langsung oleh stasiun televisi tujuannya adalah agar rakyat mengetahui visi misi dari calon pemimpin yang akan mereka pilih nanti.

Untuk kesekian kalinya negeri ini melakukan pergantian pemimpin tujuannya untuk membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju lagi serta mensejahterakan rakyat,selalu kata-kata itu yang digunakan oleh calon pemimpin ketika mereka melakukan kampanyenya.

Janji-janji itu yang sering terlontar ketika mereka mencalonkan diri menjadi Presiden justru sering tidak terpenuhi ketika mereka sudah menjabat. Contoh saat ini saja pemimpinnya, dulu ketika mencalonkan  banyak sekali mengobral janji namun kita bisa merasakan janji tersebut, apakah sudah terealisasi?

Saat ini kita bisa merasakan kondisi keadaan masyarakat menengah kebawah saat ini susahnya luar biasa tingkat kemiskinan bertambah, tingkat kejahatan semakin menjadi itu karena sistem ekonomi yang carut marut yang tengah dialami oleh rakyat, sulitnya mencari pekerjaan,seharusnya itu tidak terjadi di negara kita yang sangat kaya sumber daya alamnya namun faktanya sekarang masyarakat justru banyak yang melarat dinegeri sendiri. Ibarat "tikus mati di lumbung padi".

Pemimpin yang lahir dalam sistem Demokrasi sampai saat ini tidak ada yang benar-benar mendahulukan kepentingan rakyat malah cenderung mengobral janji dan hanya mengurusi hal-hal duniawi saja serta memperkaya diri sendiri.

Pemimpin yang baik (Kepala Negara) adalah pemimpin yang sederhana, jujur,baik,cerdas dan amanah dengan begitu rakyatnya akan sejahtera,sebaliknya jika pemimpinnya tidak jujur,korup, serta menzalimi rakyat maka rakyatnya akan sengsara.

Berbeda dengan sistem yang diterapkan dalam sistem Islam, ketika mengangkat seorang pemimpin (Kholifah) dilakukan secara hati-hati.Dalam Islam mengangkat pemimpin itu dikembalikan kepada hukum syara' yakni seseorang yang mampu menerapkan syariah di dalam negara ke-KHILAFAHAN, maka di lakukanlah pembaitan kepada calon Kholifah tersebut.

Di jaman ke Khilafahan dulu seseorang yang senantiasa diangkat menjadi seorang pemimpin mereka banyak yang memiliki rasa takut, takut tidak bisa mensejahterakan rakyat dan cenderung diam dalam arti tidak banyak bicara.

Terlebih mengobral janji karena pemimpin yang lahir dalam peradaban Islam adalah seseorang yang tidak hanya tau urusan seputar didunia saja, akan tetapi mereka mengetahui serta yakin bahwa segala sesuatu yang dilakukan didunia akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Wallahu’alam Bi Shawwab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Ketika Lembaga Suvei Terdegradasi

Ketika Lembaga Suvei Terdegradasi

Selasa, 23 Apr 2019 12:06

Maling Teriak Maling

Maling Teriak Maling

Selasa, 23 Apr 2019 11:00

Diejek karena Ungkap Kecurangan

Diejek karena Ungkap Kecurangan

Selasa, 23 Apr 2019 10:55

FUIB Sulsel Akan Lakukan People Power Jika KPU Curang

FUIB Sulsel Akan Lakukan People Power Jika KPU Curang

Selasa, 23 Apr 2019 10:07

BRIB: KPU Jangan Main-main dengan Rakyat

BRIB: KPU Jangan Main-main dengan Rakyat

Selasa, 23 Apr 2019 09:49

LIPI Butuh Kapal Riset, Harga 110 Juta Dolar

LIPI Butuh Kapal Riset, Harga 110 Juta Dolar

Selasa, 23 Apr 2019 09:25

Deklarasi Kemenangan 02 Berdasarkan Data di Lapangan

Deklarasi Kemenangan 02 Berdasarkan Data di Lapangan

Selasa, 23 Apr 2019 09:25

Pangan Murah untuk Emak

Pangan Murah untuk Emak

Selasa, 23 Apr 2019 09:07

Fahira Idris Minta Evaluasi Pemilu 2019

Fahira Idris Minta Evaluasi Pemilu 2019

Selasa, 23 Apr 2019 08:26

LBH WMI Soroti Pendistribusian Logistik Pemilu yang Tidak Sesuai UU

LBH WMI Soroti Pendistribusian Logistik Pemilu yang Tidak Sesuai UU

Senin, 22 Apr 2019 20:53

Dubes Prancis untuk AS: Israel Sebuah Rezim Apartheid

Dubes Prancis untuk AS: Israel Sebuah Rezim Apartheid

Senin, 22 Apr 2019 20:17

Cegah Memanasnya Perhitungan Suara dengan Ini

Cegah Memanasnya Perhitungan Suara dengan Ini

Senin, 22 Apr 2019 20:09

Liga Arab Janjikan 100 Juta USD untuk Otoritas Palestina Setiap Bulan

Liga Arab Janjikan 100 Juta USD untuk Otoritas Palestina Setiap Bulan

Senin, 22 Apr 2019 20:04

Habib Rizieq Sebut Luhut dan Hendro Dalang Kecurangan Pilpres

Habib Rizieq Sebut Luhut dan Hendro Dalang Kecurangan Pilpres

Senin, 22 Apr 2019 19:44

Polisi Sri Lanka Tangkap 24 Orang Terkait Serangan Bom di Gereja dan Hotel

Polisi Sri Lanka Tangkap 24 Orang Terkait Serangan Bom di Gereja dan Hotel

Senin, 22 Apr 2019 19:31

Emak-emak, Milenial, Perjuangan Belum Usai, Sandi: Mari Kita Kawal Hingga Tuntas

Emak-emak, Milenial, Perjuangan Belum Usai, Sandi: Mari Kita Kawal Hingga Tuntas

Senin, 22 Apr 2019 19:27

Bambang: Kecurangan Pemilu 2019 Terstruktur, Sistematis dan Masif

Bambang: Kecurangan Pemilu 2019 Terstruktur, Sistematis dan Masif

Senin, 22 Apr 2019 19:24

12 Tentara Tewas dalam Serangan Jihadis di Mali Tengah

12 Tentara Tewas dalam Serangan Jihadis di Mali Tengah

Senin, 22 Apr 2019 19:15

Fahri Hamzah Menilai (Grup) Media Ini Kejam

Fahri Hamzah Menilai (Grup) Media Ini Kejam

Senin, 22 Apr 2019 19:09

Hamas Kecam Keterlibatan UEA dalam Latihan Militer Bersama Israel

Hamas Kecam Keterlibatan UEA dalam Latihan Militer Bersama Israel

Senin, 22 Apr 2019 19:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 22/04/2019 18:09

Pemilu Paling Mengerikan