Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.754 views

Ribuan Warga Kanada Berunjuk Rasa Mengecam Islamofobia Setelah Pembunuhan Keluarga Muslim

ONTARIO, KANADA (voa-islam.com) - Ribuan orang telah berunjuk rasa di Kanada untuk mengecam Islamofobia dan menyatakan dukungan mereka bagi keluarga Muslim yang baru-baru ini tewas dalam serangan brutal yang digambarkan sebagai kejahatan rasial.

Pada Ahad malam, seorang teroris Kulit Putih menabrakkan sebuah truk pickup ke sebuah keluarga beranggotakan lima orang di kota Kanada, London, Provinsi Ontario, menewaskan empat dari mereka dan melukai yang lain dalam serangan yang menargetkan para korban karena mereka adalah Muslim.

Polisi mengatakan korban tewas adalah seorang wanita berusia 74 tahun, seorang pria berusia 46 tahun, seorang wanita berusia 44 tahun, dan seorang gadis berusia 15 tahun. Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun terluka dan sekarang dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius.

Anggota keluarga tersebut adalah anggota aktif komunitas Muslim dan Pakistan di London dan anak-anak bersekolah di sekolah Islam setempat.

Mereka pindah ke Kanada dari Pakistan pada 2007.

Sang teroris, yang diidentifikasi sebagai Nathaniel Veltman, ditangkap di sebuah mal tujuh kilometer dari persimpangan tempat serangan itu terjadi. Teroris berusia 20 tahun itu sekarang ditahan, menghadapi empat tuduhan pembunuhan tingkat pertama.

Orang-orang di London berbaris sekitar tujuh kilometer pada hari Jum'at (11/6/2021) dari tempat di mana keluarga itu ditabrak ke sebuah masjid terdekat di dekat tempat Veltman ditangkap oleh polisi.

Para demonstran Kanada membawa plakat dengan pesan yang berbunyi, "Kebencian tidak memiliki rumah di sini," dan "Cinta di atas kebencian."

Demonstrasi serupa juga diadakan di kota-kota lain di Ontario, provinsi terpadat di Kanada.

Selain itu, puluhan tokoh masyarakat Muslim dan Kristen serta warga berkumpul di sebuah taman lokal di Scarborough, Ontario, untuk menyalakan lilin dan meletakkan bunga untuk mengenang keluarga tersebut.

Serangan itu memicu kemarahan di seluruh Kanada, dengan politisi mengutuk serangan mematikan dan menyerukan tindakan terhadap Islamofobia dan kejahatan bermotif rasial.

Perdana Menteri Justine Trudeau mengecam pembunuhan itu sebagai "serangan teroris" dan berjanji untuk menekan kelompok sayap kanan dan penyebar kebencian online.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengecam serangan mematikan itu, dengan mengatakan "tindakan terorisme" ini mengungkapkan Islamofobia yang berkembang di negara-negara Barat.

Insiden itu adalah yang terburuk terhadap Muslim Kanada sejak 2017 ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah masjid dan menewaskan enam jemaah di Quebec.

Kanada sudah terhuyung-huyung dari tragedi menemukan mayat  215 siswa pribumi di Kamloops Indian Residential School dekat kota Kamloops, British Columbia.

Sekolah tersebut, salah satu dari banyak sekolah asrama yang didirikan untuk mengasimilasi paksa penduduk asli negara itu, didirikan pada tahun 1890 di bawah kepemimpinan gereja Katolik Roma, dan ditutup pada tahun 1978.

Fasilitas pendidikan tersebut merupakan bagian dari jaringan lintas Kanada dari 139 sekolah perumahan yang dibuat untuk mengasimilasi anak-anak pribumi secara paksa dengan mengeluarkan mereka dari rumah dan komunitas mereka, dan melarang mereka berbicara bahasa asli mereka atau melakukan praktik budaya.

Kanada, dalam beberapa tahun terakhir, telah menerima ketidakadilan rasial yang diderita oleh penduduk asli, yang membentuk sekitar lima persen dari populasi hampir 37 juta.

Menurut penyelidikan pada 2019, negara itu terlibat dalam "genosida berbasis ras" terhadap perempuan pribumi.

Dikatakan perempuan pribumi 12 kali lebih mungkin untuk dibunuh atau hilang daripada perempuan lain di Kanada.

Pemerintah Kanada telah disalahkan atas sekitar 4.000 perempuan Pribumi yang hilang selama beberapa tahun terakhir. (ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Latest News
Rakyat Malas

Rakyat Malas

Kamis, 05 Aug 2021 11:16

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Kamis, 05 Aug 2021 11:03

 Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 05 Aug 2021 10:57

Di Surga Bersama yang Dicintai

Di Surga Bersama yang Dicintai

Kamis, 05 Aug 2021 08:06

Tanggapi Menag Soal Baha'i, Sekum PP PERSIS Imbau Umat Waspadai Paham Perusak Aqidah

Tanggapi Menag Soal Baha'i, Sekum PP PERSIS Imbau Umat Waspadai Paham Perusak Aqidah

Kamis, 05 Aug 2021 06:03

Umat Islam Luruskan Niat! Dan Bersatulah!

Umat Islam Luruskan Niat! Dan Bersatulah!

Kamis, 05 Aug 2021 04:58

PPKM Eceran

PPKM Eceran

Kamis, 05 Aug 2021 01:21

Masalah Ucapan Selamat yang Bermasalah

Masalah Ucapan Selamat yang Bermasalah

Rabu, 04 Aug 2021 23:51

Fitnah Kubro: Usaha Balas Dendam Musuh Islam

Fitnah Kubro: Usaha Balas Dendam Musuh Islam

Rabu, 04 Aug 2021 22:15

Covid-19 dan Upaya Menjaga Amanah dari Allah SWT

Covid-19 dan Upaya Menjaga Amanah dari Allah SWT

Rabu, 04 Aug 2021 21:46

Kucurkan Rp 1 Triliun Atasi Pandemi, Fahira Idris: “DNA” Muhammadiyah Memberi

Kucurkan Rp 1 Triliun Atasi Pandemi, Fahira Idris: “DNA” Muhammadiyah Memberi

Rabu, 04 Aug 2021 21:40

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian-1)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian-1)

Rabu, 04 Aug 2021 21:00

Legislator PKS: Berapa Banyak Nyawa Lagi yang Harus Terkorbankan Demi Pencitraan?

Legislator PKS: Berapa Banyak Nyawa Lagi yang Harus Terkorbankan Demi Pencitraan?

Rabu, 04 Aug 2021 20:39

Umat Islam, Bersatulah!

Umat Islam, Bersatulah!

Rabu, 04 Aug 2021 19:41

Tradisi dan Seni Budaya Rawan Menjadi Pintu Masuk Nativisme

Tradisi dan Seni Budaya Rawan Menjadi Pintu Masuk Nativisme

Rabu, 04 Aug 2021 18:20

Gernas MUI Dapat Dukungan Penuh ACT

Gernas MUI Dapat Dukungan Penuh ACT

Rabu, 04 Aug 2021 16:13

Bahas Tantangan Dakwah di Era Digital, FMDKI Akan Gelar Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional 2021

Bahas Tantangan Dakwah di Era Digital, FMDKI Akan Gelar Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional 2021

Rabu, 04 Aug 2021 14:04

Terindikasi Kuat Lakukan Penodaan Agama, Tim Peneliti DDII Bawa Masalah Bahai ke Jalur Hukum

Terindikasi Kuat Lakukan Penodaan Agama, Tim Peneliti DDII Bawa Masalah Bahai ke Jalur Hukum

Rabu, 04 Aug 2021 07:02

Turki Tolak Bantunan Israel Untuk Perangi Kebakaran Hutan

Turki Tolak Bantunan Israel Untuk Perangi Kebakaran Hutan

Selasa, 03 Aug 2021 22:26

Pasukan Rezim Teroris Assad Lancarkan Serangan Baru Di Daraa

Pasukan Rezim Teroris Assad Lancarkan Serangan Baru Di Daraa

Selasa, 03 Aug 2021 21:54


MUI

Must Read!
X