Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.554 views

Massa ke MK, Untuk Apa?

 

Oleh:

Tony Rasyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

SIDANG gugatan pilpres 2019 akan digelar di Mahkamah Konstitusi (MK). Sidang perdana tanggal 14 Juni. Kabarnya, akan ada pengerahan massa ke MK. Sejumlah meme dan ajakan sudah mulai beredar di medsos. Siapa mereka?

Yang jelas, mereka bukan pendukung Jokowi-Ma'ruf. Apakah berarti mereka adalah pendukung Prabowo-Sandi? Patut diduga begitu. Tapi tidak semuanya. Karena Prabowo dan Sandi tak setuju pendukungnya ikut ke MK. Berdua mereka kompak. Jangan ke MK!

Kendati begitu, massa sepertinya tetap mau turun. Kenapa begitu? Pertama, mereka memahami sikap Prabowo dan Sandi. Keduanya harus bersikap seperti itu supaya tetap elegan dan bijak. Tak elok jika mereka ikut mengerahkan massa. Apalagi situasi seperti sekarang ini. Sangat berisiko! Risiko moral, risiko politik, dan risiko sosial. Para pendukung memahami itu. Boleh jadi juga mereka berada dalam tekanan.

Kedua, massa merasa tidak semata-mata sedang memperjuangkan Prabowo-Sandi. Tidak! Mereka memperjuangkan kedaulatan rakyat. Ini aksi moral, bukan aksi politik. Ini aksi untuk masa depan NKRI, bukan masa depan Prabowo-Sandi. Demikian kalau kita pantau dari narasi yang bermunculan di medsos. Jadi, mereka merasa tak ada urusannya dengan Prabowo-Sandi.

Massa yang akan turun nanti, seperti yang kita dapat infonya dari berbagai medsos, mengatasnamakan Gerakan Kedaulatan Rakyat (GKR). Bukan gerakan pendukung Prabowo-Sandi. GKR ini terdiri dari banyak unsur di dalamnya, diantaranya adalah GNPF, PA-212, FPI, alumni sejumlah perguruan tinggi, termasuk juga alumni '98. Lalu, apa yang mereka perjuangkan? Ini yang terpenting.

Kalau massa turun, biasanya ada dua kemungkinan. Pertama, mereka protes. Atau kedua, mereka support. Nampaknya, kali ini alasan kedua yang jadi inspirasi massa turun.

Dalam persidangan di MK, massa turun untuk mensupport para hakim agar para hakim ini independen. Jujur dan steril dari segala bentuk intervensi. Punya kekuatan untuk melawan intervensi, jika ada. Dari mana? Tentu dari mereka yang punya kekuatan. 

Wacana bahwa putusan sidang akan dipercepat dari jadual yang tersedia dan adanya kecurigaan bahwa berkas BPN di MK bocor, ini bisa jadi indikator yang tidak menguntungkan bagi ikhtiar untuk mendorong independensi MK dalam menegakkan keadilan. Disinilah urgensinya massa hadir untuk dampingi dan support para hakim.

Melihat dinamika yang berkembang, gerakan massa yang akan turun ke MK ini nampaknya tidak lagi bersifat politik praktis. Bukan soal dukung mendukung Paslon yang selama ini bikin gaduh jagat Indonesia. Karena Prabowo-Sandi sendiri melarang massa pendukungnya turun. Gerakan ini telah bergeser menjadi gerakan moral. Tepatnya, moral hukum agar tegak dan berkeadilan.

Kabarnya, akan ikut hadir memimpin massa ini adalah Abdullah Hehamahua. Bahkan tokoh senior yang dikenal.tegas dan bersih ini kabarnya telah ditunjuk sebagai korlap. Ini seolah menguatkan warna dan arah gerakan massa ini sebagai gerakan moral. Bukan sebuah gerakan politik. Karena, mantan penasehat KPK ini tak terafiliasi ke Paslon manapun dalam pilpres. Bukan orangnya 01, bukan juga orangnya 02.

Mirip seperti gerakan 411 dan 212, clear merupakan gerakan moral. Dihadirkannya jutaan massa untuk tujuan memberi support kepada penyidik agar tetap bisa menjaga independensi, adil dan tegakkan hukum apa adanya. Apa adanya artinya sesuai dengan fakta-fakta hukum yang tersedia. Dan berhasil. Kasus penistaan agama Ahok segera digelar perkaranya, lalu disidangkan, dan ujungnya Ahok divonis dua tahun penjara. Ini gerakan moral. Kalau kemudian ada pengaruhnya ke politik, itu soal lain. Gerakan moral memang biasanya punya impack politik.

Demikian juga dengan berkumpulnya massa di MK. Narasi yang digunakan dalam undangan terbuka: halal bihalal di MK. Itu mah, bisa-bisanya aja yang buat undangan. Ini sebuah gerakan moral untuk tujuan mensupport kepada sembilan hakim di MK. (3 dari pemerintah, 3 dari legislatif, 3 dari Mahkamah Agung). Massa berharap agar hakim teguh, menjaga independensi dan menjadikan hukum sebagai panglima keadilan. Soal siapa nanti yang akan diputuskan jadi pemenang, itu nomor 13. Siapapun yang akan jadi presiden, yang penting lahir dari konstitusi dan mekanisme yang bener. Rakyat akan legowo. Simpel!

Bagi massa yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Rakyat (GKR) ini, yang penting dan paling utama adalah tegaknya hukum dan terjaganya demokrasi di negeri ini. Law enforcement dan berjalannya demokrasi menjadi prasyarat kedaulatan rakyat itu bisa diwujudkan. Tanpa tegaknya hukum dan berjalannya demokrasi, kedaulatan rakyat adalah omong kosong.

Kedaulatan menjadi isu perjuangan yang selama ini terus diupayakan oleh rakyat agar Indonesia menjadi negara yang demokratis. Inilah spirit dan tujuan kenapa massa yang tergabung dalam GKR ini berkumpul di MK. Satu hal yang diharapkan semua rakyat Indonesia: silahkan demo. Tapi jangan rusuh, jangan terpancing juga untuk dibuat rusuh. Indonesia adalah bangsa yang damai, maka semua pihak harus menjaga agar demo tetap damai. Yang demo damai, dan aparat yang jaga juga damai. Asyik to...*

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

Selasa, 15 Oct 2019 21:35

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

Selasa, 15 Oct 2019 21:25

"Bagiku Ini adalah Teguran, Karena Menunda Salat!"

Selasa, 15 Oct 2019 19:55

Teroris YPG Paksa Pemuda Lokal untuk Bertempur Melawan Pasukan Turki di Suriah Utara

Teroris YPG Paksa Pemuda Lokal untuk Bertempur Melawan Pasukan Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 18:00

Mahasiswa antara Amanat dan Tudingan Pengkhianat

Mahasiswa antara Amanat dan Tudingan Pengkhianat

Selasa, 15 Oct 2019 17:50

Pasukan Saudi Ambil Alih Pelabuhan Aden di Yaman Selatan

Pasukan Saudi Ambil Alih Pelabuhan Aden di Yaman Selatan

Selasa, 15 Oct 2019 16:45

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 12:30

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Selasa, 15 Oct 2019 11:34

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Selasa, 15 Oct 2019 11:08

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 10:30

Melihat Amerika Dari Dekat

Melihat Amerika Dari Dekat

Selasa, 15 Oct 2019 09:26

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Selasa, 15 Oct 2019 09:04

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Selasa, 15 Oct 2019 07:30

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Selasa, 15 Oct 2019 06:14

Korupsi dalam Pandangan Islam

Korupsi dalam Pandangan Islam

Senin, 14 Oct 2019 21:45

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Senin, 14 Oct 2019 21:19

Fenomena Hijrah

Fenomena Hijrah

Senin, 14 Oct 2019 19:37

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Senin, 14 Oct 2019 17:34

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Senin, 14 Oct 2019 16:59

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Senin, 14 Oct 2019 16:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X