Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.501 views

Kinerja Ekonomi yang Tidak Mengesankan

 

Oleh:

Handi Risza, Sekbid Ekuinteklh DPP PKS

 

PREMIER League telah menyelesaikan kompetisi sengitnya dimana Manchester City muncul sebagai pemuncak, setelah berjibaku dengan Liverpool hingga pertandingan terakhir. Bagi klub-klub yang finish pada urutan 4 besar tentu akan melenggang ke Liga Champion, tapi bagi yang berada di papan tengah dan bawah tentu akan terancam didepak musim depan. Bahkan Jose Mourinho sudah dipecat sebagai Manager Manchester United (MU) ditengah musim, hal ini disebabkan permainan yang ditampilkan MU dalam tahun kedua masa kepemimpinannya tidak mengesankan. Bahkan MU cuma mengumpulkan 26 poin dari 17 pertandingan pertama Premier League. Tak pernah sebelumnya di era Premier League MU dapat poin sekecil ini.

Begitupula ketika membaca data statistik dari BPS, selama periode 2015-2018 ekonomi Indonesia hanya tumbuh masing-masing sebesar 4,88 persen, 5,03 persen, 5,07persen, dan 5,17 persen. Bahkan data BPS pada triwulan-I 2019 ekonomi hanya tumbuh 5,07 persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesia bukan hanya stagnan dalam angka 5 persen, tetapi juga sangat tidak mengesankan. Padahal Pemerintah mengaku sudah melakukan banyak hal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi yang hanya berkutat pada angka rata-rata sebesar 5 persen seperti saat ini, tidak cukup kuat untuk mengantarkan Republik ini menjadi negara yang maju dan sejahtera. Bahkan Menurut ekonom senior Faisal Basri "dalam kondisi seperti ini kalau pertumbuhan hanya 5 persen, maka kita akan tua sebelum kaya". Dari sisi performa ekonomi Indonesia "bak piano dengan nada yang kian rendah". Pertumbuhan ekonomi pernah 8 persen, turun ke 7 persen, 6 persen dan saat ini hanya 5 persen per tahun.

Terlepas dari persoalan eksternal dimana ekonomi global sedang melambat dan harga komoditas yang turun. Kinerja Pemerintah dalam mengelola perekonomian domestik jauh dari mengesankan. Strategi kebijakan yang dilakukan Pemerintah dalam mendorong pembangunan infrastruktur secara masif dan sporadis, tetapi melupakan pembangunan industri, tidak hanya berdampak bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi kemudian menjadikan industri kita tidak banyak perubahan, padahal sudah ada warning dari banyak lembaga, bahwa Indonesia sedang mengalami deindustrialisasi.

Data statistik juga menunjukkan bahwa kontribusi sektor industri manufaktur terhadap PDB juga stagnan. Tercatat hanya sekitar 20,7 persen pada triwulan I 2019 setelah sebelumnya 19.66 persen pada kuartal IV 2018.

Kondisi ini berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja di dunia industri. Dalam empat tahun terakhir. Pertambahan tenaga kerja di sektor industri terus berkurang. Kontribusi industri terhadap total serapan tenaga kerja terus menurun ke angka 14 persen. Selain itu, deindustrialisasi juga akan mempengaruhi kontribusi sektor perpajakan.

Deindustrialisasi telah menyebabkan produk nasional menjadi tidak kompetitif pada pasar internasional. Parahnya lagi Indonesia mengalami defisit perdagangan. Pada Januari-April 2019 defisit perdagangan sudah mencapai angka USD 2,5 miliar. Angka ini dikhawatirkan akan sama dengan tahun 2018 lalu, dimana secara kumulatif sepanjang 2018 defisit perdagangan Indonesia telah mencapai USD8,6 miliar yang merupakan sebuah rekor kinerja perdagangan terburuk sepanjang sejarah, lebih buruk dibanding defisit yang terjadi pada 2013 yang mencapai USD 4 miliar. Buruknya kinerja perdagangan di 2018 didorong oleh dua sisi, yakni anjloknya pertumbuhan ekspor serta akselerasi impor yang meningkat tajam.

Buruknya kinerja ekspor telah berampak terhadap defisit transaksi berjalan (current account deficit), pada triwulan I 2019 CAD berada pada angka USD 6,97 miliar atau menurun dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai US$ 9,1 miliar, tetapi dibandingkan triwulan I 2018 mengalami kenaikan sekitar 34%. Secara nominal, defisit tersebut masih tergolong besar.

Catatan kinerja ekonomi Pemerintah tersebut ibarat catatan buruk MU di Preimere League selama diasuh oleh Mourinho. Cuma bedanya Mou bisa langsung dipecat dan digantikan oleh Ole Gunar Solksjare sebagai manager baru, tetapi kita masih harus menunggu keputusan KPU pada tanggal 22 Mei nanti, apakah akan memiliki pemimpin baru atau tetap dengan pemimpin lama yang sudah terbukti gagal pada periode pertamannya. Wallahu'alam.**

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Harga Minyak Meroket Setelah Serangan Menghantam 2 Fasilitas Pengolahan Saudi Aramco

Harga Minyak Meroket Setelah Serangan Menghantam 2 Fasilitas Pengolahan Saudi Aramco

Senin, 16 Sep 2019 20:00

Serangan Bom Mobil Tewaskan 12 Warga Sipil di Suriah utara

Serangan Bom Mobil Tewaskan 12 Warga Sipil di Suriah utara

Senin, 16 Sep 2019 19:56

Pasukan Darat Rusia Berkumpul di Pedesaan Selatan Idlib Diduga untuk Serangan Baru

Pasukan Darat Rusia Berkumpul di Pedesaan Selatan Idlib Diduga untuk Serangan Baru

Senin, 16 Sep 2019 19:15

Muhammadiyah Palangkaraya Inisiasi Mobil Oksigen Hadapi Karhutla

Muhammadiyah Palangkaraya Inisiasi Mobil Oksigen Hadapi Karhutla

Senin, 16 Sep 2019 18:57

Iran Bantah Tuduhan AS Terkait Serangan Fasilitas Minyak Saudi

Iran Bantah Tuduhan AS Terkait Serangan Fasilitas Minyak Saudi

Senin, 16 Sep 2019 18:53

Pria Singapura Ditangkap di Bawah ISA Karena Sediakan Uang untuk Keperluan Jihadis

Pria Singapura Ditangkap di Bawah ISA Karena Sediakan Uang untuk Keperluan Jihadis

Senin, 16 Sep 2019 18:30

KAMMI Desak Jokowi, KPK, dan DPR Duduk Bersama Selesaikan Polemik KPK

KAMMI Desak Jokowi, KPK, dan DPR Duduk Bersama Selesaikan Polemik KPK

Senin, 16 Sep 2019 18:12

Arab Saudi Berusaha Pulihkan Produksi Minyak Pasca Serangan Drone

Arab Saudi Berusaha Pulihkan Produksi Minyak Pasca Serangan Drone

Senin, 16 Sep 2019 17:50

Tempo Tonjok Pinokio

Tempo Tonjok Pinokio

Senin, 16 Sep 2019 17:13

2 Warga AS Ditangkap di New Delhi karena Terbangkan Drone Dekat Istana Kepresidenan

2 Warga AS Ditangkap di New Delhi karena Terbangkan Drone Dekat Istana Kepresidenan

Senin, 16 Sep 2019 16:44

Tanggapi Niat Israel untuk Caplok Wilayah Tepi Barat, Turki: Israel Jadi Rasis dan Apartheid

Tanggapi Niat Israel untuk Caplok Wilayah Tepi Barat, Turki: Israel Jadi Rasis dan Apartheid

Senin, 16 Sep 2019 15:15

Memasang Bendera Setengah Tiang Lagi, Perlukah?

Memasang Bendera Setengah Tiang Lagi, Perlukah?

Senin, 16 Sep 2019 15:11

Selamat Jalan KPK...

Selamat Jalan KPK...

Senin, 16 Sep 2019 14:40

Dinilai Kampanyekan Liberalisme, Tagar #BoikotFilmTheSantri Bergema di Jagad Twitter

Dinilai Kampanyekan Liberalisme, Tagar #BoikotFilmTheSantri Bergema di Jagad Twitter

Senin, 16 Sep 2019 14:30

2 Kelompok Pemberontak Sudan Sepakat Lanjutkan Protes

2 Kelompok Pemberontak Sudan Sepakat Lanjutkan Protes

Senin, 16 Sep 2019 14:15

Natsir, A Hassan, dan Persatuan Islam

Natsir, A Hassan, dan Persatuan Islam

Senin, 16 Sep 2019 14:01

Shut Down KPK?

Shut Down KPK?

Senin, 16 Sep 2019 13:30

Layanan Internet di Jayapura dan Daerah Lainnya di Papua Dibuka Kembali

Layanan Internet di Jayapura dan Daerah Lainnya di Papua Dibuka Kembali

Senin, 16 Sep 2019 10:45

Kemenag akan Hapus Materi Perang di Kurikulum Madrasah

Kemenag akan Hapus Materi Perang di Kurikulum Madrasah

Senin, 16 Sep 2019 08:15

Greater Adria, Benua Tersembunyi di Bawah Eropa

Greater Adria, Benua Tersembunyi di Bawah Eropa

Senin, 16 Sep 2019 01:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X