Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.683 views

Impor Guru, Kebijakan Keliru?

Oleh: Yunita Sari, S.Pd 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mewacanakan akan mengundang guru dari luar negeri untuk menjadi tenaga pengajar di Indonesia. “Kami ajak guru dari luar negeri untuk mengajari ilmu-ilmu yang dibutuhkan di Indonesia,” ujar Puan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional Bappenas, di Hotel Shangri-La, Jakarta pusat, Kamis, 9/5/2019 lalu (tirto.id,12/05/2019).

Banyak pihak yang menyayangkan wacana ini. Dilansir dari Republika.co.id,12/05/19, Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia Muhammad Ramli Rahim mengkritik rencana mengundang guru dari luar negeri guna mengajar di Indonesia. Dia menilai wacana impor guru sebagai hal yang kurang tepat terlebih di tengah hebohnya polemik guru honorer.

Senada, Wakil Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia(FSGI) Satriawan Salim menyampaikan bahwa kondisi Indonesia tidak kekurangan guru. Menurutnya jika Impor guru benar-benar terealisasi, artinya pemerintah putus asa dalam memperdayakan guru dalam negeri.

Pun demikian, Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Hengky Primana mengatakan wacana ini merupakan bentuk tidak adanya perhatian pemerintah kepada guru di Indonesia. Seharusnya pemerintah lebih mengembangkan potensi anak negeri agar menjadi berkualitas, papar Hengky kepada Metropekanbaru.com, Senin (13/5/2019).

Import, Tak Menyelesaikan Masalah

Ironis memang ketika salah satu tujuan pemerintah adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Tetapi, pemerintah tidak menjadikan para guru bebas dari beban-beban persoalannya. Mereka tidak hanya menghadapi beratnya tantangan peserta didik jaman now yang tidak mudah. Namun,  juga harus berjibaku menghadapi sulitnya ekonomi karena minimnya honor.

Jika kita melihat dari gaji sang guru honorer dan susahnya penjadi PNS, membuat sang guru honorer berfikir keras agar dapur keluarga tetap ngepul. Mereka harus membagi waktu menjadi guru  sambil mencari pekerjaan tambahan. Terlebih untuk mereka yang sudah memiliki istri dan anak.

Jelas jika demikian maka berat bagi guru honorer ini dalam waktu yang bersamaan harus membagi tenaga dan fikiran antara mengajar dan bekerja paru waktu di tempat lain.

Maka, tak heran jika masih banyak anak sekolah yang berbuat kriminal, seks bebas, menjadi korban kemajuan teknologi, dan sebagainya. Itu semua tentu tak lepas dari faktor guru yang kehilangan fokus dalam tugas utamanya sebagai pengajar.

Bisa dibayangkan jika pendidikan masih menghadapi problem guru, maka kualitas pendidikanlah taruhannya. Dan kualitas pendidikan ini hanya bisa dijawab oleh kualitas guru. Guru yang profesional,Padahal, tak ada yang menghendaki generasi ini rusak. Oleh karena itu, persoalan ini harus segera dituntaskan.

Islam Mengatasi Problem Guru

Dalam Islam, problem yang dialami guru akan teratasi sebab guru memiliki kedudukan yang tinggi dan  mulia di sisi Allah SWT. Guru  adalah sosok yang dikaruniai ilmu oleh Allah SWT, yang dengan ilmunya itu menjadikan perantara manusia lain untuk memperoleh serta menuju kebaikan dunia dan akhirat. Selain itu, guru tidak hanya mendidik muridnya agar cerdas secara akademik saja tapi juga secara spiritual yakni kepribadian islam.

Sejarah telah membuktikan bahwa guru dalam naungan Khilafah mendapatkan penghargaan yang tinggi dari Negara termasuk pemberian gaji yang melampaui kebutuhannya. Tercatat, di masa kekhalifahan Umar Bin Khattab, seorang guru diberi gaji 15 dinar per bulan (1 dinar=4,25 gr emas;15 dinar=63,75 gr emas;bila sekarang ini 1 gr emas Rp.500.000, berarti gaji guru pada saat itu setiap bulannya sebesar Rp.31.875.000). Belum lagi untuk seorang guru atau ulama yang berhasil menyusun kitab ajarannya. Ia dihargai dengan emas seberat buku yang diterbitkannya.

Tidak hanya mendapatkan gaji yang besar, Negara dalam naungan khilafah juga menyediakan sarana dan prasarana secara gratis nan mudah dalam menunjang kualitas dan profesionalitas guru dalam menjalankan tugas mulianya.

Hal ini tentu akan membuat guru lebih fokus untuk menjalankan tugasnya sebagai pendidik dan pencetak SDM yang berkualitas yang dibutuhkan Negara untuk membangun peradaban yang agung dan mulia.

Sayangnya, kesejahteraan guru seperti di atas tidak akan didapatkan jika Islam tidak diterapkan secara kaffah dalam segala aspek kehidupan. Karena hanya sistem Islam dalam naungan kekhilafahanlah kesejahteraan itu akan tercapai. Wallahu A’lam Bissawab. (rf/voa-islam.com)

Penulis adalah Pemerhati Sosial Andoolo, Sulawesi Tenggara.

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Soal Pembatalan Haji 2020, PKS: Pemerintah Melanggar Undang-Undang!

Soal Pembatalan Haji 2020, PKS: Pemerintah Melanggar Undang-Undang!

Selasa, 02 Jun 2020 23:40

Hikmah di Balik Pembatalan Ibadah Haji 1441H

Hikmah di Balik Pembatalan Ibadah Haji 1441H

Selasa, 02 Jun 2020 22:36

Apple Kunci iPhone Jarahan Untuk Selamanya Ketika Protes Atas Tewasnya Flyod Berlanjut di AS

Apple Kunci iPhone Jarahan Untuk Selamanya Ketika Protes Atas Tewasnya Flyod Berlanjut di AS

Selasa, 02 Jun 2020 22:35

Batalkan Pemberangkatan Haji 2020 Secara Sepihak, Legislator Sebut Menag Offside

Batalkan Pemberangkatan Haji 2020 Secara Sepihak, Legislator Sebut Menag Offside

Selasa, 02 Jun 2020 21:22

Bangladesh Laporkan Kematian Pertama Akibat COVID-19 di Kamp Pengungsi Rohingya

Bangladesh Laporkan Kematian Pertama Akibat COVID-19 di Kamp Pengungsi Rohingya

Selasa, 02 Jun 2020 21:10

Australia Selidiki Serangan Terhadap Wartawannya Oleh Polisi AS Saat Meliput Demonstrasi

Australia Selidiki Serangan Terhadap Wartawannya Oleh Polisi AS Saat Meliput Demonstrasi

Selasa, 02 Jun 2020 20:46

Seorang Karyawan Kantor PM Israel Benyamin Netanyahu Positif Terinfeksi Virus Corona

Seorang Karyawan Kantor PM Israel Benyamin Netanyahu Positif Terinfeksi Virus Corona

Selasa, 02 Jun 2020 19:15

Koalisi Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houtsi yang Akan Menargetkan Warga Sipil Khamis Mushalit

Koalisi Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houtsi yang Akan Menargetkan Warga Sipil Khamis Mushalit

Selasa, 02 Jun 2020 19:00

IPO Desak KPU RI Terapkan Protokol Next Normal untuk Pilkada 2020

IPO Desak KPU RI Terapkan Protokol Next Normal untuk Pilkada 2020

Selasa, 02 Jun 2020 17:47

Ahli Sebut Penggunaan Masker Saat Berolahraga Dimungkinkan

Ahli Sebut Penggunaan Masker Saat Berolahraga Dimungkinkan

Selasa, 02 Jun 2020 15:57

Data Pemilih Bocor, Komisioner KPU Perlu Dirombak Total

Data Pemilih Bocor, Komisioner KPU Perlu Dirombak Total

Selasa, 02 Jun 2020 14:41

Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jamaah Haji Tahun Ini Dibatalkan

Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jamaah Haji Tahun Ini Dibatalkan

Selasa, 02 Jun 2020 13:53

Meski Covid-19 Belum Berakhir, Pengamat Sarankan Pilkada tetap Dilaksanakan di Tahun 2020

Meski Covid-19 Belum Berakhir, Pengamat Sarankan Pilkada tetap Dilaksanakan di Tahun 2020

Selasa, 02 Jun 2020 12:55

Terkait New Normal, Politisi PKS Minta Ojek Online Boleh Bawa Penumpang dengan Protokol Kesehatan

Terkait New Normal, Politisi PKS Minta Ojek Online Boleh Bawa Penumpang dengan Protokol Kesehatan

Selasa, 02 Jun 2020 12:39

Din Syamsuddin Doakan Ade Armando

Din Syamsuddin Doakan Ade Armando

Selasa, 02 Jun 2020 11:37

Trump Ancam Kirim Militer AS untuk Tumpas Kerusuhan Sipil Akibat Kematian George Flyod

Trump Ancam Kirim Militer AS untuk Tumpas Kerusuhan Sipil Akibat Kematian George Flyod

Selasa, 02 Jun 2020 11:35

Soal Covid-19, Jangan Samakan Negeri Gingseng dengan Negeri Tetangga

Soal Covid-19, Jangan Samakan Negeri Gingseng dengan Negeri Tetangga

Selasa, 02 Jun 2020 11:10

Dilarang WHO, Legislator Minta Pemerintah Klarifikasi Penggunaan ‘Klorokuin’ untuk Pasien Covid-19

Dilarang WHO, Legislator Minta Pemerintah Klarifikasi Penggunaan ‘Klorokuin’ untuk Pasien Covid-19

Selasa, 02 Jun 2020 10:21

Ade Armando: Memang Salah Saya Apa?

Ade Armando: Memang Salah Saya Apa?

Selasa, 02 Jun 2020 09:56

Pakar Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan Saat WFH

Pakar Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan Saat WFH

Selasa, 02 Jun 2020 09:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X