Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
23.302 views

Kekerasan Seksual Marak, Islam Punya Solusi!

 

Oleh: Gina Fauziah

Kekerasan seksual semakin hari bertambah kasusnya. Lahirnya Undang-Undang yang disahkan DPR tidak mampu menjadi solusi. Bahkan, justru terkesan ada perlindungan jika dilakukan suka sama suka.

Dikutip dari Gatra.com, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menyatakan telah menerima 8.803 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan per 2 Desember 2021. Dengan 13% diantaranya merupakan tindakan kekerasan seksual. (Gatra.com, 9/12/21)

Pelecehan dan kekerasan seksual di Indonesia merupakan problematika sosial di masyarakat. Di Indonesia, kasusnya selalu mengalami peningkatan tiap tahunnya. Terjadi fenomena gunung es, kasus di lapangan lebih banyak dibandingkan data yang tercatat ke permukaan. Sederet kasus yang tercatat tersebut hanya merupakan hasil laporan sementara, karena faktanya masih banyak kasus yang belum terdata, baik karena korban yang tidak melapor ataupun sudah dilaporkan tetapi masih belum ditindaklanjuti.

Kondisi tersebut merupakan salah satu alasan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) diajukan oleh Komnas Perempuan yang akhirnya telah disahkan DPR RI pada Selasa 12 april 2022 yang lalu. (Kumparannews, 13/4/22)

Banyak hal yang harus dikritisi terkait tindakan kekerasan seksual di Indonesia. Asas sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan berpengaruh besar terhadap pandangan hidup rakyat negeri ini. Sehingga mereka tidak mau diatur dengan aturan Islam ketika bergaul. Kebebasan berprilaku juga semakin memperburuk pergaulannya. Sesama warga tidak ada lagi yang merasa risih dan cenderung tidak mau mengurusi urusan orang lain atau individualisme.

Atas nama HAM, yang memberikan nasehat dan mencegah pergaulan bebas dan menyimpang justru distigma negatif. Sedangkan, negara membuat UU yang tidak lepas dari napas sekuler dan HAM. Wajar terjadi karena hukum buatan manusia memang selalu memberikan celah bagi terjadinya permasalahan baru lagi yang muncul.

Sebagaimana yang diungkapkan Ketua fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini sangat  menolak segala bentuk kejahatan seksual. Untuk itu, maka perlu diberikan pemberatan hukuman. Menurutnya kejahatan seksual itu meliputi kekerasan seksual, seks bebas, dan seks menyimpang. ketiganya harus diatur secara bersamaan dalam sebuah UU yang komprehensif tentang tindak pidana kesusilaan/tindak pidana kejahatan seksual. Ia berpendapat agar jangan pisahkan tindak pidana kekerasan seksual seolah-olah berdiri sendiri. Ia harus diatur secara menyeluruh dengan tindak pidana kesusilaan lainnya (seks bebas dan seks menyimpang) agar pencegahan dan perlindungan terhadap korban bisa berlaku efektif dan maksimal. (Republika.co.id, 19/1/22)

Kasus Seks Bebas dan LGBT contohnya merupakan kasus sama yang merupakan kasus kejahatan seksual yang mesti dijadikan satu kesatuan pada UU TPKS tersebut. Akan tetapi nyatanya dalam sistem demokrasi-sekuler persoalan seperti kasus semacam tersebut tidak dianggap sebagai sebuah bentuk kejahatan. Perzinaan, homo, lesbian selama pelaku tidak dipaksa bukanlah sebuah kejahatan karena dilakukan atas kehendak sendiri.

Padahal dalam Islam segala bentuk kejahatan, penyimpangan telah diatur sedemikian rupa. Bagaimana Islam begitu apik dalam menindaklanjuti pelaku kejahatan/kekerasan seksual. Nabi SAW bersabda, “Sungguh jika kepala seorang laki-laki ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik baginya daripada dia menyentuh seorang perempuan yang tidak halal baginya.” (HR. Ath-Thabrani dalam “Al-Mu’jamul  Kabiir” no. 486 dan 487)

Sabda nabi SAW lainnya,“Barang siapa kalian dapati melakukan perbuatan kaum Nabi Luth As. Maka bunuhlah pelaku dan objeknya.” (HR. Tirmidzi no. 1456)

Hadis tersebut menegaskan bahwa kejahatan/kekerasan seksual adalah hal yang dilarang dalam agama Islam karena dapat merendahkan martabat kemanusiaan, baik martabat pelaku itu sendiri, maupun martabat korban. 

Perlu diingatkan kembali tentang kisah sejarah Khalifah Al-Mu’tashim Billah yang membela seorang budak muslimah dari Bani Hasyim yang meminta pertolongan kepadanya karena diganggu dan dilecehkan oleh orang Romawi. Setelah mendapatkan laporan mengenai pelecehan tersebut, maka sang Khalifah menurunkan puluhan ribu pasukan untuk menyerbu kota Ammuriah yang tepatnya pada saat itu berada di Turki.

Dari kisah ini saja dapat kita lihat dengan jelas bagaimana Islam sangat memuliakan manusia bahkan budak sekalipun. Ketika Islam dijadikan hukum dalam sebuah negara, maka seluruh umat muslim terjaga dan terjamin hak-haknya.

Maka dari itu, Islam merupakan solusi terbaik dalam memecahkan segala problematika kehidupan manusia termasuk dalam menuntaskan perkara kejahatan/kekerasan seksual khususnya pada wanita dan anak dengan menerapkan hukum Islam di negeri ini secara menyeluruh. Wallahu a'lam bishshawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X