Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.876 views

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

                                     

                                         Oleh: Aisha Rara

Saat kita belanja, lalu kita tidak menyukai barang-barang yang dijual oleh sebuah toko, maka apa yang kita lakukan? Beralih berbelanja di tempat lain atau meminta toko tersebut untuk tutup?

Saat ada tetangga hajatan dan menyetel dangdutan sampai pagi sedangkan kita sedang berkonsentrasi terhadap suatu pekerjaan atau sedang belajar, apa yang akan kita lakukan? Meminta hajatan dihentikan atau kita mengungsi dulu ke tempat lain?

Saat kita menjumpai akun seseorang yang postingan-postingannya tidak kita sukai, apa yang kita lakukan? Kita unfriend/unfollow/blokir akun tersebut atau meminta pemilik akun mematikan akunnya?

Saat kita memutuskan beralih berbelanja di toko lain alih-alih meminta toko tersebut tutup, maka sesungguhnya kita sedang bertoleransi terhadap orang lain yang masih menyukai berbelanja di toko tersebut. Kita menjadi intoleran ketika memaksa toko tersebut tutup. Lagipula selama yang toko tersebut jual adalah barang-barang yang halal dan legal serta tidak merugikan masyarakat, maka kita tidak punya hak untuk menutup paksa toko tersebut hanya berdasarkan ketidaksukaan kita berbelanja di toko tersebut.

Begitu juga saat kita memilih menginap semalam di tempat lain dan memutuskan pertemanan dengan akun seseorang yang tidak kita suka. Kita sudah bertoleransi terhadap penyelenggara hajatan, pemilik akun fb dan para pendukungnya. Menjadi intoleran ketika kita ngamuk-ngamuk meminta orang menghentikan hajatan atau memaksanya menutup akun fb karena terganggunya kepentingan kita.

Artinya saat kita tidak menyukai sesuatu yang masih disukai oleh orang lain, dan yang mereka sukai bukanlah hal yang melanggar hukum, maka yang bisa kita lakukan adalah self control. Kita yang harus membuat diri kita nyaman dengan melakukan pilihan sendiri. Bukan memaksakan kehendak kita agar orang lain bersikap dan berselera sama seperti kita.

Maka saya terkeZut Zut Zut sekali saat ada orang-orang yang mencaci para calon Hafidz yang menutup telinga mereka sendiri saat terdengar suara musik dengan perkataan INTOLERAN. Bahkan lebih jauh mengklaim mereka salah didikan dan melabeli ajarannya sesat dan jahanam. Innalillahi.

Apakah para penghapal Alqur'an tersebut meminta panitia mematikan musik yang mungkin sedang dinikmati oleh orang lain di ruangan tersebut? Tidak!

Apakah para santri tersebut ngamuk-ngamuk lantas mengepruk speaker biar rusak dan musiknya mati? Nggak kan?

Apakah para calon Hafidz Qur'an tersebut tiba-tiba berdakwah dalam ruangan dengan suara lantang mengatakan bahwa musik haram dan kalian jahil karena masih mendengarnya? Gak begitu tuh!

Jadi mereka itu intoleran kepada apa dan siapa? Yang mereka tutup telinga mereka sendiri, bukan telinga orang lain. Dan mereka bersikap seperti itu dengan hujjah yang kuat, bahkan sangat kuat.

Mereka tak ingin hapalan Qur'an yang susah payah berada dalam kepala mereka terdistorsi dengan suara musik lalu menguap. Mereka memilih perilaku untuk menjaganya. Karena hilangnya hapalan Alqur'an akibat mendengar musik itu bukan bualan belaka. Banyak kisah nyatanya.

Tidak mudah menghapal Alqur'an dan tidak semua orang bisa melakukannya. Hanya orang-orang tertentu yang menjalani pelatihan tertentu yang bisa melakukannya. Maka saat seseorang terpilih atau memilih untuk menjadi Hafidz Qur'an, maka ia harus menjalani semua tuntutan dari program tahfidz yang dijalaninya. Termasuk untuk menghindari musik saat mengikuti program.

Hal ini sebenarnya tidaklah berbeda dengan seorang atlit yang harus menjaga asupan makanan dan minuman yang dikonsumsinya. Apakah jika kita melihat atlit menolak makan gorengan lantas kita bully dengan bilang:
"Ente kaku amat kayak kanebo kering. Kan gak ade salahnye kalo cheating dikit bro n sist?"

Coba jajal ngomong gituh sama CR7.
Sekalian minta dia buat minum coke pake kalimat, "That's nothing wrong to get a lil bit fun, Bro."

Kebagusan kalo die gak inj*k-inj*k batang leher lu!

Lagipula kalo mau dirembetin ke perkara halal atau haramnya musik, itu sudah berabad-abad dibahas oleh para ulama dan menjadi khasanah pengetahuan Islam. Baik yang menghalalkan ataupun yang mengharamkan sama-sama memiliki hujjah yang kuat. So, yuks banyak baca dan belajar lagi bro n sista.

Jangan asal bully! Malu sama Barby! (rf/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Senin, 23 May 2022 15:00

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Senin, 23 May 2022 14:45

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

Senin, 23 May 2022 05:08

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Ahad, 22 May 2022 23:37

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Ahad, 22 May 2022 23:15

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Ahad, 22 May 2022 21:10

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Ahad, 22 May 2022 20:46

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Ahad, 22 May 2022 20:17

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ahad, 22 May 2022 15:05

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

Ahad, 22 May 2022 15:00

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ahad, 22 May 2022 14:43

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Ahad, 22 May 2022 13:35

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Ahad, 22 May 2022 13:20

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Ahad, 22 May 2022 13:00

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Ahad, 22 May 2022 12:45

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Ahad, 22 May 2022 10:32

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Sabtu, 21 May 2022 20:29

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Sabtu, 21 May 2022 17:14

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Jum'at, 20 May 2022 17:09

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Jum'at, 20 May 2022 16:30


MUI

Must Read!
X