Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.655 views

Kasus Novia-Randi, Rusaknya Pergaulan Masa Kini

 

Oleh: Rochma Ummu Arifah

Beberapa saat belakangan ini, publik kembali dikagetkan dengan viralnya berita bunuh diri seorang gadis di atas pusara ayahnya. Sejumlah fakta yang terungkap setelah kematiannya semakin menambah kegaduhan negeri ini.

Sistem Pergaulan yang Amburadul

Bunuh dirinya seorang mahasiswa ini disinyalir karena depresi. Keadaan hubungannya dengan sang pacar sangat tidak baik dimana dia sudah dua kali aborsi lantaran sang pacar tak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak keluarga sang pacar juga tak ada pembelaan terhadap dirinya. Justru mereka lebih membela anaknya dan mendukung perbuatan anaknya yang tak mau bertanggung jawab.

Ditambah dengan meninggalnya ayah si gadis semakin menambah kekacauan dirinya. Seakan tak punya sandaran, akhirnya dia mengakhiri hidupnya dengan meminum racun di atas pusara ayahnya. Publik pun sontak menghujat sang pacar dan keluarganya. Memaki kebiadaban dan kepicikan mereka yang sampai akhirnya membuat si gadis bunuh diri.

Tak hanya fakta aborsi yang terungkap, dari sini juga muncul bagaimana perilaku keduanya kala pacaran. Walau sempat diduga ada kekerasan saat melakukan hubungan suami istri, dapat diketahui telah lepasnya norma agama dalam menjaga hubungan pria dan wanita ini.

Keduanya telah melakukan hubungan layaknya suami istri. Hubungan yang hanya bisa dijalankan saat ikatan suci pernikahan sudah terucapkan.  Namun, sudah didahului tanpa ikatan resmi. Inilah yang menjadi pangkal sejumlah masalah yang mengikutinya.

Fakta ini tentu sangat mudah kita temukan di masyarakat saat ini. Mudahnya bagi seorang wanita untuk menganugerahkan perhiasaan terindahnya pada pria yang bukan seharusnya menerima. Entah dengan alasan cinta atau pun harta, hal ini seakan mudah saja dilakukan.

Terlebih karena harta. Hanya demi beberapa lembar uang merah, seorang gadis rela menampakan auratnya serta menyajikan pelayanan layaknya istri kepada pria asing. Alasan himpitan kehidupan atau pun tuntunan gaya hidup muncul belakangan.

Islam Menjaga Pergaulan

Keadaan ini jauh berbeda dengan pengaturan Islam. Islam tentu memiliki seperangkat aturan kehidupan yang mengatur tentang pergaulan pria dan wanita. Karena memang Islam menjaga keduanya saat menjalankan interaksi bersama di masyarakat.

Aturan individu mengatur tentang bagaimana pribadi muslim menjaga dirinya sendiri. Dengan dasar keimanan, pengaturan ini lebih mudah dijalankan. Bagi pria, ada aturan menahan pandangan sehingga dia tak jelalatan melihat beragam pemandangan indahnya kaum hawa di depannya. Hal ini dijelaskan dalam surat An-Nur ayat 30 yang berbunyi, "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat."

Dengan menjaga pandangan, para pria akan lebih mudah menjaga kemaluan mereka. Di ayat selanjutnya, yaitu An-Nur 31, dijelaskan mengenai pengaturan wanita. Wanita sebagai objek yang penuh keindahan, pun diharuskan untuk menjaga dirinya, tidak menampakan perhiasannya yang nyata-nyata akan memberikan godaan bagi kaum pria.

Dengan penjagaan dari setiap individu muslim inilah, tatanan pergaulan masyarakat akan ditekan sedemikian rupa untuk memunculkan persoalan dan rusaknya pergaulan.

Tak berhenti pada ranah individu saja, masyarakat Islam yang tersusun atas individu-individu muslim yang memiliki keimanan dan menjalankan aturan Islam, salah satunya dalam ranah pergaulan yang sudah disebutkan di atas, akan dipenuhi dengan individu-individu yang beriman dan menjalankan syari'at. Sehingga terbentuklah masyarakat Islam. Mereka tak akan tinggal diam melihat ada sedikit kemungkaran di depan matanya. Keinginan untuk mencegah, menjaga dan mengoreksi kemungkaran itulah yang akan membuat sistem Pergaulan terjaga dengan baik.

Lapis ketiga dari penjagaan dalam sistem pergaulan muslim adalah negara. Menjadi tugas negara untuk mengawal penerapan syari'at Islam oleh setiap warga muslim. Jika ditemukan pelanggaran oleh satu individu muslim, negara akan memperbaikinya.

Selain untuk pengaturan individu, negara juga melindungi warganya dari setiap hal yang bisa memantik rusaknya pergaulan masyarakat. Tidak boleh ada kesempatan untuk khalwat dan ikhtilat yang sering kali menjadi awal rusaknya hubungan pria dan wanita di ranah publik.

Negara juga memberikan penjagaan agar syahwat tak mudah diumbar tanpa kontrol. Negara punya wewenang kuat menghilangkan konten-konten berisi pornografi di media sosial. Inilah yang ditenggarai menjadi pemicu maraknya aksi kekerasan seksual belakangan ini.

Negara juga menjaga pemenuhan kebutuhan dasar setiap warganya sehingga tak sampai ada wanita yang rela menjual harga dirinya demi seonggok harta.

Dari sini, terlihat peran strategis negara demi menjaga sistem pergaulan masyarakat. Negara juga akan berkerjasama dengan pihak individu dan masyarakat demi penjagaan masyarakat dari pelanggaran syari'at Islam. Dengan ini, akan tercipta masyarakat Islam yang dipenuhi dengan rasa keimanan dan kemauan keras untuk melaksanakan syari'at dalam setiap lini kehidupan.

Islam Menjaga Wanita

Pengaturan Islam mengenai sistem pergaulan sudah terbukti penerapannya dalam masa kejayaan Islam sejak jaman Rasulullah sampai Khalifah pengganti beliau. Pengaturan ini sudah terbukti dan tak hanya berhenti dalam tataran konsep semata.

Salah satu kisah masyhur yang terkenang sepanjang masa adalah apa yang dilakukan Khalifah Mu'tasim Billah saat ada wanita yang mengadukan tentara Yahudi yang mengusik kehormatannya. Khaifah pada saat itu tak tinggal diam namun menggerakan pasukannya demi menjaga kehormatan si wanita musimah.

Dari sini dapat kita lihat besarnya perhatian Islam dalam penjagaannya demi kemuliaan wanita. Islam dengan sistemnya tak akan tinggal diam atas kezaliman yang terjadi, khususnya untuk kalangan wanita. Memang, hanya sistem inilah yang akan mampu mengawal kemuliaan wanita, menjaga dengan sebaik-baiknya, serta menghilangkan setiap hal yang akan mengganggu eksistensinya. Itulah Islam dengan kesempurnaan aturannya. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kamis, 18 Aug 2022 19:26

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Kamis, 18 Aug 2022 18:57

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Kamis, 18 Aug 2022 15:03

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Kamis, 18 Aug 2022 14:03

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 17 Aug 2022 20:47

Mengawal Generasi Muslim

Mengawal Generasi Muslim

Rabu, 17 Aug 2022 20:39

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Rabu, 17 Aug 2022 20:31

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Rabu, 17 Aug 2022 20:25

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Selasa, 16 Aug 2022 21:18

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Selasa, 16 Aug 2022 21:15

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Selasa, 16 Aug 2022 20:30

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Selasa, 16 Aug 2022 20:19

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Selasa, 16 Aug 2022 19:49

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Selasa, 16 Aug 2022 10:42

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Selasa, 16 Aug 2022 10:29

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Selasa, 16 Aug 2022 09:00


MUI

Must Read!
X