Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.136 views

Ide Kesetaraan, Benarkah Perempuan Teracuni Feminisme?

 

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd.

"Aturan dari mana ibu harus menyusui anaknya? Menyusui itu pilihan perempuan yang telah jadi ibu untuk anaknya. Tidak menyusui juga pilihan yang harus dihargai. Woman's body, woman's choice". Begitu cuitan salah satu akun di twitter tanggal 3 Juli 2020.

Memang, banyak alasan yang membuat sebagian wanita enggan menyusui anaknya. Bisa jadi ada yang ingin menyusui langsung, tapi qadarullah tidak bisa karena alasan medis. Ada juga yang sebenarnya bisa menyusui, tapi memilih untuk tidak menyusui anaknya.

Salah satu alasan ibu tak mau menyusui bayinya adalah demi mempertahankan bentuk tubuh, dalam hal ini payudara ibu. Ya, payudara ibu saat menyusui akan penuh dengan ASI karena lonjakan hormon yang mendukung tubuh ibu untuk mengASIhi anaknya. Tapi, lambat laun, payudaranya akan terlihat kempis seiring datangnya waktu menyapih anak. Itu karena produksi ASI berkurang sebagaimana kebutuhan ASI anak yang kian berkurang.

Bagi perempuan tipe ini, bentuk tubuhnya jauh lebih berarti. Belum lagi saat benaknya dipenuhi dengan rasa kecewa akan suaminya. Lantas merasa "Kenapa harus saya yang berkorban sehingga berubah menjadi tidak menarik? Kenapa bukan suami saja yang berkorban mencari uang lebih banyak agar bisa membeli susu formula?"

Apalagi bila ada perasaan khawatir akan kesetiaan suaminya, perempuan seperti ini makin tidak mau menyusui. Di zaman sekarang yang penuh dengan perselingkuhan, wajar muncul rasa takut ditinggalkan. Di saat istri merasa dirinya sudah habis-habisan berkorban, bahkan bentuk tubuh menjadi tak karuan, eh suami malah bebas melenggang ke lain hati, tanpa perubahan apapun pada dirinya.

Dari ilustrasi di atas, mudah sekali kita temukan kesalahan pemikiran mereka yang menolak untuk menyusui anak sendiri. Salah satunya tentang ide kesetaraan.

Kalau saya berkorban hamil, melahirkan, menyusui yang membawa dampak perubahan untuk tubuh saya, lalu suami berkorban apa? Adakah pengorbanan suami yang setara dengan hamil, melahirkan juga menyusui? 

Padahal, bukan suami yang akan mengganti semua pengorbanan para ibu, para istri. Karena suami tak punya apa-apa tuk mengganti. Tapi, Allah sang Pemilik Alam Semesta beserta seluruh isinyalah yang akan mengganti. Allah lebih tahu tentang beban para ibu saat hamil. Allah lebih tahu apa yang dilalui para ibu saat melahirkan, yang sampai dikatakan perjuangan hidup dan mati. Allah lebih tahu perjuangan mengasihi yang sampai lecet dan berdarah itu. Allah tahu.

Keliru, sangat keliru jika berharap balasan pada makhluk, bahkan pada suami sebagai partner hidup sekalipun. Karena suami juga makhluk, yang fitrahnya lemah dan terbatas.

Sebelum mempertanyakan dan menuntut lebih jauh, ada baiknya kita berhenti dan merenung sejenak. Kembali kita resapi niat untuk menikah, hamil, dan punya anak. Untuk ibadah bukan? Ibadah pada Allah, jalan menggapai ridhoNya. Lantas, sudah sepatutnya kita optimal mengerjakan semuanya hanya untuk Allah, baik itu diapresiasi oleh suami atau tidak. Diapresiasi oleh keluarga atau tidak.

Biarlah Allah saja yang membalas. Toh, memang hanya Allah yang tahu sakitnya, lelahnya kita walaupun kita tak mengeluh padaNya.

Sayangnya, pemikiran feminis dengan ide kesetaraannya telah merasuk seperti rembesan air yang bocor. Tak terasa pemikiran ini lambat laun masuk ke dalam benak muslimah. Sehingga tanpa sadar, mereka meneriakkan kesetaraan dalam rumah tangganya. Lebih jauh lagi mempertanyakan pengorbanan dirinya dan bahkan menuntut pengorbanan yang sama dari suaminya.

Woman's body, woman's choice kata mereka. Padahal, tubuh ini hanya titipan Allah, akan dimintai pertanggungjawaban. Setiap pilihan kita pun akan dimintai pertanggungjawaban. Maka, berhati-hatilah dalam melangkah. Berhati-hatilah dalam memilih.

Inilah potret buruk sekulerisme, pemisahan agama dari kehidupan yang semakin menjauhkan muslim dari agamanya. Yang lekat dalam benak justru ide asing yang batil. Ide yang tak kenal akan pahala dan dosa. Mana kenal feminis tentang pahala menyusui? Mana kenal feminis tentang pahala hamil dan melahirkan? Mana kenal feminis tentang pahala berkhidmat pada suami? Di mata mereka itu semua adalah penjajahan.

Sudah berapa banyak ladang pahala yang seharusnya bisa didapat malah disiakan dan dibuang karena pemikiran batil ini?

Sudah saatnya kita campakkan ide feminis dan kesetaraannya beserta sekulerisme dari diri dan negara ini. Saatnya kembali merengkuh Islam sebagai solusi dalam sistem kehidupan kita, baik secara individu, bermasyarakat, dan bernegara. Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Ini Jam TIdur Terbaik di Malam Hari Menurut Hasil Studi

Ini Jam TIdur Terbaik di Malam Hari Menurut Hasil Studi

Kamis, 29 Oct 2020 23:48

Pantas Khawatir Diboikot, Volume Perdangangan Prancis dengan Negara Muslim 100 Miliar USD Lebih

Pantas Khawatir Diboikot, Volume Perdangangan Prancis dengan Negara Muslim 100 Miliar USD Lebih

Kamis, 29 Oct 2020 22:05

PM Pakistan Imran Khan Minta Muslim Bersatu Melawan Islamofobia

PM Pakistan Imran Khan Minta Muslim Bersatu Melawan Islamofobia

Kamis, 29 Oct 2020 21:15

Warga Saudi Bersenjatakan Pisau Serang Kedubes Prancis di Jeddah, Satu Penjaga Terluka

Warga Saudi Bersenjatakan Pisau Serang Kedubes Prancis di Jeddah, Satu Penjaga Terluka

Kamis, 29 Oct 2020 20:45

Legislator: Pemerintah Harus Tegas Hadapi Freeport

Legislator: Pemerintah Harus Tegas Hadapi Freeport

Kamis, 29 Oct 2020 20:18

Instagram Perpanjang Durasi Live Dari 1 Jam Menjadi 4 Jam

Instagram Perpanjang Durasi Live Dari 1 Jam Menjadi 4 Jam

Kamis, 29 Oct 2020 18:28

DDII Serukan Ikuti Boikot terhadap Produk-produk Perancis dari Berbagai Tokoh Umat Islam Sedunia

DDII Serukan Ikuti Boikot terhadap Produk-produk Perancis dari Berbagai Tokoh Umat Islam Sedunia

Kamis, 29 Oct 2020 18:10

Twitter Sempat 'Down' di Asia Karena Masalah Jaringan

Twitter Sempat 'Down' di Asia Karena Masalah Jaringan

Kamis, 29 Oct 2020 16:40

Aksi Didepan Istana, Hima Persis Terbangkan Balon Bertuliskan Jokowi-Amin Gagal

Aksi Didepan Istana, Hima Persis Terbangkan Balon Bertuliskan Jokowi-Amin Gagal

Kamis, 29 Oct 2020 16:20

Maulid Nabi Muhammad SAW, Muhammadiyah Dorong Maksimalkan Syi’ar Islam

Maulid Nabi Muhammad SAW, Muhammadiyah Dorong Maksimalkan Syi’ar Islam

Kamis, 29 Oct 2020 16:15

Abu Janda Lagi

Abu Janda Lagi

Kamis, 29 Oct 2020 16:10

Jum’at – Ahad: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh, Rabiul Awwal 1442 H

Jum’at – Ahad: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh, Rabiul Awwal 1442 H

Kamis, 29 Oct 2020 15:00

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

Kamis, 29 Oct 2020 14:50

Sumpah Pemuda Lahir dari Para Pemuda Berjiwa Pendobrak

Sumpah Pemuda Lahir dari Para Pemuda Berjiwa Pendobrak

Kamis, 29 Oct 2020 07:57

Reses di Kota Tual, Legislator PKS Temukan Banyak Desa Belum Teraliri Listrik

Reses di Kota Tual, Legislator PKS Temukan Banyak Desa Belum Teraliri Listrik

Kamis, 29 Oct 2020 07:20

Survei IPO: Kekecewaan Terhadap Kinerja Presiden Meningkat dari 33,5% menjadi 51%

Survei IPO: Kekecewaan Terhadap Kinerja Presiden Meningkat dari 33,5% menjadi 51%

Kamis, 29 Oct 2020 07:06

Isi Masa Reses, Anis Sapa Struktur PKS Jakarta Timur

Isi Masa Reses, Anis Sapa Struktur PKS Jakarta Timur

Kamis, 29 Oct 2020 07:02

Walimah Nikah yang Inspiratif

Walimah Nikah yang Inspiratif

Kamis, 29 Oct 2020 06:47

Mati-matian Bela Demokrasi, Di Akhirat Ternyata Demokrasi Tak Memberi Syafaat

Mati-matian Bela Demokrasi, Di Akhirat Ternyata Demokrasi Tak Memberi Syafaat

Kamis, 29 Oct 2020 05:04

Kecam Presiden Prancis Macron, Ribuan Umat Islam di Solo Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kecam Presiden Prancis Macron, Ribuan Umat Islam di Solo Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kamis, 29 Oct 2020 04:22


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X