Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.634 views

Merindukan Tontonan Sebagai Tuntunan

 

Oleh:

Henyk Nur Widaryanti

 

ANAK adalah permata bagi orang tuanya. Ia bak mutiara yang memberikan kebahagiaan bagi seluruh rumah. Lebih dari itu anak adalah tanggung jawab orang tua. Menyiapkan mereka menjadi generasi yang terbaik dan penerus bangsa adalah tanggung jawab orang tua. Apalagi Emak, yang memiliki tugas ibu dan pengatur rumah tangga. Memiliki  keistimewaan mendidik anak sejak kandungan adalah hadiah sekaligus amanah terbesar dalam hidupnya. 

Emak perlu menyiapkan rencana pendidikan anaknya. Dari pendidikan di rumah, sampai pendidikan di sekolah. Agar ketika besar, si anak dapat membedakan baik dan buruk. Mereka tak mudah terjerumus dengan fatamorgana dunia. Baik di masa remaja maupun dewasa. Sehingga mereka dapat menjadi mutiara umat, keluarga bahkan agama. 

Namun, bagaimana mau dikata berhasil. Emak milenial zaman sekarang sedang dibingungkan dengan penyajian tontonan yang jadi tuntunan anak-anaknya. Di era belajar di rumah, justru setiap prime time anak-anak di suguhi sajian-sajian film yang kurang didikan. Sebut saja film yang menceritakan anak SMP yang hamil di luar nikah, adanya gap antara si kaya dan si miskin, dunia percintaan para remaja yang dihiasi dengan pelukan, pegangan tangan, berkhalwat, bahkan hingga sajian film pelakor atau istri yang dianiaya. 

Semua lengkap dengan bumbu-bumbu dramatis yang siap mengocok perasaan penontonnya. Dalih stasiun tv hanya menyajikan film atau tayangan yang ramai dan diminati masyarakat membuat kita faham akan satu hal. Mereka ada untuk meraup bisnis yang sebesar-besarnya. Bukan untuk mendidik  para generasi negeri ini. Walaupun ada beberapa tayangan yang memang mendidik, tapi mungkin hanya 10% dari seluruh program yang ada. 

Jika makanan hiburan anak-anak hanya sebatas itu saja. Bagaimana mereka bisa membedakan baik dan buruk. Kebanyakan mereka akan cenderung menikmati sajian ini karena pemainnya ganteng/cantik, ceritanya lucu, ceritanya mengharukan dll. Bukan mengambil ibrah bahwa semua itu salah dan tak patut dicontoh. Mereka bisa jadi tahu kalau semua hanya drama, tapi tetap saja hanyut dalam cerita itu. Dan tidak sedikit pula yang membayangkan jika itu terjadi pada dirinya. Bagaimana jika akhirnya dipraktikkan? 

Meskipun dalam setiap tontonan diberi label SU untuk semua umur, 13+ untuk usia 13 tahun ke atas, BO perlu bimbingan orang tua. Label itu hanya semacam pemberitahuan. Tidak akan ada jaminan dapat menyaring siapa yanga menontonnya. Bahkan kadang kala para anak justru diam-diam mencuri waktu untuk menonton tayangan yang tak senonoh.

Jika sajian ini terus dibiarkan, jangan kaget kalau para Emak jadi stress. Anaknya tak lagi jadi penurut, mereka lebih suka nongkrong bareng teman daripada bercengkrama dengan keluarga, tidak adanya komunikasi yang baik antar anggota keluarga, mulai membantah orang tua, hingga diam-diam mencuri waktu pacaran dengan lawan jenisnya. 

Untuk mengantisipasi itu semua para Emak kudu multitalenta. Selain sebagai Emak, seyogyanya bisa menjadi teman curhat si anak. Ada setiap waktu ketika anak membutuhkan. Menemani anak saat mereka memilih tontonan. Hingga harus up date dunia remaja sekarang seperti apa. Yang paling penting sejak dini si anak perlu diberikan bimbingan keimanan. Dan cara membedakan mana yang benar dan salah. 

Hanya saja, tugas Emak di era saat ini tidaklah mudah. Si Emak mendidik A, tapi lingkungan dan tontonannya ngajak ke B atau C. Akhirnya tidak ada sinkronisasi antara si Emak dan lingkungan. Hal ini akan menghambat pendidikan si anak. Bahkan anak akan cenderung bingung. Alhasil mereka akan memilih yang dianggap tidak ribet dan tidak cerewet. 

Maka, untuk membantu proses pendidikan para Emak diperlukan lingkungan yang mendukung. Baik dari keluarga, tayangan di tv, masyarakat, sekolah hingga tatanan kebijakan. Tayangan tv akan mendukung pendidikan yang baik berasaskan keimanan jika kebijakan dari para pembuatnya juga mendukung hal itu. Tapi, jika tak ada kebijakan dari pusat, stasiun tv akan menyajikan tayangan yang menurut mereka menguntungkan. Bukan mendidik atau tidak. 

Keluarga pun demikian, mendidik anak bukan sekadar tugas Emak. Tapi seluruh anggota keluarga perlu urun rembug dan ambil bagian. Ayah bahkan kakek dan nenek yang tinggal serumah dengan mereka harus ikut berperan mendidik anak. Jika ada perbedaan, akibatnya akan fatal. Akan muncul gap antara anggota keluarga, yang membuat anak justru tak nyaman. Dan membuat mereka  akan memilih kutub yang menguntungkan si anak. 

Masyarakat termasuk sekolah juga ikut bersinergi mendidik anak agar terbentuk kepribadian yang baik. Semua itu tak akan bisa terlaksana jika tak ada dukungan pusat si pembuat kebijakan. Jika ada aturan dan kurikulum yang benar, akan dipastikan menghasilkan anak-anak yang tidak hanya kompeten di bidangnya tapi juga beriman. Iman inilah yang akan menjaga perilaku si anak dari keburukan. Wallahua'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Selasa, 20 Oct 2020 19:41

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Selasa, 20 Oct 2020 17:26

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Selasa, 20 Oct 2020 09:33

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Selasa, 20 Oct 2020 07:02

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X