Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.942 views

Pengantin Pesanan, Beginikah Perempuan Diperlakukan?

 

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd

 

"Wanita dijajah pria sejak dulu

Dijadikan perhiasan sangkar kumadu" (sabda alam)

Lagu di atas adalah salah satu lagu pemberontakan atas 'penjajahan' yang terjadi menimpa wanita. Sehingga kini bermunculan banyak gerakan emansipasi wanita, mendobrak adat menomorduakan wanita. Kesetaraan gender pun semakin didengungkan.

Benarkah wanita terjajah oleh pria? Terjajah oleh adat patriarki? Atau terjajah oleh gendernya?

Belum lama ini diberitakan 29 perempuan WNI menjadi korban pengantin pesanan di Cina. Ada 29 perempuan dan keluarganya ini dijanjikan akan dinikahi oleh orang kaya di Cina sana. Mereka dijanjikan penghidupan yang layak untuk sang perempuan dan keluarga di kampung halaman.

Awalnya memang mereka dapat sejumlah uang. Tapi sesampainya di Tiongkok sana, perempuan-perempuan ini mendapatkan perilaku yang tidak menyenangkan dari suami dan keluarganya. Mulai dari pemaksaan melayani suami padahal sedang datang bulan atau sakit. Pemaksaan bekerja dengan jam panjang di pabrik dengan upah yang dikuasai suami dan keluarganya. Hingga dihukum tidur di luar rumah tanpa bantal dan selimut juga tak diberi makan 3-5 hari jika melawan.

Ya, tidak ada hubungan kekeluargaan. Yang nampak justru lebih kepada perbudakan dan eksploitasi. Mana ada suami yang tega istrinya diperlakukan seperti itu? Mana ada mertua yang sejahat itu kecuali di sinetron? Sayangnya ini bukan sinetron, ini kenyataan pahit yang harus dihadapi sekitar 29 perempuan WNI yang jadi korban pengantin pesanan. Tiga diantaranya alhamdulillah berhasil kabur dan sudah berada di Indonesia, 26 orang sisanya masih dalam jeratan suaminya di Cina. Dan ternyata, fenomena pengantin pesanan ini tidak hanya menimpa negeri zamrud khatulistiwa saja. Negara-negara ASEAN lainnya ternyata juga mengalaminya. 

Fenomena ini terjadi disinyalir karena populasi perempuan di Cina yang lebih sedikit dari laki-lakinya, enggannya perempuan Cina untuk menikah, ditambah biaya 'mahar' yang mahal jika menikah dengan perempuan Cina. Adanya fenomena pengantin pesanan ini akan lebih dipermudah lagi transaksinya dalam balutan proyek One Belt One Road yang digagas Cina. Semua bentuk transaksi dari dan ke Cina akan sangat dipermudah, termasuk transaksi manusia.

Fenomena yang termasuk Tindak Pidana Perdagangan Orang ini terjadi karena cara pandang terhadap perempuan. Perempuan dipandang sebagai barang komoditas yang bisa diperjualbelikan. Inilah kacamata ala kapitalisme. Semuanya bisa dijual, semuanya termasuk komoditas asal menguntungkan si penjual. Ada supply, ada demand. Ada permintaan ada penawaran. Tak ada pertimbangan halal haram, atau bahkan Ridho Allah. Yang ada hanya untung rugi.

Inilah derita perempuan yang sesungguhnya terjadi. Kejadian ini bukan karena patriarki, juga bukan karena adat. Tapi karena kapitalisme yang memandang perempuan sebagai komoditas, tak ada bedanya dengan boneka, dan barang lainnya.

Beda halnya dengan Islam, Islam memandang perempuan sebagai makhluk mulia, tonggak peradaban dengan tugas utama ummu wa robbatul bayt: ibu dan pengurus rumah tangga. Dari rahimnya lahir generasi-generasi berkualitas yang diasuh dengan pondasi keimanan. Sehingga tak heran lahir generasi terbaik yang melegenda hingga kini. Seperti Imam Syafi'i, Muhammad Al Fatih, Umar bin Abdul Aziz, dan banyak lagi. Ada peran besar ibunda yang mendidik mereka. 

Jadi, yang seharusnya diperjuangkan bukanlah penghapusan patriarki, adat atau yang senada dengan hal tersebut. Tapi, yang harus dihapuskan adalah penerapan sistem kapitalisme. Ialah yang menjadi racun pemikiran, yang menggerakkan aktivitas manusia dengan landasan materi semata. Semua ditimbang dalam untung rugi ala manusia, ala pengusaha. Dan ini bertentangan dengan aturan dari Allah. Sehingga wajar jika kesengsaraan yang hadir. Akankah aturan seperti ini yang diinginkan untuk mengatur hidup kita? Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

Senin, 19 Oct 2020 09:35

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Senin, 19 Oct 2020 09:23

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

Senin, 19 Oct 2020 09:17

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Senin, 19 Oct 2020 08:44

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Ahad, 18 Oct 2020 23:55

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Ahad, 18 Oct 2020 22:49

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Ahad, 18 Oct 2020 22:38

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Ahad, 18 Oct 2020 21:15

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Ahad, 18 Oct 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X