Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.923 views

Hijabku Urusanmu?

 

Oleh:

Amalidatul Ilmi

Alumni UIN Sunan Ampel Surabaya

 

SEJAUH berkembangnya peradaban hingga hari ini. Semakin banyak para muslim dan muslimah sedikit demi sedikit memahami agamanya.

Mulai dari mahasiswa, karyawan, pengusaha hingga masyarakat biasa tak malu mengikuti pengajian. Mereka baik sendiri maupun rame-rame berbondong-bondong hadir di majelis ilmu.

Maka tak ayal perubahan pada diri nampak pada kehidupan sehari-hari. Terlebih para muslimah. Dulu di negeri yang mayoritas muslim ini masih terasa asing muslimah menutup aurat.

Namun di era milenial ini. Segala informasi mengenai ilmu pengetahuan, edukasi hingga konten-konten dakwah mudah diakses. Banyak muslimah yang akhirnya memutuskan hijrah.

Bak bola salju yang menggelinding. Semakin hari kian banyak yang meniti jalan hijrah. Salah satunya tampak dari cara muslimah mengenakan busana ketika keluar rumah. Yang dikenal dengan Hijab Syar'i.

Perpaduan antara gamis dengan kerudung yang menjuntai hingga menutupi dada. Ditambah balutan kaos kaki yang menutupi kaki. Menjadikan muslimah lebih anggun dan tentunya semakin menunjukkan identitasnya sebagai muslimah.

Itu semua memang sudah tertera aturannya dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah. Perintah berjilbab ada di dalam QS. Al-Ahzab 59

"Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” 

Kemudian perintah berkerudung hingga menutupi dada ada dalam QS. An-Nur ayat 31

"Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (aurat-nya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya...."

Selanjutnya menutup kaki karena termasuk aurat disampaikan oleh rasulullah saw.

Sebagimana rasulullah menyampaikan kepada Asma binti Abu Bakar ra

"Wahai Asma! Sesungguhnya wanita jika sudah baligh maka tidak boleh nampak dari anggota badannya kecuali ini dan ini (beliau mengisyaratkan ke muka dan telapak tangan)." (HR. Abu Dâwud, no. 4104 dan al-Baihaqi, no. 3218. Hadist ini di shahihkan oleh syaikh al-Albâni rahimahullah)

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika bersabda mengenai masalah menjulurkan ujung pakaian, aku berkata kepada beliau, ‘wahai Rasulullah bagaimana dengan kami (kaum wanita)?’. Nabi menjawab: ‘julurkanlah sejengkal‘. Lalu Ummu Salamah bertanya lagi: ‘kalau begitu kedua qadam (bagian bawah kaki) akan terlihat?’. Nabi bersabda: ‘kalau begitu julurkanlah sehasta‘." (HR. Ahmad 6/295, Abu Ya’la dalam As Sanad 1/325, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah 1/828)

Semua itu telah dijelaskan dalam syari'at. Namun, akhir ini mencuat kepermukaan. Menyoal tentang pakaian muslimah tersebut. Dejilbabisasi atau Dehijabisasi. Ya sebuah argumentasi yang tak setuju dan ingin mengubah mind set muslimah tentang berhijab.

Memahami Dejilbabisasi

“Dejilbabisasi bukan berarti orang tidak boleh berjilbab. Jilbabisasi tidak sama dengan hak seseorang untuk berjilbab.”

“Jilbabisasi adalah segala bentuk upaya dalam masyarakat agar setiap perempuan berjilbab di ruang publik dan di depan non-muhrim, secara terus-menerus.”

“Dejilbabisasi adalah upaya mengakhiri jilbabisasi tersebut. Salah satu sebabnya, karena kami kaum perempuan harus sehat. Kami memerlukan vitamin D alami dari sinar matahari menembus langsung ke kulit kami, dengan pakaian yang tepat di ruang publik.”

Itulah kutipan beberapa paragraf dari penulis yang mengusung dejilbabisasi.

=====

Dari pernyataan tersebut dapat kita pahami bahwa adanya dejilbabisasi adalah upaya untuk melawan jilbabisasi yang saat ini banyak menarik perhatian muslimah untuk dibahas melalui media maupun majelis ilmu.

Itu pula yang banyak mendorong muslimah untuk hijrah. Bagaimana tidak di era milenial saat ini tindak kejahatan/kriminalitas yang banyak memakan korban dari perempuan terus merebak.

Mulai dari pelecehan seksual, pemerkosaan hingga pembunuhan. Hal tersebut seolah biasa dan terus berulang dan tak henti media-media memberitakan. Dengan motif, korban dan tempat yang berbeda-beda.

Jadi para muslimah yang sudah mengetahui kewajibannya menutup aurat ingin segera mengenakan hijab secara sempurna.

Pentingnya Standar

Pada kutipan kalimat “Dejilbabisasi bukan berarti orang tidak boleh berjilbab. Jilbabisasi tidak sama dengan hak seseorang untuk berjilbab.”

Atas nama hak seolah jilbab boleh saja dipakai boleh saja tidak. Tentunya inilah standar yang berasal dari manusia. Mempertimbangkan baik buruknya untuk dirinya dari diri sendiri bukan dari pencipta.

Selanjutnya kalaupun para muslimah yang menutup aurat secara sempurna dikatakan bisa kurang vitamin D. Sebab tidak terpapar sinar matahari. Saya rasa hingga detik ini tidak ada penelitian yang menghasilkan simpulan demikian.

Justru saat muslimah menutup aurat secara sempurna ia mendapat pahala sebab menjalankan syari'at. Selain itu ia akan terlindungi dari penyakit yang disebabkan dari sinar UV.

Kalaupun muslimah yang menutup aurat kurang vitamin D. Ia bisa mengupayakan agar tubuhnya tercukupi vitamin tersebut. Misal dengan berjemur beberapa menit di bawah sinar matahari pagi.

Tak masalah dia berjemur tetap menggunakan hijab sempurna. Karena sinar matahari akan tetap bisa tembus dalam dirinya. Jadi, tak bisa dibilang muslimah yang menutup aurat kekurangan vitamin D.

Karena tak mungkin Allah SWT menciptakan sesuatu untuk menyusahkan atau menyiksa. Karena pèncipta itu paling tahu dan paham akan ciptaan-Nya.

Standar bagi seorang muslim bukanlah dari dalam dirinya atau orang lain. Tapi standar halal haram yang sudah ditetapkan syara'. Dengan menggunakan iman yang mantap sesorang akan menjalankan perintah dengan sungguh-sungguh.

Sebagai seorang muslim yang beriman pula saat ada perintah dari Rabb-Nya ia akan "sami'na wa atha'na" kami mendengar dan kami taat. Bukan "sami'na wa ashoyna" kami mendengar dan kami berpaling.

Inilah standar yang mampu menguatkan seorang muslim untuk senantiasa bertakwa dan taat pada Allah. Yang nantinya akan Allah beri balasan surga.

Waspadai Segala Macam Ide Sekuler

Dejilbabisasi dan semacamnya bisa lahir dan tumbuh subur di sistem sekuler kapitalis saat ini. Bagaimana tidak? Segala bentuk kebebasan bisa terwujud.

Setidaknya ada 4 bentuk kebebasan dalam sistem ini. Yakni, kebebasan berekspresi/berprilaku, kebebasan beragama, kebebasan berpendapat dan kebebasan dalam kepemilikan.

Sebagai seorang muslim penting untuk senantiasa mengkaji Islam. Agar tiap pemikiran atau ide-ide yang bertentangan dengan Islam ia tahu dan tidak mengambilnya dan dijalankan dalam kesehariannya.

Maka urusan hijab akan dapat dipahami semua muslimah sebagai kewajiban dan urusan ia dengan Allah SWT. Bukan urusan manusia yang dapat mengatur gimana aturan menutup aurat. Manusia ranahnya adalah menyampaikan yang benar sesuai pedoman Al-Qur'an dan As-Sunnah.

Selain itu pentingnya dakwah ditengah-tengah umat untuk menerapkan Islam secara sempurna dalam institusi negara harus terus digencarkan. Karena dengan itu akan menjaga kemuliaan Islam dan kaum muslimin.

Dengan itu pula segala bentuk penyimpangan baik dilakukan individu atau kelompok akan segera diatasi. Bahkan negara akan membuat tiap individu dalam suasana takwa sehingga tidak berani untuk berbuat keburukan apalagi disebarkan.Wallahu 'alam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
RUU Ketahanan Keluarga, Harapan Perbaikan dan Upaya Tambal Sulam

RUU Ketahanan Keluarga, Harapan Perbaikan dan Upaya Tambal Sulam

Jum'at, 28 Feb 2020 19:48

Komunitas Muslim India di Medan Serukan Demonstrasi Bela Kehormatan Agama

Komunitas Muslim India di Medan Serukan Demonstrasi Bela Kehormatan Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 19:16

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Jum'at, 28 Feb 2020 18:40

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Jum'at, 28 Feb 2020 17:55

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Jum'at, 28 Feb 2020 16:41

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Jum'at, 28 Feb 2020 16:20

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Jum'at, 28 Feb 2020 15:06

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Jum'at, 28 Feb 2020 14:54

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Jum'at, 28 Feb 2020 10:27

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 09:26

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Jum'at, 28 Feb 2020 07:25

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

Jum'at, 28 Feb 2020 05:42

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Jum'at, 28 Feb 2020 05:09

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Kamis, 27 Feb 2020 23:10

Ada 2.500 Jemaah Umrah Indonesia Hari Ini yang Berangkat ke Saudi

Ada 2.500 Jemaah Umrah Indonesia Hari Ini yang Berangkat ke Saudi

Kamis, 27 Feb 2020 23:10

Kematian Pasien Terduga Virus Corona di Semarang, Bukhori: Pemerintah Harus Transparan!

Kematian Pasien Terduga Virus Corona di Semarang, Bukhori: Pemerintah Harus Transparan!

Kamis, 27 Feb 2020 22:19

Jepang Dapat 'Lampu Hijau' Ekspedisi ke Mars

Jepang Dapat 'Lampu Hijau' Ekspedisi ke Mars

Kamis, 27 Feb 2020 21:40

Tragedi Susur Sungai, Tiga Guru Digunduli

Tragedi Susur Sungai, Tiga Guru Digunduli

Kamis, 27 Feb 2020 21:38

Menikahkan Si Kaya dengan Miskin, Solusi Pengentasan Kemiskinan?

Menikahkan Si Kaya dengan Miskin, Solusi Pengentasan Kemiskinan?

Kamis, 27 Feb 2020 21:25

Instagram Uji Coba Stiker Komentar di Stories

Instagram Uji Coba Stiker Komentar di Stories

Kamis, 27 Feb 2020 21:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X