Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.562 views

Rithah binti Abdullah: Ketika Karier Bukan Demi Kesetaraan

 

Oleh:

Faiqoh Himmah*

 

APA yang dibanggakan wanita di era modern ini? Hampir pasti mayoritas sepakat jawabannya adalah karier. Di era emansipasi, karier bagi wanita ibarat sebuah “kewajiban modern” untuk meraih yang disebut kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Menurut doktrin feminisme (yang merupakan induk emansipasi), wanita berkarier lebih terlindungi dari ancaman kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Wanita karier lebih mandiri secara ekonomi, sehingga mereka mandiri dalam mengambil keputusan. Tidak melulu harus bergantung pada suami.

Secara kasat mata, kita menyaksikan ini sebagai sebuah kemajuan. Para wanita memiliki kesempatan luas untuk mengaplikasikan ilmu, menuangkan gagasan dan berlomba dalam kreativitas. Namun dampak turunan dari kemandirian wanita bernafaskan tuntutan kesetaraan ini amat mengerikan. Angka gugat cerai kian tinggi. Membawa dampak pada nasib generasi.

Lebih dari itu, paham kesetaraan telah menjauhkan wanita muslimah (sadar atau tidak) dari ruh Islam. Islam seringkali dituduh mengekang kebebasan wanita. Terutama dalam hal hukum bekerja/karier. Padahal sejatinya, bekerja adalah mubah saja bagi wanita. Bahkan dalam sejarah Islam, terdapat kisah mengagumkan. Di mana wanita menjadi tulang punggung keluarga, dan berbahagia dengannya. Bukan karena paham kesetaraan atau emansipasi ala feminisme. Namun karena dorongan iman.

Sebutlah Rithah binti Abdullah atau Zainab Ats-Tsaqafiyyah binti Abdullah bin Mu’awiyah Ats-Tsaqafiyyah, istri Abdullah bin Mas’ud. Ada yang mengatakan Ra’ithah, ada pula yang mengatakan bahwa namanya adalah Zainab, sedangkan Ra’ithah  adalah panggilannya. Ada juga yang mengatakan namanya adalah Zainab sedangkan Ra’ithah adalah panggilannya. Ada juga yang mengatakan bahwa Rithah adalah istri lain dari Abdullah bin Mas’ud.

Dan siapakah yang tak kenal Adullah bin Mas’ud? Salah seorang shahabat yang amat dekat dan dicintai Rasulullah saw. Abdullah bin Mas’ud begitu istimewa karena pemahamannya terhadap Al-Quran dan fiqih, juga karena kesalehan dan ketakwaannyaa. Hal ini diakui di kalangan para shahabat Nabi. Abu Musa Al-Asyari pernah berkata tentang  dirinya, “Jangan tanyakan tentang apapun kepadaku selama Ibn Mas’ud ada di antara kalian.”

Namun di tengah karunia dan keistimewaan yang Allah swt berikan kepada Abdullah bin Mas’ud, pernah dalam satu episode kehidupannya dia diuji dengan kemiskinan. Abdullah bin Mas’ud dikenal tidak memiliki harta dan lemah secara fisik. Sementara Rithah, istrinya adalah wanita yang mahir dalam bidang kerajinan tangan. Rupanya Allah menetapkan rizki untuk keluarga Abdullah bin Mas’ud mengalir dari kemahiran istrinya. Rithah menggunakan hasil pekerjaannya untuk menakahi suami dan anak-anaknya. Posisinya sebagai tulang punggung keluarga ini benar-benar menjadikannya sibuk sampai-sampai ia tak memiliki harta untuk disedekahkan. Sementara ia sangat berharap mampu bersedekah karena bersedekah itu mendatangkan ridlo dan pahala dari Allah swt.

Kegelisahannya ini mengantarkannya pada Rasulullah saw. Rithah mengadu pada Rasulullah saw, “Sesungguhnya aku adalah seorang wanita yang memiliki keahlian dalam bidang kerajian tangan, lalu aku menjual hasilnya. Sedangkan aku, anakku dan suamiku tidak memiliki apapun. Sementara mereka selalu menyibukkanku sehingga aku tidak dapat bersedekah. Apakah aku akan mendapatkan pahala dari memberikan nafkah untuk mereka?”

Rasulullah saw kemudian bersabda, “Engkau akan mendapatkan pahala dari hal tersebut selama engkau menafkahi mereka. Maka berikanlah nafkah untuk mereka.”

Masya Allah… inilah kegelisahan seorang muslimah. Ia gelisah bukan karena suaminya miskin. Ia gelisah bukan menuntut kesetaraan. Ia gelisah bukan hendak menggugat cerai suaminya yang miskin. Ia gelisah bukan hendak menuntut peralihan kepemimpinan keluarga kepadanya karna ialah pemberi nafkah! Ia gelisah bukan menginginkan pertukaran peran dalam rumah tangga! Kemandirian ekonomi Rithah tidak lantas menjadikannya terdorong untuk menggugat itu semua. Ia gelisah semata mencari tahu, apakah Allah ridlo atas nafkahnya? Adakah pahala untuknya? Ia gelisah akan akhiratnya!

Kisah ini sungguh telah memberi teladan kepada para muslimah, Islam sama sekali tidak mempermasalahkan wanita bekerja. Bahwa hukum wanita bekerja adalah mubah. Dan Islam tidak menyia-nyiakan nafkah yang ia berikan pada keluarganya. Bahwa itu semua mendapat pahala dari Allah. Dan ini adalah kesetaraan yang hakiki.

Keluarga Abdullah bin Mas’ud adalah teladan, bagi siapa saja yang memahami bahwa dunia ini fana dan akhiratlah kelak tempat tinggal yang sebenarnya. Dunia adalah materi dan materi tidaklah abadi. Dunia adalah ladang untuk mencapai akhirat. *Mompreneur, pemerhati persoalan perempuan

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

Senin, 19 Oct 2020 09:35

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Senin, 19 Oct 2020 09:23

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

Senin, 19 Oct 2020 09:17

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Senin, 19 Oct 2020 08:44

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Ahad, 18 Oct 2020 23:55

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Ahad, 18 Oct 2020 22:49

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Ahad, 18 Oct 2020 22:38

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Ahad, 18 Oct 2020 21:15

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Ahad, 18 Oct 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X