Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.597 views

Tuntutan LGBT, Isyarat Kematian Demografi di Jepang?

 

Oleh: Erika Kartini

Tokyo – Tepat di hari Valentine 2019, tiga belas pasangan sesama jenis menuntut kesetaraan pernikahan. Mereka mengajukan tuntutan hukum kepada pemerintah di pengadilan distrik di seluruh Jepang dengan alasan bahwa penolakan untuk mengizinkan mereka menikah adalah tidak konstitusional dan diskriminatif. Ke-13 pasangan berharap keluhan mereka akan mengarah pada perubahan sehingga pasangan sesama jenis akan diakui oleh masyarakat Jepang.

Di Jepang, setidaknya satu dari 11 orang teridentifikasi sebagai lesbian, gay, biseksual atau transgender. Survey ini dilakukan Oktober 2018 oleh raksasa iklan Dentsu Inc., yang mencakup 60.000 orang berusia antara 20 dan 59 tahun secara nasional.

Jepang merupakan salah satu negara maju di Asia. Jepang berhasil menampilkan wajah negara yang memiliki teknologi tinggi, disiplin, bersih dan rapi. Namun, sebagai negara yang menganut Kapitalisme, Jepang tidak bisa menghindari dampak buruk dari ideologi rusak ini. Sebagaimana Barat yang mengalami kerusakan akibat penerapan kapitalisme, Jepang harus berjuang untuk menghadapi krisis generasi akibat sibuk mengejar materi dan melupakan institusi keluarga.

Buah Simalakama Dihadapi oleh Jepang?

Gaya hidup bebas hasil dari liberalisme yang merupakan turunan dari kapitalisme, tidak bisa dihindari. Lama kelamaan komunitas-komunitas LBGT semakin mendesak pemerintah untuk diakui dan dilindungi secara hukum. Padahal, pada saat yang sama Jepang sedang mencari cara agar populasi penduduk semakin meningkat. Tentu ini menjadi buah simalakama bagi Jepang. Jika pemerintah tidak mengakomodir keinginan mereka, maka tuduhan-tuduhan anti HAM akan diserukan. Cap diskriminatif akan disematkan pada pemerintah.

Sebenarnya jika Kapitalisme yang diadopsi, dimana pun negaranya tetap sama prinsipnya. Untuk negara maju seperti Jepang, hanya lebih rapi dan tersistem saja pengelolaannya. Jepang dan negara-negara maju lainnya yang menganut Kapitalisme, sedang menghadapi krisis di berbagai bidang termasuk sosial. Kapitalisme telah membuat masyarakat mati-matian mengejar materi agar mereka bisa hidup layak. Negara tidak mampu memberikan jaminan. Rakyat harus berjuang sendiri. Pemerintah hanya berfungsi sebagai regulator saja.

Di Jepang masyarakat harus membayar berbagai tagihan setiap bulan seperti asuransi dan pensiun. Negara hanya berdiri sebagai penyimpan dana saja. Pemerintah menarik uang pensiun setiap bulan terhadap seluruh rakyat Jepang yang bekerja agar mereka tetap terjamin hidupnya di hari tua nanti. Padahal seharusnya pemerintahlah yang berkewajiban menjamin kehidupan para lansia yang jumlahnya besar. Ini baru satu contoh saja, belum lagi yang lain seperti pendidikan dan kesehatan.

Tuntutan-tuntutan inilah yang membuat warga jepang harus bekerja keras agar bisa terus survive dalam hidupnya. Maka muncullah trend keengganan untuk berkeluarga. Pernikahan adalah institusi yang membebani mereka. Tagihan-tagihan pasti akan bertambah. Waktu untuk bekerja juga akan terganggu karena harus mengurusi pasangan dan anak. Sehingga menurunkan pemasukan setiap tahunnya. Ditambah lagi gejolak ekonomi yang tidak menentu akibat Kapitalisme semakin membuat mereka ketakutan untuk membangun institusi keluarga. Perhitungan-perhitungan materialisme inilah yang akhirnya membuat pilihan hidup sendiri tanpa keturunan menjadi semacam wabah di masyarakat Jepang.

Sementara itu, Liberalisme yang merupakan saudara kandung Kapitalisme telah sukses diimpor oleh Jepang. Gaya hidup barat telah menggeser budaya timur yang sudah berlaku selama puluhan tahun. Penyimpangan seksual menjadi sesuatu yang biasa di Jepang. Kebebasan dalam bertingkah laku membuat pelaku LGBT semakin merajalela dan berani menunjukkan eksistensinya, bahkan menuntut pengakuan legal dari pemerintah. Saat ini di sekolah-sekolah Jepang tingkat menengah sedang massif dikampanyekan terkait homo seksual. Beberapa guru memberi arahan bahwa gay adalah kelompok yang harus diterima dalam kehidupan masyarakat.

Nilai-nilai HAM serta kebebasan yang merupakan produk dari Sekularisme telah menjadi jalan kerusakan generasi. LGBT menjelma menjadi ancaman demografi di Jepang. Meski Jepang adalah negara maju yang memiliki teknologi tinggi serta displin yang bagus tetap saja akan menjadi sebuah peradaban rusak jika Kapiitalisme yang diadopsi.

Kapitalisme adalah ideologi rusak dan merusak. Ia lahir dari Sekularime yaitu paham yang memisahkan agama dari kehidupan. Agama hanya urusan individu dengan tuhannya. Tidak boleh dibawa-bawa dalam konteks kenegaraan. Karena fungsi Tuhan sebagai pembuat aturan dihilangkan maka manusia sendirilah yang akhirnya membuat aturan kehidupan. Padahal manusia adalah mahluk yang terbatas. Manusia tidak bisa mengetahui hakikat baik dan buruk tanpa bimbingan wahyu.

Islam Mengatur Semua Aspek Kehidupan

Islam adalah ideologi yang lahir dari aqidah Islam yang menyatakan bahwa Allah Swt adalah tuhan yang menciptakan alam, manusia dan kehidupan. Tidak hanya menciptakan tapi juga sekaligus memberikan aturan terhadap ketiganya. Dalam Islam tujuan hidup bukanlah mengejar materi tetapi menggapai ridha Allah. Sehingga pernikahan yang di dalam Islam dianggap sebagai ibadah sehingga tidak akan dihindari. Memiliki keturunan juga dianggap sebagai sunnah karena Rasulullah Saw suka terhadap ummatnya yang banyak.

Karena menikah dan memiliki keturunan adalah sesuatu yang dianjurkan, maka Khilafah sebagai institusi negara dalam Islam akan memberikan jaminan terlaksananya perbuatan tersebut. Dengan mekanisme pengaturan ekonomi yang dijalankan Daulah Khilafah maka kehidupan kaum muslim akan sejahtera. Mereka tidak lagi berpikir ribuan kali untuk berumah tangga dengan alasan ekonomi. Keyakinan bahwa rizki berasal dari Allah juga semakin membuat mereka mantap melangkah menuju pernikahan. Mereka tidak merasa khawatir ketika mendapat keturunan, bahkan berlomba-lomba menambahnya.

Khalifah sebagai kepala negara dalam Islam adalah pelayan ummat. Ia harus menjamin seluruh rakyatnya mendapat kehidupan yang layak. Khalifah ibarat induk dan rumah yang menjadi tempat berlindung bagi ummat. Ummat tidak dibiarkan sendiri menghadapi kesulitan hidup karena Daulah Khilafah bukan sekadar regulator tetapi merupakan pengurus ummat.

Dikisahkan bagaimana Khalifah Umar bin Khattab memanggul sekarung gandum yang diberikan kepada satu keluarga karena kelaparan di tengah malam. Kisah para khalifah selanjutnya juga mudah ditemui tentang bagaimana Daulah Khilafah memberikan kemudahan bagi pemuda yang ingin menikah dengan memberikan bantuan dana.

Dalam Islam, LGBT adalah termasuk ke dalam penyimpangan seksual. Tidak ada tempat bagi penyimpangan seksual dalam Islam. Menikah hanya boleh dilakukan dengan lawan jenis. Karena tujuan pernikahan selain mendapat ketenangan juga agar mendapatkan keturunan.

Islam telah memberikan pengaturan yang sempurna dan menyelematkan bagi manusia. Islam adalah ideologi yang berasal dari Allah Swt, Al Khaliq sekaligus Al Mudabbir. Sebagai pencipta tentu saja Allah Swt mengetahui apa saja yang baik dan apa saja yang merusak bagi manusia.

“Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (mahluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang dihadapan mereka dan apa yang dibelakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apapun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar” (QS Al-Baqarah: 255).

Wallahu a’lam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
AS Akan Evakuasi Seluruh Pasukan Tersisa dari Suriah Utara Terkait Operasi Militer Turki

AS Akan Evakuasi Seluruh Pasukan Tersisa dari Suriah Utara Terkait Operasi Militer Turki

Ahad, 13 Oct 2019 22:30

PA 212 Tidak akan Rekonsiliasi dengan Pemerintah Jika...

PA 212 Tidak akan Rekonsiliasi dengan Pemerintah Jika...

Ahad, 13 Oct 2019 22:22

Pasukan Turki dan SNA Rebut Bagian Barat dan Distrik Pusat Kota Tal Abyad dari Teroris YPG

Pasukan Turki dan SNA Rebut Bagian Barat dan Distrik Pusat Kota Tal Abyad dari Teroris YPG

Ahad, 13 Oct 2019 21:50

Erdogan: 490 Teroris YPG Berhasil Dinetralkan Selama Operasi Perdamaian Musim Semi di Suriah Utara

Erdogan: 490 Teroris YPG Berhasil Dinetralkan Selama Operasi Perdamaian Musim Semi di Suriah Utara

Ahad, 13 Oct 2019 21:30

Ditolak UGM, Kuliah Umum UAS di UII Dihadiri 7000 Jamaah

Ditolak UGM, Kuliah Umum UAS di UII Dihadiri 7000 Jamaah

Ahad, 13 Oct 2019 20:06

Upaya Membangun Peradaban Mulia dengan Tahfizh Properti

Upaya Membangun Peradaban Mulia dengan Tahfizh Properti

Ahad, 13 Oct 2019 18:26

Pasukan Militer Libya Tembak Jatuh Pesawat Tempur Pasukan Haftar di Sabratha Barat

Pasukan Militer Libya Tembak Jatuh Pesawat Tempur Pasukan Haftar di Sabratha Barat

Ahad, 13 Oct 2019 17:36

Raja Salman Setujui Pengerahan Pasukan dan Peralatan AS Tambahan ke Arab Saudi

Raja Salman Setujui Pengerahan Pasukan dan Peralatan AS Tambahan ke Arab Saudi

Ahad, 13 Oct 2019 16:25

Undang UAS, Anggota DPD RI Apresiasi UII

Undang UAS, Anggota DPD RI Apresiasi UII

Ahad, 13 Oct 2019 15:35

Jamaah Penuhi Masjid Agung Sunda Kelapa Ikuti Dzikir dan Munajat Akbar Mujahid 212

Jamaah Penuhi Masjid Agung Sunda Kelapa Ikuti Dzikir dan Munajat Akbar Mujahid 212

Ahad, 13 Oct 2019 14:00

Masih Soal Pembatalan Kuliah Umum UAS di UGM

Masih Soal Pembatalan Kuliah Umum UAS di UGM

Ahad, 13 Oct 2019 06:18

Mahsa University Malaysia Kunjungi SMA Ar-Rohmah Putri Malang

Mahsa University Malaysia Kunjungi SMA Ar-Rohmah Putri Malang

Ahad, 13 Oct 2019 01:38

Menag Tegaskan Pemerintah Tak akan Hapus Pendidikan Agama Islam

Menag Tegaskan Pemerintah Tak akan Hapus Pendidikan Agama Islam

Sabtu, 12 Oct 2019 23:25

Siapa yang Radikal dan Intoleransi?

Siapa yang Radikal dan Intoleransi?

Sabtu, 12 Oct 2019 22:20

Universitas Edinburgh Tarik Semua Mahasiswanya dari Mesir Setelah Penangkapan 2 Siswa Pertukaran

Universitas Edinburgh Tarik Semua Mahasiswanya dari Mesir Setelah Penangkapan 2 Siswa Pertukaran

Sabtu, 12 Oct 2019 22:00

Badan Intelijen Israel Mossad Akui Pembunuhan Pemimpin Hamas di Luar Negeri

Badan Intelijen Israel Mossad Akui Pembunuhan Pemimpin Hamas di Luar Negeri

Sabtu, 12 Oct 2019 21:30

Pemerintah Yaman Bantah Ada Proposal Pertukaran Tahanan oleh Pemberontak Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Bantah Ada Proposal Pertukaran Tahanan oleh Pemberontak Syi'ah Houtsi

Sabtu, 12 Oct 2019 21:05

AS Akan Kirim Pasukan, Jet Tempur dan Pertahanan Udara Tambahan ke Arab Saudi

AS Akan Kirim Pasukan, Jet Tempur dan Pertahanan Udara Tambahan ke Arab Saudi

Sabtu, 12 Oct 2019 20:45

Turki Rebut Kota Utama Ray Al-Ayn dari Pasukan Komunis Kurdi

Turki Rebut Kota Utama Ray Al-Ayn dari Pasukan Komunis Kurdi

Sabtu, 12 Oct 2019 20:25

Dakwah Perlu Kesungguhan, Kerja Keras dan Munajat

Dakwah Perlu Kesungguhan, Kerja Keras dan Munajat

Sabtu, 12 Oct 2019 20:12


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X