Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.165 views

Duta GenRe Kalbar 2019, Corong Liberalisasi Generasi?

 

Oleh: Rut Sri Wahyyningsih

BKKBN  Kalimantan Barat dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional, 15 Mei lalu,  mengadakan acara pemilihan Duta Genre ke 9 seKalimantan.  Radliatul Adawiyyah (17) terpilih sebagai Duta Genre 2019. Ia berasal dari Kabupaten Sambas dan saat ini sedang menempuh pendidikan di bangku SMA. Program silver genRe yaitu share ilmu versi remaja generasi berencana dengan menyasar remaja  untuk menjadikan zero di tiga sektor (zero tidak menikah muda, zero seks bebas, dan jauhi narkoba). Duta Genre ini diadakan serentak dengan Hari Anti Narkoba Internasional.(pontianakpost.co.id,27/06/19).

Tak bisa dipungkiri, remaja memang pihak yang paling rentan menghadapi gempuran kebebasan dan kemajuan teknologi. Ini semua bukan tanpa sebab. Faktanya, telah terjadi pengikisan arah pandang terhadap makna generasi berencana yang berusaha disuntikkan pada pemikiran remaja. 

Keluarga menjadi tempat awal bagi remaja untuk mencegah pengaruh buruk dari luar. Keluarga adalah tempat awal anak mengenal akidah dan kemudian menguatkannya, menjadikannya arah pandang dalam hidupnya yang nantinya menjadi benteng.  Sayangnya, kini semakin sedikit keluarga yang paham visi mulianya. Padahal bagi keluarga muslim hal itu telah diperintahkan Allah dalam Alquran  Ath Tahrim 66:6, yaitu seruan bagi setiap kepala keluarga agar menjaga keluarganya dari api neraka.  

Kaum Kafir barat dengan gerakan feminisnya berusaha menarasikan sumber dari penderitaan wanita adalah karena dalam institusi keluarganya dia tak punya banyak hak mengatur dan membuat keputusan. Maka berbagai upaya dilakukan guna mendorong perempuan untuk berdaya secara finansial. Melupakan tugas mulianya sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Sebagai dampaknya anak yang beranjak remaja harus puas berkeluh kesah dengan anak sebayanya atau malah tenggelam dengan gadget dan narkoba. Terlebih dengan teknologi 4.0 hal itu mudah didapatkan. Kemaksiatan masuk rumah semudah gadget masuk kantung saku sekolah mereka.

Jelas makin berat beban keluarga hari ini. Karena masyarakat dimana sebuah keluarga tinggal pun tak mampu menjadi sandaran meringankan bebannya. Sikap individualistis juga sekuler menjadi cara pandang masyarakat kekinian. Maka batasan halal haram, baik buruk menjadi kabur. Remaja yang agamis namun tak menolak eksis ala milenialis justru jadi publik figur. Sementara remaja yang menundukkan pandangan dan menjaga kehormatannya dianggap radikal.

Kegamangan jati diri ini jika terus berlanjut akan menimbulkan sikap apatis. Berapa banyak remaja yang merasa gagal karena tidak mendapat support yang tepat dari keluarga dan masyarakat. Sudah bisa dipastikan, gerakan genre bagi remaja ini hanyalah sebagai corong ide liberalisasi agar semakin dalam diterima oleh generasi muda. Tak ada pencapaian optimal mereka selain meraih kebebasan atas diri sendiri untuk berbicara, berprilaku dan memiliki. Islam jelas tak memiliki tempat dalam program ini. Definisi batil inilah yang terus digaungkan dan menjauhkan dari pemahaman Islam yang benar.

Pergaulan bebas, narkoba dan menikah dini tak akan menjadi momok jika para remaja ini diberi pengarahan yang tepat. Yaitu penanaman akidah yang kuat, agar kepribadiannya tumbuh secara seimbang antara pola pikir dan pola sikap. Islam seharusnya menjadi cara pandang yang senantiasa diterapkan dalam pendidikan baik di dalam lingkungan sekolah maupun diluar.

Gerakan remaja genre ini jelas harus ditolak dan diluruskan. Karena gerakan terencana yang dimaksudkan adalah berasal dari kebebasan individu ala sekulerisme dan liberalisme. Lihatlah, yang menentang nikah dini malah melegalkan pacaran dan seks bebas, yang menolak narkoba anehnya juga menolak remaja bertakwa yang terikat dengan Islam dan ajaran agamanya. Lebih parahnya, mereka justru melabeli pemuda seperti ini dengan teroris atau radikalis. Bagaimana mungkin program bermuka dua ini malah didukung kampanyenya? Sungguh mengherankan dan memprihatinkan bagi keberlangsungan generasi muda yang lebih baik. Wallahu a'lam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Presiden Somalia Hadiri Sidang PBB untuk Ppertama Kalinya

Presiden Somalia Hadiri Sidang PBB untuk Ppertama Kalinya

Ahad, 22 Sep 2019 23:45

Afghanistan Klaim Tangkap Komplotan Pemboman Rumah Sakit

Afghanistan Klaim Tangkap Komplotan Pemboman Rumah Sakit

Ahad, 22 Sep 2019 22:53

Sertifikat Halal Makanan Impor, Perlukah?

Sertifikat Halal Makanan Impor, Perlukah?

Ahad, 22 Sep 2019 22:35

Presiden Kashmir Sesalkan Pernyataan Sekjen PBB

Presiden Kashmir Sesalkan Pernyataan Sekjen PBB

Ahad, 22 Sep 2019 21:43

Dr Tiar Anwar Bahtiar: Dasar Pemikiran Orang Komunis dan Liberlis Itu Sama

Dr Tiar Anwar Bahtiar: Dasar Pemikiran Orang Komunis dan Liberlis Itu Sama

Ahad, 22 Sep 2019 21:39

Dosen Attaqwa Bekasi: Penafsiran Abdul Aziz Tak Utuh

Dosen Attaqwa Bekasi: Penafsiran Abdul Aziz Tak Utuh

Ahad, 22 Sep 2019 21:30

Gerakan Nasional Kedaulatan Pangan untuk Umat

Gerakan Nasional Kedaulatan Pangan untuk Umat

Ahad, 22 Sep 2019 21:29

PD Muhammadiyah Pulang Pisau Sabtu Gelar Shalat Istisqa, Ahad Hujan Deras

PD Muhammadiyah Pulang Pisau Sabtu Gelar Shalat Istisqa, Ahad Hujan Deras

Ahad, 22 Sep 2019 21:28

Soal Karhutla, Berikut Pernyataan Sikap PB PII

Soal Karhutla, Berikut Pernyataan Sikap PB PII

Ahad, 22 Sep 2019 21:28

Wisata Halal Bukan SARA

Wisata Halal Bukan SARA

Ahad, 22 Sep 2019 21:27

Menlu Saudi: Iran Bertanggung Jawab atas Serangan Aramco

Menlu Saudi: Iran Bertanggung Jawab atas Serangan Aramco

Ahad, 22 Sep 2019 20:37

Pesawat Tempur Tak Dikenal Bombardir Kamp Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Anbar Irak

Pesawat Tempur Tak Dikenal Bombardir Kamp Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Anbar Irak

Ahad, 22 Sep 2019 20:15

HRW Desak Mesir Menghormati Aksi Protes Damai Menentang As-Sisi

HRW Desak Mesir Menghormati Aksi Protes Damai Menentang As-Sisi

Ahad, 22 Sep 2019 19:28

Korupsi; Extra Ordinary, Ordinary atau Orderan?

Korupsi; Extra Ordinary, Ordinary atau Orderan?

Ahad, 22 Sep 2019 19:24

Tentara Pemerintah Libya Gagalkan Serangan Pasukan Khalifa Haftar di Selatan Tripoli

Tentara Pemerintah Libya Gagalkan Serangan Pasukan Khalifa Haftar di Selatan Tripoli

Ahad, 22 Sep 2019 19:15

Jet Tempur Prancis yang Dijual ke Mesir Digunakan dalam Mendukung Serangan Pasukan Haftar di Tripoli

Jet Tempur Prancis yang Dijual ke Mesir Digunakan dalam Mendukung Serangan Pasukan Haftar di Tripoli

Ahad, 22 Sep 2019 18:47

Longmarch, Cara Hilangkan Rasa Malas pada Santri Akhlak Plus Wirausaha

Longmarch, Cara Hilangkan Rasa Malas pada Santri Akhlak Plus Wirausaha

Ahad, 22 Sep 2019 17:45

Komandan AS Bersikeras Pejuang IS Bersembunyi di Antara Para Korban Pembantaian di Nangarhar

Komandan AS Bersikeras Pejuang IS Bersembunyi di Antara Para Korban Pembantaian di Nangarhar

Ahad, 22 Sep 2019 17:30

Persis: RUU Pesantren Belum Mengakomodir Keragaman Model Pesantren

Persis: RUU Pesantren Belum Mengakomodir Keragaman Model Pesantren

Ahad, 22 Sep 2019 17:28

Menikmati Zona Nyaman

Menikmati Zona Nyaman

Ahad, 22 Sep 2019 17:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X