Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.436 views

Vaksinasi Jadi Syarat Aktivitas di DKI?

 

Oleh:

Tony Rosyid || Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

MASYARAKAT menilai bahwa Pemprov DKI Jakarta paling serius dalam menangani pandemi Covid-19. Ini terlihat ketika Pemprov DKI melakukan antisipasi sejak virus mematikan ini belum masuk ke Indonesia, membuat langkah sigap saat virus sudah masuk, dan melakukan penanganan cepat ketika virus sudah menyebar dan memakan banyak korban.

Ikhtiar serius yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta sudah mulai tampak hasilnya. Dalam dua pekan ini, angka ApenyAebaran Covid-19 melandai. Dari 113 ribu kasus aktif pada tanggal 16 Juli, saat ini tinggal 15 ribu. Turun pesat dalam dua minggu.

Apa strategi yang dilakukan oleh Pemprov DKI? Pertama, memperbanyak testing dan tracing. Ini dilakukan untuk mengidentifikasi warga yang terinveksi, sehingga bisa segera ditangani. Pemprov DKI melakukan tes PCR hingga 20-30 ribu orang per hari. Ini melampaui standar WHO untuk Jakarta yaitu 1.521 orang per hari. Ini artinya bahwa testing di DKI Jakarta 15-20 kali lipat dari standar WHO.

Strategi testing dibarengi dengan penyiapan ruang isolasi yang memadai. Meski beberapa pekan sempat kewalahan, karena tingginya angka terinfeksi. Namun, sekarang semua telah teratasi.

Kedua, vaksinasi. Sampai bulan Juli, ada 4,2 juta warga KTP DKI yang tervaksinasi. Data lapangan membuktikan bahwa dari 4,2 juta itu, hanya 2,3 persen yang tetap terinfeksi. Tingkat kematian hanya 0,013 persen.

Artinya, vaksinasi terbukti ampuh untuk menekan penyebaran covid dan angka kematian. Dari data ini, Pemprov DKI membuat kebijakan baru: semua warga yang beraktivitas di DKI harus menunjukkan surat vaksin.

Tidak hanya Jakarta, sejumlah negara juga telah menerapkan kebijakan wajib vaksinasi sebagai syarat aktifitas publik. Diantaranya adalah Australia, Inggris, Rusia, Italia, Amerika, Yunani, Saudi Arabia, dll.

Ini mengingatkan kita ketika mau berangkat umroh. Dulu ada syarat vaksin miningitis. Dan kita telah terbiasa dengan vaksin ini. Sekarang, ditambah vaksin untuk covid. Agak kagok di awal, nanti lama-lama akan terbiasa.

Terkait kebijakan Gubernur DKI ini, pro kontra muncul. Dua-tiga hari ini mulai ramai di media dan medsos. Banyak yang mempertanyakan. Terutama soal adanya sanksi.

Anies menjelaskan bahwa vaksinasi terbukti mengurangi resiko jika sampai terpapar Covid. Yang sudah tervaksin, jikapun terpapar, maka yang bersangkutan merasakan tanpa gejala atau bergejala ringan. Mengapa? Karena vaksin telah mengajari tubuh mereka tentang virusnya, dan tentang bagaimana harus bereaksi terhadap SARS-Cov-2.

Di Jakarta, ada 300 lebih lokasi yang disiapkan untuk vaksinasi. Dan itu semua gratis. Karena itu, sangat mudah untuk mendapatkan vaksin.

Tujuan ketentuan ini adalah melindungi dari terjadinya gejala berat yg bisa fatal, jelasnya.

Analogi sederhananya soal wajib pakai helm jika bersepeda motor di jalan raya. Boleh naik sepeda motor ke jalan raya? Boleh, asal pakai helm. Apakah helm mencegah kecelakaan? Tidak. Apakah helm mengurangi risiko cedera fatal? Ya, kalaupun terjadi kecelakaan, risiko cedera fatal lebih kecil daripada yg tidak pakai helm, lanjut Anies.

Apakah kalau sudah pakai helm tetap harus taat protokol berlalu lintas? Ya, meski sudah pakai helm tetap harus taat protokol berlalu lintas: jaga kecepatan, jaga jarak aman dengan kendaraan di depannya dll, tegas Anies.

Dulu, saat helm diwajibkan juga rame kok. Sampai UU Lalu Lintas sempat ditunda. Kini 27 tahun kemudian, pakai helm sudah disadari sebagai ikhtiar melindungi diri, tutur Anies.

Menurut Anies, bahwa vaksin mirip seperti soal helm ini. Sekarang ini masih jadi perdebatan. Tidak apa-apa, itu bagian dari saling belajar. Tapi selama pandangannya mendasarkan pada landasan ilmu pengetahuan dan data empiris, maka perdebatan jadi bagus dan mencerahkan.

Prinsipnya: ikat dulu tali unta-nya, baru tawakal … tegasnya.

Soal sanksi, kata Anies, bukan untuk menambah pendapatan kas daerah. Bukan juga untuk membebani rakyat. Tapi semata-mata untuk melindungi dan menyelamatkan warga Jakarta.

Meski kebijakan sudah diambil, Anies tetap membuka ruang untuk berdialog. Selama dialog berbasis pada data dan mendasarkan pada ilmu pengetahuan, ini akan memberi pencerahan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Sabtu, 24 Sep 2022 21:34

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Sabtu, 24 Sep 2022 21:25

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Sabtu, 24 Sep 2022 21:12

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Sabtu, 24 Sep 2022 21:05

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Sabtu, 24 Sep 2022 08:35

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Sabtu, 24 Sep 2022 05:27

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Jum'at, 23 Sep 2022 23:21

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Jum'at, 23 Sep 2022 21:30

Menjadi Pemuda Istimewa

Menjadi Pemuda Istimewa

Jum'at, 23 Sep 2022 21:19

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Jum'at, 23 Sep 2022 20:55

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Jum'at, 23 Sep 2022 18:15

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Jum'at, 23 Sep 2022 17:32

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

Jum'at, 23 Sep 2022 17:24

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

Jum'at, 23 Sep 2022 17:01


MUI

Must Read!
X