Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.073 views

PPKM Darurat dan Ironi Impor TKA China

 

Oleh: Siti Saodah, S. Kom

PPKM (Pemberlakuan Pembebasan Kegiatan Masyarakat) darurat saat ini sedang diberlakukan seluruh Jawa dan Bali tujuannya untuk menekan penyebaran covid-19 di masyarakat. Karyawan kantoran ada yang melakukan WFH 50 persen bahkan ada yang 100 persen melakukan WFH selama PPKM darurat diberlakukan. Masyarakat diminta untuk mengurangi rutinitas keluar rumah kecuali keperluan darurat atau yang berkaitan kebutuhan sehari-hari. Masyarakat yang melanggar aturan pemerintah akan diberikan denda atau sanksi pidana.

PPKM darurat diberlakukan hanya untuk warga negeri ini saja, faktanya beberapa TKA asing masuk ke Indonesia selama PPKM darurat.  Dilansir dari antaranews.com, menurut Stakeholder Relations Manager Angkasa Pura I, ia membenarkan kedatangan TKA Tiongkok di Bandara Internasional Sultan Hasanudin Makasar. Menurutnya TKA Tiongkok yang berjumlah 20 orang merupakan pekerja kontrak untuk membangun smelter. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yaitu Andi Dermawan Bintang mengecek para TKA Tiongkok kemudian didapati bahwa mereka belum mengantongi izin untuk mempekerjakan mereka dari pemerintah pusat yaitu Kementerian terkait.

Masuknya TKA di masa PPKM darurat saat ini membuat masyarakat bertanya-tanya tentang kebijakan pemerintah. Mereka para TKA jelas-jelas dapat membawa varian baru covid-19. Pemerintah seharusnya komitmen dengan kebijakan yang dibuat bukan malah mencederai hati rakyat. Belum juga tuntas kasus penanganan covid-19, varian baru covid pun masuk ke negeri ini. Ditengarai mayoritas varian baru ini dibawa oleh mobilitas orang dari luar negeri.

Pemerintah telah lalai dengan memberikan izin masuk TKA untuk bekerja dalam kondisi yang tidak menentu seperti saat ini. Kebijakan pemerintah yang dibuat memerintahkan para karyawan dan masyarakat untuk membatasi mobilitas namun memberikan peluang kepada TKA untuk melenggang.

Kasus lonjakan varian baru covid tak bisa dianggap enteng, pasalnya ini berkaitan dengan mobilitas orang ke luar negeri dan dalam negeri. Pembatasan akses masuk dan ke luar negeri harusnya mampu menekan angka covid dan memberikan rasa aman, namun sayang penguasa tak membuat keputusan pembatasan akses tersebut.

Ironi, pemerintah dengan kebijakan PPKM saat ini membuat publik kembali bertanya. Benarkah kebijakan yang dibuat murni dari pemerintah atau ada campur tangan asing? Faktanya TKA malah diberikan kebebasan masuk ke dalam negeri. Wajar saja jika rakyat curiga bahwa campur tangan asing begitu kental dalam politik kebijakan penguasa. Proyek infrastruktur yang digencarkan pemerintah pun merupakan investasi asing.

Pemerintah berdalih bahwa TKA tersebut merupakan bagian dari proyek investasi asing. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan yang dibuat pemerintah tak dapat lepas dari pengaruh asing. Pemerintah jelas lebih mementingkan TKA ketimbang negaranya yang saat ini sedang berjuang mengatasi wabah.  

Lalu, bagaimana Islam menyikapi hal ini?

Syariah islam memiliki aturan dalam masalah investasi asing. Dalam bidang ekonomi, kepemilikan dibagi menjadi tiga yaitu kepemilikan umum, kepemilikan negara dan kepemilikan individu.

Kepemilikan umum yang meliputi padang, rumput, air dan api seperti pertambangan, minyak bumi, batubara, hutan dan lainnya, tidak boleh dimiliki oleh individu, negara bahkan asing. Negara wajib mengelola kepemilikan umum kemudian hasilnya digunakan untuk kepentingan umat secara adil. Kepemilikan umum tersebut tidak boleh sampai berpindah tangan ke pihak mana pun.

Jika ada pihak asing atau swasta yang ingin mengelola kepemilikan umum maka hal itu dilarang. Jika ada, maka dilihat dulu bagaimana status kewarganegaraannya. Semua hal tadi dapat terlaksana jika ada negara yang mampu menerapkan sistem ekonomi islam. Namun sayang sistem ekonomi islam tidak dapat diterapkan dalam negara kapitalis saat ini. Waalahualam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Latest News
Rakyat Malas

Rakyat Malas

Kamis, 05 Aug 2021 11:16

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Kamis, 05 Aug 2021 11:03

 Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 05 Aug 2021 10:57

Di Surga Bersama yang Dicintai

Di Surga Bersama yang Dicintai

Kamis, 05 Aug 2021 08:06

Tanggapi Menag Soal Baha'i, Sekum PP PERSIS Imbau Umat Waspadai Paham Perusak Aqidah

Tanggapi Menag Soal Baha'i, Sekum PP PERSIS Imbau Umat Waspadai Paham Perusak Aqidah

Kamis, 05 Aug 2021 06:03

Umat Islam Luruskan Niat! Dan Bersatulah!

Umat Islam Luruskan Niat! Dan Bersatulah!

Kamis, 05 Aug 2021 04:58

PPKM Eceran

PPKM Eceran

Kamis, 05 Aug 2021 01:21

Masalah Ucapan Selamat yang Bermasalah

Masalah Ucapan Selamat yang Bermasalah

Rabu, 04 Aug 2021 23:51

Fitnah Kubro: Usaha Balas Dendam Musuh Islam

Fitnah Kubro: Usaha Balas Dendam Musuh Islam

Rabu, 04 Aug 2021 22:15

Covid-19 dan Upaya Menjaga Amanah dari Allah SWT

Covid-19 dan Upaya Menjaga Amanah dari Allah SWT

Rabu, 04 Aug 2021 21:46

Kucurkan Rp 1 Triliun Atasi Pandemi, Fahira Idris: “DNA” Muhammadiyah Memberi

Kucurkan Rp 1 Triliun Atasi Pandemi, Fahira Idris: “DNA” Muhammadiyah Memberi

Rabu, 04 Aug 2021 21:40

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian-1)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian-1)

Rabu, 04 Aug 2021 21:00

Legislator PKS: Berapa Banyak Nyawa Lagi yang Harus Terkorbankan Demi Pencitraan?

Legislator PKS: Berapa Banyak Nyawa Lagi yang Harus Terkorbankan Demi Pencitraan?

Rabu, 04 Aug 2021 20:39

Umat Islam, Bersatulah!

Umat Islam, Bersatulah!

Rabu, 04 Aug 2021 19:41

Tradisi dan Seni Budaya Rawan Menjadi Pintu Masuk Nativisme

Tradisi dan Seni Budaya Rawan Menjadi Pintu Masuk Nativisme

Rabu, 04 Aug 2021 18:20

Gernas MUI Dapat Dukungan Penuh ACT

Gernas MUI Dapat Dukungan Penuh ACT

Rabu, 04 Aug 2021 16:13

Bahas Tantangan Dakwah di Era Digital, FMDKI Akan Gelar Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional 2021

Bahas Tantangan Dakwah di Era Digital, FMDKI Akan Gelar Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional 2021

Rabu, 04 Aug 2021 14:04

Terindikasi Kuat Lakukan Penodaan Agama, Tim Peneliti DDII Bawa Masalah Bahai ke Jalur Hukum

Terindikasi Kuat Lakukan Penodaan Agama, Tim Peneliti DDII Bawa Masalah Bahai ke Jalur Hukum

Rabu, 04 Aug 2021 07:02

Turki Tolak Bantunan Israel Untuk Perangi Kebakaran Hutan

Turki Tolak Bantunan Israel Untuk Perangi Kebakaran Hutan

Selasa, 03 Aug 2021 22:26

Pasukan Rezim Teroris Assad Lancarkan Serangan Baru Di Daraa

Pasukan Rezim Teroris Assad Lancarkan Serangan Baru Di Daraa

Selasa, 03 Aug 2021 21:54


MUI

Must Read!
X