Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.222 views

Istimewanya Doa-doa 'Pengakuan Dosa'

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga, sahabat, dan umatnya hingga akhir zaman.

Di antara sebab kebinasaan kaum durhaka terdahulu adalah berkutat dalam maksiat, tidak merasa salah, dan enggan taubat dari dosa dan memperbaikinya. Maka kehinaan bagi orang mengakui dosa ketika sudah berada di hadapan siksa neraka.

فَاعْتَرَفُوا بِذَنْبِهِمْ فَسُحْقًا لِأَصْحَابِ السَّعِيرِ

Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al-Mulk: 11)

Merasa banyak dosa dan mengakui kesalahan adalah bagian dari akhlak Islam yang mulia. Keduanya menjadi langkah awal keshalihan dan kesuksesan hidup. Pemiliknya akan cepat merespon kesalahan dengan meminta ampunan, bertaubat, dan memperbaiki amal.

Merasa banyak dosa dan mengakui kesalahan akan menumbuhkan rasa takut dan rodja’ (harapan kuat) kepada Allah. Yaitu takut dari murka dan siksa-Nya;  dan harapan kepada ampunan dan rahmat-Nya. Keduanya akan membimbing pemiliknya kepada kesempurnaan ibadah dan ketundukan.

Kesadaran akan lemahnya diri dan jauhnya dari kesempurnaan menuntun diri untuk benar-benar merasa butuh kepada Allah, Dzat yang hidup kekal dan mengurus makhluk-Nya. Yaitu butuh kepada bimbingan dan hidayah Allah, diperbaiki seluruh hal ihwal dan urusannya (berkaitan urusan dien, dunia, dan akhirat), dimaafkan kesalahan-kesalahannya, dan diampuni semua dosanya.

Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata dalam Madarij al-Salikin,

إن الهداية التامة إلى الصراط المستقيم لا تكون مع الجهل بالذنوب، ولا مع الإصرار عليها، فإن الأول جهل ينافي معرفة الهدى، والثاني: غي ينافي قصده وإرادته، فلذلك لا تصح التوبة إلا من بعد معرفة الذنب والاعتراف به وطلب التخلص من سوء عاقبته أولًا وآخرًا

Sesungguhnya hidayah sempurna kepada jalan yang lurus tidak akan terwujud bersama kejahilan terhadap dosa dan terus menerus mengerjakannya. Pertama, jahil meniadakan pengetahuan kepada petunjuk. Kedua, menuruti nafsu meniadakan maksud dan kehendak baik. Karenanya, tidak sah taubat kecuali setelah mengetahui dosa dan mengakuinya serta meminta diselamatkan dari dampak buruknya di dunia dan di akhirat.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,  

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

"Setiap anak Adam pasti memiliki kesalahan, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah mereka yang mau bertaubat." (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim; beliau menyatakan keshahihannnya. Syaikh Al-Albani menghassankannya dalam al Misykah dan shahih sunan Ibni Majah)

Berbuat salah dan melakukan dosa menjadi sesuatu yang melekat pada diri hamba. Tak ada orang yang suci dari salah dan dosa; tidak pernah mengerjakannya. Allah telah tetap semua itu atas setiap hamba-Nya dengan hikmah yang dikehendaki-Nya.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

 وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَوْ لَمْ تُذْنِبُوا لَذَهَبَ اَللهُ بِكُمْ وَلَجَاءَ بِقَوْمٍ يُذْنِبُوْنَ فَيَسْتَغْفِرُوْنَ اَللهُ فَيَغْفِرُلَهُمْ

Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sekiranya kalian tidak berbuat dosa, tentu Allah akan mematikan kalian, kemudian mendatangkan suatu kaum yang berbuat dosa, lalu mereka memohon ampun kepada Allah sehingga Allah pun mengampuni mereka.” (HR. Muslim dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu)

Al-Qur'an dan Sunnah telah menyebutkan do’a-do’a istimewa yang berisi pengakuan dosa dan kesalahan.

Pertama, doa Nabi Adam dan istrinya ‘Alaihimas Salam setelah melanggar larangan Allah berupa makan buah dari pohon terlarang di surga. Iblis berhasil menggelincirkan keduanya sehingga dikeluarkan dari surga dan diturunkan di dunia. Kemudian keduanya mengakui dosa, bertaubat, dan meminta ampunan. Allah pun menerima taubat dan mengampuni dosa-dosa keduanya.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Wahai Rabb kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al-A’raf: 23)

Kedua, Nabi Musa ‘alaihis salam mengakui kesalahannya setelah memukul seseorang –sampai meninggal. Beliau menyadari itu dari godaan syetan dan mengakui kesalahannya, lalu meminta maaf dan ampunan kepada al-Ghaffar, Dzat Maha pengampun. Allah pun mengampuni dosanya tersebut yang diterangkan dalam firman-Nya,

قال رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي فَغَفَرَ لَهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Musa mendoa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku". Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Qashash: 16)

Ketiga, istighfar Nabi Nuh ‘alaihis salam setelah menyatakan anaknya yang kafir bagian dari keluarganya (orang yang berhak diberi loyalitas) sehingga meminta diselamatkan. Kemudian Allah menegurnya dengan keras,

قَالَ يَانُوحُ إِنَّهُ لَيْسَ مِنْ أَهْلِكَ إِنَّهُ عَمَلٌ غَيْرُ صَالِحٍ فَلَا تَسْأَلْنِ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنِّي أَعِظُكَ أَنْ تَكُونَ مِنَ الْجَاهِلِينَ

Allah berfirman: "Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan), sesungguhnya (perbuatannya) perbuatan yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakikat) nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan.” (QS. Huud: 46)

Kemudian Nabi Nuh menyadari kesalahannya dan meminta ampun kepada Allah Subahanahu wa Ta'ala,

قَالَ رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakikat) nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi".” (QS. Huud: 47)

Keempat, doa Nabi Yunus ‘Alaihis Salam setelah mengakui kesalahannya yang kabur meninggalkan kaumnya. Do’a pengakuan dosa kepada Allah di dalam 3 kegelapan; kegelapan malam, kegelapan dalam lautan, dan kegelapan dalam perut ikan.

أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Anbiya’: 87)

Kemudian Allah jawab,

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ  

Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya daripada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Anbiya’: 88)

[Baca: Doa Memohon Kemudahan Saat Menghadapi Kesulitan]

Kelima, Abu Bakar Al-Shiddiq Radhiyallahu 'Anhu meminta kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam untuk mengajinya satu doa yang paling manfaat dan paling tepat untuk dimunajatkan pada saat shalat. Lalu beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam  mengajarkan kepadanya doa yang bisa mengangkat pelakunya kepada derajat tertinggi di surga, yaitu meminta ampunan dan rahmat setelah bertawassul dengan wasilah terbaik; salah satunya mengakui dosa-dosanya yang banyak.

اَللَّهُمَّ إنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا ، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلَّا أَنْتَ ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِك وَارْحَمْنِي ، إنَّك أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

"Ya Allah, Sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang banyak. Tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan rahmati aku. Sesungguhnya Engkau Dzat Maha pengampun lagi Penyayang." (Muttafaq 'Alaih)

Ibnu Mulqin Rahimahullah berkata: "Betapa bagusnya susunan ini; ia mendahulukan pengakuan dosa, lalu ketauhidan (pengesaan Allah), kemudian permohonan ampunan; karena mengakui dosa sarana kuat untuk mendapatkan maaf dan pujian terhadap orang yang diminta lebih dekat untuk dikabulkannya permintaan."

[Baca: Ajarkan Aku Satu Doa yang Aku Baca dalam Shalatku!]

Keenam, istimewanya sayyidul istighfar -di antaranya- karena adanya pengakuan dosa setelah mengakui banyaknya nikmat yang Allah berikan.

Di Shahih al-Bukhari, dari Saddad bin Aus Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengajarkansayyidul istghfar, yaitu:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي, لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, خَلَقْتَنِي, وَأَنَا عَبْدُكَ, وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اِسْتَطَعْتُ, أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ, أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ, وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي, فَاغْفِرْ لِي; فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ اَلذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu (yaitu selalu menjalankan perjanjian-Mu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”.

Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam menutup mengajarannya itu dengan bersabda,

مَنْ قَالَهَا مِنْ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِيَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ، وَمَنْ قَالَهَا مِنْ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ

Siapa membacanya dari waktu siang dengan penuh keyakinan terhadapnya lalu meninggal di hari itu sebelum tiba waktu sore pastilah ia termasuk penghuni surga. Dan siapa membacanya dari sebagian waktu malam dengan penuh keyakinan terhadapnya lalu meninggal di malam itu sebelum tiba waktu pagi pastilah ia termasuk penghuni surga.” (HR. Al-Bukhari)

Penutup

Mengakui kesalahan dan menyadari banyaknya dosa merupakan sifat hamba-hamba pilihan dan orang-orang bertakwa. Pemiliknya akan berada pada puncak ketawadhu’an dan mudah memaafkan kesalahan orang lain.

Sebaliknya, merasa diri suci dan jauh dari dosa serta sombong dari bertaubat kepada Allah dan kembali kepada-Nya adalah sifat manusia tercela dan celaka.

Karenanya, orang yang bangga jahil terhadap syariat Islam dan sombong diri karena menyimpang darinya adalah manusia hina lagi celaka. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Daily Doa lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Senjata Makan Tuan China

Senjata Makan Tuan China

Senin, 27 Jan 2020 23:40

Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau Silakan Yang Tidak Mau Tidak Apa-apa

Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau Silakan Yang Tidak Mau Tidak Apa-apa

Senin, 27 Jan 2020 23:25

WHO Sebut Ancaman Global dari Virus Mematikan Cina 'Tinggi

WHO Sebut Ancaman Global dari Virus Mematikan Cina 'Tinggi

Senin, 27 Jan 2020 22:55

Mewujudkan Tata Kelola Kota Bebas Banjir dan Layak Huni

Mewujudkan Tata Kelola Kota Bebas Banjir dan Layak Huni

Senin, 27 Jan 2020 22:48

Haruskah Pendidikan Akidah Dimulai Sejak Dini?

Haruskah Pendidikan Akidah Dimulai Sejak Dini?

Senin, 27 Jan 2020 22:44

Mahmoud Abbas Tolak Panggilan Telepon dari Presiden AS Donald Trump

Mahmoud Abbas Tolak Panggilan Telepon dari Presiden AS Donald Trump

Senin, 27 Jan 2020 22:40

Pemimpin Islamic State Ancam Jadikan Israel Target Utama Dalam Gelombang Serangan Baru

Pemimpin Islamic State Ancam Jadikan Israel Target Utama Dalam Gelombang Serangan Baru

Senin, 27 Jan 2020 22:26

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

Senin, 27 Jan 2020 22:05

Doa Berlindung dari Wabah Penyakit Mematikan

Doa Berlindung dari Wabah Penyakit Mematikan

Senin, 27 Jan 2020 21:11

Sempat Berpolemik, Akhirnya Jenazah Jhony Indo Dimakamkan Secara Islam dan Tanpa Peti

Sempat Berpolemik, Akhirnya Jenazah Jhony Indo Dimakamkan Secara Islam dan Tanpa Peti

Senin, 27 Jan 2020 20:02

ADI Aceh Gelar Pelatihan Kepemimpinan

ADI Aceh Gelar Pelatihan Kepemimpinan

Senin, 27 Jan 2020 19:52

Antisipasi Virus Corona, Penerbangan dari dan ke China Diminta Ditutup Sementara

Antisipasi Virus Corona, Penerbangan dari dan ke China Diminta Ditutup Sementara

Senin, 27 Jan 2020 18:41

Cawagub DKI Alot, Kenapa?

Cawagub DKI Alot, Kenapa?

Senin, 27 Jan 2020 17:00

Jumlah Korban Tewas Akibat Virus Mematikan Cina Melonjak Jadi 80 Orang, Lebih 2700 Terkonfirmasi

Jumlah Korban Tewas Akibat Virus Mematikan Cina Melonjak Jadi 80 Orang, Lebih 2700 Terkonfirmasi

Senin, 27 Jan 2020 11:19

Tanggapi Mahfud MD, Ustaz Tengku: Yang Haram Itu Sistem Pemerintahan Firaun dan Namrud

Tanggapi Mahfud MD, Ustaz Tengku: Yang Haram Itu Sistem Pemerintahan Firaun dan Namrud

Senin, 27 Jan 2020 10:06

Israel Resmi Izinkan Warganya Kunjungi Arab Saudi untuk Berbisnis Dan Haji

Israel Resmi Izinkan Warganya Kunjungi Arab Saudi untuk Berbisnis Dan Haji

Senin, 27 Jan 2020 09:57

Jubir FPI: Jika Akhir Hayat Johny Indo Muslim, Jenazahnya Wajib Diurus Secara Islam

Jubir FPI: Jika Akhir Hayat Johny Indo Muslim, Jenazahnya Wajib Diurus Secara Islam

Senin, 27 Jan 2020 08:29

Anak dan Istri Kedua Johny Indo: Papa Ingin Dikubur Secara Islam

Anak dan Istri Kedua Johny Indo: Papa Ingin Dikubur Secara Islam

Senin, 27 Jan 2020 08:01

Workshop Kasus Reyhnhard Sinaga

Workshop Kasus Reyhnhard Sinaga

Senin, 27 Jan 2020 06:57

Cinta dalam Sepenggal Nasihat

Cinta dalam Sepenggal Nasihat

Senin, 27 Jan 2020 05:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X