Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
18.209 views

Istimewanya Doa-doa 'Pengakuan Dosa'

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga, sahabat, dan umatnya hingga akhir zaman.

Di antara sebab kebinasaan kaum durhaka terdahulu adalah berkutat dalam maksiat, tidak merasa salah, dan enggan taubat dari dosa dan memperbaikinya. Maka kehinaan bagi orang mengakui dosa ketika sudah berada di hadapan siksa neraka.

فَاعْتَرَفُوا بِذَنْبِهِمْ فَسُحْقًا لِأَصْحَابِ السَّعِيرِ

Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al-Mulk: 11)

Merasa banyak dosa dan mengakui kesalahan adalah bagian dari akhlak Islam yang mulia. Keduanya menjadi langkah awal keshalihan dan kesuksesan hidup. Pemiliknya akan cepat merespon kesalahan dengan meminta ampunan, bertaubat, dan memperbaiki amal.

Merasa banyak dosa dan mengakui kesalahan akan menumbuhkan rasa takut dan rodja’ (harapan kuat) kepada Allah. Yaitu takut dari murka dan siksa-Nya;  dan harapan kepada ampunan dan rahmat-Nya. Keduanya akan membimbing pemiliknya kepada kesempurnaan ibadah dan ketundukan.

Kesadaran akan lemahnya diri dan jauhnya dari kesempurnaan menuntun diri untuk benar-benar merasa butuh kepada Allah, Dzat yang hidup kekal dan mengurus makhluk-Nya. Yaitu butuh kepada bimbingan dan hidayah Allah, diperbaiki seluruh hal ihwal dan urusannya (berkaitan urusan dien, dunia, dan akhirat), dimaafkan kesalahan-kesalahannya, dan diampuni semua dosanya.

Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata dalam Madarij al-Salikin,

إن الهداية التامة إلى الصراط المستقيم لا تكون مع الجهل بالذنوب، ولا مع الإصرار عليها، فإن الأول جهل ينافي معرفة الهدى، والثاني: غي ينافي قصده وإرادته، فلذلك لا تصح التوبة إلا من بعد معرفة الذنب والاعتراف به وطلب التخلص من سوء عاقبته أولًا وآخرًا

Sesungguhnya hidayah sempurna kepada jalan yang lurus tidak akan terwujud bersama kejahilan terhadap dosa dan terus menerus mengerjakannya. Pertama, jahil meniadakan pengetahuan kepada petunjuk. Kedua, menuruti nafsu meniadakan maksud dan kehendak baik. Karenanya, tidak sah taubat kecuali setelah mengetahui dosa dan mengakuinya serta meminta diselamatkan dari dampak buruknya di dunia dan di akhirat.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,  

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

"Setiap anak Adam pasti memiliki kesalahan, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah mereka yang mau bertaubat." (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim; beliau menyatakan keshahihannnya. Syaikh Al-Albani menghassankannya dalam al Misykah dan shahih sunan Ibni Majah)

Berbuat salah dan melakukan dosa menjadi sesuatu yang melekat pada diri hamba. Tak ada orang yang suci dari salah dan dosa; tidak pernah mengerjakannya. Allah telah tetap semua itu atas setiap hamba-Nya dengan hikmah yang dikehendaki-Nya.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

 وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَوْ لَمْ تُذْنِبُوا لَذَهَبَ اَللهُ بِكُمْ وَلَجَاءَ بِقَوْمٍ يُذْنِبُوْنَ فَيَسْتَغْفِرُوْنَ اَللهُ فَيَغْفِرُلَهُمْ

Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sekiranya kalian tidak berbuat dosa, tentu Allah akan mematikan kalian, kemudian mendatangkan suatu kaum yang berbuat dosa, lalu mereka memohon ampun kepada Allah sehingga Allah pun mengampuni mereka.” (HR. Muslim dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu)

Al-Qur'an dan Sunnah telah menyebutkan do’a-do’a istimewa yang berisi pengakuan dosa dan kesalahan.

Pertama, doa Nabi Adam dan istrinya ‘Alaihimas Salam setelah melanggar larangan Allah berupa makan buah dari pohon terlarang di surga. Iblis berhasil menggelincirkan keduanya sehingga dikeluarkan dari surga dan diturunkan di dunia. Kemudian keduanya mengakui dosa, bertaubat, dan meminta ampunan. Allah pun menerima taubat dan mengampuni dosa-dosa keduanya.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Wahai Rabb kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al-A’raf: 23)

Kedua, Nabi Musa ‘alaihis salam mengakui kesalahannya setelah memukul seseorang –sampai meninggal. Beliau menyadari itu dari godaan syetan dan mengakui kesalahannya, lalu meminta maaf dan ampunan kepada al-Ghaffar, Dzat Maha pengampun. Allah pun mengampuni dosanya tersebut yang diterangkan dalam firman-Nya,

قال رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي فَغَفَرَ لَهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Musa mendoa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku". Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Qashash: 16)

Ketiga, istighfar Nabi Nuh ‘alaihis salam setelah menyatakan anaknya yang kafir bagian dari keluarganya (orang yang berhak diberi loyalitas) sehingga meminta diselamatkan. Kemudian Allah menegurnya dengan keras,

قَالَ يَانُوحُ إِنَّهُ لَيْسَ مِنْ أَهْلِكَ إِنَّهُ عَمَلٌ غَيْرُ صَالِحٍ فَلَا تَسْأَلْنِ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنِّي أَعِظُكَ أَنْ تَكُونَ مِنَ الْجَاهِلِينَ

Allah berfirman: "Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan), sesungguhnya (perbuatannya) perbuatan yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakikat) nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan.” (QS. Huud: 46)

Kemudian Nabi Nuh menyadari kesalahannya dan meminta ampun kepada Allah Subahanahu wa Ta'ala,

قَالَ رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakikat) nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi".” (QS. Huud: 47)

Keempat, doa Nabi Yunus ‘Alaihis Salam setelah mengakui kesalahannya yang kabur meninggalkan kaumnya. Do’a pengakuan dosa kepada Allah di dalam 3 kegelapan; kegelapan malam, kegelapan dalam lautan, dan kegelapan dalam perut ikan.

أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Anbiya’: 87)

Kemudian Allah jawab,

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ  

Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya daripada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Anbiya’: 88)

[Baca: Doa Memohon Kemudahan Saat Menghadapi Kesulitan]

Kelima, Abu Bakar Al-Shiddiq Radhiyallahu 'Anhu meminta kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam untuk mengajinya satu doa yang paling manfaat dan paling tepat untuk dimunajatkan pada saat shalat. Lalu beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam  mengajarkan kepadanya doa yang bisa mengangkat pelakunya kepada derajat tertinggi di surga, yaitu meminta ampunan dan rahmat setelah bertawassul dengan wasilah terbaik; salah satunya mengakui dosa-dosanya yang banyak.

اَللَّهُمَّ إنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا ، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلَّا أَنْتَ ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِك وَارْحَمْنِي ، إنَّك أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

"Ya Allah, Sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang banyak. Tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan rahmati aku. Sesungguhnya Engkau Dzat Maha pengampun lagi Penyayang." (Muttafaq 'Alaih)

Ibnu Mulqin Rahimahullah berkata: "Betapa bagusnya susunan ini; ia mendahulukan pengakuan dosa, lalu ketauhidan (pengesaan Allah), kemudian permohonan ampunan; karena mengakui dosa sarana kuat untuk mendapatkan maaf dan pujian terhadap orang yang diminta lebih dekat untuk dikabulkannya permintaan."

[Baca: Ajarkan Aku Satu Doa yang Aku Baca dalam Shalatku!]

Keenam, istimewanya sayyidul istighfar -di antaranya- karena adanya pengakuan dosa setelah mengakui banyaknya nikmat yang Allah berikan.

Di Shahih al-Bukhari, dari Saddad bin Aus Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengajarkansayyidul istghfar, yaitu:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي, لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, خَلَقْتَنِي, وَأَنَا عَبْدُكَ, وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اِسْتَطَعْتُ, أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ, أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ, وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي, فَاغْفِرْ لِي; فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ اَلذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu (yaitu selalu menjalankan perjanjian-Mu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”.

Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam menutup mengajarannya itu dengan bersabda,

مَنْ قَالَهَا مِنْ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِيَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ، وَمَنْ قَالَهَا مِنْ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ

Siapa membacanya dari waktu siang dengan penuh keyakinan terhadapnya lalu meninggal di hari itu sebelum tiba waktu sore pastilah ia termasuk penghuni surga. Dan siapa membacanya dari sebagian waktu malam dengan penuh keyakinan terhadapnya lalu meninggal di malam itu sebelum tiba waktu pagi pastilah ia termasuk penghuni surga.” (HR. Al-Bukhari)

Penutup

Mengakui kesalahan dan menyadari banyaknya dosa merupakan sifat hamba-hamba pilihan dan orang-orang bertakwa. Pemiliknya akan berada pada puncak ketawadhu’an dan mudah memaafkan kesalahan orang lain.

Sebaliknya, merasa diri suci dan jauh dari dosa serta sombong dari bertaubat kepada Allah dan kembali kepada-Nya adalah sifat manusia tercela dan celaka.

Karenanya, orang yang bangga jahil terhadap syariat Islam dan sombong diri karena menyimpang darinya adalah manusia hina lagi celaka. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Daily Doa lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X