Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.430 views

Tes Covid-19 Beraroma Komersil?

 

Oleh :

Siti Hajar, M.Sos || Aktivis Dakwah dan Fasilitator Tahfidz

 

PROBLEM yang terjadi di negeri ini tidak pernah usai, bagaiamana tidak seorang ibu di Makassar, Sulawesi Selatan, dilaporkan kehilangan anak di dalam kandungannya setelah tidak mampu membayar biaya swab test sebesar Rp2,4 juta. Padahal kondisinya saat itu membutuhkan tindakan cepat untuk dilakukan operasi kehamilan. (kompas.com).

Lagi-lagi rakyat kembali menjadi korban, dimana rakyat mengahadapi kondisi sulit dalam menghadapi covid-19 berujung kematian karena kurangnya kemampuan ekonomi dalam memenuhi kebijakan yang diterapkan oleh layanan kesehatan. Namun ini tidak terlepas dari kebijakan oleh pemerintah sendiri, Dimana pemerintah telah melakukan kebijakan bagi setiap ibu yang melahirkan wajib menjalani rapid test atau swab test negatif covid-19.

Diketahui bahwa biaya rapid test  mencapai 200.000 hingga  500.000, sementara biaya swab test sendiri mencapai 1,5 juta hingga 2,5 juta, belum lagi termasuk biaya lainnya. Ini menunjukkan bahwa test corona  bisa dibilang beraroma komersial.  Sungguh mengenasakan bagi korban mengalami hal tersebut dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Dalam hal ini pengamat kebijakan publik mendorong pemerintah untuk menggratiskan biaya tes virus corona. Kalau pun tidak memungkinkan, pemerintah dinilai perlu melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap harga tes Covid-19 sehingga terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Asosiasi Rumah Sakit Swasta menjelaskan bahwa adanya biaya tes virus corona karena pihak RS harus membeli alat uji dan reagent sendiri, dan juga membayar tenaga kesehatan yang terlibat dalam uji tersebut.

Lantas Dimana Peran Negara?

 Pada masa pandemik Corona, masyarakat sangat merasakan perlunya sebuah sistem  kesehatan yang baik. Salah satunya pelayanan rumah sakit yang complite, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.  Betapa tidak, pandemi ini mengakibatkan banyak orang terinfeksi virus sehingga  membutuhkan rumah sakit yang mampu melakukan perawatan medis secara khusus,  perlunya ruangan ruangan isolasi dan test kesehatan secara gratis.

Namun jangan berharap jika semua ini didapatkan, karena kapitalis tidak membutuhkan empati terhadap orang yang disekitarnya namun yang dibutuhkan sistem kapitalis adalah bagimana mendapaktkan keuntungan yang banyak, tidak perlu rakyat dalam kondisi terjepitpun. Sistem inilah yang dianut negara kita saat ini, maka wajar saja jika pelayanan kesehatan seperti test corona dijadikan ajang komersial.

Berbeda halnya ketika Islam menganggap bahwa setiap layanan kesehatan merupakan kebutuhan bagi setiap manusia, tidak melihat kaya atau miskinnya seseorang tersebut.  Bahkan  Islam yang mulia tidak membatasi kepada warga negara yang berbeda agama apapun selagi membutuhkan pelayanan kesehatan. Hal ini berangkat dari firman Allah SWT, “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam” (QS. Al-Isra:17). Karena manusia secara umum adalah makhuk yang dimuliakan. Oleh karena itu kita harus memperhatikannya dan mengobatinya ketika mengalami kesakitan, walaupun ia bukan seorang muslim. Rasulullah pernah menjenguk seorang pemuda Yahudi yang sakit. Bahkan imam Al-Bukhari dalam kitab shahih-nya membuat bab khusus tentang hal itu, Bab Iyadah Al-Musyrik (Bab Menjenguk Orang Musyrik).

Dimensi humanisme yang kuat telah ditanamkan agama Islam kepada umatnya, menjadikan setiap pelayanan medis dalam setiap masa peradaban Islam berinteraksi dengan pasien dengan pandangan bahwa pasien adalah manusia. Interaksi dengan pasien senantiasa dijalankan dengan paradigma bahwa pasien adalah manusia yang sedang mengalami krisis dan membutuhkan pendampingan. Bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas medis saja, akan tetapi merambah ke bantuan psikologis, sosial, ekonomi dan lain sebagainya. 

pelayanan kesehatan oleh  negara melayani tanpa diskriminasi, baik berdasarkan kedudukan sosial, tingkat ekonomi, ras, maupun agama. Pengobatan diberikan secara gratis. Pasien mendapatkan pelayanan berkualitas yang  memuaskan.

Adapun mekanisme dimensi humanis dalam pelayanan kesehatan dimulai dari masuknya pasien ke rumah sakit, sepanjang perawatannya hingga pasca penyembuhannya. Ketika kesembuhannya telah sempurna ia akan mendapatkan sejumlah tunjangan yang mencukupinya hingga ia mampu bekerja kembali. Hal ini agar pasien tidak memaksa untuk bekerja selama ia baru sembuh, sehingga penyakitnya tidak kambuh kembali.

Selain itu Islam juga memberikan kenyamanan yang luar biasa kepada mereka yang fakir sekalipun ketika mereka sakit. Ia akan mendapatkan pelayanan prima tanpa harus mempermalukan diri, mencari relasi atau membuat proposal agar mendapatkan perhatian dan pengobatan yang seharusnya.

Bagaimana negara mendukung pembiayaan pelayanan kesehatan yang mengagumkan ini? Disinilah keunggulan anggaran pembiayaan negara dalam sistem Islam. Selain bersumber dari kas negara Baitul Mal, negara didukung oleh amal-amal sosial berupa infak yang memancar deras dari hati umat Islam. Islam memiliki sistem perwakafan dan peran optimalnya dalam menyokong sistem pelayanan kesehatan negara. Jadi yang namanya beraroma komersial tidak akan pernah terjadi  dalam sistem Islam termasuk dalam pelayanan kesehatan  bagi rakyat yang membutuhkan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
On Cam Sebagian dari Adab

On Cam Sebagian dari Adab

Sabtu, 24 Jul 2021 22:26

Seorang Imam Masjid Di Prancis Dipecat Karena Kutipan Ayat Dan Hadits Selama Khutbah Idul Adha

Seorang Imam Masjid Di Prancis Dipecat Karena Kutipan Ayat Dan Hadits Selama Khutbah Idul Adha

Sabtu, 24 Jul 2021 21:55

Prof Huzaemah Wafat, MUI: Kita Lanjutkan Kaderisasi Ulama Perempuan

Prof Huzaemah Wafat, MUI: Kita Lanjutkan Kaderisasi Ulama Perempuan

Sabtu, 24 Jul 2021 21:26

Taliban Sebut Kendalikan 90 Persen Perbatasan Afghanistan

Taliban Sebut Kendalikan 90 Persen Perbatasan Afghanistan

Sabtu, 24 Jul 2021 21:25

Pejabat Saudi: Jamaah Tidak Perlu Melakukan Tes COVID-19 Dan Isoman Sepulang Haji

Pejabat Saudi: Jamaah Tidak Perlu Melakukan Tes COVID-19 Dan Isoman Sepulang Haji

Sabtu, 24 Jul 2021 21:10

Fraksi PKS Minta Pemerintah Hentikan Impor Vaksin Sinovac Sebelum Ada Evaluasi Menyeluruh

Fraksi PKS Minta Pemerintah Hentikan Impor Vaksin Sinovac Sebelum Ada Evaluasi Menyeluruh

Sabtu, 24 Jul 2021 20:06

Politisi NasDem Minta Pemerintah Tutup Pintu Masuk TKA Tanpa Pandang Bulu

Politisi NasDem Minta Pemerintah Tutup Pintu Masuk TKA Tanpa Pandang Bulu

Sabtu, 24 Jul 2021 19:51

Ketum PP Muhammadiyah Ungkap Lima Virus Pendidikan Nasional Indonesia

Ketum PP Muhammadiyah Ungkap Lima Virus Pendidikan Nasional Indonesia

Sabtu, 24 Jul 2021 19:07

Pejabat Afghanistan: Jam Malam Diberlakukan Di 31 Provinsi Untuk Batasi Gerak Taliban

Pejabat Afghanistan: Jam Malam Diberlakukan Di 31 Provinsi Untuk Batasi Gerak Taliban

Sabtu, 24 Jul 2021 19:03

Anis: Bank Syariah Indonesia Harus Mencapai Target Tanpa Meninggalkan Umat

Anis: Bank Syariah Indonesia Harus Mencapai Target Tanpa Meninggalkan Umat

Sabtu, 24 Jul 2021 18:51

Agar Tercipta Herd Imunity, Pemerintah Didesak Segera Sediakan Vaksin Merata di Seluruh Daerah

Agar Tercipta Herd Imunity, Pemerintah Didesak Segera Sediakan Vaksin Merata di Seluruh Daerah

Sabtu, 24 Jul 2021 09:28

Hebat! Sekolah Muhammadiyah Ini Raih 88 Prestasi pada Awal Tahun Ajaran 2021/2022

Hebat! Sekolah Muhammadiyah Ini Raih 88 Prestasi pada Awal Tahun Ajaran 2021/2022

Sabtu, 24 Jul 2021 08:26

Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Jum'at, 23 Jul 2021 22:29

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Jum'at, 23 Jul 2021 22:00

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Jum'at, 23 Jul 2021 21:19

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Jum'at, 23 Jul 2021 21:00

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Jum'at, 23 Jul 2021 20:20

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Jum'at, 23 Jul 2021 20:14

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Jum'at, 23 Jul 2021 19:35

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Jum'at, 23 Jul 2021 15:00


MUI

Must Read!
X