Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.953 views

Tes Covid-19 Beraroma Komersil?

 

Oleh :

Siti Hajar, M.Sos || Aktivis Dakwah dan Fasilitator Tahfidz

 

PROBLEM yang terjadi di negeri ini tidak pernah usai, bagaiamana tidak seorang ibu di Makassar, Sulawesi Selatan, dilaporkan kehilangan anak di dalam kandungannya setelah tidak mampu membayar biaya swab test sebesar Rp2,4 juta. Padahal kondisinya saat itu membutuhkan tindakan cepat untuk dilakukan operasi kehamilan. (kompas.com).

Lagi-lagi rakyat kembali menjadi korban, dimana rakyat mengahadapi kondisi sulit dalam menghadapi covid-19 berujung kematian karena kurangnya kemampuan ekonomi dalam memenuhi kebijakan yang diterapkan oleh layanan kesehatan. Namun ini tidak terlepas dari kebijakan oleh pemerintah sendiri, Dimana pemerintah telah melakukan kebijakan bagi setiap ibu yang melahirkan wajib menjalani rapid test atau swab test negatif covid-19.

Diketahui bahwa biaya rapid test  mencapai 200.000 hingga  500.000, sementara biaya swab test sendiri mencapai 1,5 juta hingga 2,5 juta, belum lagi termasuk biaya lainnya. Ini menunjukkan bahwa test corona  bisa dibilang beraroma komersial.  Sungguh mengenasakan bagi korban mengalami hal tersebut dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Dalam hal ini pengamat kebijakan publik mendorong pemerintah untuk menggratiskan biaya tes virus corona. Kalau pun tidak memungkinkan, pemerintah dinilai perlu melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap harga tes Covid-19 sehingga terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Asosiasi Rumah Sakit Swasta menjelaskan bahwa adanya biaya tes virus corona karena pihak RS harus membeli alat uji dan reagent sendiri, dan juga membayar tenaga kesehatan yang terlibat dalam uji tersebut.

Lantas Dimana Peran Negara?

 Pada masa pandemik Corona, masyarakat sangat merasakan perlunya sebuah sistem  kesehatan yang baik. Salah satunya pelayanan rumah sakit yang complite, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.  Betapa tidak, pandemi ini mengakibatkan banyak orang terinfeksi virus sehingga  membutuhkan rumah sakit yang mampu melakukan perawatan medis secara khusus,  perlunya ruangan ruangan isolasi dan test kesehatan secara gratis.

Namun jangan berharap jika semua ini didapatkan, karena kapitalis tidak membutuhkan empati terhadap orang yang disekitarnya namun yang dibutuhkan sistem kapitalis adalah bagimana mendapaktkan keuntungan yang banyak, tidak perlu rakyat dalam kondisi terjepitpun. Sistem inilah yang dianut negara kita saat ini, maka wajar saja jika pelayanan kesehatan seperti test corona dijadikan ajang komersial.

Berbeda halnya ketika Islam menganggap bahwa setiap layanan kesehatan merupakan kebutuhan bagi setiap manusia, tidak melihat kaya atau miskinnya seseorang tersebut.  Bahkan  Islam yang mulia tidak membatasi kepada warga negara yang berbeda agama apapun selagi membutuhkan pelayanan kesehatan. Hal ini berangkat dari firman Allah SWT, “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam” (QS. Al-Isra:17). Karena manusia secara umum adalah makhuk yang dimuliakan. Oleh karena itu kita harus memperhatikannya dan mengobatinya ketika mengalami kesakitan, walaupun ia bukan seorang muslim. Rasulullah pernah menjenguk seorang pemuda Yahudi yang sakit. Bahkan imam Al-Bukhari dalam kitab shahih-nya membuat bab khusus tentang hal itu, Bab Iyadah Al-Musyrik (Bab Menjenguk Orang Musyrik).

Dimensi humanisme yang kuat telah ditanamkan agama Islam kepada umatnya, menjadikan setiap pelayanan medis dalam setiap masa peradaban Islam berinteraksi dengan pasien dengan pandangan bahwa pasien adalah manusia. Interaksi dengan pasien senantiasa dijalankan dengan paradigma bahwa pasien adalah manusia yang sedang mengalami krisis dan membutuhkan pendampingan. Bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas medis saja, akan tetapi merambah ke bantuan psikologis, sosial, ekonomi dan lain sebagainya. 

pelayanan kesehatan oleh  negara melayani tanpa diskriminasi, baik berdasarkan kedudukan sosial, tingkat ekonomi, ras, maupun agama. Pengobatan diberikan secara gratis. Pasien mendapatkan pelayanan berkualitas yang  memuaskan.

Adapun mekanisme dimensi humanis dalam pelayanan kesehatan dimulai dari masuknya pasien ke rumah sakit, sepanjang perawatannya hingga pasca penyembuhannya. Ketika kesembuhannya telah sempurna ia akan mendapatkan sejumlah tunjangan yang mencukupinya hingga ia mampu bekerja kembali. Hal ini agar pasien tidak memaksa untuk bekerja selama ia baru sembuh, sehingga penyakitnya tidak kambuh kembali.

Selain itu Islam juga memberikan kenyamanan yang luar biasa kepada mereka yang fakir sekalipun ketika mereka sakit. Ia akan mendapatkan pelayanan prima tanpa harus mempermalukan diri, mencari relasi atau membuat proposal agar mendapatkan perhatian dan pengobatan yang seharusnya.

Bagaimana negara mendukung pembiayaan pelayanan kesehatan yang mengagumkan ini? Disinilah keunggulan anggaran pembiayaan negara dalam sistem Islam. Selain bersumber dari kas negara Baitul Mal, negara didukung oleh amal-amal sosial berupa infak yang memancar deras dari hati umat Islam. Islam memiliki sistem perwakafan dan peran optimalnya dalam menyokong sistem pelayanan kesehatan negara. Jadi yang namanya beraroma komersial tidak akan pernah terjadi  dalam sistem Islam termasuk dalam pelayanan kesehatan  bagi rakyat yang membutuhkan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Jum'at, 18 Sep 2020 22:15

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Jum'at, 18 Sep 2020 22:00

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 21:45

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Jum'at, 18 Sep 2020 20:13

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Jum'at, 18 Sep 2020 19:52

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 19:46

Pengungsi Suriah di Turki Kembangkan Game Seluler Yang Telah Diunduh 45 Juta Pengguna

Pengungsi Suriah di Turki Kembangkan Game Seluler Yang Telah Diunduh 45 Juta Pengguna

Jum'at, 18 Sep 2020 18:59

PM Pakistan Imran Khan: Normalisasi Hubungan Dengan Israel 'Tidak Ada Gunanya'

PM Pakistan Imran Khan: Normalisasi Hubungan Dengan Israel 'Tidak Ada Gunanya'

Jum'at, 18 Sep 2020 17:50

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Jum'at, 18 Sep 2020 14:13

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Jum'at, 18 Sep 2020 13:20

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Jum'at, 18 Sep 2020 09:03

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Jum'at, 18 Sep 2020 08:58

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Jum'at, 18 Sep 2020 08:37

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Jum'at, 18 Sep 2020 06:41

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Jum'at, 18 Sep 2020 06:01

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Kamis, 17 Sep 2020 23:30

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Kamis, 17 Sep 2020 23:20

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Kamis, 17 Sep 2020 23:15

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Kamis, 17 Sep 2020 21:45

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Kamis, 17 Sep 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X