Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.452 views

Keadilan Islam untuk Sebelah Mata

 

Oleh:

Mardhiyatuzakiyah || Mahasiswi Universitas Singaperbangsa Karawang

 

BERMAIN dengan hukum rimba, mungkin inilah istilah yang tepat untuk menggambarkan keadaan penanganan kasus Novel Baswedan. Hukum rimba ialah hukum yang berlaku dimana pihak yang paling kuat adalah pemenangnya, kuat dari segi harta dan takhta tentunya. Beberapa hari lalu, publik dikejutkan dengan putusan JPU (jaksa penuntut umum) yang menuntut hukuman satu tahun penjara kepada terdakwa kasus penyiraman air keras, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette.

Dikutip dari laman detiknews.com pada kamis (11/06/20) fakta persidangan mengatakan bahwa terdakwa tidak berniat untuk melakukan penganiayaan berat, mereka hanya ingin memberi pelajaran dengan menyiram cairan keras itu ke badan, namun meleset dan mengenai kepala korban sehingga mengakibatkan tidak berfungsinya mata sebelah kiri secara konstan. Seusai persidangan, jaksa juga mengatakan alasan di balik keputusannya itu adalah terdakwa mengakui perbuatannya dan telah meminta maaf kepada korban dan keluarga.

Pada awalnya, memang perkara ini bak ogah-ogahan dalam penanganannya. Bayangkan saja, tiga tahun bergulir sempat tak ada kepastian hukum dari aparat kepolisian. Beberapa kali ditanya, polri menjawab dengan jawaban yang sama, masih menyelidiki sketsa-sketsa pelaku. Bahkan setelah pelaku ditangkap dan dijadikan terdakwapun, publik masih meragukan lantaran sketsa gambar berbeda dengan wajah asli pelaku. (republika.co.id pada 14/06/20)

Melihat berbagai polemik yang terjadi, sungguh menambah keyakinan bahwa hukum di Indonesia yang diberlakukan saat ini yaitu hukum demokrasi kapitalis adalah hukum rimba yang tak kunjung menemukan keadilan. Masyarakat menilai hukuman yang diberikan kepada pelaku tidak sepadan dengan efek yang dialami korban. Perlu digaris bawahi, korban merupakan tokoh penting yang berjasa dalam penanganan perkara korupsi yang kehadirannya menjadi masalah utama di ibu pertiwi. Sosok yang telah berjasa, namun penanganan kasusnya sebelah mata. Jangan tanya kaum-kaum marginal, tak jauh beda. Tak ayal, kini keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku.

Adil yang sebenar-benarnya hanya datang dari zat yang menciptakan semua makhluk yaitu Sang Khalik, Allah. Tak ada satu perkarapun yang luput dari pengamatannya. Teringat beberapa tahun silam ketika Islam menjadi satu-satunya acuan hukum di bumi. Sebutlah salah seorang Qadli bernama Syuraih yang masyhur di masa Khalifah Umar bin Khattab hingga Khalifah Ali bin Abi Thalib. Ia terkenal dengan kisahnya memenangkan lelaki Yahudi atas Khalifah Ali dalam perkara persengketaan perisai atau disebutkan dalam riwayat lain dalam perkara persengketaan baju besi. Bahkan disebutkan juga Sang Qadli ini kerap memenjarakan buah hatinya yang menjamin seorang fakir berhutang namun pada akhirnya tak sanggup membayar hutang tersebut.

Islam adalah agama sekaligus ideologi yang mejadikan Al-Qur’an, Al-Hadist, berikut Ijma dan Qiyas sebagai panduan pemutusan suatu masalah. Sumbernya adalah wahyu, metode penggaliannya adalah juga tasyri’ melalui ijtihad syar’i. Lebih dalam lagi, dalam hal sanksi (‘uqubat) dibagi menjadi empat macam yaitu: hudud, jinayat, ta’zir, dan mukhalafat. Hudud ialah sanksi-sanksi yang diberikan kepada pelaku maksiat yang mana beban hukumnya sesuai dengan hak Allah. Jinayat ialah sanksi yang diberikan kepada pelaku penganiayaan badan atau anggota tubuh yang mewajibkan qishash atau diyat. Ta’zir ialah sanksi yang di dalamnya tidak ada had dan kafarat. Sedangkan mukhalafat adalah sanksi yang diberikan kepada para penentang penguasa, seperti Khalifah, Wali, Muawwin, Wazir, dan lain sebagainya yang memiliki wewenang memberi perintah.

Kasus Novel Baswedan dikenakan ‘uqubat atau sanksi jinayat karena adanya cidera di salah satu anggota tubuh yaitu mata sebelah kiri. Dalam kasus ini pelaku harus membayar denda berupa qishash atau jika keluarga memaafkannya maka tetap dikenakan diyat (sanksi berupa harta). Sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam :

“..... Barangsiapa terbukti membunuh seorang wanita mukmin, maka ia dikenai qawas (qishash) kecuali dimaafkan oleh wali pihak yang terbunuh. Diyat dalam jiwa 100 ekor unta, pada hidung yang terpotong dikenakan diyat, pada lidah ada diyat, pada dua bibir ada diyat.....” (H.R An-Nasa’iy)

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Malik, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Pada satu biji mata, diyatnya 50 ekor unta”

Dengan demikian, jelaslah hukuman teradil yang layak diberikan kepada pelaku yaitu wajib dibebankan 50 unta kepada korban. Penerapan syari’ah ini semata-mata hanya untuk memelihara nyawa manusia (Hifdzun Nafs’) termasuk menjaga organ tubuh manusia. Syari’ah Islam mengatur sempurna penjagaan dan pemeliharaan kesehatan jasmani dan rohani.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Sabtu, 25 Sep 2021 12:49

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Sabtu, 25 Sep 2021 08:16

Hubungan Ilmu dan Amal

Hubungan Ilmu dan Amal

Jum'at, 24 Sep 2021 23:00

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Jum'at, 24 Sep 2021 21:25

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Jum'at, 24 Sep 2021 21:15

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Jum'at, 24 Sep 2021 20:45

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Jum'at, 24 Sep 2021 20:15

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Jum'at, 24 Sep 2021 19:55

TNI-Polri Harus Mawas Diri

TNI-Polri Harus Mawas Diri

Jum'at, 24 Sep 2021 19:52

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Jum'at, 24 Sep 2021 19:04

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Jum'at, 24 Sep 2021 13:12

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Jum'at, 24 Sep 2021 10:29

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Jum'at, 24 Sep 2021 10:28

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Jum'at, 24 Sep 2021 08:18

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Kamis, 23 Sep 2021 23:53

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Kamis, 23 Sep 2021 22:35

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

Kamis, 23 Sep 2021 22:25

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

Kamis, 23 Sep 2021 21:50

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 20:16

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di  Laut China Selatan

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di Laut China Selatan

Kamis, 23 Sep 2021 20:11


MUI

Must Read!
X