Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.320 views

Medan Berstatus Siaga Darurat Virus Corona Covid-19

 

Oleh:

Eka Budi Utari

Aktivis mahasiswa UINSU 

 

VIRUS Corona sudah membobol 153 negara di dunia termasuk Indonesia  salah satunya. Indonesia pun berada diperingkat 10 dengan korban jiwa paling banyak di dunia dengan rasio kematian 8,33%. Sungguh sangat memprihatinkan, kalau dilihat lagi kasus corona yang tinggi seperti China, Italia, Iran, atau Korea Selatan memiliki rasio kematian yang lebih rendah ketimbang Indonesia.

Bayangkan saja di China dengan pasien terbanyak di planet bumi, rasio kematiannya hanya 3,99%, angka yang cukup jauh dari Indonesia. Sementara Italia sedikit di bawah Indonesia yaitu 7,49%. cnbcindonesia.com  (19/03/2020). Sudah seharusnya memang Indonesia harus waspada terhadap virus corona ini, sampai sekarangpun korban corona ini semakin melonjak tercatat hingga hari ini ada 514 pasien, 48 0rang meninggal dan 10 orang dinyatakan sembuh. suara.com (22/03/2020). Kabar terbaru menyatakan bahwa rasio kematian akiba virus corona meningkat menjadi 9,3% m.detik.com (22/03/2020).

Data di atas menjadi bukti bahwa saat ini Indonesia darurat virus corona. Wajar sebab setiap hari pasien corona semakin betambah, bukannya semakin sedikit.Tak tekecuali kota Medan, Sumatera Utara juga berstatus siaga darurat corona dan status ini telah ditetepkan oleh Pemkot Medan, disampaiakna langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) wali kota Medan, Akhyar Nasution.

Sebagai tindak lanjut  Presiden Jokowi, Akhyar menyatakan status ini ketika memimpin rapat koordinasi dalam rangka upaya pencegahan dini dan penularan serta minimalisir penyebaran Covid-19 di kota Medan. Penetapan status siaga darurat bertujuan untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Pemko akan segera mengeluarkan surat edaran kepada seluruh stakeholder termasuk perkantoran dan pelaku usaha untuk menyedikan hand sanitizer ataupun sarana cuci tangan degan air mengalir (westafel) sabun. Akhyar juga menginstruksikan seluruh rumah sakit dan Puskesmas di Kota Medan untuk selalu siap melayani masyarakat yang membutuhkan atau ready on call Dinas Kesehatan. Liputan6.com (16/03 /2020).

Covid-19 merupakan wabah yang sangat menakutkan dan butuh perhatian lebih dari pemerintah. Tapi walaupun sudah menyatakan status darurat corona  hingga hari belum ada penanganan khusus yang dilakukan oleh pemerintah. Bahkan jumlah yang terkena virus corona ini belum ada kepastiannya berapa, membuat banyak spekulasi ditengah-tengah masyarakat. Ada yang tidak mampu membedakan mana berita hoax dan mana yang fakta, saat ini RSUP Haji Adam Malik Medan terkuak jumlah PDP corona yang masih dalam perawatan sebanyak 11 orang, kemudian 3 orang sudah pulang karena negatif dan 2 orang PDP positif, yang mana 1 diantaranya sudah meninggal dunia. kompas.com (19/03/2020).

Namun tetap saja banyak masyarakat yang beranggapan bahwa orang yang terkena virus corona lebih dari data yang ada diberita, setelah ditelusuri lagi dari 2 orang PDP positif corona ada 205 orang yang pernah kontak dengan kedua pasien ini. kompas.com (20/03/2020). Ini menjadi alasan kuat dimasyarakat sampai mereka berani berspekulasi bahwa orang yang terpapar virus corona lebih banyak dari yang diberitakan, juga karena penangan pemerintah terhadap kasus corona belum bisa dikatakan efektif dan efesien dalam rangka menghentikan penyebaran covid-19.

Pemerintah Sumut telah melakukan kebijakan membuka RS lain untuk isoalasi PDP patut didukung dan diapresiasi, namun kebijakn ini belum cukup dan pemerintah harus mengoptimalakan kebijakan prefentif untuk mencegah penyebaran covid-19 ini agar tidak meluas. Salah satunya dengan kebijakan sekarang yaitu dengan lockdown dan pemenuhan obat-obatan kesehatan juga kebutuhan hidup masyarakat, kebijakan lockdown ini adalah kebijakan yang tepat untuk menghalau covid-19.

Tapi nyatanya tidak banyak masyarakat yang merespon dengan serius kebijakan lockdown ini. Masih banyak yang berkeliaran di luar rumah. Andai saja pemerintah melakukan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya lockdown, dan menjamin ketersedian kebutuhan hidup seperti makanan dan obat-obatan pasti masyarakat akan menganggap serius kebijakan lockdown. Serta dengan dijaminnya ketersedian pangan masyarakat agar tidak perlu lagi  berkeliaran keluar rumah untuk memeunuhi kebutuahan hidupnya.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Politik Devide Et Impera

Politik Devide Et Impera

Selasa, 09 Mar 2021 07:25

Perpres Miras Dicabut, Kenapa DPRD DKI Ngotot Pertahankan Saham Miras?

Perpres Miras Dicabut, Kenapa DPRD DKI Ngotot Pertahankan Saham Miras?

Selasa, 09 Mar 2021 06:05

Presiden Suriah Bashar Al-Assad Dan Istri Positif Terinfeksi COVID-19

Presiden Suriah Bashar Al-Assad Dan Istri Positif Terinfeksi COVID-19

Senin, 08 Mar 2021 21:46

Senator AS Kecam Kebijakan 'Santai' Biden Terhadap Iran Untuk Serangan Fasilitas Energi Saudi

Senator AS Kecam Kebijakan 'Santai' Biden Terhadap Iran Untuk Serangan Fasilitas Energi Saudi

Senin, 08 Mar 2021 21:00

Kembali Terjadi Kasus Suap, Kinerja Perpajakan Harus Dievaluasi Besar-Besaran

Kembali Terjadi Kasus Suap, Kinerja Perpajakan Harus Dievaluasi Besar-Besaran

Senin, 08 Mar 2021 20:27

Cinta dalam Sepotong Coklat

Cinta dalam Sepotong Coklat

Senin, 08 Mar 2021 19:57

Perintah Agama Vs Toleransi Terhadap Keragaman

Perintah Agama Vs Toleransi Terhadap Keragaman

Senin, 08 Mar 2021 19:21

Nikah Muda, Why Not?

Nikah Muda, Why Not?

Senin, 08 Mar 2021 18:47

Sejalan dengan Muhammadiyah, Fraksi PKS Tegaskan Agama Jadi Bagian Integral Visi Pendidikan Nasional

Sejalan dengan Muhammadiyah, Fraksi PKS Tegaskan Agama Jadi Bagian Integral Visi Pendidikan Nasional

Senin, 08 Mar 2021 18:13

Mulianya Perempuan dengan Jilbab

Mulianya Perempuan dengan Jilbab

Senin, 08 Mar 2021 17:51

Pemerintah Rencana Impor 1 Juta Ton Beras, Legislator Pertanyakan Food Estate

Pemerintah Rencana Impor 1 Juta Ton Beras, Legislator Pertanyakan Food Estate

Senin, 08 Mar 2021 17:21

Mendidik Anak dari Rumah

Mendidik Anak dari Rumah

Senin, 08 Mar 2021 16:47

Moeldoko Merampas Partai Mau Menjadi Presiden?

Moeldoko Merampas Partai Mau Menjadi Presiden?

Senin, 08 Mar 2021 16:11

Llyod Austin Sebut AS Akan Balas Menyerang Jika Kepentingannya Diganggu

Llyod Austin Sebut AS Akan Balas Menyerang Jika Kepentingannya Diganggu

Senin, 08 Mar 2021 16:00

Ketum Muhammadiyah Soroti Tak Ada Frasa Agama di Draf Peta Jalan Pendidikan

Ketum Muhammadiyah Soroti Tak Ada Frasa Agama di Draf Peta Jalan Pendidikan

Senin, 08 Mar 2021 15:23

Pemerintah Terlihat Bingung

Pemerintah Terlihat Bingung

Senin, 08 Mar 2021 15:00

Di Negeri Kartun, Orang Mati Jadi Tersangka

Di Negeri Kartun, Orang Mati Jadi Tersangka

Senin, 08 Mar 2021 13:08

Benang Merah Arab Spring dan Seabad Nihilnya Khilafah Islam

Benang Merah Arab Spring dan Seabad Nihilnya Khilafah Islam

Senin, 08 Mar 2021 11:02

Pedasnya Harga Cabai, Pemerintah Diam Saja?

Pedasnya Harga Cabai, Pemerintah Diam Saja?

Senin, 08 Mar 2021 10:47

Fahri: Elit Politik di Indonesia tidak Tunjukkan Keseriusan Berdemokrasi

Fahri: Elit Politik di Indonesia tidak Tunjukkan Keseriusan Berdemokrasi

Senin, 08 Mar 2021 09:25


MUI

Must Read!
X