Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.224 views

Kemerdekaan Hakiki

TEPAT di tanggal 17 Agustus, setiap tahunya Indonesia selalu merayakan hari kemerdekaan. Perayaan ini dihiasi dengan beraneka macam jenis perlombaan untuk menambah kemeriahannya. Di tahun ini Indonesia merayakan kemerdekaan ke 74 tahun. Merupakan waktu yang lama bagi sebuah negara hidup dalam kemerdekaan. Namun, pertanyaannya benarkah negeri ini telah merasakan kemerdekaan hakiki?

Ketika  kita melihat kondisi negeri ini dari berbagai aspek seperti ekonomi, politik, sosial, hukum, serta budaya pada kenyataannya masyarakat Indonesia masih jauh dari kata merdeka. Terlebih perilaku individu-individunya yang masih suka membebek kepada akhlak yang jauh dari Islam. Padahal negeri ini dihuni oleh mayoritas penduduk yang beragama Islam

The Founding Father mengakui dalam mukadimah Undang-undang Dasar 1945, bahwa kemerdekaan Indonesia diraih atas berkat Rahmat dari Allah SWT. sehingga ketika kita memaknai kemerdekaan ini tidak boleh melupakan Tuhan yang telah memberikan kemerdekaan ini kepada kita.

Suatu negara dapat dikatakan merdeka secara hakiki ketika kemerdekaan tersebut merasuk keseluruh pilar-pilar kehidupan. Kemerdekaan bukan hanya dalam konteks negara akan tetapi harus juga dirasakan oleh individu dan masyarakat yang berada di dalamnya.

Menurut DR. Ing. Fahmi Amhar Arta Kemerdekaan Hakiki dalam perspektif Islam, individu yang merdeka ialah seorang ketika ia bersikap dan berperilaku akan selalu di dasarkan kepada pertimbangan rasional. Bagi orang yang beriman pertimbangan rasionalnya adalah ketika ia menyandarkan seluruh perbuatannya kepada aturan Allah SWT.

Imam Ali ra. Mengibaratkan hal tersebut dalam sebuah ungkapan, "Seorang budak beramal karena takut hukuman, pedagang beramal karena menginginkan keuntungan, dan orang merdeka berama karena mengharap keridhaan Allah SWT."

Sedangkan dalam konteks masyarakat, kemerdekaan adalah ketika mereka tidak lagi menjadi pengekor pola pikir, perilaku dan budaya bahkan agama para penjajah  Barat. Masyarakat yang merdeka adalah masyarakat yang memiliki pola pikir, budaya dan agama yang khas. (Fahmi Amhar)

Begitu pula dalam negara, merdekanya sebuah negara ketika tidak lagi menggunakan hukum-hukum buatan para penjajah yang mana hukum tersebut dibuat berdasarkan akal manusia yang lemah dan hawa nafsu mereka. Sehingga sebuah negara belum menjadi negara yang merdeka ketika masih dideketin oleh para penjajah. Aturan yang mendapat intervensi dari pihak luar terbukti telah membuat negeri ini selalu berada dalam keterpurukan.

Hutang menumpuk, defisit anggaran kian terjadi, kemiskinan belum teratasi, pengangguran semakin meningkat, tindak kriminalitas selalu menghiasi negeri, pergaulan bebas meningkat, keadilan semakin terkikis di negeri ini, begitu juga dengan hukum yang tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Semua itu terjadi akibat Sistem Sekuler Kapitalis dibuat oleh para penjajah masih bercokol kuat dalam negeri ini. Sehingga kemerdekaan hakiki belum dapat dirasakan masyarakat dalam negeri ini. Walaupun Indonesia tidak lagi dijajah secara fisik namun dijajah secara pemikiran faktanya masyarakat di negeri ini memilki pola pikir dan pola sikap liberal, plural, individual, hedonis dan sebagainya . Pemahaman itu merupakan turunan sistem sekuler kapitalis yang tidak lagi menjadikan standar Hukum-hukum Allah sebagai tolak ukur perbuatan.

Untuk keluar dari penyembahan terhadap hukum-hukum buatan manusia, negeri ini harus mencampakkan sistem sekuler kapitalis kemudian beralih kepada hukum dari Allah SWT yang telah terbukti memberikan kemerdekaan hakiki kepada umat manusia. Masyarakat di dalamnya akan dijaga untuk selalu menstandarkan segala perbuatannya sesuai dengan hukum-hukum Allah dan menjauhkan mereka dari perilaku yang hanya mengikuti hawa nafsu mereka. Sehingga akan terwujud kesejahteraan dan keberkahan di negeri ini.*

Dina Evalina

Aktivis Dakwah

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Selasa, 17 Sep 2019 19:27

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

Selasa, 17 Sep 2019 18:16

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Selasa, 17 Sep 2019 16:00

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Selasa, 17 Sep 2019 15:15

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Selasa, 17 Sep 2019 14:18

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Selasa, 17 Sep 2019 14:15

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Selasa, 17 Sep 2019 13:58

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Selasa, 17 Sep 2019 13:15

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Selasa, 17 Sep 2019 12:15

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Selasa, 17 Sep 2019 11:15

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Selasa, 17 Sep 2019 10:15

Kisruh KPK, Ini Sikap Nasyiatul Aisyiyah

Kisruh KPK, Ini Sikap Nasyiatul Aisyiyah

Selasa, 17 Sep 2019 08:54

Asap Yang Tak Dirindukan

Asap Yang Tak Dirindukan

Selasa, 17 Sep 2019 08:32

DPR RI Sahkan Batas Usia Minimum Perkawinan Laki-laki atau Perempuan Jadi 19 Tahun

DPR RI Sahkan Batas Usia Minimum Perkawinan Laki-laki atau Perempuan Jadi 19 Tahun

Selasa, 17 Sep 2019 07:40

Aroma Liberalisme dalam The Santri

Aroma Liberalisme dalam The Santri

Selasa, 17 Sep 2019 06:27

Pejabat Makan Suap, Rakyat Makan Asap

Pejabat Makan Suap, Rakyat Makan Asap

Selasa, 17 Sep 2019 05:30

Abaikan Nilai-nilai Pancasila, Aliansi Ruang  Riung Bandung Tolak RUU P-KS

Abaikan Nilai-nilai Pancasila, Aliansi Ruang Riung Bandung Tolak RUU P-KS

Senin, 16 Sep 2019 23:31

Jokowi Lebih Hebat daripada BJ Habibie

Jokowi Lebih Hebat daripada BJ Habibie

Senin, 16 Sep 2019 23:17

Kanker Sekarang Menjadi Penyebab Utama Kematian di Negara-negara

Kanker Sekarang Menjadi Penyebab Utama Kematian di Negara-negara

Senin, 16 Sep 2019 23:06

NASA Deteksi Sebuah Komet Mendekati Bumi

NASA Deteksi Sebuah Komet Mendekati Bumi

Senin, 16 Sep 2019 22:44


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X